Loading
wahn | Edy Gojira > - Part 2

APA PENYEBAB … BUTA {qalbu}?….. CINTA DUNIA & TAKUT MATI {WAHN} ………………………………………….. >>> pintu KESENANGAN dibuka Allah SWT … membuat manusia LUPA { Al An’am:44/ Al An’am:53}… lalu manusia menjadi BUTA… TULI .. dan …BISU …. { Al An’am:39} = diTIPU dunia { Al An’am:70} <<<< .................................................................... >>> AGAMA … hanya dianggap sebagai MAIN-MAIN dan GURAUAN …. = diTIPU kehidupan DUNIA{ Al An’am/BINATANG TERNAK:70} << TV show ................................................................... >>> Manusia meLUPAkan PERINGATAN/ancaman Tuhan … karena diBUKAkan pintu-pintu KESENANGAN …. { Al An’am:44} … mereka BERGEMBIRA karenanya … sampai suatu waktu DIMUSNAHkan semuanya { Al An’am:45} …………………………………………………………. >>> KAYA dan MISKIN … adalah UJIAN Allah { Al An’am:53} —– ﴾ Al An’am:39 ﴿ Dan orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat {كَذَّبُوا۟} Kami adalah pekak/TULI {صُمٌّ}, BISU {وَبُكْمٌ} dan berada dalam gelap gulita (“PANDANGAN GELAP= BUTA/ٱلظُّلُمٰتِ”). Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus. ——— ﴾ Al An’am:40 ﴿ Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika datang SIKSAAN / azab {عَذَابُ} Allah kepadamu, ATAU {أَوْ} datang kepadamu HARI KIAMAT {saat itu/kiamat/catastrophe/bencana besar/ٱلسَّاعَةُ}, apakah KAMU MENYERU (TUHAN) SELAIN {أَغَيْرَ} Allah; jika kamu orang-orang yang benar!” ————— ﴾ Al An’am:44 ﴿ Maka tatkala mereka MELUPAKAN PERINGATAN yang telah diberikan kepada mereka, KAMIPUN MEMBUKAKAN SEMUA PINTU-PINTU KESENANGAN UNTUK MEREKA; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. ————————-

June 3, 2016 Edy Gojira 3

APA PENYEBAB … BUTA {qalbu}?….. CINTA DUNIA & TAKUT MATI […]

KEKAYAAN “MEMBINASAKAN” Orang ISLAM (“kamu/aku”) …. WHY?? .. banyak menyebabkan CINTA DUNIA dan takut MATI ………………………………………………………. “…tetapi kamu umpama BUIH di lautan.” …. BANYAK tapi sangat LEMAH >> menyebabkan “CINTA Dunia” dan “TAKUT MATI” /…. WAHN …………………………………………………….. hadits sahih yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim, “Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan atas kamu sekalian, tetapi aku khawatir kalau-kalau kekayaan dunia ini dihamparkan atas kamu sekalian sebagaimana yang pernah dihamparkan atas orang-orang sebelum kamu. Lantas kamu sekalian akan berlomba-lomba pada kekayaan sebagaimana mereka dulu berlomba-lomba pada kekayaan. Kemudian kekayaan itu akan membinasakan kamu sekalian sebagaimana kekayaan itu telah membinasakan mereka.” —————————- Atau hadits dari Ibnu Abbas RA. dan Anas bin Malik RA. bahwasanya Rasuluulah SAW. bersabda, “Seandainya seseorang itu mempunyai satu lembah dari emas, niscaya ia ingin mempunyai dua lembah. Dan tidak ada yang dapat memenuhi mulutnya kecuali tanah.” ————————– …… Cinta dunia dan takut mati… seperti BUIH عَنْ ثَوْبَانَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنهُ قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ -زادفي رواية: مِن كُلِّ أُفُقٍ- كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا. فَقَالَ قَائِلٌ: وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ؟، قَالَ: بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ، وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ، وَلَيَنْزِعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ، وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ. فَقَالَ قَائِلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ؟، قَالَ: حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ. Dari Tsauban Radhiyallahu Ta’ala ‘anhu: Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam: “Hampir-hampir ummat-ummat ini memperebutkan kalian (ummat Islam) -dalam riwayat lainnya: dari seluruh penjuru-, layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk”. Seorang laki-laki bertanya: “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”, beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air dan AllahTa’ala akan mencabut dari dada musuh-musuh kalian rasa takut kepada kalian serta akan menanamkan ke dalam hati kalian Al-Wahn.”. Seseorang lalu berkata: “Wahai Rasulullah, apa itu Al-wahn?”, beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”. (Dikeluarkan oleh Al-Imam Ahmad Rahimahullahu Ta’ala, 5/278 dan Abu Dawud Rahimahullahu Ta’ala, 4/111 no.4297). —————— “…dan ingatlah peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun…” (QS. At-Taubah:25).

June 3, 2016 Edy Gojira 1

KEKAYAAN “MEMBINASAKAN” Orang ISLAM (“kamu/aku”) …. WHY?? .. banyak menyebabkan […]

Mengapa umat ISLAM di akhir zaman yang mayoritas …… begitu LEMAH dan ….mudah di-DZOLIMi oleh kaum KUFFAR ????????? ———————————————————– Sebuah hadis diriwayatkan daripada Thauban r.a., bahawa Rasulullah SAW bersabda, “Setelah aku wafat, setelah lama aku tinggalkan, umat Islam akan lemah. Di atas kelemahan itu, orang kafir akan menindas mereka bagai orang yang menghadapi piring dan mengajak orang lain makan bersama.” Maka para sahabat r.a. pun bertanya, “Apakah ketika itu umat Islam telah lemah dan musuh sangat kuat?” Sabda Baginda SAW: “Bahkan masa itu mereka lebih ramai tetapi tidak berguna, tidak berarti dan tidak menakutkan musuh. Mereka adalah ibarat buih di laut.” Sahabat bertanya lagi, “Mengapa seramai itu tetapi seperti buih di laut?” Jawab Rasulullah SAW, “Kerana ada dua penyakit, iaitu mereka ditimpa penyakit al-Wahn.” Sahabat bertanya lagi, “Apakah itu al-Wahn?” Rasulullah SAW bersabda: “Cintakan dunia dan takut akan kematian.” —————————————————————– Suatu keadaan yang nyata di hadapan kita sekarang, bahwa jumlah umat Islam sudah cukup banyak. Di dunia ini, satu setengah milyar lebih penduduk bumi adalah Muslim. Tetapi kita saksikan bahawa jumlah yang banyak ini belum membawa umat ini keluar dari kesulitan-kesulitannya. Inilah rupanya yang diungkapkan Rasulullah dalam hadis di atas. Patutlah kiranya kita semua, umat Islam melihat ke dalam, seberapa jauh kiranya kita sudah terjangkiti penyakit al-Wahn tersebut, penyakit cinta dunia dan takut akan kematian. —————– Tentunya ini tak lepas dari kesalahan pandangan umumnya masyarakat Muslim terhadap kehidupan dunia. Mengapa sampai cinta pada dunia dan takut mati? Tentu ini kerana memandang bahwa dunia ini adalah tempatnya segala kesenangan, dan kematian adalah pemutus kesenangan tersebut. Sungguh suatu cara pandang yang sesat dan keliru. ——————————

May 30, 2016 Edy Gojira 5

Mengapa umat ISLAM di akhir zaman yang mayoritas …… begitu […]

BUIH {= bukan LOGAM = MENGAMBANG, ringan Timbangan-nya = AKAN HILANG = tak ada harganya} …. ﴾ Ar Ra’du:17 ﴿ ——————————– “buih” …. = ORANG-ORANG yang tidak MEMENUHI “seruan” Tuhan…. <<< ﴾Ar Ra’du: 17-18﴿ ------------------------------------------ ……. BUIH {= al wahn/ “cinta dunia & takut mati”}…… hadits --------------------------------------------------- Dalam satu hadis Nabi S.A.W., baginda telah menggambarkan UMAT di AKHIR ZAMAN seperti BUIH.“Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?” Baginda s.a.w menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Nabi SAW menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.”(Sahih – Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al Umam ‘Alal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297) -------------------------------------- <<<<< BUIH adalah = MANUSIA-MANUSIA (kumpulan manusia yang sangat BANYAK sekali, … bahkan, BUIH itu adalah Umat Nabi Muhammad (beragama ISLAM) akhir zaman (present time) >>>>>>> ……………………………… “buih” DALAM Al Qur’an ……………………………… ﴾ Ar Ra’du:16 ﴿ Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”. Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?”. Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”. ﴾ Ar Ra’du:17 ﴿ Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa BUIH yang MENGAMBANG. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang BENAR dan yang BATHIL. Adapun buih itu, akan HILANG sebagai sesuatu yang TAK ada HARGAnya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. ﴾ Ar Ra’du:18 ﴿ Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang TIDAK memenuhi SERUAN Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya HISAB yang BURUK dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. ﴾ Ar Ra’du:19 ﴿ Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, ……………….. BUIH …. sangat banyak 72 golongan …………

May 24, 2016 Edy Gojira 1

BUIH {= bukan LOGAM = MENGAMBANG, ringan Timbangan-nya = AKAN […]

1 2