Loading
teguh | Edy Gojira > - Part 3

UJIAN muslim sekarang = virus MURTAD tanpa SADAR ——————————– ANCAMAN terBESAR ialah kaum muslimin bakal melakukan pelanggaran yang tergolong nawaqidh al-iman (pemBATAL keISLAMan) ….. alias terjangkiti virus MTS (MURTAD TANPA SADAR). ———————————— Orang yang asalnya beriman (MUSLIM) lalu terjangkiti virus kemurtadan, …. maka ia TIDAK ada BEDAnya dengan orang yang KAFIR. ———————————- Dalam sebuah hadits shahih Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم menggambarkan bakal tibanya suatu masa di Akhir Zaman dimana fitnah datang secara massif sehingga dunia digambarkan menjadi laksana malam yang gelap gulita. ———————— Selanjutnya Nabi صلى الله عليه و سلم menerangkan betapa di masa itu jenis pelanggaran yang dilakukan kaum muslimin tidak lagi dapat digolongkan sebagai dosa kecil, bahkan tidak juga dosa besar. ——————————– Sebab betapapun besarnya dosa seseorang, namun jika ia masih memiliki iman-tauhid yang benar dan ia bertaubat dengan sungguh-sungguh, niscaya Allah سبحانه و تعالى akan mengampuninya. ———————— Di era badai fitnah, kata Nabi صلى الله عليه و سلم , ancaman terbesar ialah kaum muslimin bakal melakukan pelanggaran yang tergolong nawaqidh al-iman (pembatal keislaman) alias terjangkiti virus MTS (Murtad Tanpa Sadar). ——————– Pagi hari seorang lelaki masih beriman, tiba-tiba sore harinya ia telah menjadi kafir. Atau sore hari seseorang masih beriman, tiba-tiba pagi harinya ia telah menjadi kafir. ————————- Nabi صلى الله عليه و سلم tidak mengatakan “seseorang di pagi hari berbuat kebaikan, lalu di sore harinya berbuat kejahatan”. Tidak..! Tapi secara eksplisit Nabi صلى الله عليه و سلم mengatakan “pagi beriman, sore kafir.” ————————- Perbandingannya bukan antara berbuat baik dengan berbuat jahat, tetapi antara beriman dan kafir. بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا أَوْ يُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda: “Segeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti malam yang gelap gulita. Di pagi hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir di sore harinya. Di sore hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir di pagi harinya. Dia menjual agamanya dengan barang kenikmatan dunia.” (Hadits Shahih Riwayat Muslim No. 169) ————– Jelas Nabi صلى الله عليه و سلم memperingatkan bahwa ketika dunia diwarnai oleh badai fitnah, maka ancaman yang muncul bukanlah sekedar keterlibatan dalam dosa-dosa kecil, bahkan tidak pula dosa-dosa yang besar, melainkan munculnya gejala riddah (kemurtadan). Bila seseorang telah terlibat dalam dosa kemurtadan, berarti ia telah kehilangan iman-tauhidnya. …………………………. Ia telah kehilangan barang paling berharga dalam hidupnya. Ia telah kehilangan miftah al-jannah (kunci pembuka pintu surga). ………………………….. Sehingga bila ia sibuk mengerjakan berbagai amal seperti sholat, puasa di bulan Ramadhan, sedekah, umrah dan lain sebagainya, maka semua perbuatan itu menjadi sia-sia. ……………………… Sebab tanpa iman segala amal kebaikan seseorang menjadi tidak bernilai di mata Allah سبحانه و تعالى . وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ الظَّمْآنُ مَاءً حَتَّى إِذَا جَاءَهُ لَمْ يَجِدْهُ شَيْئًا “Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun.” (QS. An-Nur [24] : 39) ………………………….. Orang yang asalnya beriman (muslim) lalu terjangkiti virus kemurtadan, maka ia tidak ada bedanya dengan orang yang kafir. …………………………………….. Amal apapun yang ia kerjakan menjadi laksana fatamorgana, terhapus tanpa bekas dan penilaian di sisi Allah سبحانه و تعالى . وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ “Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah [2] : 217)

June 30, 2016 Edy Gojira 3

UJIAN muslim sekarang = virus MURTAD tanpa SADAR ——————————– ANCAMAN […]

Gambaran MENGERIKANnya …… Siksa NERAKA dalam Al-Qur’an ————————————- Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala telah memperingatkan dari api Neraka, dan Demi Allah! Tidaklah Allah Subhanahu Wa Ta’ala memperingatkan kepada hamba-Nya, dan membuat mereka takut kepada sesuatu pun yang lebih keras, dan lebih dahsyat dari api Neraka. Allah Subhanahu wata’ala berfirman, فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى Yang artinya : “Maka, kami memperingatkan kamu dengan Neraka yang menyala-nyala” (Al Lail: 14). ———————————– Dan Allah Subhanahu wata’ala berfirman, إِنَّهَا لإحْدَى الْكُبَرِ. نَذِيرًا لِلْبَشَرِ Yang Artinya : “Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar, sebagai ancaman bagi manusia” (Al Muddatsir: 35). ———————————– Kalau kita perhatian dalam kehidupan Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, kita dapatkan beliau tidak pernah berhenti dari mengingat dan membicarakan neraka. Pada setiap pagi dan sore hari, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berhenti berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari neraka. Contohnya nyatanya kita dapatkan dalam dzikir pagi dan sore hari, di dalamnya terdapat isti’adzah (doa mohon perlindungan) kepada Allah dari neraka. Yaitu: أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا اليَومِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah. Dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan (yang berhak diibadahi) kecuali Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian, dan Dia Mahakuas atas segala sesuatu. Ya Rabbi, aku memohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, aku juga berlindung kepada-MU dari keburukan di hari ini dan keburukan sesudahnya. Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua (pikun). Ya Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari adzab di neraka dan adzab di kubur.” (HR. Muslim) —————————— Maka sangat jelas, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setiap hari, pada pagi dan sore hari, senantiasa berlindung kepada Allah Jalla wa ‘Alaa dari neraka. —————————— Begitu juga kita dapatkan, sesudah bertahiyat – sebelum salam, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berlindung kepada Allah dari neraka. Beliau mengajari kita agar membaca, اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dar siksa kubur dan siksa neraka, dari fitnah hidup dan fitnah mati serta dari fitnah al-Masih Dajjal.” (HR. Bukhari dan Muslim) ———————————— Bahkan mengingat neraka tidak luput dari beliau sampai saat sebelum tidur. Ya sampai sebelum tidur. Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila beranjak tidur maka beliau meletakkan telapak tangan kanan beliau di bawah pipi kanan, lalu berdoa: رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ “Ya Rabb-ku, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.” (HR. Al-Tirmidzi dan Ahmad) terkadang beliau shallallahu ‘alaihi wasallam membacanya sekali dan terkadang tiga kali. ——————- Bahkan doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang paling sering beliau baca, sebagaimana yang disampaikan oleh Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berisi memohon perlindungan dari neraka, رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al Baqarah: 201) ———————- Jadi mengingat neraka memiliki bagian besar dalam kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, baik dalam pikiran ataupun hati beliau. Beliau tidak pernah terputus dari mengingat neraka. Seperti inilah seharusnya seorang muslim, senantiasa mengingat neraka. Setiap saat harusnya dia mendengarkan ceramah tentang neraka atau membaca kitab yang menerangkan tentang dahsyatnya neraka. Kenapa? Supaya kita bertambah takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dalam kehidupan ini kita tidak tenggelam dalam kenikmatan dunia, syahwat dan kemaksiatan sampai lupa akan akhirat. – ———————— JANGAN MEREMEHKAN … seperti orang KAFIR,MUNAFIK,FASIK,MUSYRIK

June 27, 2016 Edy Gojira 3

Gambaran MENGERIKANnya ……  Siksa NERAKA dalam Al-Qur’an ————————————- Sesungguhnya Allah […]

Ketika Amal baik dan Amal Buruk di timbang oleh Allah … di AKHIRAT ———————————————– …. Muslim atau Umat Muhammad … = masuk NERAKA (jurang API/NAR/neraka yang sangat PANAS) … Al Qaari’ah:8-11 ———————— >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ———————— ﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿ Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿ maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. ﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿ Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? ﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿ (Yaitu) API YANG SANGAT PANAS. …………………………………………………………… …. Muslim atau Umat Muhammad … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7 >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ——————————- ﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿ Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿ maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan …………………………………………………………………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 } ————————————– Ayat ini adalah ayat untuk UMAT ISLAM … —“apakah pernah Allah menyuruh orang KAFIR”— utk BERJIHAD dan SABAR ???? >> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ?? ……………. Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. ——————————————— >>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ?? …………………………. Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. …………………………………………….. mereka menjawab “orang Islam jika … MASUK neraka …. Kan TIDAK LAMA …. Hanya beberapa HARI saja.. TIDAK LAMA di neraka … setelah itu dimasukkan ke SURGA ??? …. Allahpun sudah menjawabnya … ﴾ Al Baqarah:80) “…………. Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja ……” ???????

June 25, 2016 Edy Gojira 4

Ketika Amal baik dan Amal Buruk di timbang oleh Allah … […]

orang BERIMAN/ Mukmin … menerima SEMUA takdir BAIK dan BURUK ……………………………… <<< segala sesuatu itu TERJADI dengan TAKDIR Allah. Segala yang terjadi dalam alam wujud ini, ....................................... BAIK atau BURUK, semuanya dengan takdir dan ketentuan serta kehendak Allah. Karena tidak ada Rabb selain Allah dan tidak ada yang mengatur segala sesuatu bersama-Nya. >>> ——————————————————– Menjelang wafat, Abu Hurairah tampak menangis. Orang-orang di sekitarnya lalu bertanya sebab ia menangis, apakah karena takut mati. Abu Hurairah menjawab, “Tidak, saya menangis karena saya TAHU akan menghadapi perjalanan yang sangat jauh namun perbekalan saya sangatlah sedikit.” ………………………………………… Ketika sakit menjelang wafat, Abu Hurairah sempat menangis. Ketika ditanya, beliau berkata, “Aku menangis bukan karena memikirkan dunia, melainkan karena membayangkan jauhnya perjalanan menuju negeri akhirat. Aku harus menghadap Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Aku tak tahu, perjalananku ke sorga tempat keNIKMATan atau ke neraka tempat penDERITAan.?” Lalu Abu Hurairah berdo’a: “Ya Allah, aku merindukan pertemuan dengan-Mu, kiranya Engkau pun berkenan menerimaku. Segerakanlah pertemuan ini”! Tak lama kemudian, Abu Hurairah berpulang ke rahmatullah. ……………………………………………….. sahabat Umar bin Khattab radhiallahu’anhu, sahabat Nabi yang alim lagi mulia dan stempel surga sudah diraihnya, beliau tetap berkata: “Andai terdengar suara dari langit yang berkata: ‘Wahai manusia, kalian semua sudah dijamin pasti masuk surga kecuali satu orang saja’. Sungguh aku khawatir satu orang itu adalah aku” (HR. Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 138) …………………………………………….. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak ada satu jiwapun dari kalian melainkan telah diketahui tempatnya, baik di surga atau di neraka.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, lalu untuk apa kita beramal? Mengapa kita tidak pasrah saja?” Beliau menjawab, “Tidak, tapi beramallah! Karena setiap orang telah dimudahkan kepada apa yang telah ditakdirkan untuknya.” (HR: Bukhari, (VII/212) dan Muslim, (VIII/47, no. 2647). …………………………………………………. BERBEDA … dg orang yg TIDAK PAHAM ….. apalagi MUNAFIK/FASIK yg selalu berharap SURGA ….. dg AMAL …. yg begitu KECIL ……………………. ……..>>>> *) Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (Ibnu Majah, Ahmad, dan ath-Thabrani), Syaddad bin Aus mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “ORANG PINTAR ialah orang yang mau mengoreksi dirinya sendiri dan BERAMAL untuk kepentingan akhirat nanti. Dan ORANG LEMAH ialah orang yang mengikuti HAWA NAFSUNYA, tetapi “BERHARAP-HARAP terhadap Allah (=selalu minta/berdoa/berharap pada Allah utk MASUk SURGA … dg amalanya yg masih SEDIKIT, DOSA banyak)”. <<<<<<< ………………………………………………… ( HR.MUSLIM No:4991 ) Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:Bahwa Rasulullah bersabda: Sesungguhnya akan datang seorang lelaki besar gemuk pada hari kiamat yang berat amalnya di sisi Allah tidak seberat SAYAP seekor NYAMUK sekalipun. Bacalah oleh kalian: Maka Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat. ................................................ >﴾ Al A’raf:51 ﴿ <<< didunia amalan sehari-hari HANYA bermain dan KETAWA saja (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai MAIN-MAIN DAN SENDA GURAU, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami MELUPAKAN MEREKA sebagaimana MEREKA MELUPAKAN pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu MENGINGKARI ayat-ayat Kami ……………………………………. …………………….mereka MENGIRA akan masuka SURGA??? …………. ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ ….<<< belum/tidak diuji dg malapetaka, kesengsaraan, sudah “MENGIRA” masuk surga??...................... Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ------------------------------------- ﴾ Ali Imran:142 ﴿ …..<<< belum/tidak diUJI dengan Jihad dan SABAR, sudah “MENGIRA” masuk surga??.................... Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. <<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

June 22, 2016 Edy Gojira 2

orang BERIMAN/ Mukmin … menerima SEMUA ….  takdir BAIK dan […]

JANGAN sekalipun melakukan keMUSYRIKan ….. dan … keKAFIRAN ———————————————————– >> orang yg ditakdirkan Allah ke SURGA = akan diMUDAHkan beramal ke SURGA………………… >> orang yg ditakdirkan Allah ke NERAKA= akan diMUDAHkan beramal ke NERAKA……………….. SURGA – NERAKA SESEORANG …. sudah DiTENTUkan Allah (TAKDIR Allah) ———————————————————– <<< Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni surga dan orang yang akan menjadi penghuni neraka? Rasulullah saw. menjawab: Ya. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi UNTUK APA ORANG-ORANG HARUS BERAMAL? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA. (Shahih Muslim No.4789) >>> …………………………. JAUHI …… HINDARI …….. DOSA-DOSA BESAR ….. dan ….DOSA tidak terampuni oleh Allah/ SYIRIK {menyekutukan Allah} —————————- “Anas r.a. berkata, ketika Nabi ditanya tentang dosa-dosa besar, beliau menjawab: “Syirik (mempersekutukan Allah), durhaka terhadap kedua ayah-bunda, membunuh jiwa manusia, dan saksi palsu.” (Dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab “Syahadat”, bab: Apa yang diucapkan dalam saksi palsu). ————————— JANGAN sekali-kali …… menjadi orang KAFIR …… …………………. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al-Imran 3 : 85). —————– Hadis riwayat Ali ra, ia berkata: Kami sedang mengiringi sebuah jenazah di Baqi Gharqad (sebuah tempat pemakaman di Madinah), lalu datanglah Rasulullah saw. menghampiri kami. Beliau segera duduk dan kami pun ikut duduk di sekeliling beliau yang ketika itu memegang sebatang tongkat kecil. Beliau menundukkan kepalanya dan mulailah membuat goresan-goresan kecil di tanah dengan tongkatnya itu kemudian beliau bersabda: TIDAK ADA SEORANG PUN DARI KAMU SEKALIAN ATAU TIDAK ADA SATU JIWA PUN YANG HIDUP KECUALI TELAH ALLAH TENTUKAN KEDUDUKANNYA DI DALAM SURGA ATAUKAH DI DALAM NERAKA serta apakah ia sebagai seorang yang sengsara ataukah sebagai seorang yang bahagia. ——————————– KAFIR /musyrik/menyekutukan Allah …. tidak perlu ditimbang oleh Allah … langsung diLEMPAR ke NERAKA —————– …. KEKAL di NERAKA wallahua’lam ﴾ Al Israa’:39 ﴿ Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). ذٰلِكَ مِمَّآ أَوْحَىٰٓ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ ٱلْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّـهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ فَتُلْقَىٰ فِى جَهَنَّمَ مَلُومًا مَّدْحُورًا ﴿الإسراء:٣٩﴾﴾ Al Fushilat:40 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. إِنَّ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ ءَايٰتِنَا لَا يَخْفَوْنَ عَلَيْنَآ ۗ أَفَمَن يُلْقَىٰ فِى ٱلنَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِىٓ ءَامِنًا يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۚ ٱعْمَلُوا۟ مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿فصلت:٤۰﴾ —————— ﴾ At Taubah:17 ﴿ Yahudi,penguasa Al QUDS = KAFIR <<< Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. ....... ﴾ An Nisaa:14 ﴿ DURHAKA = menolak/kufur/kafir pada perintah Allah {Al Qur'an} .... dan RASUL {Al Hadits} "Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan." ===========================

June 21, 2016 Edy Gojira 4

JANGAN sekalipun melakukan keMUSYRIKan ….. dan … keKAFIRAN ———————————————————– >> […]

JIHAD, ….. Amalan Yang PALING UTAMA— Jihad amal ibadah terTINGGI ——————————- DEFINISI JIHAD Secara bahasa (etimologi), lafazh jihad diambil dari kata: جَهَدَ : اَلْـجَهْدُ، اَلْـجُهْدُ = اَلطَّاقَةُ، اَلْمَشَقَّةُ، اَلْوُسْعُ. —————— Yang berarti kekuatan, usaha, susah payah, dan kemampuan.[1] Menurut ar-Raghib al-Ashfahani rahimahullah (wafat th. 425 H), bahwa اَلْـجَهْدُ berarti kesulitan dan اَلْـجُهْدُ berarti kemampuan.[2]. Kata jihad ( اَلْـجِهَادُ ) diambil dari kata: جَاهَدَ – يُـجَاهِدُ – جِهَادًا . ——————————– Menurut istilah (terminologi), arti jihad adalah: اَلْـجِهَادُ : مُـحَارَبَةُ الْكُفَّارِ وَهُوَ الْمُغَالَبَةُ وَاسْتِفْرَاغُ مَا فِـيْ الْوُسْعِ وَالطَّاقَةِ مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ. “Jihad adalah memerangi orang kafir, yaitu berusaha dengan sungguh-sungguh mencurahkan kekuatan dan kemampuan, baik berupa perkataan atau perbuatan.” ——————————— Dikatakan juga: اَلْـجِهَادُ وَالْمُجَاهَدَةُ: اِسْتِفْرَاغُ الْوُسْعِ فِـيْ مُدَافَعَةِ الْعَدُوِّ. “Jihad artinya mencurahkan segala kemampuan untuk memerangi musuh.” ——————————– Firman Allah Azza wa Jalla, وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَٰذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ “Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu, dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamakan kamu orang-orang muslim sejak dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur-an) ini, agar Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu dan agar kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. Maka laksanakanlah shalat dan tunaikanlah zakat, dan berpegang teguhlah kepada Allah. Dia-lah Pelindungmu; Dia sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.” [Al-Hajj/22 : 78]

June 9, 2016 Edy Gojira 5

JIHAD, ….. Amalan Yang PALING UTAMA….. Jihad amal ibadah terTINGGI […]

>>> LOYALITAS kepada orang KAFIR, MUSYRIK = menyebabkan BATAL SYAHADATnya……………. JANGAN digolongkan Allah sebagai golongan KAFIR !!…………………………. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang yahudi dan Nasrani sebagai kekasih/teman dekat(mu); sebagian mereka adalah kekasih bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu menjadikan mereka sebagai kekasih/teman dekat, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka” (QS. al-Maa-idah:51 ——————————— Loyal (wala) tidaklah sama dengan berbuat baik (ihsan). Wala memiliki arti loyal, menolong, atau memuliakan orang kita cintai, sehingga apabila kita wala terhadap seseorang, akan tumbuh rasa cinta kepada orang tersebut. ———————————- “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun mereka itu bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan dari-Nya, dan Dia menempatkan mereka di dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung” (QS al-Mujaadilah:22). —————————- “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu sebagai kekasihmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa yang di antara kamu yang menjadikan mereka sebagai kekasih, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS at-Taubah:23). ……… “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman dekat yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) karena rasa kasih sayang” (QS al-Mumtahanah:1).

June 7, 2016 Edy Gojira 3

>>> LOYALITAS kepada orang KAFIR, MUSYRIK = menyebabkan BATAL SYAHADATnya……………. […]

1 2 3