apakah AKU/KAMU sudah mengira CUKUP amalmu/ku ? …—– mengira SUDAH CUKUP IBADAHmu/ku untuk dibawa setelah MATI ?? .—–. sudah mengira cukup amalmu/ku akan ke SURGA ???? —- Sudah cukup AMALmu/ku menjauhkan dari terjatuh ke NERAKA ???? ……………… bercerminlah … lihat AMALmu/amalku sendiri .. lihat HATImu/hatiku….. sendiri…————————–———– Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Orang yang paling bijak adalah orang yang selalu mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian…” [HR Imam Tarmizi; Hadis Hasan] =========== SURGA – NERAKA SESEORANG …. sudah Ditetapkan Allah =========== ———-<<< Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni SURGA dan orang yang akan menjadi penghuni NERAKA? Rasulullah saw. menjawab: YA. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi UNTUK APA ORANG-ORANG HARUS BERAMAL? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA. (Shahih Muslim No.4789) >> ——– Peristiwa Yang TERJADI … (now) dan … Yang “AKAN” TERjadi (future) adalah = UJIAN.——- ﴾ Az Zumar:49 ﴿ Maka apabila manusia ditimpa BAHAYA ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya NIKMAT dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. SEBENARNYA itu adalah “”””” UJIAN”””””, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. ———– Bersyukur pada PEMBERIAN Allah…. agarTIDAK meREMEHkan NIKMAT yg diberikan Allah kepada kita —————————————- – dunia …. di-JAGA agar kita CUKUP untuk HIDUP============ – CUKUP = TIDAK berlebihan …. BUKAN hidup MEWAH……………………..……………………… Nabi sbg Ittiba’ …. apakah NABI hidup bermewahan ….sbg kepala NEGARA ?? ……………………..……………………..……………….“Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” (HR. Bukhari-Muslim)—————————————–Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan.” (HR. Muslim)————————————- Bekerja seakan-akan ….. HIDUP SELAMAnya = PALSU =HADITS PALSU……………………..……………………..……….banyak manusia … tergelincir dalam memahami (shg Cinta dunia ….. takut mati …. al WAHN)……………………..……………………..……….“Bekerjalah untuk duniamu, seakan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu mati besok.= hadits PALSU”——-اعمل لدنياك كأنك تعيش أبدا ، و اعمل لآخرتك كأنك تموت غدا————————————-*) hadits seBENARnya adalah “ Uhruz lid Duniaka (JAGA-lah untuk duniamu) …’, bukan “ I’mal lid Duniaka (bekerjalah untuk duniamu) ..”أحزر لدنياك كأنك تعيش أبدا ، واعمل لآخرتك كأنك تموت غدا——————————– “Jagalah untuk duniamu, seakan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu mati besok.” (Lihat Musnad Al Harits, No. 1079. Mawqi’ Jami’ Al Hadits. Lalu Imam Nuruddin Al Haitsami, Bughiyatul Bahits ‘an Zawaid Musnad Al Harits, Hal. 327. Dar Ath Thala’i Lin Nasyr wat Tauzi’ wat Tashdir. Lihat juga, Al Hafizh Ibnu Hajar, Al Mathalib Al ‘Aliyah, No. 3256. Mauqi’ Jami’ Al Hadits.)——————————————**) ada juga HADITS sebagai berikut: أصلحوا دنياكم ، و اعملوا لآخرتكم ، كأنكم تموتون غدا——“Perbaikilah oleh dunia kalian, dan bekerjalah untuk akhirat kalian, seakan kalian mati besok.” (HR. Al Qudha’i, No. 668. Mawqi’ Jami’ Al Hadits)———————————————-***) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersaba: ما قل و كفى خير مما كثر و ألهى —“Apa pun yang sedikit tapi men-CUKUP-i, adalah lebih baik dibanding yang banyak tetapi melalaikan.” (HR. Ahmad No. 20728}———————————– cukup = ….. BUKAN hidup mewah: ﴾ Al Israa’:16 ﴿Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang— hidup mewah— di negeri itu (supaya mentaati aturan Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. …………………….﴾ Al Mu’minun:64 ﴿ Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang —hidup mewah— di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong…………………..﴾ Saba’:34 ﴿ Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang —hidup mewah—- di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya”…………………. ﴾ Az Zukhruf:23 ﴿ Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang —–hidup mewah— di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka”…………….﴾ Al Waaqi’ah:45 ﴿ Sesungguhnya mereka sebelum itu —-hidup bermewahan—…………….. cukup = ….. TIDAK berlebihan ﴾ Al Furqaan:67 ﴿Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak —-berlebihan—, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian………………. ﴾ Al Fajr:20 ﴿dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang —berlebihan—………….—————————–Hadits berikut menjelaskan cara untuk membantu seseorang mensyukuri nikmat. Demikian juga mendorong seseorang agar bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala dengan mengakui nikmat-nikmat-Nya, menyebut nikmat itu, menggunakannya untuk ketaatan kepada-Nya serta mengerjakan segala sebab yang membantu untuk bersyukur,——-عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ———–“Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” (HR. Bukhari-Muslim)————–Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:——إذَا نَظَرَ أَحَدَكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ———–“Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan.” (HR. Muslim) ….. wallahua’lam bishawab

October 14, 2021 Edy Gojira 0

………..apakah KAMU/AKU sudah mengira CUKUP amalmu/ku ? … mengira SUDAH […]

Bagaimana JIKA MIMPI-ku/mu HANCUR berkeping-keping … TIDAK terWUJUD ….. atau JATUH ke NERAKA …… atau semua HAL yg menyakitkan semua TERJADI !!????.. hanya bisa MENERIMA TAKDIR yg telah aku/kamu DAPATkan !!!! ….. TAKDIR PAHIT atau sangat PAHIT atau … sangat PEDIH sekalipun !!…. AKU/KAMU BUKAN tuhan atau malaikat atau nabi yg bisa memastikan sesuatu yg kita inginkan, AKAN pasti terjadi ,,,,, ! << krn manusia HANYA bisa berusaha seBAIk yg bisa aku/kamu LAKUKAN. Jika TIDAK sesuai KEINGINAN kita = ya .. bisa kita hanya merasakan PEDIhnya .. PERIHnya … SAKITnya …. Sambil berkata dalam HATI …. “aku/kamu sudah berusaha seKUAT tenaga dalam membela (agama) ALLAH ini. …. “ << ini yg kupahami sekarang ,,, setelah menempuh JALAN PAINS yg diberikan oleh ALLAH ini… REZEKI-ku << aku TIDAK kaget lagi .. JIKA mendapat BLEEDING heart …. ATAU akan mendapatkan HAL yg sangat menyakitkan lagi ..,,, ATAU akan mendapatkan HAL yg sangat PAHIT ,,, ATAU menyakitkan HATI ….. sudah hafal dalam HIDUP-ku….. terbiasa PAINS !! … AKU sudah berusaha seBAIK yg bisa kulakukan ….. <<<< APAKAH kamu/aku bisa memastikan AMAL baik-ku/mu PASTI LEBIH BERAT dari DOSA-mu/ku ketika ditimbang oleh ALLAH ???? <<< apakah kamu/aku LALU pasti AKAN diampuni dosa/kesalahan oleh ALLAH???? <<<< apakah kamu/aku pasti dapat TAKDIR BAIK setelah MATI … PASTI ke SURGA ??? …… APAKAH yang kamu/aku inginkan PASTI akan terJADI … terwujud ????? ….wallahua’lam

April 23, 2021 Edy Gojira 5

….. <<<< APAKAH kamu/aku bisa memastikan AMAL baik-ku/mu PASTI LEBIH […]

APAKAH ini KEHENDAK ALLAH ??? will of ALLAH SWT? .. atau aku masih bermimpi saja? … mimpiku benar ? ======== Allah menciptakan berPASANGAN, === UJIAN/cobaan … bersifat BAIK dan BURUK menurut KITA. ….. sakit sehat, bahagia sengsara, miskin kaya, dan seterusnya …. adalah UJIAN dari Allah ===== “Tidak ada di SURGA sesuatu yang SAMA seperti yang ada di dunia kecuali nama-NAMA ORANG”. (HR Ath-Thabrani)————————-…… SURGA = mendapatkan apa yg mereka … KEHENDAKI.. Al Furqaan:16—————–—SURGA = mendapatkan yg diINGINkan HATI …. Az Zukhruf:71——————……….di SURGA = BERSAMA dg orang yg diCINTAinya———————-﴾ Asy Syarh:5 ﴿————–Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,————-فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا ﴿الشرح:٥﴾————-﴾ Asy Syarh:6 ﴿—————sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.————إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا ﴿الشرح:٦﴾————————–———– ============ Kaya dan Miskin ========————- Hidup kaya dan miskin (harta duniawi) adalah ketetapan Allah kepada para hambanya, ada orang yang ditakdirkan hidup miskin dan ada pula yang ditakdirkan jadi orang kaya. Kaya dan miskin dalam urusan duniawi, kedua-duanya tidak ada unsur cela dan hina. Baik si kaya atau si miskin bisa menjadikan orang mulia, pun bisa menjadi orang hina. Pendeknya, kaya dan miskin adalah bagian dari takdir Allah. —– Selama ini kita mengenal takdir baik dan takdir buruk. Banyak orang beranggapan bahwa kaya adalah takdir baik dan miskin adalah takdir buruk. Padahal sesungguhnya, konsep takdir baik dan takdir buruk hanyalah sudut pandang bagi seorang hamba yang—katakanlah—kurang tepat. Kita menganggap sebuah takdir adalah baik atau buruk hanya perspektif kita semata. Padahal belum tentu apa yang kita anggap sebagai takdir buruk adalah sebuh keburukan bagi kita.————— Semua takdir bagi seorang mukmin adalah baik. Rasulullah menjelaskan bahwa Allah tidak menetapkan takdir bagi seorang mukmin, melainkan pasti baik baginya (HR. Imam Ahmad). Jadi, baik hidup miskin ataupun kaya dalam urusan harta, bagi seorang mukmin kedua-duanya adalah takdir baik. Jika kita sering mendengar bahwa rukun iman yang keenam adalah beriman kepada takdir baik dan takdir buruk, maka yang dimaksud dengan takdir baik dan takdir buruk adalah dalam perspektif manusiawi. Pada hakikatnya segala sesuatu yang Allah takdirkan bagi hambanya yang beriman adalah baik.——– Terdapat sebuah hadits yang cukup terkenal, mengatakan bahwa kefakiran hampir-hampir mendekatkan seseorang kepada kekufuran. Menurut Ustadz Ammi Nur Baits, sanad hadits ini maudhu’ alias palsu. Di samping itu, secara makna juga bertentangan atau tidak sesuai dengan ajaran Islam, karena dalam Islam kemuliaan seseorang bukan diukur dari kefakiran ataupun kekayaan, tetapi dari ketakwaannya. Jadi, hadits ini tidak bisa diterima, baik secara riwayat ataupun makna. ———– ————– Empat Jenis Manusia —————– Dalam hadits yang dirwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Imam Ahmad, Rasulullah shallallahu ta’ala ‘alaihi wa aalihi wa sallam menjelaskan bahwa dunia ini dihuni oleh empat jenis manusia: —- Manusia yang dikaruniai harta dan ilmu. Kemudian ia bertakwa dan menggunakannya untuk kebaikan, maka orang yang seperti ini akan mendapat kemuliaan dunia dan akhirat.—- Manusia yang dikaruniai ilmu, tapi tidak diberi kelebihan harta. Akan tetapi, ia berniat dalam hati seandainya memiliki harta akan digunakan untuk kebaikan. Orang yang seperti ini akan memperoleh pahala dan kedudukan seperti golongan yang pertama.—– Manusia yang dikaruniai harta, tapi tidak diberi ilmu. Kemudian ia membelanjakan hartanya sesuai hawa nafsunya tanpa dasar ilmu, serta tidak menggunakannya untuk kebaikan. Dan ia pun tidak bertakwa kepada Allah, maka orang yang seperti ini berada pada kedudukan yang rendah.———- Manusia yang tidak dikarunia harta dan ilmu. Kemudian ia berkata dalam hatinya, “Seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan menggunakannya seperti si fulan (golongan ketiga) untuk kesenangan dan hura-hura. Orang yang seperti ini akan memperoleh kedudukan rendah seperti golongan yang ketiga.——— =========== wallahua’lam

April 9, 2021 Edy Gojira 4

will of ALLAH SWT ? .. atau … aku masih […]

dream risalah tidak hilang .. masih bersisa —– (KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan bagi-ku) ——- di surga, mengapa “harus” ada bidadari? …. Mengapa di surga “harus” berpasangan/jodoh? ….. Apakah tanda-tanda manusia SURGA dan manusia NERAKA … ada di dunia? … Apakah beda mimpi manusia tergolong mukmin/mukminah dan BUKAN tergolong mukmin/mukminah? … mengapa sedikit sekali manusia diperlihatkan TAKDIR ke surga (masa depannya setelah mati) … atau takdir ke NERAKA (masa depannya setelah mati, … baik lewat mimpi atau KASYAF ? ————— ——- BAIK BURUK manusia = akan terlihat manusia di QALBU/”hati” manusia, … “hati/qalbu semakin HITAM” = hati yg semakin buruk atau bertambah banyak DOSAnya ….. hanya manusia itu sendiri dan ALLAH SWT saja yg mengetahui “ISI HATI/qalbu manusia itu”——- ……….. Risalah hati-ku …. = MIMPI-ku ======= Risalah hatiku-ku ….= MASA DEPAN-ku setelah MATI… wallahua’lam ======== Amalmu/ku sendiri yang akan membuat DIRImu/diriku lebih BURUK/ lebih BAIK dari sekarang (di dunia)————————— akan BERUBAH sesuai dg PAHALA ku/mu atau DOSAku/mu ——————————— Yang CANTIK & GANTENG jika PAHALA lebih sedikit dari DOSA ketika ditimbang Allah di AKHIRAT = maka akan menjadi BENTUK tubuh dan wajah yang sangat BURUK /JELEK/mengerikan !!! —————————- Yang TIDAK CANTIK & TIDAK GANTENG (menurut penilaian manusia di dunia) jika PAHALA lebih BANYAK dari DOSA ketika ditimbang Allah di AKHIRAT = maka akan menjadi BENTUK tubuh dan wajah yang sangat CANTIK/ sangat TAMPAN/sangat BAIK/sangat RUPAWAN/ sangat INDAH dilihat …dst !!! ——————- yang sudah cantik dan sangat rupawan & dg PAHALA yg besar dan sedikit DOSA = kalangan para NABI dan orang PILIHAN (wanita/pria pilihan Allah SWT) …. Akan bertambah LEBIH sangat CANTIK lagi dan lebih sangat RUPAWAN lagi … wallahua’lam——————————- di dunia laki-laki disunnahkan membiarkan JENGGOT tumbuh alami, sebagai “UJIAN bagi MUSLIMin dan MUKMINin” ——————- di AKHIRAT/jannah LAKI-LAKI tidak ada JENGGOTnya,kumis, atau BULU di tubuhnya …….wallahua’lam—————-jika aku melihat diriku di mimpi jannahku = seperti diriku di DUNIA maka = BUKAN masa depanku setelah mati/di akhirat = BUKAN JANNAH yg diperlihatkan Allah padaku ………..…wallahua’lam—————- hukum memelihara jenggot adalah sunnah, adalah berdasarkan hadits-hadits nabi. Ada banyak hadits yang menjelaskan hal ini. Salah satunya riwayat Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,—————–خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَوْفُوا اللِّحَى———“Selisilah orang-orang musyrik. Potong pendeklah kumis dan biarkanlah jenggot.” (HR. Muslim no. 625) ——————————- Imam At-Tirmidzi juga menyebutkan sifat-sifat ahli surga kelak di mana di dalamnya tidak ada orang tua, orang dengan bulu kumis, jenggot, dan bulu lainnya.————————–عن معاذ بن جبل رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ جُرْدًا مُرْدًا مُكَحَّلِينَ، بني ثَلاَثٍ وَثَلاَثِينَ رواه الترمذي————–“Dari Muadz bin Jabal, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Penghuni surga kelak masuk ke dalamnya dalam keadaan tak berbulu, muda, dan bercelak mata, sekira usia 33 tahun,’” (HR At-Tirmidzi).————————Kata Jurdan [جُرْدًا] merupakan bentuk jama’ dari ajrad [أَجْرَد] yang artinya orang yang fisiknya tidak berbulu. (al-Qamus, hlm. 347)————————–Sementara Murdan [مُرْدًا] dari kata amrad [أَمْرَد], yang artinya pemuda yang baru tumbuh kumisnya dan belum tumbuh jenggotnya. (al-Qamus, hlm. 407)———————

March 25, 2021 Edy Gojira 5

……….. ……….. hanya karena …..KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan dari Allah  […]

yang tersisa ….. broken notes (KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan bagi-ku) ————– lesu …..sedih ….sadness …… ingat HADITS nabi SAW. —————- “Demi Allah, tidaklah kehidupan dunia dibandingkan akhirat melainkan hanya seperti salah satu dari kalian mencelupkan tangannya ke dalam lautan, maka silakan dilihat apa yang dibawa oleh jarinya”. (HR. Muslim) ========== “BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI AKHIRAT, MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KECUKUPAN DALAM HATINYA, DIA AKAN MENYATUKAN KEINGINANNYA YANG TERCERAI BERAI, DUNIA PUN AKAN DIA PEROLEH DAN TUNDUK HINA PADANYA. BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI DUNIA, MAKA ALLAH AKAN MENJADIKAN DIA TIDAK PERNAH MERASA CUKUP, AKAN MENCERAI BERAIKAN KEINGINANNYA, DUNIA PUN TIDAK DIA PEROLEH KECUALI YANG TELAH DITETAPKAN BAGINYA.” (HR. TIRMIDZI) ——- CARA MEMBANGUN “RUMAH DI SURGA/KAMPUNG AKHIRAT/JANNAH” … … —– DG BERUSAHA KE ARAH KEHIDUPAN AKHIRAT {AL ISRAA’:19} ——- DG SUNGGUH-SUNGGUH DAN DALAM GOLONGAN MUKMIN —— ﴾ AL ISRAA’:19 ﴿ =========== MIMPI BAIK dan BENAR ….. benar akan terbukti …… atau .. sudah terbukti di dunia …. Atau akan terbukti kebenarannya setelah MATI =========== MIMPI yang BAIK & BENAR .. pada MUKMIN (mukminin & mukminat) …….. diperlihatkan oleh Allah kepadanya … (sebelum event penenggelaman/pembenaman) ….=========Mimpi baik seorang mukmin merupakan khabar gembira bagi amal-amal baiknya dan merupakan sebahagian tanda dekatnya kiamat/assaah.malapetaka/awal tanda kiamat PENENGGELAMAN/pembenaman ke dalam bumi. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa mimpi seorang mukmin di akhir zaman, sedikit sekali yang bohong atau terjadi dari syaitan.==========>>>>>>> Hal itu akan terjadi ketika menjelang Kiamat/ malapetaka besar, kebanyakan ilmu (agama) diambil dan syari’at Islam telah terhapus dengan sebab fitnah dan banyaknya pembunuhan. Manusia seperti berada di zaman fathrah (zaman di antara dua Nabi), mereka membutuhkan seorang mujaddid dan pemberi pengingatan dalam masalah agama yang telah terhapus, sebagaimana umat terdahulu diingatkan oleh para Nabi. Akan tetapi, Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Nabi terakhir dan kenabian berakhir pada umat ini maka mereka digantikan dengan orang yang bermimpi dengan mimpi yang benar, yang merupakan bagian dari kenabian dengan membawa kabar gembira dan peringatan.=======>>>>>>bisa juga Hal itu terjadi ketika jumlah orang-orang yang beriman sedikit, sementara kekufuran, kebodohan, dan kefasikan menimpa orang-orang yang ada. Sehingga seorang mukmin merasa kesepian, lalu diberikan pertolongan dengan mimpi yang benar sebagai penghormatan dan penghibur baginya. =============wallahua’lam………..Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mimpinya orang muslim adalah yang dia lihat, atau yang diperlihatkan kepadanya. Dan di dalam Hadits Ibnu Mushir; “Mimpi yang baik adalah bagian dari empat puluh enam kenabian.” (HR Muslim) …………. hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak tersisa dari kenabian, kecuali peringatan peringatan.” Mereka bertanya, “Apa peringatan peringatan itu?” Rasulullah SAW menjawab, “ Mimpi yang baik atau benar.”(HR Bukhari) ………………………Rasulullah SAW bersabda,” Jika zaman itu telah dekat (kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan.” (HR Muslim) …………….. wallahua’lam ====

March 21, 2021 Edy Gojira 3

……….. hanya karena …..KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan dari […]