Loading
sendiri | Edy Gojira > - Part 12

apa itu … Musyrik, Syirik, Munafik, Kafir, Murtad, Namimah ? ————————————- berKACA diri kita sendiri …. apa yg telah dilakukan oleh kita untuk Allah .. di JALAN Allah ?? …atau di JALAN SYAITAN ?? ….. atau di jalan musuh Allah/musuh orang beriman ?? ————————————– >> Musyrik adalah orang yang mempersekutukan Allah, mengaku akan adanya Tuhan selain Allah atau menyamakan sesuatu dengan Allah. Perbuatan itu disebut Syirik. ……………………………………… >> Orang munafik adalah orang yang bermuka dua, mengaku beriman padahal hatinya ingkar. disebut Nifaq/pembohong. Segala amal perbuatan yang dikerjakan itu bukan ditegakkan di atas dasar keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah, akan tetapi hanya didasarkan pada perasaan dan hawa nafsunya semata-mata untuk mencari muka, penampilan, mengambil hati dalam masyarakat dan pandangan orang belaka. Segala perbuatan baiknya itu hanya dijadikan tempat berlindung untuk menutupi segala keburukan I’tikad dan niatnya. ………………………….. >> Kafir bermakna orang yang ingkar,yang tidak beriman (tidak percaya) atau tidak beragama Islam. Dengan kata lain orang kafir adalah orang yang tidak mahu memperhatikan serta menolak terhadap segala hukum Allah atau hukum Islam disampaikan melalui para Rasul. Perbuatan orang kafir disebut kufur. …………………………. >> Murtad Ialah orang Islam yang keluar dari Islam yakni mengingkari semua ajaran Islam, baik dari segi Keyakinan, ucapan dan/atau perbuatannya Semua amalan orang murtad akan dimusnahkan dan tidak nilai pada hari akhirat nanti. ……………………… >> An-Namimah adalah menebar fitnah atau mengadu domba ——————————-

June 9, 2016 Edy Gojira 3

apa itu … Musyrik, Syirik, Munafik, Kafir, Murtad, Namimah ? […]

hati-hati …. dg ISTIDRAJ ….. yg diberikan Allah pada KITA !!!! ………………………………………. MEREKA … tidak MERASAKAN ‘ISTIDRAJ” yg diberikan kepadanya ……………………………………………………. MENDAPATKAN HARTA dg diMUDAHkan Allah …. BANYAK “hanya” utk diGUNAkan dirinya sendiri …. BAGIAN yg diberikan kepada FAKIR MISKIN….. HANYA SEDIKIT saja= tanda ISTIDRAJ dari Allah ……………………………………………………………………… BERCERMINlah ……………….. BERSIHKAN HATImu/hatiku …… bersihkan AMALAN kita …….. PENYEBAB ke NERAKA sangat BANYAK sekali …………………………………………….. Seseorang “BerAMAL AKHIRAT” …. Untuk tujuan DUNIA= …. NERAKA …………………………………………………….. ingin keHIDUPan DUNIA ….. pasti Allah berikan … TAPI … TIDAK di AKHIRAT kecuali NERAKA ….. SIA-SIA yg mereka KERJAkan … Huud:15-16 ………………………………………………………………………………………… Secara harfiah istidraj artinya adalah “menarik” atau mengulur”. dalam Kamus Al-Muhit karangan Al-Fairuz Abadi “istidraj” bermakna ia menipu dan ia merendahkannya”. Istilah ini dipakai dalam Al-Qur’an misalnya : “Dan orang-orang yang mendustakan ayat kami, maka kami akan menarik mereka (sanastadri-juhum), secara berangsur angsur (ke arah kebinasaan) dengan cara yang mereka tidak ketahui” (Q.S. Al-A’raaf [7] : 182) ……………………………………………………………………………………… Istidraj ini adalah satu kalimah, yang sering menunjuk kepada keadaan seseorang itu yang terus dilimpahkan rezeki dan kejayaan yang melimpah ruah dalam kehidupannya, walaupun dia bukan hamba ALLAH yang taat, malah seorang pembuat maksiat yang tegar. Kenapa mereka ini dinamakan manusia yang mendapat istidraj? Apakakah maksud istidraj? …………………………………………………………………………………. ………………………………………….. ﴾ Huud:15 ﴿ Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمٰلَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ ﴿هود:١٥﴾ ﴾ Huud:16 ﴿ Itulah orang-orang yang TIDAK memperoleh di AKHIRAT kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. أُو۟لٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِى ٱلْءَاخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا۟ فِيهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ﴿هود:١٦﴾ ………………………………… Terdapat pula riwayat dalam Al Baihaqi, Rasulullah bersabda,”Umat ini diberi khabar gembira dengan kemudahan, kedudukan dan kemulian dengan agama dan kekuatan di muka bumi, juga akan diberi pertolongan. Barangsiapa yang melakukan amalan AKHIRAT untuk menCARI DUNIA, maka dia TIDAK akan memperoleh satu bagian pun di AKHIRAT. ———————- مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا “Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.” (QS. Al-Isra’: 18) فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآَخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ —————————————— “Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.” (QS. Al-Baqarah: 200) ……………………………………..

June 6, 2016 Edy Gojira 3

hati-hati …. dg ISTIDRAJ ….. yg diberikan Allah pada KITA […]

“RASUL melihat DIRInya sendiri” .. IN heaven/surga …… maha benar Allah ——————————————– thank so much ya Allah aku hanya bisa bersyukur …… dg DREAM yg Kau berikan ——————————————————————– Muslim meriwayatkan sebuah hadits yang berasal dari ‘Aisyah bahwa telah terjadi sebuah gerhana matahari pada zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. ‘Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alahi wassalam bersabda, “Ketika aku berdiri disini, aku melihat semua yang telah dijanjikan kepadamu. Aku bahkan MELIHAT DIRIKU sendiri memetik beberapa buah di surga, ketika engkau melihat aku melangkah ke depan. Dan aku melihat api neraka, beberapa bagiannya memakan bagian-bagian yang lain, ketika engkau melihat aku melangkah ke belakang.” ……………………. Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari ‘Abdullah ibn ‘Abbas: Terjadi gerhana matahari di zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Para Sahabat berkata, “Ya Rasulullah, kami melihat engkau memetik sesuatu,kemudian kam melihat engkau berbalik.” Rasulullah berkata, “Aku melihat surga, dan aku mencoba memetik setangkai buahya. Seandainya aku berhasil memetiknya, kalian pasti akan (dapat) memakannya hingga akhir zaman. Dan aku melihat api neraka. Aku tidak pernah melihat sesuatu yang begitu mengerikan dan menakutkan. Aku lihat sebagian besar penduduknya adalah wanita.” Mereka berkata lagi, “Mengapa begitu ya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?” Rasulullah berkata, “Karena mereka tidak bersyukur (kufur).” Rasulullah ditanya lagi, “Apakah mereka tidak bersyukur (tidak beriman) kepada Allah subhanahu wa ta’ala?” Rasulullah berkata, “Mereka tidak tahu bersyukur (berterima kasih) atas persahabatan dan perlakuan yang baik; seandainya kamu memperlakukan salah seorang dari mereka dengan baik selama hidup, kemudian ia melihat satu kesalahan di pihakmu, maka ia akan berkata, ‘Saya tidak pernah melihat sesuatu yang baik pada kamu!’”

May 24, 2016 Edy Gojira 1

“RASUL melihat DIRInya sendiri” .. IN heaven/ SURGA …… maha […]

1 10 11 12