apakah AKU/KAMU sudah mengira CUKUP amalmu/ku ? …—– mengira SUDAH CUKUP IBADAHmu/ku untuk dibawa setelah MATI ?? .—–. sudah mengira cukup amalmu/ku akan ke SURGA ???? —- Sudah cukup AMALmu/ku menjauhkan dari terjatuh ke NERAKA ???? ……………… bercerminlah … lihat AMALmu/amalku sendiri .. lihat HATImu/hatiku….. sendiri…————————–———– Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Orang yang paling bijak adalah orang yang selalu mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian…” [HR Imam Tarmizi; Hadis Hasan] =========== SURGA – NERAKA SESEORANG …. sudah Ditetapkan Allah =========== ———-<<< Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni SURGA dan orang yang akan menjadi penghuni NERAKA? Rasulullah saw. menjawab: YA. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi UNTUK APA ORANG-ORANG HARUS BERAMAL? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA. (Shahih Muslim No.4789) >> ——– Peristiwa Yang TERJADI … (now) dan … Yang “AKAN” TERjadi (future) adalah = UJIAN.——- ﴾ Az Zumar:49 ﴿ Maka apabila manusia ditimpa BAHAYA ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya NIKMAT dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. SEBENARNYA itu adalah “”””” UJIAN”””””, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. ———– Bersyukur pada PEMBERIAN Allah…. agarTIDAK meREMEHkan NIKMAT yg diberikan Allah kepada kita —————————————- – dunia …. di-JAGA agar kita CUKUP untuk HIDUP============ – CUKUP = TIDAK berlebihan …. BUKAN hidup MEWAH……………………..……………………… Nabi sbg Ittiba’ …. apakah NABI hidup bermewahan ….sbg kepala NEGARA ?? ……………………..……………………..……………….“Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” (HR. Bukhari-Muslim)—————————————–Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan.” (HR. Muslim)————————————- Bekerja seakan-akan ….. HIDUP SELAMAnya = PALSU =HADITS PALSU……………………..……………………..……….banyak manusia … tergelincir dalam memahami (shg Cinta dunia ….. takut mati …. al WAHN)……………………..……………………..……….“Bekerjalah untuk duniamu, seakan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu mati besok.= hadits PALSU”——-اعمل لدنياك كأنك تعيش أبدا ، و اعمل لآخرتك كأنك تموت غدا————————————-*) hadits seBENARnya adalah “ Uhruz lid Duniaka (JAGA-lah untuk duniamu) …’, bukan “ I’mal lid Duniaka (bekerjalah untuk duniamu) ..”أحزر لدنياك كأنك تعيش أبدا ، واعمل لآخرتك كأنك تموت غدا——————————– “Jagalah untuk duniamu, seakan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu mati besok.” (Lihat Musnad Al Harits, No. 1079. Mawqi’ Jami’ Al Hadits. Lalu Imam Nuruddin Al Haitsami, Bughiyatul Bahits ‘an Zawaid Musnad Al Harits, Hal. 327. Dar Ath Thala’i Lin Nasyr wat Tauzi’ wat Tashdir. Lihat juga, Al Hafizh Ibnu Hajar, Al Mathalib Al ‘Aliyah, No. 3256. Mauqi’ Jami’ Al Hadits.)——————————————**) ada juga HADITS sebagai berikut: أصلحوا دنياكم ، و اعملوا لآخرتكم ، كأنكم تموتون غدا——“Perbaikilah oleh dunia kalian, dan bekerjalah untuk akhirat kalian, seakan kalian mati besok.” (HR. Al Qudha’i, No. 668. Mawqi’ Jami’ Al Hadits)———————————————-***) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersaba: ما قل و كفى خير مما كثر و ألهى —“Apa pun yang sedikit tapi men-CUKUP-i, adalah lebih baik dibanding yang banyak tetapi melalaikan.” (HR. Ahmad No. 20728}———————————– cukup = ….. BUKAN hidup mewah: ﴾ Al Israa’:16 ﴿Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang— hidup mewah— di negeri itu (supaya mentaati aturan Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. …………………….﴾ Al Mu’minun:64 ﴿ Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang —hidup mewah— di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong…………………..﴾ Saba’:34 ﴿ Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang —hidup mewah—- di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya”…………………. ﴾ Az Zukhruf:23 ﴿ Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang —–hidup mewah— di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka”…………….﴾ Al Waaqi’ah:45 ﴿ Sesungguhnya mereka sebelum itu —-hidup bermewahan—…………….. cukup = ….. TIDAK berlebihan ﴾ Al Furqaan:67 ﴿Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak —-berlebihan—, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian………………. ﴾ Al Fajr:20 ﴿dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang —berlebihan—………….—————————–Hadits berikut menjelaskan cara untuk membantu seseorang mensyukuri nikmat. Demikian juga mendorong seseorang agar bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala dengan mengakui nikmat-nikmat-Nya, menyebut nikmat itu, menggunakannya untuk ketaatan kepada-Nya serta mengerjakan segala sebab yang membantu untuk bersyukur,——-عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ———–“Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” (HR. Bukhari-Muslim)————–Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:——إذَا نَظَرَ أَحَدَكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ———–“Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan.” (HR. Muslim) ….. wallahua’lam bishawab

October 14, 2021 Edy Gojira 0

………..apakah KAMU/AKU sudah mengira CUKUP amalmu/ku ? … mengira SUDAH […]

Membaca, melihat dengan mata dan qalbu/hati/jantung, tafakur (memikirkan) hukum-hukum Allah qauliyah dan kauniyah pada TANDA-TANDA yang diberikan oleh ALLAH SWT ….. agar tidak terjatuh dalam keKAFIRan, keMUNAFIKan, keMUSYRIKan, keFASIKan besar, yang menyebabkan kita diazab oleh Allah di dunia dan AKHIRAT … apalagi SIKSAAN KEKAL di NERAKA !!!———–===== apakah aku/kamu masih buta qalbu? malah menyalahkan yg BENAR …. atau ….. membenarkan yang JELAS SALAH !!??============BUTA = …… buta dalam MELIHAT KEBENARAN … TIDAK BISA membedakan BENAR dan SALAH … hanya TAKLID/ ikut-ikutan saja =============BUTA … walau punya mata yang bisa dipakai utk melihat ====================﴾ Al Maidah:71 ﴿ Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun , maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.———————————- BALASAN yg SAMA …. QISHASH ….. = perintah Allah————————–———————- perbuatan dzalim dari LANGIT … balasan … DARI LANGIT / hujan BATU ======= apakah Allah “melupakan FIRMAN-Nya sendiri” ..??? ============ “… Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan BALASAN yang SAMA dengan SIKSAAN yang ditimpakan kepadamu… An-Nahl ayat 126 ————<<<<< Israel Kembali Serang GAZA Palestina July 2, 2021 >>>>>——–<<<<<< MUJAHID MUKMIN … the RISE to POWER >>>>>> sebelum MALAPETAKA/KIAMAT/CATASTROPHE/EXTINCTION/HUJAN BATU dan efeknya terjadi,……. SEGERA-lah BERBUAT “baik” …. HR. Muslim ——————— ==== AYAT/hadits Nabi ini adalah PERISTIWA ketika MUJAHID “MUKMIN” memasuki wilayah ISRAEL ……. (setelah HUJAN BATU/penenggelaman BUMI_di BARAT dan TIMUR serta JAZIRAH ARAB) ….wallahua’lam =========================== Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda , “Hari kiamat belum akan terjadi sampai kaum Muslimin memerangi bangsa Yahudi. Mereka diserang kaum Muslimin hingga bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun, batu mau pun tumbuhan akan berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah,di belakang ku ada orang Yahudi. Kemari dan bunuhlah dia!’ kecuali pohon Gharqad. Sebab, pohon Gharqad adalah pohon orang Yahudi.” (HR Muslim).=========== =========== ‘Abdullah ibnu Hawalah berkata, “Rasulullah (shallāllāhu ‘alaihi wasallam) bersabda, “Kalian akan menaklukkan Syam, Romawi, dan Persia, hingga salah seorang dari kalian akan memiliki unta sebanyak ini dan ini, sapi sebanyak ini dan ini, dan domba sebanyak ini dan ini, sampai salah seorang diberi seratus di-nar merasa tidak senang dengannya.‟ Kemudian beliau meletakkan tangan be-liau di atas kepalaku dan berkata, „Wahai Ibnu Hawalah, jika kamu melihat KHILAFAH telah datang ke Negeri Al-Quds (Syam), lalu gempa bumi, MALAPETAKA <<<<<< (disebut malapetaka krn bersifat GLOBAL/ seluruh bumi merasakan sengsara/ siksaan = sekarang ini, sudah dimulai di SELURUH DUNIA),>>>>>>> DAN PERKARA-PERKARA BESAR telah mendekat <<<<<<< (kata DAN menunjukkan peristiwa selanjutnya yang AKAN terjadi/dialami yaitu HAL yang lebih BESAR dari SEBELUMnya, = lebih besar mengalami SIKSAAN/keSENGSARAan), >>>>>> maka Hari Kiamat pada waktu itu lebih dekat daripada jarak antara tanganku ini dari kepalamu.” [Shahih: HR. Imam Ahmad, Abu Daud, dan Al-Hakim]. ===================berikut “PERKARA-PERKARA BESAR” yang AKAN terjadi (sudah DEKAT WAKTUnya terjadi = mendekat)——————- HANYA Allah … yang Maha MENGETAHUI … urutan KeJADIAN sebenarnya: (ref 1) … terbitnya matahari dari arah barat, datangnya asap, munculnya Dajjal, keluarnya ad-Dabbah (ref 2) ….. Dajjal, dukhan, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat (ref 3) …. dukhan, Dajjal, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, (ref 4) …. terbitnya matahari dari barat, munculnya Dajjal dan keluarnya ad-Dabbah —————————–ref 1) Hadits dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:———ثَلاَثٌ إِذَا خَرَجْنَ لاَ يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَالدَّجَّالُ وَدَابَّةُ اْلأَرْضِ. رواه مسلم في كتاب الإيمان 2/195 بشرح النواوي—————–Tiga perkara jika telah keluar, maka tidak berguna lagi bagi seseorang keimanannya yang belum beriman sebelumnya atau belum beramal kebaikan sedikit pun sebelumnya: terbitnya matahari dari barat, munculnya Dajjal dan keluarnya ad-Dabbah. (HR. Muslim dalam kitab al-Iman juz 2/195 dengan syarh Imam Nawawi)———————————ref 2) Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Bersegeralah berbuat baik sebelum datangnya enam perkara: Dajjal, dukhan, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, Kiamat dan kematian salah seorang dari kalian.” (HR. Muslim)—————————–ref 3) Dari Hudzaefah bin Usaid Al-Ghifari berkata, Rasulullah saw melewati kami, sementara kami sedang berbincang-bincang. Beliau bertanya, “Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab, “Kiamat.” Beliau bersabda, “Kiamat tidak datang sehingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya: dukhan, Dajjal, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga pembenaman: pembenaman di timur, pembenaman di barat dan pembenaman di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api yang menggiring manusia ke padang Mahsyar.” (HR. Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi).————————————-ref 4) Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:————-بَادِرُوا بِاْلأَعْمَالِ سِتًّا طُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوِ الدُّخَانَ أَوِ الدَّجَّالَ أَوِ الدَّابَّةَ أَوْ خَاصَّةَ أَحَدِكُمْ أَوْ أَمْرَ الْعَامَّةِ . رواه مسلم في الفتن وأشرط الساعة————— Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya enam perkara: terbitnya matahari dari arah barat, datangnya asap, munculnya Dajjal, keluarnya ad-Dabbah (binatang yang dapat berbicara), kematian atau datangnya hari kiamat yang merata. (HR. Muslim dalam al-Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah).———————————- “segera”lah berbuat BAIK …. sebelum datang “TIBA-TIBA” …. penyebab “ASAP” .. penyebab MALAPETAKA … penyebab KIAMAT … penyebab semua BENCANA ditumpahkan ke MUKA BUMI …. penyebab CATASTROPHE … penyebab EXTINCTION ………————————–﴾ Ad Dukhaan:10 ﴿ tunggulah hari يَوْمَ datang/membawa تَأْتِى langit ٱلسَّمَآءُ dengan kabut/ASAP بِدُخَانٍ yang nyata مُّبِينٍ (مُّبِينٍ = sangat jelas disaksikan/dibenarkan dengan INDERA banyak orang),—————﴾ Ad Dukhaan:11 ﴿ MENUTUPI يَغْشَى manusia ٱلنَّاسَ (manusia BUMI). Inilah azab عَذَابٌ yang pedih أَلِيمٌ (seluruh BUMI ditutupi ASAP).——————﴾ Ad Dukhaan:16 ﴿hari يَوْمَ (ketika) Kami menghantam نَبْطِشُ dengan hantaman ٱلْبَطْشَةَ yang keras لْكُبْرَىٰٓ. Sesungguhnya Kami إِنَّا adalah Pemberi siksaan مُنتَقِمُونَ.—————bentuk sedang/akan : kata نَبْطِشُ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi. Kata kerja aktif : kata نَبْطِشُ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan==========“Setelah itu” …. = Suatu kata yang memBUTUHkan RENTANG WAKTU, ketika peristiwa SEBELUMnya sudah TERJADI/ terbukti = peristiwa yang AKAN terjadi ketika peristiwa sebelumnya SUDAH terjadi ====================…………PERSIAPKAN “bekal” untuk HIDUP SELANJUTnya (setelah mati) ……….===================== Dari Ibnu ‘Umar RA ia berkata : Saya datang kepada Nabi SAW, kami serombongan sebanyak sepuluh orang. Kemudian ada seorang laki-laki Anshar bertanya, “Wahai Nabiyallah, siapa orang yang paling cerdas dan paling teguh diantara manusia ?”. Nabi SAW bersabda, “Orang yang paling banyak mengingat mati diantara mereka dan orang yang paling banyak memperSIAPkan BEKAL untuk MATI. Mereka itulah orang-orang yang cerdas, mereka pergi dengan membawa kemulyaan dunia dan kemulyaan akhirat”.[HR. Ibnu Abid-Dunya di dalam kitabul-Maut. Thabrani di dalam Ash-Shaghir]——————-Sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “Siapa diantara orang-orang mukmin itu yang lebih utama ?”. Nabi SAW menjawab, “Orang yang paling baik akhlaqnya diantara mereka”. Orang tersebut bertanya lagi, “Siapakah diantara orang-orang mukmin yang paling cerdas/cerdik ?”. Nabi SAW menjawab, “Orang yang paling banyak ingat mati diantara mereka, dan orang yang paling baik per-SIAP-annya untuk KEHIDUPAN SELANJUTNYA. Mereka itulah orang-orang yang cerdas”.[HR. Baihaqi di dalam kitabuz-Zuhud]——————————–…. : yg “sudah” dan “AKAN terjadi” ….. yang AKAN terjadi apakah “dihilangkan” saja {LEMPARAN Allah} ?? .—————-.. apakah mungkin kalau hanya 1 atau 2 komet/ meteor kecil …. “bisa ….. membakar BUMI {=daratan),LAUT dan LANGIT mereka. Langitpun menurunkan hujan yg buruk” ?? …. JELAS sekali = HUJAN BATU = HUJAN BURUK = Al Anfaal:32 …. tanda al mahdi berKUASA dg pasukannya (pasukan orang beriman dg kain kafan di PUNDAKnya)———————==== Dari Abu Hurairah ra.——-====== “Dari Ibnu Abbas dan Ali ra. Bahwa Abu Hurairah menjelang maut,ia berkata kepada orang-orang disekelilingnya,————-“Aku mempunyai informasi tentang peperangan-peperangan yang terjadi di Akhir jaman”,maka orang-orang berkata,”Beritahukan kepada kami,tidak mengapa,semoga Allah memberimu pahala yang lebih baik”,maka beliau berkata————-“Pada dekade-dekade Hijriah setelah tahun 1300 dan hendaklah kalian menghitung beberapa dekade kemudian Raja Romawi berpendapat peperangan yang melibatkan seluruh dunia pasti terjadi(Perang Dunia 1=1914 M/1332 H),maka Allah menghendaki peperangan baginya.——————Tidak lama masa berlalu,satu dekade dan satu dekade lagi(1934 M/1352 H)berkuasalah seorang laki2 dari negara yang bernama jirman(Jerman),ia mempunyai nama “Hirr”(Kucing/Hitler),ia ingin menguasai dunia dan memerangi semua negeri bersalju dan kaya (Perang Dunia 2),maka ia berada dalam murka Allah setelah berlangsung tahun-tahun api,ia dibunuh secara hina oleh rahasia Rusy atau Rust(Rusia,1945 M)—————Pada dekade-dekade hijriah setelah 1300 tahun,hitunglah lima atau enam,Mesir akan diperintah oleh seorang pria yg dijuluki sebagai Nashir(1956 M/1375 H).Orang-orang Arab menyebutnya “Syuja’ul Arab”(Pemberaninya orang Arab)Allah menghinakannya dalam sebuah peperangan dan sebuah peperangan lagi,ia tidaklah mendapat kemenangan.Allah menghendaki kemenangan bagi Mesir,kemenangan sejati bagi-Nya,maka pemilik rumah dan bangsa Arab menyenangkan Mesir dengan Asmar Sada(1970 M/1390 H)ayahnya Anwaru Minhu (lebih bercahaya dari dia)akan tetapi ia membuat perjanjian damai(1978,Camp David)dengan pencuri-pencuri Masjidil Aqsha di negeri penuh duka.Dan di Iraq,Syam ada pria yang sangat kejam….dan…(terhapus)Sufyani,pada salah satu dari kedta matanya ada kasal(kelopak mata yg turun sedikit)namanya diambil dari pecahan kata shidam dan dia “Shaddam liman ‘Aradhahu”(Penghancur bagi siapa saja yg menentangnya),dunia berkumpul menyerangnya di Kut kecil yg dimasukinya dan dia tertipu.Tidak ada kebaikan di dalam diri Sufyjni kecuali dg Islam.Ia adalah orang baik dan jahat dan kecelakaan bagi penghianat Al Mahdi Al Amin————-Pada dekade-dekade hijriah setelah 1400 tahun hijriah hitunglah dekade itu dua {1420) dan tiga {1430} ………, akan muncul Al Mahdi,ia memerangi seluruh dunia,bersatu padu memeranginya orang-orang yg tersesat{= Nasrani), orang2 yg dimurkai {=Yahudi) serta orang-orang yg keterlaluan keMUNAFIKannya di negeri Isra’ Mi’raj {=SYIAH dan negara-negara munafik } di dekat Gunung Magedon.Akan keluar menghadapinya RATU DUNIA dan tipu muslihat,pezina namanya amirika{=America}. Ia MERAYU DUNIA pada hari itu dalam KESESATAN DAN KEKAFIRAN. Yahudi dunia ketika itu berada di puncak ketinggian,menguasai AL QUDS dan KOTA SUCI (sekarang/ISRAEL/yahudi dan koalisinya).————- SELURUH NEGERI datang dari LAUT,DAN UDARA {= sudah terjadi = 2014 = KOALISI kafir, munafik, fasik} kecuali negeri-negeri salju yg sangat dingin dan negeri-negeri panas yg sangat panas. Al Mahdi melihat bahwa seluruh dunia sedang membuat tipu muslihat jahat terhadapnya dan meyakini bahwa Allah bisa membuat tipu muslihat yg lebih lihai. Ia yakin bahwa seluruh alam adalah pohon baginya,akan dikuasainya sejak ranting hingga akarnya…..,==== MAKA Allah MELEMPARI mereka dg anak panah yg paling dasyat,yg membakar bumi,laut dan langit mereka. Langitpun menurunkan hujan yg buruk dan seluruh penduduk bumi mengutuk semua orang kafir di bumi dan Allah mengizinkan hilangnya semua kekufuran” ===== (= YANG AKAN TERJADI… Wallahua’lam) ———– ‘Adi bin Umair ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak mengadzab manusia secara umum hanya karena perbuatan maksiat dari orang-orang tertentu, kecuali mereka mengetahui kemaksiatan itu, namun tidak mau memberantasnya. Padahal mereka sebenarnya mampu. Jika mereka melakukan seperti itu maka Allah akan mengadzab semuanya, yang tidak melakukan dan yang melakukan.” (HR Abu Dawud) …wallahua’lam

June 19, 2021 Edy Gojira 5

Membaca, melihat dengan mata dan qalbu/hati/jantung, tafakur (memikirkan) hukum-hukum Allah […]

yang tersisa ….. broken notes (KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan bagi-ku) ————– lesu …..sedih ….sadness …… ingat HADITS nabi SAW. —————- “Demi Allah, tidaklah kehidupan dunia dibandingkan akhirat melainkan hanya seperti salah satu dari kalian mencelupkan tangannya ke dalam lautan, maka silakan dilihat apa yang dibawa oleh jarinya”. (HR. Muslim) ========== “BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI AKHIRAT, MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KECUKUPAN DALAM HATINYA, DIA AKAN MENYATUKAN KEINGINANNYA YANG TERCERAI BERAI, DUNIA PUN AKAN DIA PEROLEH DAN TUNDUK HINA PADANYA. BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI DUNIA, MAKA ALLAH AKAN MENJADIKAN DIA TIDAK PERNAH MERASA CUKUP, AKAN MENCERAI BERAIKAN KEINGINANNYA, DUNIA PUN TIDAK DIA PEROLEH KECUALI YANG TELAH DITETAPKAN BAGINYA.” (HR. TIRMIDZI) ——- CARA MEMBANGUN “RUMAH DI SURGA/KAMPUNG AKHIRAT/JANNAH” … … —– DG BERUSAHA KE ARAH KEHIDUPAN AKHIRAT {AL ISRAA’:19} ——- DG SUNGGUH-SUNGGUH DAN DALAM GOLONGAN MUKMIN —— ﴾ AL ISRAA’:19 ﴿ =========== MIMPI BAIK dan BENAR ….. benar akan terbukti …… atau .. sudah terbukti di dunia …. Atau akan terbukti kebenarannya setelah MATI =========== MIMPI yang BAIK & BENAR .. pada MUKMIN (mukminin & mukminat) …….. diperlihatkan oleh Allah kepadanya … (sebelum event penenggelaman/pembenaman) ….=========Mimpi baik seorang mukmin merupakan khabar gembira bagi amal-amal baiknya dan merupakan sebahagian tanda dekatnya kiamat/assaah.malapetaka/awal tanda kiamat PENENGGELAMAN/pembenaman ke dalam bumi. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa mimpi seorang mukmin di akhir zaman, sedikit sekali yang bohong atau terjadi dari syaitan.==========>>>>>>> Hal itu akan terjadi ketika menjelang Kiamat/ malapetaka besar, kebanyakan ilmu (agama) diambil dan syari’at Islam telah terhapus dengan sebab fitnah dan banyaknya pembunuhan. Manusia seperti berada di zaman fathrah (zaman di antara dua Nabi), mereka membutuhkan seorang mujaddid dan pemberi pengingatan dalam masalah agama yang telah terhapus, sebagaimana umat terdahulu diingatkan oleh para Nabi. Akan tetapi, Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Nabi terakhir dan kenabian berakhir pada umat ini maka mereka digantikan dengan orang yang bermimpi dengan mimpi yang benar, yang merupakan bagian dari kenabian dengan membawa kabar gembira dan peringatan.=======>>>>>>bisa juga Hal itu terjadi ketika jumlah orang-orang yang beriman sedikit, sementara kekufuran, kebodohan, dan kefasikan menimpa orang-orang yang ada. Sehingga seorang mukmin merasa kesepian, lalu diberikan pertolongan dengan mimpi yang benar sebagai penghormatan dan penghibur baginya. =============wallahua’lam………..Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mimpinya orang muslim adalah yang dia lihat, atau yang diperlihatkan kepadanya. Dan di dalam Hadits Ibnu Mushir; “Mimpi yang baik adalah bagian dari empat puluh enam kenabian.” (HR Muslim) …………. hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak tersisa dari kenabian, kecuali peringatan peringatan.” Mereka bertanya, “Apa peringatan peringatan itu?” Rasulullah SAW menjawab, “ Mimpi yang baik atau benar.”(HR Bukhari) ………………………Rasulullah SAW bersabda,” Jika zaman itu telah dekat (kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan.” (HR Muslim) …………….. wallahua’lam ====

March 21, 2021 Edy Gojira 3

……….. hanya karena …..KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan dari […]

apakah mungkin bisa MEMANDANG ALLAH di surga ?…… Wajah Allah dapat dilihat orang BERIMAN di SURGA KELAK … jika MASUK SURGA … ———————– Melihat Dengan Mata Kepala——— Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Mereka melihat kepada RabbNya. (Al-Qiyamah: 22-23)——- Ayat ini menegaskan dengan gamblang bahwa Allah akan dilihat dengan mata kepala secara langsung pada hari kiamat nanti. Tentang hal ini banyak hadits berderajat mutawatir.—— Hadits Abu Hurairah dan Abu Sa’id dalam Shahihain menceritakan bahwa para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kita akan melihat Rabb kita pada hari kiamat?” Rasulullah saw. menjawab, “Apakah kalian mendapatkan kesulitan melihat bulan pada saat purnama?” Mereka menjawab, “Tidak, ya Rasulullah.” Beliau bertanya lagi, “Apakah kalian mendapatkan kesulitan melihat matahari pada saat tidak ada awan?” Mereka menjawab, “Tidak.” Beliau kemudian bersabda, “Seperti itu juga kalian melihat Rabb kalian.”———– Anas bin Malik berkata, “Manusia akan melihat Allah pada hari kiamat nanti dengan mata kepala mereka.”——– Orang Kafir Tidak Akan Melihat Allah———– Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb mereka. (Al-Muthaffifin: 14-15)———- Dan salah satu bagian dari hukuman terbesar terhadap orang-orang kafir adalah mereka terhalang untuk melihat Allah dan terhalang dari mendengar perkataan-Nya.———- Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i menjelaskan tentang ayat itu, “Ketika mereka itu terhalang dari melihat Rabb mereka karena mereka dalah orang-orang yang dibenci atau dimurkai Allah, maka ini menjadi bukti bahwa wali Allah itu akan melihat Allah karena Allah meridhai mereka.”——– Lalu Ar-Rabi’ bertanya, “Wahai Abu Abdillah, apakah benar engkau mengatakan demikian?” Ia menjawab, “Ya, benar! Karena itu pulalah aku menundukkan diri diri di hadapan Allah. Kalau saja Muhammad bin Idris tidak meyakini bahwa ia akan melihat Allah tentu ia tidak mau menghambakan diri kepada-Nya.” ====================

February 4, 2017 Edy Gojira 3

apakah mungkin bisa MEMANDANG ALLAH di surga ?…… Wajah Allah […]

APA gunanya kita diberi Allah … MARAH?…. gunakan MARAH pada tempatnya … untuk memBERANTAS KEMAKSIATAN ———————————— melihat MAKSIAT … keMUNKARan kok DIAM … tidak MARAH ?? … ALLAH akan sangat MARAH/murka pada orang itu …. —————————– ‘Adi bin Umair ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak mengadzab manusia secara umum hanya karena perbuatan maksiat dari orang-orang tertentu, kecuali mereka mengetahui kemaksiatan itu, namun tidak mau memberantasnya. Padahal mereka sebenarnya mampu. Jika mereka melakukan seperti itu maka Allah akan mengadzab semuanya, yang tidak melakukan dan yang melakukan.” (HR Abu Dawud) ——————- >>>> Marah adalah sifat bagi makhluk. Jika kita menetapkan sifat marah bagi Allah berarti kita menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. ????? <<<<<< --------------- Untuk menjawab kesalahpahaman seperti ini maka bisa kita jawab dari beberapa sisi: 1 Jika Anda boleh mengatakan demikian, maka kami pun juga bisa mengatakan bahwa orang yang menolak sifat ghadhab bagi Allah sama artinya telah menyerupakan Allah dengan dengan benda-beda mati (seperti batu, tanah, kayu, dsb) yang tidak memiliki sifat marah. 2 Kesamaan nama tidak mengharuskan kesamaan materi. Sebagai contoh, Allah bersifat wujud (ada). Demikian juga manusia bersifat wujud. Akan tetapi eksistensi keduanya berbeda. Wujud Allah adalah wujud azali abadi, sedangkan wujud manusia adalah wujud fana dan sementara. ---------- Demikian juga dengan sifat murka/marah/gadhab, meskipun Allah punya sifat marah namun amarah Allah sesuai dengan kemuliaan-Nya tidak sama dengan sifat amarah makhluk-Nya. ----------------- >> Marah adalah keadaan saat darah mendidih dalam hati, dan hal itu mustahil bagi Allah. —————- >>> Pemahaman seperti ini juga tidak tepat. Sebab mendidihnya darah, atau berubahnya warna wajah saat marah adalah sifat yang terjadi pada makhluk. Adapun Allah, maka marah-Nya tidak lazim harus seperti itu. Lantas bagaimana marahnya Allah? Hanya Allah–lah yang mengetahui bagaimana kaifiahnya. —————- >>> Menetapkan sifat marah bagi Allah sama dengan mengatakan bahwa Allah dipengaruhi oleh ciptaan, dan ciptaan yang menyebabkan peristiwa kemarahan-Nya, dll. Padahal Allah tidak terpengaruh oleh apa yang kita lakukan, atau oleh apa pun dalam ciptaan-Nya. Karena Dia tidak membutuhkan ciptaan dengan cara atau bentuk apapun. ——————- Untuk meluruskan kesalahpahaman ini kita bisa menjawabnya dari beberapa sisi: Pertama: Yang menetapkan sifat murka bagi Allah adalah Allah sendiri. Sedangkan kewajiban kita hanyalah menetapkan apa-apa yang telah Allah tetapkan untuk diri-Nya sendiri. Sebagai hamba-Nya tentu kita tidak boleh lancang sampai berani menolak ketetapan Allah atau menetapkan perkara yang tidak Ia tetapkan bagi diri-Nya Kedua: sifat murka adalah sifat ikhtiyariyah (pilihan) Allah. Artinya Allah tidak dipaksa oleh siapapun dalam hal ini. Semuanya terserah kepada kehendak Allah. Jika Ia menghendaki maka Ia akan murka kepada orang yang pantas untuk dimurkai, Sebagaimana Allah juga meridai hamba-Nya sesuai dengan kehendak dan iradah-nya. Jadi menetapkan sifat murka bagi Allah, tidak berarti mengtakan bahwa Allah bergantung kepada makhluk-Nya. Dengan demikian kita tidak perlu menakwil makna ghadhab dengan “kehendak menyiksa” atau “siksaan” atau takwil-takwil lain yang menyimpang dari makna lahirnya. —————- MAKSIAT kok didiamkan ??? kok TIDAK MARAH ?? .. apa gunanya mARAH yg diberikan Allah ??? ————— Abu Bakar ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Jika terjadi kemaksiatan dalam suatu kaum, tetapi mereka tidak memberantasnya, padahal mereka mampu melakukannya, maka dikhawatirkan Allah akan menurunkan siksa-Nya kepada mereka semua.” (HR Abu Dawud) sifat PENGECUT …. MUNAFIK … FASIK ———————– mengapa KAU DIAM saja …. melihat keMUNKARan ? … mengapa tidak kau GUNAKAN MARAHmu …. untuk membasmi KEMUNKARAN ??!!! ——————————— Abu Sa’id al-Khudri ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Pada hari kiamat, Allah akan bertanya kepada seseorang, “Apa yang menghalangimu untuk memberantas kemunkaran yang kamu lihat?” Lalu Allah mengajarkan jawabannya, “Ya Rabbi, saya mengharapkan pengampunan-Mu, dan sayat takut musibah yang akan menimpaku, atau hartaku.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah) —- Ada banyak teks ayat Alquran yang menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat marah / murka/ghadhab. Di antaranya adalah: ——————— QS. An-Nisa: 93 وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا “Dan barang siapa membunuh seorang beriman dengan sengaja, maka balasannya adalah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan adzab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa: 93) ——————— QS. Al-Baqarah: 90 Allah berfirman, فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَى غَضَبٍ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ “Dankarena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan, dan kepada orang-orang kafir ditimpakan azab yang pedih.” (QS. Al-Baqarah: 90) —————— Ketika menanggapi ayat ini, Imam Ibnu Katsir membawakanriwayat dari Abu ‘Aliyah. Beliau mengatakan, “Allahmurka kepada mereka lantaran mereka mengingkari Injil dan Isa. Kemudian mereka juga ingkar terhadap Muhammad dan Alquran.” ——————- QS. An-Nur: 9 ————– Allah berfirman, وَالْخَامِسَةَ أَنَّ غَضَبَ اللَّهِ عَلَيْهَا إِنْ كَانَ مِنَ الصَّادِقِينَ “Dan sumpah yang kelima bahwa kemurkaan Allah akan menimpanya (istri) jika suaminya termasuk orang yang berkata benar.” (QS. An-Nur: 9) Ada sekian banyak hadis yang menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat marah/murka/ghadhab. Di antaranya adalah: ——— Hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, إِنَّ اللهَ لَمَّا قَضَى الْخَلْقَ كَتَبَ عِنْدَهُ فَوْقَ عَرْشِهِ إِنَّ رَحْمَتِي سَبَقَتْ غَضَبِي “Sesungguhnya tatkala Allah menetapkan makhluk-Nya, Dia tulis di sisi-Nya di atas ‘arsy bahwa rahmat-Ku mendahului murka-Ku” (HR. Bukhari: 7422) ————— Hadis yang juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Ketika Rasulullah terluka dalam sebuah peperangan, beliau bersabda, اشْتَدَّ غَضَبُ اللهِ عَلَى قَوْمٍ فَعَلُوا بِنَبِيِّهِ يُشِيرُ إِلَى رَبَاعِيَتِهِ اشْتَدَّ غَضَبُ اللهِ عَلَى رَجُلٍ يَقْتُلُهُ رَسُولُ اللهِ فِي سَبِيلِ اللهِ “Allah sangat murka terhadap kaum yang memperlakukan nabinya seperti ini. Beliau menunjuk giginya yang patah. Kemudian beliau mengatakan, “Allah juga sangat murka terhadap orang yang dibunuh oleh nabi-Nya.”(HR. Bukhari: 4073 dan Muslim: 1793)

October 21, 2016 Edy Gojira 1

APA gunanya kita diberi Allah … MARAH?…. gunakan MARAH pada […]