Time eranya SUDAH GELAP … karena sudah MALAM yang GELAP PEKAT, manusia memakai “LAMPU” BUATAN manusia …. Menggantikan SINAR SURYA/ matahari BUATAN ALLAH SWT …. SUDAH waktunya untuk MENERUSKAN perjalanan ke TUJUAN tapi perjalanan ini TIDAK GRATIS … butuh biaya… butuh UANG agar sampai TUJUAN ….(E-GOJIRA DREAMs — SURGA tidak GRATIS/mudah/murah … butuh PAHALA lebih banyak dari DOSAnya) !!!!  <<<<<<<<< beberapa orang ikut dalam perjalanan untuk tujuan yang sama denganku, ….. siang hari yang terang penuh suka cita, lalu tiba di suatu perkampungan waktu sore hari … bus berhenti karena bus MOGOK ….lalu menurunkan semua penumpangnya, termasuk aku harus turun juga ……… AWALnya orang di perkampungan itu menyambut kami dengan baik-baik, KETIKA malam telah TIBA … orang-orang di perkampungan itu menyalakan LAMPU di RUMAHnya masing-masing dan di JALAN-JALAN di kampung itu … LALU tiba-tiba mereka BERUBAH jadi DOGs …. Lalu menggonggongi kami, bahkan ada beberapa DOGs, mengejar dan berusaha menggigit kami … kami bersama-sama berusaha MENJAUH dari kejaran ANJING …. Lalu bertemu seseorang di tepi JALAN, dan dia menunjukkan tempat yang bisa untuk meneruskan perjalanan ke TUJUAN kami … dan berbicara “untuk sampai ke tujuanmu itu TIDAK GRATIS harus bayar dengan “UANG“, tidak seperti perjalanananmu sebelumnya…. Dengan itu kamu TIDAK akan dikejar DOGs lagi” …. -------I wake-up from my deam …… THANKS ya ALLAH SWT, sudah diperlihatkan mimpi ini ……. AGAR aku tidak banyak SADness -------WALLAHUA’LAM ========================= ——–—————1.Allah berfirman, ﴾ Al Israa’:18 ﴿============Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.================﴾ Al Israa’:19 ﴿===============Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.==============﴾ Al Israa’:20 ﴿=================Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.===========﴾ Al Israa’:21 ﴿====================Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya.(Al Israa’ , 17 : 18 – 21)================2. “ Dan kehidupan Dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” ( Aali’Imraan , 3 : 185 )================3. “ Dan tiadalah kehidupan dunia melainkan kesenangan yang menipu. ” (Al Hadiid . 57 : 20)==========4. “ Dan barang siapa yang didunia ini buta ( hatinya ) maka diakhirat dia lebih buta dan sesat jalan.” ( Al Israa’ , 17 : 72 ) , “ Maka sesungguhnya bukan pandangan (mata) yang buta , tetapi yang buta adalah hati yang didalam dada.” (Al hajj , 22 : 46)===============5. “ Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia , padahal kehidupan dunia (dibandingkan ) kehidupan akhirat , hanyalah kesenangan yang sedikit.” (Ar ‘ radu ,13 : 26)=================6. “ Hai kaum-ku , hannya sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah kesenangan ( sementara ) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” ( Al Mu’min , 40 : 39 ) , “ Hai manusia , sesungguhnya janji Allah itu benar , maka janganlah kamu sekali-kali tertipu oleh kehidupan dunia , dan janganlah kamu sekali-kali terpedaya tentang Allah oleh yang memperdayakan ( setan ) “ (Faathir , 35 : 5-6)=======================7. “ Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain permainan dan senda gurau belaka , dan sungguh negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka apakah kamu tidak memahami-nya ? “ (Al An’aam, 6 : 32, Muhammad,47 : 36)===================8. “ Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri Akhirat itu adalah kehidupan yang sebenarnya kalau mereka mengetahui.” (Al‘Ankabuut , 29 : 64)=====================9. “ Harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup didunia , dan amal saleh yang kekal adalah sebaik-baik pahala disisi Tuhan-mu dan sebaik-baik cita-cita.” (Al Kahfi , 18 : 46) , “ Dan sungguh pahala akhirat lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa.” (Yuusuf , 12 : 57) , “ Dan sungguh negeri akhirat itu adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa , maka tidakkah kamu berfikir ? (Yusuuf, 12 : 109)==================10. Kebanyakan Manusia Cinta Kepada Kehidupan Dunia.=============(Insya’alloh kita terbimbing bukan termasuk diantaranya.)=============a.“ Dan Kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebih – lebihan . “ (Al Fajr , 89 : 20)===============b “ S.esungguhnya manusia sangat ingkar kepada ( nikmat ) Tuhan-nya. Dan sesungguhnya ( manusia ) atas yang demikian adalah menyaksikan. Sesung – guhnya dia sangat cinta kepada harta benda ( tamak ) “( Al ‘ Aadiyaat , 100 : 6 – 8 – 11 ) ,==============c.“ Sebenarnyalah , sesungguhnya manusia suka melampui batas , karena meman -dang dirinya kaya. ( Serba cukup )”( Al ‘ Alaq , 96 : 6 – 7)===================d.“ Dan kalau Allah melapangkan rezeki bagi hamba-hamba-Nya , niscaya mereka melampui batas dibumi. “ (Asy-Syuuraa , 42 : 27)=======================e. “ Adapun orang yang melampui batas , dan lebih mengutamakan kehidupan dunia , maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal ( nya ). Dan adapun orang-orang yang takut kepada Kebesaran Tuhan – nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya , maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal ( nya ) “ (An nazi’at , 79 : 37-41)==================f. 1. “ Dan dihiasi kehidupan manusia itu dengan kecintaan dan kecenderungan kepada wanita – wanita , anak keturunan , harta yang berlimpah dari emas , perak dan kuda tunggangan yang bagus , binatang ternak dan sawah ladang . Itu semua adalah kesenangan hidup didunia , sedangkan disisi Allah – lah tempat kembali yang lebih baik (surga ) (Ali’Imraan , 3 : 14 ) ,===================f.2.“ Sebenarnya kamu ( hai manusia ) mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan ( kehidupan ) akhirat “ ( Al QIYAMAH, 75 : 20 – 21 , Al Baqarah , 2 : 86 ) ( Sifat/perilaku umum manusia , dan bukanlah sifat / perilaku manusia calon penghuni surga ) ,=========================f.3. Katakanlah , “ Jika bapak-bapak-mu , anak-anak-mu , saudara-saudara -mu , istri-istri-mu , kaum keluarga-mu , harta kekayaan yang kamu peroleh , perniagaan yang kamu kawatirkan merugi , dan tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan (dari ) berjihad di jalan – Nya , maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak menunjuki kaum yang fasik.” (At Taubah , 9 : 24)====================g. “ Hai orang yang beriman janganlah harta-mu dan anak-anak-mu melalaikan kamu dari mengingat Allah . dan barang siapa yang berbuat demikian , mereka itulah orang-orang yang rugi.” ( Al Munaafiquun , 63 : 9) , (QS.24 : 37 > < QS.102 : 1 – 8 )======================= wallahua'lam

March 13, 2022 Edy Gojira 0

SUDAH waktunya untuk “MENERUSKAN perjalanan ke TUJUAN” tapi perjalanan ini […]

BANYAK orang me-REMEH-kan siksaan NERAKA karena BELUM pernah diperlihatkan & mengalami SIKSAAN “KASAR dan KERAS”nya MALAIKAT penyiksa. …….. QS. At-Tahrim Ayat 6. —Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.—–================ Dari Hudzaifah bin al Yaman radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah mengenai kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau mengenai keburukan.”—–Hudzaifah melanjutkan, “Wahai Rasulullah, apakah setelah kebaikan yang Allah berikan kepada kita ini, akan muncul keburukan setelahnya seperti masa-masa sebelumnya?”———Rasul menjawab, “Benar!”Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu bagaimana caranya selamat dari hal tersebut?”—-Beliau menegaskan, “Dengan pedang!”—Hudzaifah melayangkan pertanyaan kembali, “Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan terjadi?”——Rasul menjelaskan, “Jika Allah mempunyai —KHALIFAH— di muka bumi, lalu dia memukul punggung dan mengambil hartamu, maka taatilah dia. Jika tidak begitu, maka matilah engkau dalam keadaan menggigit akar pohon (tidak taat dan pergi menyepi).”——–Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu apa yang akan terjadi?”—–Rasul menjawab, “Akan muncul DAJJAL dengan membawa SUNGAI dan API. Siapa yang jatuh ke dalam apinya, maka ia akan mendapatkan pahala dan akan dihapus dosanya. Dan siapa yang jatuh ke dalam sungainya, maka ia akan mendapat dosa dan digugurkan pahalanya.”—-Hudzaifah bertanya kembali, “Lalu apa lagi?”—–Rasul menyebutkan, “KIAMAT akan terjadi.”==————————— Hadits Hudzaifah: Nabi bersabda: “Ya”, Dai – dai yang mengajak ke pintu Neraka Jahanam. Barang siapa yang mengikutinya, maka akan dilemparkan ke dalamnya. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, berikan ciri-ciri mereka kepadaku. Beliau bersabda: “Mereka mempunyai kulit seperti kita dan berbahasa dengan bahasa kita”. Aku bertanya: Apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku menemuinya? Beliau bersabda: “Berpegang teguhlah pada Jama’ah Muslimin dan imamnya”. Aku bertanya: “Bagaimana jika tidak ada jama’ah maupun imamnya?” Beliau bersabda: “Hindarilah semua firqah itu, walaupun dengan menggigit pokok pohon hingga maut menjemputmu sedangkan engkau dalam keadaan seperti itu”. (Riwayat Bukhari VI615-616, XIII/35. Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no. 3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10. Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399) ————====== Tanda MUKMIN paling rendah oleh Allah = melakukan JIHAD HATI,=========== HATInya diberi FURQON oleh ALLAH sehingga bisa membedakan benar dan salah. —————- BUKAN menyalahkan yang BENAR atau membenarkan yg jelas salah = TIDAK BUTA QALBU/taklid buta. ———————————–MUKMIN itu = …. ” berjihad kepada mereka dengan tangannya, maka dia mukmin, barangsiapa yang berjihad kepada mereka dengan lisannya maka dia mukmin, barangsiapa yang berjihad kepada mereka dengan hatinya maka dia mukmin, dan tiada keimanan setelah itu meskipun seberat dzarrah. HR. Muslim=========MUKMIN = tidak mengerjakan BID’AH …. bukan MUNAFIK …. “mereka mengatakan sesuatu yang tidak diamalkan dan mengamalkan apa yang tidak diperintahkan” HR. Muslim=========— Nabi bersabda: “Tiada seorang Nabi pun yang diutus sebelumku, kecuali mempunyai beberapa hawari (pengikut setia) dan sahabat dari umatnya yang selalu memegang sunnahnya dan melaksanakan perintahnya. Kemudian setelah mereka muncul beberapa generasi pengganti, mereka mengatakan sesuatu yang tidak diamalkan dan mengamalkan apa yang tidak diperintahkan. Barangsiapa yang berjihad kepada mereka dengan tangannya, maka dia mukmin, barangsiapa yang berjihad kepada mereka dengan lisannya maka dia mukmin, barangsiapa yang berjihad kepada mereka dengan hatinya maka dia mukmin, dan tiada keimanan setelah itu meskipun seberat dzarrah.” (HR. Muslim)——————————–Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. Rasulullah saw bersabda,“Seutama-utama jihad adalah kalimat yang adil di hadapan pemimpin atau penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud)——– wallahua’lam

May 1, 2021 Edy Gojira 5

BANYAK orang me-REMEH-kan siksaan NERAKA karena BELUM pernah diperlihatkan & […]

Dibalik PERIH, PEDIH, PAINs, …. Semua KEHENDAK dan KARENA ALLAH saja. ======== ===== wallahua’lam =========== Tidak semudah berKATA-KATA ….. merasakan PEDIH.. ….. ya sudahlah KUJALANI, kesimpulanku. =================Kurasakan NO HOPE … HOPEless … just DREAM .. ya bisaku, punyaku hanya itu … yang sangat berharga bagiku …. Mimpiku…… pengurang rasa PEDIHku …. BAHKAN mimpipun sulit nyata…. Ya sudahlah, kesimpulanku.===================Manusia minimalis/ sederhana … dan aku menyukai itu …. Sederhana, menyederhanakan kesimpulan hidupku … yg kurasakan dan alami, .. diuji hati … miss …. Bertepuk sebelah … tetap miss …. Never ending … until now … tomorrow …… what happened to me ? …. Hanya bisa menyederhanakan kesimpulan pikiranku …. Ini the SIGN .. TANDA …. My dream adalah BENAR dan BAIK, …. My future life adalah AKAN nyata terjadi …. Will of Allah saja ….. ya begitulah kesimpulanku ….=======================WAITING for many years …. Dan sekarang NYATA …. Seharusnya aku bersyukur bisa melihatnya .. WALAU hanya melihatnya ….. hanya bisa kulihat saja …. Begitu JAUH kurasakan …..=====================UJIAN tanpa henti ….. “bleeding heart” and “body” … physic dan non physic …. Kadang kusimpulkan …. Hanya bisa berkata WHY? ….. jika belum nyata kulihat dg mata kepalaku .. MUNGKIN aku sendiri sering bertanya padaku sendiri .. BENARkah akan terjadi ? why always miss? Untuk apa miss ini ? untuk apa love ini ???? jika hanya sekedar mimpiku saja ?? hanya aku yg miss?? … why miss-ku never ending ? why love-ku never ending? Miss satu tangan … miss sebelah tangan … love sebelah tangan .. ya kadang kupikir LUCU ….. kutertawakan diriku sendiri ….. ya begitulah kesimpulanku …. ========== Tanpa tahu sebab MISS-ku never ending .. love-ku never ending …… hanya mudahnya kusimpulkan WILL of Allah saja .. PEMBERIAN ALLAH …… REZEKI bleeding heart … rezeki BLEEDING my body … tetap REZEKIku … tetap kusyukuri …. Berusaha tetap kupahami semua pemberian INI adalah BAIK untukku …. Miss satu tangan .. love satu tangan … ya karena itu yg bisa KUPEROLEH ….. yang kudapatkan = REZEKI-ku ==================REZEKI pedihku, perihku, my PAINS ….. tetap bersyukur bisa kurasakan sekali … bleeding heart dan bleeding my body ….. bisa kurasakan … kemarin …. sekarang .. besok (maybe)… bisaku hanya terDIAM saja …… tidak mudah mengeluarkan KATA-KATA … kALIMAT … hanya merasakan bleeding PERIHnya ……. PEDIHnya ….. kesimpulanku …. TANPA TAHU BATASnya, kapan akan berakhir …. ======= HIDUP ….. = UJIAN … “tidak ada UJIAN Nikmat di dunia” ,… “TIDAK ada ujian ISTIDRAJ” …..bagi orang BERIMAN …..—================ -ujian orang beriman = KECELAKAAN, KEMISKINAN, KEGUNDAHAN, KESEDIHAN, KESAKITAN, DUKA CITA, ….. utk mengHAPUS DOSA ======== “Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu.” (HR. Bukhari)============ “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang baik maka ditimpakan musibah (ujian) kepadanya.” (HR. Bukhari) ========= Dari Mush’ab bin Sa’d dari Ayahnya Sa’d bin Abu Waqash dia berkata, Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling keras cobaannya?” beliau menjawab: “Para Nabi, kemudian kalangan selanjutnya (yang lebih utama) dan selanjutnya. Seorang hamba akan diuji sesuai kadar agamanya (keimanannya). Jika keimanannya kuat maka cobaannya pun akan semakin berat. Jika keimanannya lemah maka ia akan diuji sesuai dengan kadar imannya. Tidaklah cobaan ini akan diangkat dari seorang hamba hingga Allah membiarkan mereka berjalan di muka bumi dengan tanpa dosa.” (HR. Ibnu Majah) ===== wallahua’lam

April 6, 2021 Edy Gojira 2

……. Dibalik PERIH, PEDIH, PAINs, …. Semua KEHENDAK dan KARENA […]

yang tersisa ….. broken notes (KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan bagi-ku) ————– lesu …..sedih ….sadness …… ingat HADITS nabi SAW. —————- “Demi Allah, tidaklah kehidupan dunia dibandingkan akhirat melainkan hanya seperti salah satu dari kalian mencelupkan tangannya ke dalam lautan, maka silakan dilihat apa yang dibawa oleh jarinya”. (HR. Muslim) ========== “BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI AKHIRAT, MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KECUKUPAN DALAM HATINYA, DIA AKAN MENYATUKAN KEINGINANNYA YANG TERCERAI BERAI, DUNIA PUN AKAN DIA PEROLEH DAN TUNDUK HINA PADANYA. BARANGSIAPA YANG NIATNYA ADALAH UNTUK MENGGAPAI DUNIA, MAKA ALLAH AKAN MENJADIKAN DIA TIDAK PERNAH MERASA CUKUP, AKAN MENCERAI BERAIKAN KEINGINANNYA, DUNIA PUN TIDAK DIA PEROLEH KECUALI YANG TELAH DITETAPKAN BAGINYA.” (HR. TIRMIDZI) ——- CARA MEMBANGUN “RUMAH DI SURGA/KAMPUNG AKHIRAT/JANNAH” … … —– DG BERUSAHA KE ARAH KEHIDUPAN AKHIRAT {AL ISRAA’:19} ——- DG SUNGGUH-SUNGGUH DAN DALAM GOLONGAN MUKMIN —— ﴾ AL ISRAA’:19 ﴿ =========== MIMPI BAIK dan BENAR ….. benar akan terbukti …… atau .. sudah terbukti di dunia …. Atau akan terbukti kebenarannya setelah MATI =========== MIMPI yang BAIK & BENAR .. pada MUKMIN (mukminin & mukminat) …….. diperlihatkan oleh Allah kepadanya … (sebelum event penenggelaman/pembenaman) ….=========Mimpi baik seorang mukmin merupakan khabar gembira bagi amal-amal baiknya dan merupakan sebahagian tanda dekatnya kiamat/assaah.malapetaka/awal tanda kiamat PENENGGELAMAN/pembenaman ke dalam bumi. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa mimpi seorang mukmin di akhir zaman, sedikit sekali yang bohong atau terjadi dari syaitan.==========>>>>>>> Hal itu akan terjadi ketika menjelang Kiamat/ malapetaka besar, kebanyakan ilmu (agama) diambil dan syari’at Islam telah terhapus dengan sebab fitnah dan banyaknya pembunuhan. Manusia seperti berada di zaman fathrah (zaman di antara dua Nabi), mereka membutuhkan seorang mujaddid dan pemberi pengingatan dalam masalah agama yang telah terhapus, sebagaimana umat terdahulu diingatkan oleh para Nabi. Akan tetapi, Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Nabi terakhir dan kenabian berakhir pada umat ini maka mereka digantikan dengan orang yang bermimpi dengan mimpi yang benar, yang merupakan bagian dari kenabian dengan membawa kabar gembira dan peringatan.=======>>>>>>bisa juga Hal itu terjadi ketika jumlah orang-orang yang beriman sedikit, sementara kekufuran, kebodohan, dan kefasikan menimpa orang-orang yang ada. Sehingga seorang mukmin merasa kesepian, lalu diberikan pertolongan dengan mimpi yang benar sebagai penghormatan dan penghibur baginya. =============wallahua’lam………..Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mimpinya orang muslim adalah yang dia lihat, atau yang diperlihatkan kepadanya. Dan di dalam Hadits Ibnu Mushir; “Mimpi yang baik adalah bagian dari empat puluh enam kenabian.” (HR Muslim) …………. hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak tersisa dari kenabian, kecuali peringatan peringatan.” Mereka bertanya, “Apa peringatan peringatan itu?” Rasulullah SAW menjawab, “ Mimpi yang baik atau benar.”(HR Bukhari) ………………………Rasulullah SAW bersabda,” Jika zaman itu telah dekat (kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan.” (HR Muslim) …………….. wallahua’lam ====

March 21, 2021 Edy Gojira 3

……….. hanya karena …..KEHENDAK ALLAH SWT saja ….. keAJAIBan dari […]

PERBUATAN-PERBUATAN SYIRIK yg tersebar di masyarakat sebelum KIAMAT/ MALAPETAKA BESAR bagi semua penduduk BUMI ——————– “Tidak akan terjadi hari KIAMAT sampai beberapa qabilah (suku/kelompok) dari umatku bergabung dengan orang-orang MUSYRIK dan sampai mereka MENYEMBAH “berhala” (segala sesuatu yang disembah selain Allâh)” Hadits shahih riwayat Abu Dâwud no. 4252, at-Tirmidzi no. 2219 dan Ibnu Mâjah no. 3952. ——————— “Sungguh perbuatan syirik dan pelanggaran tauhid sering terjadi dan banyak tersebar di masyarakat kita!”, mungkin orang-orang akan keheranan dan bertanya-tanya: “Benarkah itu? Mana buktinya?”. ————————- Tapi kalau sumber beritanya berasal dari firman Allâh Azza wa Jalla dalam al-Qur’ân, masihkah ada yang meragukan kebenarannya?. Simaklah, Allâh Azza wa Jalla berfirman: وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُم بِاللَّهِ إِلَّا وَهُم مُّشْرِكُونَ ” Dan sebagian besar manusia tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan-Nya (dengan sembahan-sembahan lain)”. [Yûsuf/12:106] —————– Semakna dengan ayat di atas, Allâh Azza wa Jalla juga berfirman: وَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ “Dan sebagian besar manusia tidak beriman (dengan iman yang benar) walaupun kamu sangat menginginkannya” [Yûsuf/12:103] ——————————- Ketauhidan manusia pada zaman Rasulullah SAW tidaklah sama dengan ketauhidan manusia di zaman sekarang. Ketauhidan manusia pada zaman sekarang sudah banyak yang melenceng dari syariat agama islam, kurang mendalami ilmu agama dan otomatis keimanannya juga lemah. Berbeda dengan zaman Rasulullah SAW, pada zaman Rasulullah SAW ketauhidan manusia pada saat itu masih asli, masih bagus, dan bersifat praktikal, sehingga terhindar dari perbuatan-perbuatan yang menyesatkan. Ketika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan lansung kepada Nabi Muhammad SAW. Lalu bagaimana dengan dengan kita yang hidup pada zaman sekarang, apakah kita bisa bertanya lansung kepada rasulullah SAW ketika ada masalah. Hal itu tidak mungkin karena Rasulullah telah wafat , namun kita bisa mengamalkan sunah rasul dan Al-qur’annul karim sebagai pedoman hidup manusia, ———————— Salah satu bentuk penyimpangan terhadap ketauhidan manusia terhadap sang pencipta ialah syirik. Kenapa saya memilih syirik dalam makalah observasi lapangan ini. Karena perbuatan syirik merupakan dosa terbesar dalam agama islam. Dewasa ini perbuatan syirik atau menyekutukan Allah ini seperti perbuatan biasa dan seperti perbuatan yang lumrah bagi manusia pada masa sekarang, ini terbukti dengan masih adanya budaya sesajen, pesugihan, meminta keberuntungan kekuburan, meminta kekayaan kegunung kawi dan masih banyak lagi. Dalam pandangan islam ini bukan merupakan hal sepele dan sangat fatal dampaknya. Sesuai dengan firman Allah SWT ———– ”Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (Qs. Anisa : 48) —————- <<< Pernyataan ayat diatas sangat mengancam manusia untuk meninggalkan perbuatan syirik itu. ---------- Surat Al A'raf ayat 172 menjelaskan bahwa setiap bayi yang akan dilahirkan ke dunia, oleh Allah SWT sudah dimintai kesaksian tentang ketuhanan Allah SWT dengan pertanyaan, ---------- ''Bukankah Aku ini Tuhanmu?'' Setiap janin yang hendak menjadi manusia ini pun menjawab, ''Tentu saja kami menjadi saksi.'' Untuk apa Allah SWT meminta kesaksian seperti itu? Agar kelak di hari kiamat tidak ada orang (yang menyembah selain Allah SWT) berargumen bahwa mereka tidak tahu tentang ketuhanan dan keesaan Allah SWT.----------- Dalam sebuah hadits riwayat Al Hakim, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap bayi yang terlahir --dari dua orang tua Muslim maupun kafir-- itu berada dalam kondisi Muslim. Hanya apakah si anak itu tetap sebagai Muslim atau berubah menjadi musyrik atau kafir, itu tergantung agama yang diajarkan kedua orang tuanya. ------------------ <<< Setiap orang tua Muslim memiliki tugas utama dan pertama untuk menjaga akidah diri dan anak keturunannya istiqamah pada akidah yang mengesakan Allah SWT. Saat ini, tugas tersebut menjadi bertambah wajib untuk ditunaikan, karena semakin banyak pihak yang berkeinginan untuk menyeret kaum Muslim pindah agama dan keyakinan. --------- <<< Gerakan pemurtadan yang dilakukan dengan iming-iming yang menggiurkan adalah salah satu aktivitas yang terus menggoda akidah umat Islam. Selain itu juga ada paham pluralisme agama yang mengaburkan nilai-nilai kebenaran Islam. Semua agama dianggap sama.--------- Sahabat Ismail bin Umayah pernah meminta nasihat kepada Rasulullah SAW. Beliau memberinya nasihat singkat dengan mengingatkan, ''Janganlah kamu menjadi manusia musyrik, menyekutukan Allah SWT dengan sesuatupun, meski kamu harus menerima risiko kematian dengan cara dibakar hidup-hidup atau tubuh kamu dibelah dua. '' (HR Ibnu Majah).------------- Nasihat Rasulullah SAW itu tentu terkait dengan peringatan Allah SWT bahwa dosa syirik akan menghanguskan segala kebajikan dan merupakan dosa tak terampuni. Allah SWT berfirman, ''Jika kamu mempersekutukan Allah SWT niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.'' (QS Az Zumar:65). Di ayat yang lain Allah SWT berfirman, ''Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.'' (QS An Nisa 48). Semua keterangan tersebut terkait dengan syirik kufur, yakni orang yang menyembah kepada selain Allah SWT. -------------------- ---------------Tauhid adalah kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ada juga definisi yang lain, yaitu konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah. Mengamalkan tauhid merupakan konsekuensi dari kalimat syahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim. Kalimat tauhid Laa ilaaha illallah (tiada ilah selain Allah) artinya secara esoterik maupun aplikatif adalah tiada sesuatupun yang diikuti aturannya, dijauhi larangannya atau diibadati (diabdi/disembah) selain Allah. Orang yang bertauhid disebut orang yang beriman (orang mukmin). Lawan dari tauhid adalah syirik. Syirik menurut bahasa artinya bersekutu atau berserikat. Sedangkan syirik menurut istilah artinya menjadikan sekutu bagi Allah, baik dalam Zat-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya, maupun dalam ketaatan yang seharusnya ditujukan hanya untuk Allah semata. Dan orang yang berbuat syirik disebut orang musyrik (ada dua golongan). Sudah menjadi Sunnatullah bahwa pertentangan antara tauhid vs syirik atau orang mukmin vs orang musyrik akan selalu ada di segala zaman. -------- Semua rasul dari Nabi Adam 'alaihis salam hingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus Allah dengan misi yang sama yaitu menyeru umatnya agar mereka mentaati 3 (tiga) prinsip ajaran tauhid sebagai berikut: Beribadah (menyembah/mengabdi) kepada Allah-- • Meninggalkan perbuatan syirik---- • Menjauhi thaghut-------- Hal tersebut sebagaimana firman-Nya Subhanahu Wa Ta'ala:------- Ibadatilah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun... (QS. An-Nisa: 36)------- Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada (rasul-rasul) yang sebelummu: "Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalanmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. Karena itu, maka hendaklah Allah saja yang kamu ibadati..." (QS. Az-Zumar: 65-66)------ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Ibadatilah Allah (saja) dan jauhilah thaghut."... (QS. An-Nahl: 36)----- Perbuatan syirik merupakan kezaliman yang besar berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:-- Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)------------ Ada 3 (tiga) sebab munculnya perilaku syirik, yaitu sebagai berikut:--- Al jahlu (kebodohan) ---- • Dhai’ful iman (lemahnya iman) ---- • Taqlid (ikut-ikutan secara membabi-buta)--------- Barangsiapa yang berbuat syirik maka hapuslah pahala segala amal perbuatannya, berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:--- Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada (rasul-rasul) yang sebelummu: "Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalanmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Az-Zumar: 65)----- ...Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-An'am: 88)--- Barangsiapa yang berbuat syirik maka dia telah berbuat dosa yang besar dan dosanya itu tidak akan diampuni, berdasarkan firman AllahSubhanahu Wa Ta'ala:-------- Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An-Nisa: 48)------------ Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisa: 116)---------- Barangsiapa yang berbuat syirik maka Allah mengharamkan surga kepadanya, dan tempatnya adalah neraka, berdasarkan firman-NyaSubhanahu Wa Ta'ala:---------- ...Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim (musyrik) itu seorang penolongpun. (QS. Al-Maidah: 72)--------- Orang-orang beriman tidak boleh memintakan ampun bagi orang-orang musyrik meskipun anggota keluarga sendiri, berdasarkan firman AllahSubhanahu Wa Ta'ala:------- Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam. (QS. At-Taubah: 113)------- Orang-orang musyrik itu halal darah dan hartanya, bahkan Allah memerintahkan untuk membunuh mereka di mana saja menjumpai mereka, kecuali mereka bertaubat, berdasarkan firman-Nya Subhanahu Wa Ta’ala:--- ...bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan... (QS. At-Taubah: 5)--------- Demikian juga Nabi Musa 'alaihis salam dulu memerintahkan kaumnya agar membunuh orang-orang musyrik di antara mereka yang terlibat penyembahan patung anak lembu yang terbuat dari emas, akan tetapi dibunuhnya mereka dalam hal ini justru sebagai bentuk taubat mereka kepada Allah, sebagaimana firman-Nya Subhanahu Wa Ta’ala: Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada sang Pencipta yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi sang Pencipta yang menjadikan kamu; maka Dia akan menerima taubatmu... (QS. Al-Baqarah: 54)---------- Khusus para pelaku syirik dari golongan Yahudi dan Nasrani, Allah menamakan mereka ahli kitab (bukan orang musyrik) dan memerintahkan untuk memerangi mereka sampai mereka membayar jizyah, yaitu pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka, berdasarkan firman-Nya Subhanahu Wa Ta’ala:---------- Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (QS. At-Taubah: 29)--------

September 27, 2017 Edy Gojira 2

PERBUATAN-PERBUATAN SYIRIK yg tersebar di masyarakat sebelum KIAMAT/ MALAPETAKA BESAR […]