Loading
Sedikit Rezeki | EP Artikel-Edy Gojira - Part 3

TIDAK ada ujian ISTIDRAJ …..bagi orang BERIMAN --------------------------------------- orang ke SURGA .... banyak dari golongan orang MISKIN... kenapa ??? ------------------------ ——-ujian orang beriman = KECELAKAAN, KEMISKINAN, KEGUNDAHAN, KESEDIHAN, KESAKITAN, DUKA CITA, ….. utk mengHAPUS DOSA —————————————————————- “Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu.” (HR. Bukhari) ------------------------ orang MISKIN sudah SUSAH hidupnya di DUNIA ... beda dg orang KAYA/banyak UANG/banyak HARTA ... yg bisa MEMBELI DOSA ... membeli jalan ke NERAKA .. dg UANGnya... dg mudah !!! ------------------------- PAHAMILAH .. mengapa RASUL berdoa ingin dijadikan golongan orang MISKIN ???? ------------------------- mereka berkata: “KAMI telah “BERIMAN” …. apakah TIDAK di UJI ?? ————– <<<<<<< Ujian = “keburukan …. dan … kebaikan” >>>>>>>>>>>> ————————- ﴾ Al Anbiyaa:35 ﴿Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan MENGUJI kamu {وَنَبْلُوكُم} dengan KEBURUKAN {بِٱلشَّرِّ} dan KEBAIKAN {وَٱلْخَيْرِ} sebagai COBAAN {cobaan/FITNAH/ فِتْنَةً}. Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ ﴿الأنبياء:٣٥﴾ ————————– Ayat di atas menetapkan bahwa ujian yang Allah berikan kepada para hamba-Nya mencakup dua hal: ————————– Pertama, ujian yang bernama keburukan, yaitu kemudharatan dunia dan segala sesuatu yang tidak menyenangkan. Seperti, penyakit, kemiskinan, kesulitan hidup, bencana alam, dan lain sebagainya. —————————– Kedua, ujian yang bernama kebaikan, yaitu segala kenikmatan dunia, seperti kelapangan rizki dan kemapanan ekonomi, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, jabatan dan kekuasaan, dan lain-lain. ……………………………………………… ------------------------------ Rasulalloh dalam doanya mengatakan: “Ya Allah hidupkanlah saya keadaan miskin dan matikan saya keadaan miskin dan kumpulkanlah saya dalam golongsn orang-orang miskin”. [Hadist Sunan Ibni Majah No. 4126 Kitabulzuhdi] ---------------------------------------------------- Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اطلعت في الجنة، فرأيت أكثر أهلها الفقراء “Saya pernah melihat surga, aku lihat kebanyakan penduduknya adalah orang miskin.” (HR. Bukhari dan Muslim) ----------------------------------------------- Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim) ---------------------------------- Orang-orang fakir-miskin akan memasuki surga lima ratus tahun, sebelum orang-orang kaya memasukinya. (HR. Tirmidzi dan Ahmad) ------------------------

June 23, 2016 Edy Gojira 2

TIDAK ada ujian ISTIDRAJ …..bagi orang BERIMAN --------------------------------------- orang ke [...]

maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya mengerjakan SHALAT … ” tapi” …. NIAT-nya {“tidak riya”} dan lihat “GUNA/imbas”-nya setelah shalat…. masih MAKSIAT/KEJI/Munkar ??… Shalat hanya dapat PAYAH dan LETIH !!!?? ………………… Rasulullah menegaskan, ”Barang siapa yang SHALATnya TIDAK dapat MENCEGAH perbuatan KEJI dan MUNKAR, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin JAUH dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad). ………………………….. Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Akan datang pada manusia (umat Muhammad) suatu zaman, banyak orang yang merasakan dirinya SHALAT, padahal mereka sebenarnya TIDAK shalat.” (HR Ahmad} ………………………….. Rasulullah menyatakan, ”Berapa BANYAK ORANG yang SHALAT, keuntungan yang diperoleh hanyalah PAYAH dan LETIH.” (HR Ibnu Majah). ……………………………. SUDAH “mengerjakan” SHALAT ….. tapi … masih CELAKA {Al Maa’uun:4} …. apa sebabnya ??? —————————– ﴾ Al Baqarah:3 ﴿ (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang MENDIRIKAN {dan mereka mendirikan/ وَيُقِيمُونَ} SHALAT, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. ﴾ Al Baqarah:43 ﴿ Dan DIRIKANLAH {dan dirikan olehmu/ وَأَقِيمُوا۟} SHALAT, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. ﴾ Al Baqarah:110 ﴿ Dan DIRIKANLAH {وَأَقِيمُوا۟} SHALAT dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. ……………………….. ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka keCELAKAanlah {فَوَيْلٌ} bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang LALAI {سَاهُونَ} dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya {يُرَآءُونَ}, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka enggan {وَيَمْنَعُونَ} menolong {memberi PERTOLONGAN/ ٱلْمَاعُونَ) …………………

June 22, 2016 Edy Gojira 4

>> maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya [...]

orang BERIMAN/ Mukmin … menerima SEMUA takdir BAIK dan BURUK .................................... <<< segala sesuatu itu TERJADI dengan TAKDIR Allah. Segala yang terjadi dalam alam wujud ini, ....................................... BAIK atau BURUK, semuanya dengan takdir dan ketentuan serta kehendak Allah. Karena tidak ada Rabb selain Allah dan tidak ada yang mengatur segala sesuatu bersama-Nya. >>> -------------------------------------------------------- Menjelang wafat, Abu Hurairah tampak menangis. Orang-orang di sekitarnya lalu bertanya sebab ia menangis, apakah karena takut mati. Abu Hurairah menjawab, “Tidak, saya menangis karena saya TAHU akan menghadapi perjalanan yang sangat jauh namun perbekalan saya sangatlah sedikit.” ................................................ Ketika sakit menjelang wafat, Abu Hurairah sempat menangis. Ketika ditanya, beliau berkata, “Aku menangis bukan karena memikirkan dunia, melainkan karena membayangkan jauhnya perjalanan menuju negeri akhirat. Aku harus menghadap Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Aku tak tahu, perjalananku ke sorga tempat keNIKMATan atau ke neraka tempat penDERITAan.?” Lalu Abu Hurairah berdo’a: “Ya Allah, aku merindukan pertemuan dengan-Mu, kiranya Engkau pun berkenan menerimaku. Segerakanlah pertemuan ini”! Tak lama kemudian, Abu Hurairah berpulang ke rahmatullah. ……………………………………………….. sahabat Umar bin Khattab radhiallahu’anhu, sahabat Nabi yang alim lagi mulia dan stempel surga sudah diraihnya, beliau tetap berkata: “Andai terdengar suara dari langit yang berkata: ‘Wahai manusia, kalian semua sudah dijamin pasti masuk surga kecuali satu orang saja’. Sungguh aku khawatir satu orang itu adalah aku” (HR. Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 138) …………………………………………….. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak ada satu jiwapun dari kalian melainkan telah diketahui tempatnya, baik di surga atau di neraka.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, lalu untuk apa kita beramal? Mengapa kita tidak pasrah saja?” Beliau menjawab, “Tidak, tapi beramallah! Karena setiap orang telah dimudahkan kepada apa yang telah ditakdirkan untuknya.” (HR: Bukhari, (VII/212) dan Muslim, (VIII/47, no. 2647). …………………………………………………. BERBEDA … dg orang yg TIDAK PAHAM ….. apalagi MUNAFIK/FASIK yg selalu berharap SURGA ….. dg AMAL …. yg begitu KECIL ......................... ……..>>>> *) Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (Ibnu Majah, Ahmad, dan ath-Thabrani), Syaddad bin Aus mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “ORANG PINTAR ialah orang yang mau mengoreksi dirinya sendiri dan BERAMAL untuk kepentingan akhirat nanti. Dan ORANG LEMAH ialah orang yang mengikuti HAWA NAFSUNYA, tetapi “BERHARAP-HARAP terhadap Allah (=selalu minta/berdoa/berharap pada Allah utk MASUk SURGA … dg amalanya yg masih SEDIKIT, DOSA banyak)”. <<<<<<< ………………………………………………… ( HR.MUSLIM No:4991 ) Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:Bahwa Rasulullah bersabda: Sesungguhnya akan datang seorang lelaki besar gemuk pada hari kiamat yang berat amalnya di sisi Allah tidak seberat SAYAP seekor NYAMUK sekalipun. Bacalah oleh kalian: Maka Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat. ................................................ >﴾ Al A’raf:51 ﴿ <<< didunia amalan sehari-hari HANYA bermain dan KETAWA saja (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai MAIN-MAIN DAN SENDA GURAU, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami MELUPAKAN MEREKA sebagaimana MEREKA MELUPAKAN pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu MENGINGKARI ayat-ayat Kami ……………………………………. …………………….mereka MENGIRA akan masuka SURGA??? …………. ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ ….<<< belum/tidak diuji dg malapetaka, kesengsaraan, sudah “MENGIRA” masuk surga??...................... Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ------------------------------------- ﴾ Ali Imran:142 ﴿ …..<<< belum/tidak diUJI dengan Jihad dan SABAR, sudah “MENGIRA” masuk surga??.................... Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. <<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

June 22, 2016 Edy Gojira 2

orang BERIMAN/ Mukmin … menerima SEMUA ....  takdir BAIK dan [...]

JANGAN sekalipun melakukan keMUSYRIKan ..... dan ... keKAFIRAN ----------------------------------------------------------- >> orang yg ditakdirkan Allah ke SURGA = akan diMUDAHkan beramal ke SURGA..................... >> orang yg ditakdirkan Allah ke NERAKA= akan diMUDAHkan beramal ke NERAKA.................... SURGA – NERAKA SESEORANG …. sudah DiTENTUkan Allah (TAKDIR Allah) ----------------------------------------------------------- <<< Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni surga dan orang yang akan menjadi penghuni neraka? Rasulullah saw. menjawab: Ya. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi UNTUK APA ORANG-ORANG HARUS BERAMAL? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA. (Shahih Muslim No.4789) >>> ............................... JAUHI ...... HINDARI ........ DOSA-DOSA BESAR ….. dan ….DOSA tidak terampuni oleh Allah/ SYIRIK {menyekutukan Allah} ---------------------------- “Anas r.a. berkata, ketika Nabi ditanya tentang dosa-dosa besar, beliau menjawab: “Syirik (mempersekutukan Allah), durhaka terhadap kedua ayah-bunda, membunuh jiwa manusia, dan saksi palsu.” (Dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab “Syahadat”, bab: Apa yang diucapkan dalam saksi palsu). --------------------------- JANGAN sekali-kali ...... menjadi orang KAFIR ...... ...................... Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al-Imran 3 : 85). ----------------- Hadis riwayat Ali ra, ia berkata: Kami sedang mengiringi sebuah jenazah di Baqi Gharqad (sebuah tempat pemakaman di Madinah), lalu datanglah Rasulullah saw. menghampiri kami. Beliau segera duduk dan kami pun ikut duduk di sekeliling beliau yang ketika itu memegang sebatang tongkat kecil. Beliau menundukkan kepalanya dan mulailah membuat goresan-goresan kecil di tanah dengan tongkatnya itu kemudian beliau bersabda: TIDAK ADA SEORANG PUN DARI KAMU SEKALIAN ATAU TIDAK ADA SATU JIWA PUN YANG HIDUP KECUALI TELAH ALLAH TENTUKAN KEDUDUKANNYA DI DALAM SURGA ATAUKAH DI DALAM NERAKA serta apakah ia sebagai seorang yang sengsara ataukah sebagai seorang yang bahagia. -------------------------------- KAFIR /musyrik/menyekutukan Allah …. tidak perlu ditimbang oleh Allah … langsung diLEMPAR ke NERAKA —————– …. KEKAL di NERAKA wallahua’lam ﴾ Al Israa’:39 ﴿ Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). ذٰلِكَ مِمَّآ أَوْحَىٰٓ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ ٱلْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّـهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ فَتُلْقَىٰ فِى جَهَنَّمَ مَلُومًا مَّدْحُورًا ﴿الإسراء:٣٩﴾﴾ Al Fushilat:40 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. إِنَّ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ ءَايٰتِنَا لَا يَخْفَوْنَ عَلَيْنَآ ۗ أَفَمَن يُلْقَىٰ فِى ٱلنَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِىٓ ءَامِنًا يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۚ ٱعْمَلُوا۟ مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿فصلت:٤۰﴾ —————— ﴾ At Taubah:17 ﴿ Yahudi,penguasa Al QUDS = KAFIR <<< Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. ....... ﴾ An Nisaa:14 ﴿ DURHAKA = menolak/kufur/kafir pada perintah Allah {Al Qur'an} .... dan RASUL {Al Hadits} "Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan." ===========================

June 21, 2016 Edy Gojira 4

JANGAN sekalipun melakukan keMUSYRIKan ..... dan ... keKAFIRAN ----------------------------------------------------------- >> [...]

“Hampir-hampir saja kefakiran akan menjadi kekufuran dan hampir saja hasad mendahului takdir.” = HADITS DHO’IF/ LEMAH. ------------------------------------------------- apakah FAKIR {=miskin} ...... BURUK/tercela ??? ..... KeFAKIRan MenDEKATkan Kepada KeKUFURan ?? ................................................. "MISKIN ILMU TAKWA" yg membuat FAKIR .... menjadi dekat keKUFURan/ keKAFIRan <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> ALLAH ... yg MELAPANGKAN REZEKI = banyak/berlimpah REZEKI= KAYA......................... ALLAH .... yg MENYEMPITKAN REZEKI= SEDKIT/terBATAS rezeki= MISKIN .............................................................. Al Qashash:82 -------------- .. RUSAK AGAMA ...dan.... RAKUS pada HARTA = penyebab RUSAK dan HANCURnya UMAT ISLAM {hadits} >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<< >>> LUAS rezeki {=kaya/banyak harta} dan SEMPIT {=miskin/ sedikit harta} = KEHENDAK Allah …… Ar Ra’du:26 ................................................................................. rasul bersabda: "Sesungguhnya setiap umat memiliki ujian, dan UJIAN umatku adalah HARTA" {HR. Tirmidzi, no. 2336; Ahmad 4/160; Ibnu Hibbân no. 3223; al-Hâkim 4/318; al-Qudhai dalam Asy-Syihâb no. 1022; dishahihkan oleh syaikh Salîm al-Hilâli dalam Silsilah al-Manahi asy-Syar’iyyah, 4/194} ----------------------------- .. karena berapa banyak orang miskin dan fakir TIDAK mendekati kekafiran, apalagi jadi kafir. Lihatlah realita kebanyakan sahabat; mereka fakir, tapi tidak kafir. Yang benar, jika ilmu dan iman seseorang kurang, maka di sinilah seseorang terkadang mendekati kekufuran. ---------------------------------- ... Karena sesungguhnya kaya-miskin merupakan ketentuan Allah. Dia melapangkan rizki kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Begitu juga sebaliknya, menyempitkan rizki dan membatasinya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia sengaja membuat perbedaan itu dengan hikmah yang Dia ketahui. - ................................................................. LHATLAH ..... BACALAH .... RASUL "TAKUT" umatnya diberi UJIAN KAYA ...."dibentangkan DUNIA" .... yg membuat BINASA Umat ISLAM --------------------------------- Rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda:“Tidaklah kefakiran yang aku takutkan atas kalian, tetapi yang aku khawatirkan pada kalian kalau dibentangkan dunia pada kalian sebagaimana dibentangkan kepada orang-orang sebelum kalian lalu kalian berlomba-lomba mengejarnya sebagaimana mereka lakukan lalu membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka.” (HR. al-Bukhori: 3791 dan Muslim: 2961) ........................................ <<< RUSAK AGAMA ...dan.... RAKUS pada HARTA = penyebab RUSAK dan HANCURnya UMAT ISLAM >>>> ------------------------- ===================================================== >>>>> Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: <<<<<<< مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِى غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ Kerusakan pada sekawanan kambing akibat dua srigala lapar yang dilepaskan padanya tidak lebih parah dibandingkan kerusakan pada agama seseorang akibat kerakusannya terhadap harta dan kemuliaan {HR. Tirmidzi, no. 2376; Ahmad 3/456; dishahîhkan syaikh Salîm al-Hilâli dalam Silsilahtul Manahi asy-Syar’iyyah, 4/195 } ==========================

June 4, 2016 Edy Gojira 3

“Hampir-hampir saja kefakiran akan menjadi kekufuran dan hampir saja hasad [...]

1 2 3