Loading
Penyedap | EP Artikel-Edy Gojira

BerCANDA .... ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam .................................... sebagai manusia biasa, kadang kala rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bercanda dan bersenda gurau untuk mengambil hati dan membuat mereka gembira. namun canda beliau tidak berlebihan, tetap ada batasannya. bila tertawa, beliau tidak melampaui batas tetapi hanya tersenyum. begitu pula, meski dalam keadaan bercanda beliau tidak berkata kecuali yang benar. ------------------------- Hidup terasa hambar dan datar tanpa humor dan canda bagaikan masakan tanpa garam. Namun hanya dalam kadar kuantitas, kualitas dan penyajian tertentu akan menjadi penyedap kehidupan. Suatu kali Imam Al Ghazali melontarkan 6 pertanyaan kepada murid-muridnya yang hadir dalam majelis ta’limnya. Salah satunya adalah: Benda apa yang paling tajam di dunia ini?. Beragam jawaban muncul dari murid-murid beliau. Pisau, silet, sampai pedang. Imam Al Ghazali menanggapi jawaban murid-muridnya tersebut. “Betul, semua benda yang kalian sebutkan itu tajam. Tapi ada yang lebih tajam dari itu semua. Yaitu LIDAH”. ---------------------- Meskipun lidah tidak bertulang, namun memang lidah bisa lebih tajam dari apapun, karena dia bisa ‘merobek’ hati. Bahkan kadang lidah bisa membuat lubang menganga di hati lawan bicara yang mungkin perlu waktu lama untuk mengembalikannya ke kondisi semula. ----------------------------- Dalam keseharian, kewajiban menjaga lidah ini tidak saja harus kita laksanakan baik di kala sedang bicara serius ataupun di kala bercanda. Point terakhir ini seringkali membuat kita tidak sadar telah melukai hati teman kita. Kata-kata yang kita maksudkan sebagai candaan, seringkali menusuk hati teman kita, bisa karena bercanda yang keterlaluan, bercanda di saat yang tidak tepat, dan sebagainya. Karena di saat bercanda, seringkali kita tidak memperhatikan bagaimana mood teman kita itu yang sebenarnya. ----------------------------------

May 31, 2016 Edy Gojira 2

BerCANDA .... ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam .................................... sebagai [...]