Loading
Nabi Muhammad | EP Artikel-Edy Gojira

KEKAL = selamanya itu ……. hanya ALLAH saja yg maha mengetahui ……. wallahua’lam —————————- SIKSAAN ….. bagi orang MUSLIM atau …. SIKSAAN bagi KAFIR = KEHENDAK ALLAH … utk membersihkan DOSA …… <<< --------------------------- KEKAL = selamanya .. BATAS waktunya yg TAHU HANYA ALLAH saja >>>>> ” kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain) “…… ———————– Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. QS. Hud [11] : 108 ———————————- فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ (106) خَالِدِينَ فِيهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ (107) وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ مَا دَامَتِالسَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ (108) “ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya .” (QS. Huud: 106-108) —————– Jika kita melihat ayat di atas, seakan-akan ada yang ganjil. Allah mengisyaratkan surga dan neraka itu ada selama bumi dan langit itu ada. Dari sini bisa diyakini bahwa surga dan neraka itu tidak kekal. Ayat inilah yang menjadi dasar keyakinan Ir. Agus Mustofa (Penulis Buku Tasawuf Modern) dalam bukunya “ Ternyata Akhirat Tidak Kekal ” [1] . ————————– pendapat yg BERBEDA Surga dan Neraka Kekal ======= “Selama ada langit dan bumi” adh Dhahak mengatakan,”Selama langit surga dan neraka serta bumi keduanya (surga dan neraka). Dan setiap yang berada diatasmu dan melindungimu adalah langit sedangkan setiap yang menjadi pijakan kakimu adalah bumi. …………….. Para ahli makna mengatakan bahwa kalimat ini adalah perumpamaan terhadap “selamanya” yang digunakan oleh orang Arab. Mereka mengatakan : “Saya tidak akan mendatangimu selama langit dan bumi, dan dia tidak akan terjadi ini selama pergantian malam dan siang, artinya adalah abadi.

June 18, 2016 Edy Gojira 1

KEKAL = selamanya itu ……. hanya ALLAH saja yg maha […]

ada SIKSA KUBUR … berarti ada “NIKMAT KUBUR” …. {Allah menciptakan Makhluk berpasangan} ———————— ﴾ Yaa Siin:36 ﴿ Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. …………….Nikmat dan Azab Kubur…………… Di dunia ini Allah SWT menciptakan semuanya saling berpasangan. Langit-bumi, siang-malam, daratan-lautan, pria-wanita, besar-kecil, kanan-kiri, hujan-terang, baik-buruk benar-salah, yah…tentu masih banyak lagi pasangan-pasangan yang ada di dunia ini bahkan nanti di akherat kelak ada surga dan neraka yang saling berpasangan. ————- Para salafus shalih dan imam-imam kaum muslimin meyakini bahwa seseorang yang meninggal dunia akan mendapatkan kenikmatan atau siksaan di alam kuburnya. Nikmat atau siksa ini dikenakan pada ruh dan badannya. Mereka meyakini bahwa ruh tetap ada setelah berpisah dari badan. Beriman dengan adanya nikmat dan siksa kubur ini termasuk salah satu pokok keimanan yang ditunjukkan di dalam nas-nas Al-Quran dan As-Sunnah. —————– Dalil-dalil Tentang Nikmat dan Siksa Kubur ———————————– Di antara dalil dari Al-Quran tentang nikmat kubur ialah firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (QS. Ibrahim: 27) Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Ta’ala akan meneguhkan orang-orang beriman ketika mereka ditanya di alam kubur. Setelah itu mereka akan mendapatkan kenikmatan. —————————————————– Kemudian dalil dari Al-Quran tentang siksa kubur adalah firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.” (QS. Ghafir: 45-46) ——————————– Berkenaan dengan ayat ini, al-Qhurtubi mengatakan, “Jumhur ulama meyakini bahwa hal ini terjadi di alam barzakh. Ia adalah hujjah yang menunjukkan adanya siksa kubur.” Al-Hafidz Ibnu Katsir juga mengatakan, “Ayat ini adalah landasan kuat yang menjadi dasar bagi Ahlussunnah tentang adanya azab di alam kubur.” (Tafsir Ibnu Katsir 7/136) —————

June 18, 2016 Edy Gojira 1

ada SIKSA KUBUR … berarti ada “NIKMAT KUBUR” …. {Allah […]

DALIL/ayat/Nash …… alam KUBUR….atau ….. alam BARZAKH .. AL qur’an dan Hadits ——————————————— Alam kubur adalah awal kehidupan hakiki dari seorang manusia. Mempelajari apa-apa yang terjadi di alam kubur banyak memberikan faedah. Seseorang yang mengetahui bahwa di alam kubur ada nikmat kubur tentu akan berusaha sebisa mungkin selama ia masih hidup agar menjadi orang yang layak mendapatkan nikmat kubur kelak. Seseorang yang mengetahui bahwa di alam kubur ada adzab kubur juga akan berusaha sebisa mungkin agar ia terhindar darinya kelak. Nikmat dan adzab kubur adalah perkara gaib yang tidak terindera oleh manusia. Manusia yang merasakannya pun tentu tidak dapat mengabarkan kepada yang masih hidup akan kebenarannya. Maka satu-satunya sumber keyakinan kita akan adanya adzab dan nikmat kubur adalah dalil Qur’an dan Sunnah. Dan banyak sekali dalil dari Qur’an dan As Sunnah serta ijma’ para sahabat dan tabi’in yang menetapkan adanya alam kubur. Namun sebagian orang dari kalangan ahlul bid’ah mengingkarinya karena penyimpangan mereka dalam memahami dalil-dalil syar’i. —————————- Dalam artikel ini akan kami paparkan beberapa dalil yang menetapkan adanya adzab dan nikmat kubur serta pembahasan mengenai beberapa kerancuan yang beredar seputar masalah ini. —————————– DALIL AL QUR’AN Dalil 1 وَحَاقَ بِآَلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آَلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ “Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Firaun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”.” (QS. Ghafir/ Al Mu’min: 45-46) ————————— Al Hafidz Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini, “Arwah Fir’aun dan pengikutnya dihadapkan ke neraka setiap pagi dan petang terus-menerus hingga datang hari kiamat. Ketika kiamat datang barulah arwah dan jasad mereka sama-sama merasakan api neraka”. Beliau juga berkata, “Ayat-ayat ini adalah landasan kuat bagi Ahlussunnah tentang adanya adzab kubur” (Tafsir Al Qur’an Azhim, 7/146). Hal ini juga senada dengan penjelasan jumhur ahli tafsir seperti Mujahid (dinukil dari An Nukat Wal’Uyun, 4/39), Al Alusi (Ruuhul Ma’ani, 18/103), Asy Syaukani (Fathul Qadir, 6/328), Al Baidhawi (Anwar At Tanziil, 5/130), Muhammad Amin Asy Syinqithi (Adhwa’ Al Bayan, 7/82), Abdurrahman As Sa’di (Taisiir Kariim Ar Rahman, 738). —————————– Memang benar bahwa ada penafsiran lain terhadap ayat ini. Qatadah menafsirkan bahwa maksud ayat (yang artinya) ‘Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang‘ adalah taubiikh atau penghinaan terhadap Fir’aun dan pengikutnya dalam keadaan mereka masih hidup. Penafsiran ini walaupun tidak menetapkan adanya adzab kubur namun tidak menafikannya. Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu menafsirkan bahwa arwah mereka ada di sayap burung hitam yang bertengger di atas neraka yang datang di kala sore dan pagi hari (dinukil dari An Nukat Wal’Uyun, 4/39). Penafsiran Ibnu Abbas ini pun menetapkan adanya alam kubur. ————————————

June 18, 2016 Edy Gojira 2

DALIL/ayat/Nash …… alam KUBUR….atau …..  alam BARZAKH .. AL qur’an […]

setelah aku/kamu MATI …… ke …ALAM BARZAH/alam KUBUR ——————————————————– > apakah kamu/aku ingin HIDUP selamanya di DUNIA ?? …………………………… >apakah kamu/aku … PASTI dapat NIKMAT Allah setelah MATI ??…………………. ….. apakah kamu /aku SUDAH siap?? ….. setelah mati .. dapat SIKSAAN di Barzakh …. di akhirat .. disika di NERAKA !!!??? —————————————- Rasullullah mengajarkan doa kepada umatnya : “Allah umma, aku mohon kepadaMu perlindungan dari kekufuran dan kefakiran dan aku berlindung kepadaMu dari azab kubur . tidak ada Tuhan melainkan Engkau.” (H.R. Abu Daud). Muqaddimah Hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk hidup di dunia yang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi jembatan untuk menuju ke kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dan abadi. Iman kepada hari kiamat adalah rukum iman yang ke-lima. Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh malaikat isrofil untuk menghancurkan bumi beserta seluruh isinya. Hari kiamat tidak dapat diprediksi kapan akan datangnya karena merupakan rahasia Allah SWT yang tidak diketahui siapa pun. Namun dengan demikian kita masih bisa mengetahui kapan datangnya hari kiamat dengan melihat tanda-tanda yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Orang yang beriman kepada Allah SWT dan banyak berbuat kebaikan akan menerima imbalan surga yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi orang-orang kafir dan penjahat akan masuk neraka yang sangat pedih untuk disiksa. ——————- Arti Alam Barzah —————————- kata “barzakh “ (برزخ) hanya tiga kali ditemukan di dalam Al-Qur’an, yaitu pada QS. Al-Mu’minun (23): 100, QS. Ar-Rahman (55): 20 dan QS. Al-Furqan (25): 53. ————————– Menurut Ibnu Manzhur, pengarang kitab Lisanul-‘Arab, pengertian barzakh adalah ma baina kulli syai’aini (مابين كل شيًـين = sesuatu yang terdapat di antara dua hal) dan al-hajizu baina asy-syai’aini (الحاجزبين الشيْين = pembatas atau penghalang antara dua hal). Barazikhul Iman (برازيخ الايمان) diartikan sebagai ‘pembatas antara keraguan dan keyakinan’. Barzakh juga berarti ‘alam yang dilalui manusia setelah kehidupan di dunia menjelang akhirat kelak’, yaitu alam kubur sebelum manusia akan dihimpun kelak di hari berbangkit. Orang yang telah meninggal dikatakan telah berada di alam Barzakh karena ia terhalang untuk kembali ke dunia dan belum sampai pada alam akhirat. ——————————- dari segi bahasa, “barzakh berarti “pemisah”. Para ulama mengartikan alam barzakh sebagai “periode antara kehidupan dunia akhirat”.keberadaan disana memungkinkan seseorang untuk melihat kehidupan dunia dan akhirat. Keberadaan disana bagaikan keberadaan dalam suatu ruangan terpisah yang terbuat dari kaca.kedepan penghuninya dapat melihat hari kemudian, sedangkan ke belakang mereka dapat melihat kita yang hidup di pentas bumi ini. ————————————–

June 18, 2016 Edy Gojira 4

setelah aku/kamu MATI …… ke …ALAM BARZAH/alam KUBUR ————————–————————–—- > […]

1 2