Loading
lubang | Edy Gojira > - Part 3

KEBENCIAN orang-orang KAFIR terhadap ….. AL QUR’AN & RASULULLAH Shallallahu ‘Alaihi Wasallam – ——————————- Ancaman Allah SWT Terhadap Orang-orang Yang Mendustkan, Mengingkari dan Menentang Al Qur’an —————————————- “Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an, mereka itu tidak akan mampu melarikan diri dari adzab Kami. Apakah orang-orang yang dimasukkan ke dalam neraka itu lebih baik? Ataukah orang beriman yang dimasukkan ke dalam surga pada hari kiamat kelak? Wahai manusia, karena itu silahkan kalian berbuat sesuka kalian. Sungguh Allah taala senantiasa mengetahui apa yangkalian lakukan. Orang-orang kafir yang mengingkari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an datang kepada mereka PASTI CELAKA. Sungguh Al-Qur’an ini adalah sebuah kitab yang amat mulia. Al-Qur’an tidak tersentuh oleh upaya pemalsuan pada masa turunnya mau¬pun pada masa-masa selanjutnya. Al-Qur’an turun dari Tuhan Yang Maha¬bijaksana lagi Maha Terpuji. Wahai Muhammad, apa yang dikatakan oleh kaum kafir kepadamu juga telah dikatakan oleh kaum kafir dahulu kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sungguh Tuhanmu Maha Pengampun dan Maha Memberi siksa yang amat pedih.” (QS. Fusshilat, 41: 40-43) —————————————– Inilah sebagian Ayat-ayat yang menjelaskan sikap jelek dan KEBENCIAN …. orang-orang kafir terhadp Al Qur’an dan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ————————– 1. Orang Kafir berkata: Al Qur’an Adalah Kebohongan dan Cerita-cerita Usang. ……. Allah Ta’ala berfirman: وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ افْتَرَاهُ وَأَعَانَهُ عَلَيْهِ قَوْمٌ آخَرُونَ ۖ فَقَدْ جَاءُوا ظُلْمًا وَزُورًا * وَقَالُوا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا * قُلْ أَنزَلَهُ الَّذِي يَعْلَمُ السِّرَّ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ إِنَّهُ كَانَ غَفُورًا رَّحِيمًا “Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah perkataan dusta yang dibuat oleh Muhammad. Dia membuat Al-Qur’an ini dibantu oleh sekelompok kaum Yahudi dan Nasrani.” Sungguh orang-orang kafir itu telah berbuat zhalim dan melakukan kebohongan yang sangat keji. Orang-orang kafir berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah dongeng-dongeng umat-umat masa lalu yang dituliskan dan didiktekan kepada Muhammad pagi dan sore hari.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Al-Qur’an ini diturunkan dari Tuhan yang mengetahui segala rahasia yang ada di langit dan di bumi. Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”” (QS. Al Furqan, 25: 4-6) —————————— 2. Orang Kafir berkata: Al Qur’an adalah Mimpi-mimpi kalut yang dibacakan oleh seorang Penyair. ………………… Allah Ta’ala berfirman: مَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّن رَّبِّهِم مُّحْدَثٍ إِلَّا اسْتَمَعُوهُ وَهُمْ يَلْعَبُونَ * لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْ ۗ وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُوا هَلْ هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ ۖ أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ * قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ * بَلْ قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ بَلِ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌ فَلْيَأْتِنَا بِآيَةٍ كَمَا أُرْسِلَ الْأَوَّلُونَ “Setiap ada ayat Al-Qur’an datang kepada orang-orang musyrik, mereka pasti mendengarkannya dengan sikap mengejek. Hati orang-orang musyrik itu selalu melalaikan hari akhirat, dan mereka merahasiakan rencana jahat mereka kepada Nabi. Mereka berkata: “Bukankah Muhammad adalah manusia seperti kita juga? Patutkah kalian mengikuti Muhammad yang datang membawa sihir berupa Al-Qur’an? Padahal kalian tahu bahwa Al-Qur’an adalah sihir.” Muhammad berkata: “Wahai Tuhanku, Engkau mengetahui semua ucapan di langit dan di bumi. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Bahkan orang-orang musyrik berkata: “Al-Qur’an ini adalah perkataan orang yang mengigau, atau Muhammad telah merekayasa kebohongan, atau Muhammad juga seorang penyair. Karena itu, seharusnya Muhammad dapat menunjukkan mukjizat kenabian kepada kita sebagaimana rasul-rasul dahulu.” (QS. Al Anbiya’, 21: 2-5) ————————— 3. Orang Kafir berkata: Al Qur’an adalah dongeng-dongeng Purbakala. ……… Allah Ta’ala berfirman: وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ * وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا قَالُوا قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَاءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَٰذَا ۙ إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ “Wahai Muhammad, ingatlah ketika kaum kafir Makkah mengatur siasat buruk terhadapmu, untuk menangkap kamu atau membunuh kamu, atau mengusir kamu dari Makkah. Mereka melakukan tipu daya terhadap kamu, lalu Allah menyelamatkan kamu dari tipu daya mereka. Allah adalah sebaik-baik pengatur tipu daya untuk menghancurkan orang-orang kafir. Wahai Muhammad, ketika kamu membacakan Al-Qur’an kepada kaum musyrik Makkah, mereka berkata: “Kami mendengar. Sekiranya kami mau membuat bacaan seperti Al-Qur’an, maka kami juga bisa melakukannya karena Al-Qur’an itu hanyalah dongeng-dongeng masa lalu.” (QS. Al Anfal, 8: 30-31) —————————– 4. Orang Kafir berkata: Al Qur’an adalah rekayasa kebohongan dan sihir yang yang nyata. ……… Allah Ta’ala berfirman: وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا رَجُلٌ يُرِيدُ أَن يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُكُمْ وَقَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ مُّفْتَرًى ۚ وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ * وَمَا آتَيْنَاهُم مِّن كُتُبٍ يَدْرُسُونَهَا ۖ وَمَا أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمْ قَبْلَكَ مِن نَّذِيرٍ * وَكَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا مِعْشَارَ مَا آتَيْنَاهُمْ فَكَذَّبُوا رُسُلِي ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ “Ketika ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah jelas kebenarannya dibacakan kepada orang-orang musyrik, mereka berkata kepada sesama mereka: “Laki-laki yang membacakan Al-Qur’an ini hanyalah ingin membelokkan kita dari tradisi menyembah tuhan-tuhan selain Allah yang dilakukan oleh nenek moyang kita.” Orang-orang musyrik berkata: “Al-Qur’an yang dibawa laki-laki ini hanyalah kebohongan yang dibuat-buat.” Orang-orang kafir berkata tentang Al-Qur’an yang datang kepada mereka: “Sungguh Al-Qur’an ini benar-benar hanyalah sihir.” Kami tidak pernah menurunkan kitab suci kepada bangsa Arab sebelum Al-Qur’an ini, sehingga mereka dapat mempelajari isinya. Wahai Muhammad, sebelum kamu, Kami tidak pernah mengirim rasul kepada bangsa Arab untuk menyampaikan ancaman Tuhanmu. Umat-umat bukan bangsa Arab dahulu Kami binasakan karena mereka telah mendustakan rasul-rasul-Ku. Padahal kekayaan dan kekuatan kaummu tidak mencapai sepuluh persen dari kekayaan dan kekuatan yang Kami berikan kepada mereka dahulu. Mengapa manusia tidak mau memperhatikan adzab-Ku kepada orang-orang yang mendustakan rasul-rasul-Ku?” (QS. Saba’, 34: 43-45) —————————- 5. Orang Kafir berkata: Muhammad adalah Ahli Sihir yang banyak Berdusta. ……… Allah Ta’ala berfirman: ص ۚ وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ * بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ * كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ فَنَادَوا وَّلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ * وَعَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ * أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ * وَانطَلَقَ الْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَىٰ آلِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ * مَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ إِنْ هَٰذَا إِلَّا اخْتِلَاقٌ * أَأُنزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِن بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِّن ذِكْرِي ۖ بَل لَّمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ “Shaad. Demi Al-Qur’an yang memuat peringatan. Orang-orang kafir benar-benar sangat congkak dan memusuhi agama Allah. Amat banyak negeri yang telah Kami binasakan sebelum kaum kafir Quraisy. Ketika kaum kafir di negeri itu dibinasakan, mereka berteriak: “Alangkah celakanya nasib kami karena tidak ada lagi tempat untuk melarikan diri dari adzab.” Kaum kafir Quraisy heran dengan datangnya seorang rasul dari kalangan mereka sendiri yang menyampaikan ancaman kepada mereka. Orang-orang kafir Quraisy berkata: “Muhammad adalah seorang penyihir lagi pembohong. Bagaimana Muhammad dapat menyatukan tuhan yang begitu banyak ini menjadi satu tuhan saja? Sungguh perbuatan Muhammad ini suatu hal yang tidak masuk akal.” Para pembesar kafir Quraisy keluar, lalu berkata: “Biarkanlah orang ini. Wahai kaum Quraisy, bersabarlah kalian untuk membela tuhan-tuhan yang kalian sembah selama ini. Sungguh perbuatan Muhammad menyatukan tuhan-tuhan kita adalah untuk tujuan tertentu. Wahai kaum Quraisy, kita tidak pernah mendengar ajaran satu tuhan ini dari agama Nasrani. Sungguh ajaran satu tuhan ini adalah kebohongan yang direkayasa. Apakah kepada Muhammad diturunkan Kitab untuk memberi peringatan kepada kita?” Bahkan kaum kafir Quraisy selalu meragukan peringatan-Ku sekalipun saat mereka ditimpa adzab.” (QS. Shaad, 38: 1-8) ——————————– 6. Akan selalu mengganggu dan kacaukan orang-orang Islam dari Al Qur’an dengan ajaran-ajaran sesat mereka. ……………… Allah Ta’ala berfirman: وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَا تَسْمَعُوا لِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَالْغَوْا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَغْلِبُونَ * فَلَنُذِيقَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا عَذَابًا شَدِيدًا وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَسْوَأَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ * ذَٰلِكَ جَزَاءُ أَعْدَاءِ اللَّهِ النَّارُ ۖ لَهُمْ فِيهَا دَارُ الْخُلْدِ ۖ جَزَاءً بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ “Orang-orang kafir berkata: “Janganlah kalian dengarkan Al-Qur’an ini. Hendaklah kalian buat keributan supaya kalian dapat mengalahkan suara bacaan Al-Qur’an.” Karena itu, sungguh Kami akan menimpakan adzab yang berat kepada orang-orang kafir. Di akhirat Kami akan berikan balasan yang lebih buruk daripada dosa yang mereka lakukan di dunia. Begitulah balasan neraka bagi musuh-musuh Allah. Mereka kekal di dalam neraka, sebagai hukuman atas pengingkaran mereka kepada Al-Qur’an.” (QS. Fusshilat, 41: 26-28) —————————– 7. Orang Kafir buta matanya, menyumbat telinganya terhadap Al Qur’an. …….. Allah Ta’ala berfirman: وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَّقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ ۖ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى ۚ أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِن مَّكَانٍ بَعِيدٍ “Sekiranya Al-Qur’an ini Kami turunkan bukan berbahasa Arab, pasti kaum kafir Quraisy berkata: “Mengapa Al-Qur’an tidak diturunkan berbahasa Arab yang mudah dipahami? Apakah Al-Qur’an bukan berbahasa Arab, padahal nabi yang membawa Al-Qur’an orang Arab?” Wahai Muhammad, katakanlah: “Al-Qur’an ini menjadi petunjuk dan obat bagi orang-orang yang beriman. Orang-orang yang tidak beriman, mereka menyumbat telinga mereka agar tidak mendengar Al-Qur’an. Mereka juga buta terhadap Al-Qur’an. Mereka itu seolah-olah mendengar suara Al-Qur’an dari tempat yang sangat jauh.” (QS. Fusshilat, 41: 44) —————————- 8. Bila Al Qur’an dibacakan dihadapan orang kafir, akan menampakkan wajak jelek dan jahatnya, dan nyaris menyerang orang-orang beriman. …………………… Allah Ta’ala berfirman: وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ تَعْرِفُ فِي وُجُوهِ الَّذِينَ كَفَرُوا الْمُنكَرَ ۖ يَكَادُونَ يَسْطُونَ بِالَّذِينَ يَتْلُونَ عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا ۗ قُلْ أَفَأُنَبِّئُكُم بِشَرٍّ مِّن ذَٰلِكُمُ ۗ النَّارُ وَعَدَهَا اللَّهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ “Apabila ayat-ayat Al-Qur’an yang jelas kebenarannya itu dibacakan kepada orang-orang kafir, engkau lihat wajah-wajah mereka cemberut tanda tidak senang. Orang-orang kafir itu nyaris membinasakan orang-orang mukmin yang membacakan ayat-ayat Al-Qur’an kepada mereka. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Apakah kalian mau aku beri kabar yang lebih buruk daripada sikap kalian menolak Al-Qur’an? Yaitu neraka yang Allah janjikan kepada orang-orang kafir. Neraka adalah tempat tinggal yang paling buruk bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Hajj, 22: 72) ————————–

June 30, 2016 Edy Gojira 5

KEBENCIAN orang-orang KAFIR  terhadap ….. AL QUR’AN & RASULULLAH Shallallahu […]

Apakah Orang yang Meninggalkan Shalat Bisa KAFIR alias BUKAN MUSLIM?? ————————- ya benar …. dicap sebagai MUSYRIK serta KAFIR … HR. Muslim no. 257 ———————————————- Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 257). ———————————— orang MENINGGALKAN SHALAT WAJIB { Lima Waktu } Dosanya ….. Lebih Besar dari Dosa BerZINA —————————— orang yang meninggalkan shalat BUKAN orang BERIMAN… BUKAN MUKMIN …. At Taubah [9] : 11 ———————– “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60) …………………………… Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa ‘ghoyya’ dalam ayat tersebut adalah sungai di Jahannam yang makanannya sangat menjijikkan, yang tempatnya sangat dalam. (Ash Sholah, hal. 31) —————————— Dalam ayat ini, Allah menjadikan tempat ini –yaitu sungai di Jahannam- sebagai tempat bagi orang yang menyiakan shalat dan mengikuti syahwat (hawa nafsu). Seandainya orang yang meninggalkan shalat adalah orang yang hanya bermaksiat biasa, tentu dia akan berada di neraka paling atas, sebagaimana tempat orang muslim yang berdosa. Tempat ini (ghoyya) yang merupakan bagian neraka paling bawah, bukanlah tempat orang muslim, namun tempat orang-orang kafir. ——————————– Pada ayat selanjutnya juga, Allah telah mengatakan, إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ”kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh”. Maka seandainya orang yang menyiakan shalat adalah mu’min, tentu dia tidak dimintai taubat untuk beriman. ——————————- Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala berfirman, فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ “Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama.” (QS. At Taubah [9] : 11). —————————— Dalam ayat ini, Allah Ta’ala mengaitkan persaudaraan seiman dengan mengerjakan shalat. Berarti jika shalat tidak dikerjakan, bukanlah saudara seiman. ………….. Konsekuensinya orang yang meninggalkan shalat bukanlah mukmin karena orang mukmin itu bersaudara sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49] : 10) ———————————- Mengenai balasan orang yang meninggalkan Sholat Fardu: ————- “Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Hadits Riwayat Tabrani).

June 29, 2016 Edy Gojira 2

Apakah Orang yang Meninggalkan Shalat Bisa KAFIR alias BUKAN MUSLIM?? […]

sebelum MALAPETAKA/KIAMAT/CATASTROPHE/EXTINCTION terjadi,……. SEGERA-lah BERBUAT “baik” …. HR. Muslim —————————————- HANYA Allah … yang Maha MENGETAHUI … urutan KeJADIAN sebenarnya: ref 1) … terbitnya matahari dari arah barat, datangnya asap, munculnya Dajjal, keluarnya ad-Dabbah ref 2) ….. Dajjal, dukhan, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat ref 3) …. dukhan, Dajjal, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, ref 4) …. terbitnya matahari dari barat, munculnya Dajjal dan keluarnya ad-Dabbah —————————– ref 1) Hadits dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu: ثَلاَثٌ إِذَا خَرَجْنَ لاَ يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَالدَّجَّالُ وَدَابَّةُ اْلأَرْضِ. رواه مسلم في كتاب الإيمان 2/195 بشرح النواوي Tiga perkara jika telah keluar, maka tidak berguna lagi bagi seseorang keimanannya yang belum beriman sebelumnya atau belum beramal kebaikan sedikit pun sebelumnya: terbitnya matahari dari barat, munculnya Dajjal dan keluarnya ad-Dabbah. (HR. Muslim dalam kitab al-Iman juz 2/195 dengan syarh Imam Nawawi) ——————————— ref 2) Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Bersegeralah berbuat baik sebelum datangnya enam perkara: Dajjal, dukhan, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, Kiamat dan kematian salah seorang dari kalian.” (HR. Muslim) —————————– ref 3) Dari Hudzaefah bin Usaid Al-Ghifari berkata, Rasulullah saw melewati kami, sementara kami sedang berbincang-bincang. Beliau bertanya, “Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab, “Kiamat.” Beliau bersabda, “Kiamat tidak datang sehingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya: dukhan, Dajjal, binatang bumi, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga pembenaman: pembenaman di timur, pembenaman di barat dan pembenaman di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api yang menggiring manusia ke padang Mahsyar.” (HR. Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi). ————————————- ref 4) Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَادِرُوا بِاْلأَعْمَالِ سِتًّا طُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوِ الدُّخَانَ أَوِ الدَّجَّالَ أَوِ الدَّابَّةَ أَوْ خَاصَّةَ أَحَدِكُمْ أَوْ أَمْرَ الْعَامَّةِ . رواه مسلم في الفتن وأشرط الساعة Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya enam perkara: terbitnya matahari dari arah barat, datangnya asap, munculnya Dajjal, keluarnya ad-Dabbah (binatang yang dapat berbicara), kematian atau datangnya hari kiamat yang merata. (HR. Muslim dalam al-Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah). ———————————- “segera”lah berbuat BAIK …. sebelum datang “TIBA-TIBA” …. penyebab “ASAP” .. penyebab MALAPETAKA … penyebab KIAMAT … penyebab semua BENCANA ditumpahkan ke MUKA BUMI …. penyebab CATASTROPHE … penyebab EXTINCTION ……… ————————–

June 26, 2016 Edy Gojira 2

sebelum MALAPETAKA/KIAMAT/CATASTROPHE/EXTINCTION terjadi,……. SEGERA-lah BERBUAT “baik” …. HR. Muslim —————————————- […]

YA’JUJ MA’JUJ dalam referensi AL Qur’an, AL Hadist, Bible/Injil ————– TANDA/the sign CATASTROPHE/malapetaka/assaah/kiamat ———- ya’juj ma’juj di LANGIT …. Al-Anbiya`: 96-97 …..present time ———————– Ref makna ya’juj Ma’juj Arti sebenarnya YA’JUJ MA’JUJ —————————– **)) Ya’juj Ma’juj = nyala api/api berkobar dan berjalan CEPAT, berjalan/turun dari “tiap-tiap” tempat yang TINGGI, Jumlah yang besar sekali (berkali lipat) dari manusia bumi ———————— **)) tidak ada manusia bumi yang bisa mengalahkannya (…Sesungguhnya aku mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya ….) ——————————— Kata Ya’juj dan Ma juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf’ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja berarti pula asra’a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-’Arab. Ya’juj wa-Ma’juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena hebatnya gerakan. ————————— keduanya berasal dari kata ajja (أَجَّ), yang berarti api berkobar. Atau dari kata ujaaj (أُجَاجٌ) yang berarti air yang sangat asin. Atau dari kata al-ajj (الْأَجُّ), yang berarti melangkah dengan cepat. Atau Ma`juj berasal dari kata maaja (مَاجَ) yang berarti goncang. {Asyrathus Sa’ah, Yusuf Al-Wabil hal. 365-366} ——————————– ORANG-ORANG BERIMAN (dg KAIN kafan di PUNDAKnya … = pasukan Al mahdi { At Taubah:111 }} … “AKHIR ZAMAN” dg ciri “WAR without ends” …. bahkan …. sampai dg Ya’juj Ma’juj (zaman Isa dan orang beriman masih TETAP berperang ( dengan Ya’juj Ma’juj)) …. —————————————– ya’juj ma’juj = “makhluk super” yag TAK terKALAHkan oleh siapapun (manusia langit/ Alien maupun manusia bumi >>> “…TIDAK ADA KEMAMPUAN BAGI –“SEORANG PUN”– UNTUK MEMERANGINYA”… HR An-Nawwas Ibni Sam’an) ———————————– >> ref: Al Qur’an “Hingga apabila dibukakan { فُتِحَتْ} Ya’juj { يَأْجُوجُ} dan Ma’juj { وَمَأْجُوجُ}, dan mereka dari كُلِّ TIAP-TIAP/segala arah حَدَبٍ TEMPAT yang TINGGI يَنسِلُونَ BERJALAN /turun dengan cepat. {Al-Anbiya`: 96} ———————- Dan telah dekatlah kedatangan JANJI yang BENAR (“kiamat” atau sudah ada pemberitahuan dari pemberi informasi (Allah)), maka tiba-tiba terbelalaklah mata (mereka melihat dengan MATA yang ada di kepala) orang-orang yang kafir. : ‘Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim’.” (Al-Anbiya`: 97) ———————————— riwayat Al-Imam Ahmad rahimahullahu, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, dia berkata: وَهُوَ عَاصِبٌ إِصْبَعَهُ مِنْ n خَطَبَ رَسُولُ ا لَدْغَةِ عَقْرَبٍ فَقَالَ: إِنَّكُمْ تَقُولُونَ لَا عَدُوَّ وَإِنَّكُمْ لَا تَزَالُونَ تُقَاتِلُونَ عَدُوًّا حَتَّى يَأْتِيَ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ عِرَاضُ الْوُجُوهِ صِغَارُ الْعُيُونِ شُهْبُ الشِّعَافِ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ Rasulullah sallallahu’alaihi wassallam berkhutbah dalam keadaan jarinya tersengat kalajengking. Beliau bersabda: “Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya KALIAN (“orang –orang BERIMAN (at taubah:111)” “akan terus” MEMERANGI musuh sampai datangnya YA’JUJ WA MA’JUJ, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai.” (HR. Ahmad) ————————————— >>> ref: Injil …………….. seperti dalam Wahyu ( Pasal : 20 || Ayat : 8 ) dan ia akan pergi menipu bangsa-bangsa yang tersebar di seluruh dunia, yaitu GOG DAN MAGOG. Iblis mengumpulkan mereka untuk berperang, suatu jumlah yang besar sekali, sebanyak PASIR DI LAUT. ………………………. ( Pasal : 20 || Ayat : 9 ) Maka mereka pun berpencarlah ke seluruh dunia, lalu mengepung perkemahan umat Allah dan kota yang dikasihi Allah. Tetapi API TURUN DARI LANGIT dan memusnahkan mereka. —————————– >>> Ref Hadits nabi SAW: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ، فَذَكَرَ الدُّخَانَ، وَالدَّجَّالَ، وَالدَّابَّةَ، وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَيَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ، وَثَلاَثَةَ خُسُوفٍ: خَسْفٌ بِالْـمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْـمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ، وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ “Sesungguhnya tidak akan terjadi hari KIAMAT hingga kalian melihat sebelumnya SEPULUH TANDA. Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan: Muncul Dajjal, binatang, matahari terbit dari barat, Isa bin Maryam turun (ke bumi), Ya`juj dan Ma`juj, tiga khusuf, yaitu di timur, barat, dan jazirah Arab. Lantas akhir semua itu muncul api yang keluar dari Yaman yang menghalau manusia ke tempat berkumpul mereka.” (Shahih Muslim, Kitabu Al-Fitan wa Asyrathu As-Sa’ah) ………………………… Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: الْآيَاتُ خَرَزَاتٌ مَنْظُومَاتٌ فِي سِلْكٍ فَإِنْ يُقْطَعِ السِّلْكُ يَتْبَعْ بَعْضُهَا بَعْضًا “Tanda-tanda hari kiamat (bagaikan) marjan yang disusun dalam untaian tali. Bila tali itu putus, maka terikutlah sebagian pada sebagian (lainnya).” (Musnad Ahmad 12: 6-7, hadits no. 7040. Ahmad Syakir rahimahullahu berkata, “Sanadnya shahih.” Al-Haitsami rahimahullahu berkata, “Hadits ini diriwayatkan Ahmad dan di dalamnya terdapat Ali bin Zaid yang bagus haditsnya.” Majma’uz Zawaid, 7/321. Lihat Asyrathu As-Sa’ah, Yusuf Al-Wabil, hal. 246) …………………….. Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam’an dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai berikut: إِذْ أَوْحَى اللهُ إِلَى عِيسَى إِنِّي قَدْ أَخْرَجْتُ عِبَادًا لِي لَا يَدَانِ لِأَحَدٍ بِقِتَالِهِمْ فَحَرِّزْ عِبَادِي إِلَى الطُّورِ وَيَبْعَثُ اللهُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ فَيَمُرُّ أَوَائِلُهُمْ عَلَى بُحَيْرَةِ طَبَرِيَّةَ فَيَشْرَبُونَ مَا فِيهَا وَيَمُرُّ آخِرُهُمْ فَيَقُولُونَ لَقَدْ كَانَ بِهَذِهِ مَرَّةً مَاءٌ وَيُحْصَرُ نَبِيُّ اللهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ الثَّوْرِ لِأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لِأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ فَيُرْسِلُ اللهُ عَلَيْهِمُ النَّغَفَ فِي رِقَابِهِمْ فَيُصْبِحُونَ فَرْسَى كَمَوْتِ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ يَهْبِطُ نَبِيُّ اللهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى الْأَرْضِ فَلَا يَجِدُونَ فِي الْأَرْضِ مَوْضِعَ شِبْرٍ إِلَّا مَلَأَهُ زَهَمُهُمْ وَنَتْنُهُمْ فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى اللهِ فَيُرْسِلُ اللهُ طَيْرًا كَأَعْنَاقِ الْبُخْتِ فَتَحْمِلُهُمْ فَتَطْرَحُهُمْ حَيْثُ شَاءَ اللهُ ثُمَّ يُرْسِلُ اللهُ مَطَرًا لَا يَكُنُّ مِنْهُ بَيْتُ مَدَرٍ وَلَا وَبَرٍ فَيَغْسِلُ الْأَرْضَ حَتَّى يَتْرُكَهَا كَالزَّلَفَةِ ثُمَّ يُقَالُ لِلْأَرْضِ أَنْبِتِي ثَمَرَتَكِ وَرُدِّي بَرَكَتَكِ… Ketika Allah subhanahuwata’ala mewahyukan kepada Isa ‘alaihissalam: Sesungguhnya aku mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang TIDAK ADA KEMAMPUAN BAGI SEORANG PUN UNTUK MEMERANGINYA. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-Ku menuju Thuur. Lalu Allah subhanahuwata’ala keluarkan Ya’juj wa Ma’juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau Thabariyah1, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: “Sungguh dahulu di sini masih ada airnya.” Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa ‘alaihissallam dan para sahabatnya. Hingga kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar kalian sekarang ini. Maka Isa dan para sahabatnya berharap kepada Allah subhanahuwata’ala. Maka Allah subhanahuwata’ala pun mengirim sejenis ulat yang muncul di leher mereka. Maka pagi harinya mereka seluruhnya binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian turunlah (dari gunung Thuur) Nabiyullah Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu jengkal pun tempat kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa ‘alaihissallam pun berharap (berdoa) kepada Allah subhanahuwata’ala. Maka Allah subhanahuwata’ala mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta, membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di tempat yang Allah subhanahuwata’ala kehendaki2. Kemudian Allah kirimkan hujan yang tidak menyisakan satu pun rumah maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan kepada bumi itu: ‘Tumbuhkanlah buahbuahanmu dan kembalilah berkahmu” (HR. Muslim)

June 25, 2016 Edy Gojira 4

YA’JUJ MA’JUJ dalam referensi AL Qur’an, AL Hadist, Bible/Injil ———————— […]

peristiwa, sebelum ASSAAH (“saat itu” tiba-tiba datang), sebelum DAJJAL (terakhir) bertemu Isa adalah PERANG dengan RUM/ROMAWI/new BABEL/new BABYLON/koalisi negara KAFIR,MUSYRIK,munafik.fasik, …. wallahua’lam —————————————- “Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran/SYIAH), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian PERANGI “RUM”, dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian PERANGI DAJJAL, dan Allah beri kalian kemenangan.” (HR Muslim 5161) ,,,,,,,,,,,,<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<……………………………. Berita Nubuwah Nabi Muhammad SAW yang SUDAH TERBUKTI terjadi …. yg BELUM TERLIHAT/TERBUKTI hanya datang keputusan Allah (Kiamat) …………………………………………………………………………………. – “Umatku” (umat Nabi SAW akhir zaman, dg sifat seperti pasukan Zaman Nabi SAW) … unggul melawan musuh … << (terlihat/terbukti) – mendapatkan rezeki dari musuhnya …. << (terlihat/terbukti) – pusat negeri Islam (akhir zaman) di Syam … << (terlihat/terbukti) – lalu DATANG keputusan Allah (=kiamat) …<< BELUM terlihat/terbukti ------------........................................... “Salamah bin Nufail berkata: aku datang menemui Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda perang, aku meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya, tidak ada lagi perang...... Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan sentiasa ada satu kelompok di tengah umatku yang UNGGUL melawan musuh-musuhnya, Allah SESATKAN hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rezeki dari mereka (berupa ghanimah) sehingga DATANG KEPUTUSAN ALLAH (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang dipasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya kiamat. “(Riwayat Imam Ahmad) ………………………………………………….. Dari Nafi’ bin ‘Utbah radhiyallahu ‘anhu: Kami bersama Rasulullah dlm satu peperangan. Datang kepada Nabi satu kaum dari Maghrib memakai pakaian dari wol . Mereka bertemu Rasulullah di sebuah bukit dlm keadaan berdiri sedangkan Rasulullah duduk. Batinku berkata: ‘Datangilah mereka dan berdirilah antara mereka dgn Rasulullah agar jangan sampai mereka menculik Rasulullah’. Kemudian aku berkata : ‘Mungkin beliau ingin berbicara khusus bersama mereka.’ Aku pun mendatangi mereka dan duduk di antara Rasulullah dan mereka. Aku hafal dari beliau empat kalimat aku hitung dgn jariku. Beliau berkata: ‘Kalian akan berperang melawan JAZIRAH ARAB dan Allah berikan kemenangan kepada kalian. Kemudian memerangi PERSIA dan kalian pun menang. Kalian memerangi ROMAWI kalian pun diberikan kemenangan oleh Allah. Dan kemudian kalian berperang melawan DAJJAL Allah juga memberikan kemenangan utk kalian.” <<< …………………………………………………..

June 25, 2016 Edy Gojira 3

peristiwa, sebelum ASSAAH (“saat itu” tiba-tiba datang), sebelum DAJJAL (terakhir) […]

IA adalah kumpulan negeri-negeri itu (united nation) … kekuatannya SANGAT {besar/ war tech/ super power} .. diBINASAkan {so Closed time} … Al Qamar:44-46 ——————————— tidak ada yang MENOLONG krn “BIASAnya” …. banyak negara yang menolong “negeri-negeri itu”/ ” kumpulan negeri” ——————————- <<< ….. karena ASSAAH/ kiamat/ lemparan Allah …. golongan yg BERSATU … dikalahkan >>>> apakah akan 100 tahun lagi … apakah 1000 tahun lagi ?? ya pasti ash SHAFF … pasukan yang berbaris SUDAH BINASA … tanpa pertolongan Allah ASSAAH >>> ========================== waktu sekarang = peristiwa “menunggu” ………….. “keputusan Allah” / kiamat/ assaah/ HUJAN BATU …………………… dan ketika وَإِذْ mereka berkata قَالُو ya Allah ا۟ ٱللَّـهُمَّ jika إِن adalah كَانَ ini هٰذَا DIA هُوَ (“LAKI-LAKI itu”) benar ٱلْحَقَّ dari مِنْ sisi Engkau عِندِكَ HUJANILAH فَأَمْطِرْ atas kami عَلَيْنَا BATU حِجَارَةً dari مِّنَ LANGIT ٱلسَّمَآءِ atau أَوِ datangkan kepada kami ٱئْتِنَا dengan ADZAB بِعَذَابٍ sangat PEDIH أَلِيمٍ ﴾ Al Anfaal:32 ﴿ ……………………………………………. ﴾ Al Qamar:44 ﴿ …< < < < < < < < Atau apakah mereka mengatakan: “Kami adalah “SATU GOLONGAN yang BERSATU” {united} yang pasti MENANG {dapat menolong/menang/ مُّنتَصِرٌ}”. ﴾ Al Qamar:45 ﴿ … < < < < < < < < < Golongan itu pasti akan diKALAHkan dan mereka akan mundur ke belakang. ﴾ Al Qamar:46 ﴿ … < < < < < < < < < < Sebenarnya hari KIAMAT {=assaah/ ٱلسَّاعَةُ} itulah ‘HARI yang DIJANJIkan” kepada mereka dan kiamat itu {assaah/saat itu/ ٱلسَّاعَةُ} lebih dahsyat dan lebih pahit. ================================== kumpulan/gabungan negeri-negeri itu (yg sangat/unggul KEKUATANnya)… diBINASAkan {apakah SUDAH terjadi??} … pasti AKAN terjadi. --------------------------------------------- krn BELUM terjadi disebut dengan = ANCAMAN/ peringatan ................................................. ﴾ Muhammad:13 ﴿ Dan berapa banyak {وَكَأَيِّن} dari {مِّن} negeri-negeri {=kumpulan negeri/قَرْيَةٍ} ia/negeri itu { هِىَ} sangat {أَشَدُّ} KEKUATAN {قُوَّةً} daripada {مِّن} negeriMU {قَرْيَتِكَ} yang {ٱلَّتِىٓ} mengusirmu {أَخْرَجَتْكَ} . Kami membinasakan mereka { أَهْلَكْنٰهُمْ}, maka tidak ada {فَلَا} seorang penolong {نَاصِرَ} bagi mereka {=negeri-negeri itu/ gabungan negeri-negeri/ لَهُمْ} …………………… = ANCAMAN, … krn belum terjadi ………………. >>>>>>>>>>> ﴾ Al Mulk:25 ﴿ Dan mereka berkata: “Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?” ﴾ Al Mulk:26 ﴿ Katakanlah: “Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”. ﴾ Al Mulk:27 ﴿ Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya. ……………………..

June 24, 2016 Edy Gojira 3

IA adalah kumpulan negeri-negeri itu (united nation) … kekuatannya SANGAT […]

walau kiamat TIBA-TIBA, … ada TANDA-TANDAnya, yang diJELASkan oleh NABI SAW …. lalu …diriwayatkan oleh sahabat-sahabat Nabi ————————————— “Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (ASSAAH/ٱلسَّاعَةَ) kedatangannya kepada mereka dengan TIBA-TIBA, karena sesungguhnya telah datang TANDA-TANDAnya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?” (QS Muhammad ayat 18) ———————– ﴾ Al A’raf:187 ﴿ Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat (ASSAAH/ ٱلسَّاعَةِ): “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. ——————————- Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah manshurah disebutkan, “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berperang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi — Dajjal.—-” HR. Abu Daud: Kitab al-jihad no. 2125, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 1959. ———————— hadits Nawwas bin Sam’an disebutkan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai Dajjal, “Wahai Rasulullah, berapa lamakah dia tinggal di bumi?” Beliau menjawab, “Selama empat puluh ——(40)—- hari, sehari seperti setahun, yang sehari lagi seperti sebulan, dan sehari lagi seperti sepekan, dan hari-hari lainnya seperti hari-harimu.” Rasulullah SAW menganjurkan kita berlindung dari fitnah Dajjal dengan berpegang teguh pada dinul Islam dan bersenjatakan iman dan mengenal namanama serta sifat-sifat Allah. Juga berlindung, khususnya pada waktu shalat, dengan doa, “Ya Allah, aku berlidung kepada-Mu dari adzab kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah AlMasih Ad-Dajjal….” (Shahih Bukhari). Serta menghafal beberapa ayat dari surah Al-Kahfi, “Barang siapa menghafal sepuluh ayat dari permulaan surah AlKahfi, ia dilindungi dari (fitnah) Dajjal.” ———————————- SLOWING rotation earth (1 hari = setahun) …… Krn bumi BERPUTAR lambat/pelan … (Hanya Allah saja yang maha TAHU yang AKAN terjadi)} ———————————– Berita Nubuwah Nabi Muhammad SAW yang SUDAH TERBUKTI terjadi …. yg BELUM TERLIHAT/TERBUKTI hanya datang keputusan Allah (Kiamat) …………………………………………………………………………………. – “Umatku” (umat Nabi SAW akhir zaman, dg sifat seperti pasukan Zaman Nabi SAW) … unggul melawan musuh … << (terlihat/terbukti) – mendapatkan rezeki dari musuhnya …. << (terlihat/terbukti) – pusat negeri Islam (akhir zaman) di Syam … << (terlihat/terbukti) – lalu DATANG keputusan Allah (=kiamat) …<< BELUM terlihat/terbukti ---------------------------------------- “Salamah bin Nufail berkata: aku datang menemui Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda perang, aku meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya, tidak ada lagi perang........... Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan sentiasa ada satu kelompok di tengah umatku yang UNGGUL melawan musuh-musuhnya, Allah SESATKAN hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rezeki dari mereka (berupa ghanimah) sehingga DATANG KEPUTUSAN ALLAH (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang dipasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya kiamat. “(Riwayat Imam Ahmad) …………………. “Masih tetap sekelompok dari umatku berPERANG di atas kebenaran. Mereka unggul sampai hari KIAMAT, lalu turun ‘Isa putra Maryam. Maka pemimpin mereka mengatakan: ‘Kemari, jadilah imam kami.’ Ia menjawab: ‘Tidak, sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai kemuliaan dari Allah untuk umat ini’.” (Shahih, HR. Muslim dalam Kitabul Iman Bab La Tazal Tha`ifah min Ummati, 2/370, no. 393) ………………

June 24, 2016 Edy Gojira 3

walau kiamat TIBA-TIBA, … ada TANDA-TANDAnya, yang diJELASkan oleh NABI […]

so CLOSED, closer, semakin mendekat, BUKAN malah menjauh,WAKTUnya ASSAAH/malapetaka…. segeralah berBUAT BAIK … jangan PERNAH MEREMEHKAN ayat-ayat Allah dan Nabi-Nya …. agar tidak MENYESAL selamanya … ———————————— agar TIDAK RUGI sia-sia .. mengira SUDAH merasa BENAR dan BAIK amal KITA ???? sudah merasa AMAL baik kita sudah CUKUP ke SURGA Allah …. dan ALLAH akan PASTI mengampuni DOSA kita ?? =============================== …… apakah KITA masih BUTA melihat KEBENARAN ??? … apakah diriku/dirimu SUDAH merasa tergolong orang BERIMAN ?????? ============================== WAR … lalu KIAMAT … lalu ISA turun (hadits) ============================= Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Masih tetap sekelompok dari umatku berPERANG di atas kebenaran. Mereka unggul sampai hari KIAMAT, lalu turun ‘Isa putra Maryam. Maka pemimpin mereka mengatakan: ‘Kemari, jadilah imam kami.’ Ia menjawab: ‘Tidak, sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai kemuliaan dari Allah untuk umat ini’.” (Shahih, HR. Muslim dalam Kitabul Iman Bab La Tazal Tha`ifah min Ummati, 2/370, no. 393) ——————————– ANGKATAN PERANGmu {koalisi KAFIR,MUNAFIK,FASIK} sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman. … Al Anfaal:19 —————————— >>>>>>> ﴾ Al Anfaal:14 ﴿ <<<<<<< event ITULAH (hukum dunia yang ditimpakan atasmu/ذٰلِكُمْ), maka RASAKAN-lah {فَذُوقُوهُ} . dan Sesungguhnya {وَأَنَّ} bagi orang-orang yang kafir itu { لِلْكٰفِرِينَ} AZAB {ٱلْعِقَابِ} NERAKA {ٱلنَّارِ}. ........................................ ﴾ Al Anfaal:17 ﴿ >><<< penyebab Event itu terjadi {= ITUlah} yaitu LEMPARAN ALLAH >>>>> Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi ALLAH-lah yang MELEMPAR. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ——————————- ﴾ Al Anfaal:18 ﴿ Itulah (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan TIPU DAYA orang-orang yang KAFIR ————————————— ﴾ Al Anfaal:19 ﴿ Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu; dan jika kamu berhenti; maka itulah yang lehih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula); dan ANGKATAN PERANGmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman. ……………………………… Dari Abdullah bin al-Haris bin Jaz-uz Zabidi RA katanya, sabda Nabi SAW, “Akan keluar orang-orang dari Timur, lalu mereka mempersiapkan untuk Imam Mahdi, yakni tapak pemerintahannya.” (Ibnu Majah) ………………… Sabda Nabi SAW, “Al-Mahdi akan muncul setelah keluarnya Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, yang mana pasukan ini tidak pernah kalah dengan pasukan mana pun.” (Ibnu Majah) ………………………………….. Abdullah bin Syuraikh berkata, “Bersama-sama munculnya Al-Mahdi adalah panji-panji Rasulullah SAW, lengkap dengan cap-capnya sekali.” Kata Sayidina Ali KMW, “Apabila Panji-panji Hitam menghala ke arah As-Sufyani, dan para pengikut Syuaib bin Saleh mencari-cari Al-Mahdi, dia akan muncul dari Makkah dan bersama-sama dengannya adalah Panji-panji Rasulullah SAW. Dia akan membahagi dua pasukannya mengerjakan sembahyang, setelah orang ramai meletakkan harapan kepadanya selain berpanjangan bala yang menimpa mereka. Setelah selesai sembahyang, dia mendapatkan mereka dan berkhutbah, “Wahai manusia, ujian-ujian yang berterusan menimpa umat Muhammad SAW, terutamanya kepada Ahlulbait, (antaranya) adalah (kerana) kamu dikuasai dan dipersalahkan.” ………………………………… diriwayatkan daripada Abu Hurairah RA dan Anas RA dengan matan yang sedikit berlainan. Sabda Nabi SAW, “Al-Mahdi akan datang setelah munculnya Panji-panji Hitam dari sebelah Timur yang mana pasukan itu selalu tidak pernah kalah dengan pasukan mana pun.” …………………………………………

June 24, 2016 Edy Gojira 1

so CLOSED, closer, semakin mendekat, BUKAN malah menjauh,WAKTUnya ASSAAH/malapetaka…. segeralah […]

maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya mengerjakan SHALAT … ” tapi” …. NIAT-nya {“tidak riya”} dan lihat “GUNA/imbas”-nya setelah shalat…. masih MAKSIAT/KEJI/Munkar ??… Shalat hanya dapat PAYAH dan LETIH !!!?? ………………… Rasulullah menegaskan, ”Barang siapa yang SHALATnya TIDAK dapat MENCEGAH perbuatan KEJI dan MUNKAR, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin JAUH dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad). ………………………….. Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Akan datang pada manusia (umat Muhammad) suatu zaman, banyak orang yang merasakan dirinya SHALAT, padahal mereka sebenarnya TIDAK shalat.” (HR Ahmad} ………………………….. Rasulullah menyatakan, ”Berapa BANYAK ORANG yang SHALAT, keuntungan yang diperoleh hanyalah PAYAH dan LETIH.” (HR Ibnu Majah). ……………………………. SUDAH “mengerjakan” SHALAT ….. tapi … masih CELAKA {Al Maa’uun:4} …. apa sebabnya ??? —————————– ﴾ Al Baqarah:3 ﴿ (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang MENDIRIKAN {dan mereka mendirikan/ وَيُقِيمُونَ} SHALAT, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. ﴾ Al Baqarah:43 ﴿ Dan DIRIKANLAH {dan dirikan olehmu/ وَأَقِيمُوا۟} SHALAT, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. ﴾ Al Baqarah:110 ﴿ Dan DIRIKANLAH {وَأَقِيمُوا۟} SHALAT dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. ……………………….. ﴾ Al Maa’uun:1 ﴿ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ﴾ Al Maa’uun:2 ﴿ Itulah orang yang menghardik anak yatim, ﴾ Al Maa’uun:3 ﴿ dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. ﴾ Al Maa’uun:4 ﴿ Maka keCELAKAanlah {فَوَيْلٌ} bagi orang-orang yang shalat, ﴾ Al Maa’uun:5 ﴿ (yaitu) orang-orang yang LALAI {سَاهُونَ} dari shalatnya, ﴾ Al Maa’uun:6 ﴿ orang-orang yang berbuat riya {يُرَآءُونَ}, ﴾ Al Maa’uun:7 ﴿ dan mereka enggan {وَيَمْنَعُونَ} menolong {memberi PERTOLONGAN/ ٱلْمَاعُونَ) …………………

June 22, 2016 Edy Gojira 4

>> maka ….DIRIKAN-lah SHOLAT {Al Baqarah:3 } …. bukan hanya […]

ketahuilah semua BID’AH ……………. itu SESAT ——————————————- MENAMBAH atau MENGURANGI …… dalam URUSAN ‘AGAMA’ = BID’AH = SESAT —————————– Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barang siapa yang mengada-adakan {BID’AH} sesuatu amalan dalam urusan AGAMA yang bukan datang dari kami (Allah dan Rasul-Nya), maka tertolaklah amalnya itu” (SHAHIH, riwayat Muslim Juz 5,133) ————————————— Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan (bid’ah) dan setiap BID’AH adalah SESAT.” (HR. Muslim no. 867) —————————————— HUKUM BID’AH DALAM ISLAM ……… Hukum semua bid’ah adalah terlarang. Namun, hukum tersebut bertingkat-tingkat.—————————- Bid’ah itu perkara ibadah bukan alat/benda/urusan dunia…seperti sabda Rasul,”Dalam perkara ibadah lihatlah Aku,sedangkan urusan Dunia kamu lebih tahu.” ……………. Contohnya:Sholat,Zakat,puasa,haji….Lihatlah Dalil yg diperintahkan Allah dlm Alquran kemudian lihatlah bagaimana Rosul mempraktekkan perintah Allah… …………. Sedangkan Contoh urusan dunia : Fb,twitter,Tv,Mobil pesawat,kereta semua ini adalah alat / benda yang dapat digunakan untuk mempermudah Ibadah kita kepada Allah. …………… Manusia Diciptakan Allah semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah…. Dan Allah Maha pemurah sehingga memberikan fasilitas Dunia sebagai alat untuk mempermudah Ibadah kepada Allah… ========================= dalam AGAMA harus ITTIBA’ RASUL ==================================== Pengertian Ittiba’ Ittiba’ secara bahasa berarti iqtifa’ (menelusuri jejak), qudwah (bersuri teladan) dan uswah (berpanutan). Ittiba’ terhadap Al-Qur’an berarti menjadikan Al-Qur’an sebagai imam dan mengamalkan isinya. Ittiba’ kepada Rasul berarti menjadikannya sebagai panutan yang patut diteladani dan ditelusuri langkahnya. (Mahabbatur Rasul, hal.101-102).———————– Kesempurnaan agama Islam ini diakui oleh orang-orang Yahudi. Bahawa agama Islam ini sudah sempurna, tidak boleh lagi ditambah-tambah atau dikurang-kurangi. Maka ketika ayat ini turun, Umar bin Khaththab menangis. Ketika beliau ditanya kenapa menangis, beliau menjawab: “Aku menangis, (kerana) tidak ada sesuatu yang sempurna melainkn pasti akan berkurang”. Berkurang yang beliau maksudkan adalah dengan wafatnya Rasulullah s.a.w.. kerana selang beberapa waktu antara turunnya ayat ini dengan wafatnya Rasulullah adalah 81 hari. —————. Tidak boleh sesiapa pun menambah sesuatu dalam agama ini. Agama Islam sudah sempurna, dan kewajiban kita adalah ittiba’.

June 22, 2016 Edy Gojira 4

ketahuilah  semua BID’AH ……………. itu  SESAT ——————————————- MENAMBAH atau MENGURANGI […]

1 2 3 4 5 6