Loading
Kepadamu | EP Artikel-Edy Gojira - Part 9

PAKAIAN adalah untuk MENUTUP AURAT {= kewajiban} ... dan ... membuat orang LEBIH BERTAKWA kepada Allah -------------------------- ....................... dan memang TIDAK berguna/sia-sia... jika SUDAH menutup AURAT ... TETAPI ... TIDAK berTAKWA kepada Allah ... apalagi masih MUSYRIK, MUNAFIK, ... apalagi KAFIR ............................. يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Hal itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (al-A’raf: 26) ============================ Tafsir ” TAKWA Pakaian TerBAIK ” .................................. PAKAIAN adalah untuk MENUTUP AURAT {= kewajiban} ... dan ... membuat orang LEBIH BERTAKWA kepada Allah -------------------- ....................... dan memang TIDAK berguna/sia-sia... jika SUDAH menutup AURAT ... TETAPI ... TIDAK berTAKWA kepada Allah ... apalagi masih MUSYRIK, MUNAFIK, ... apalagi KAFIR ............................. يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Hal itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (al-A’raf: 26) ..................................>>>>>>>>>>>>>>>>>> Sesungguhnya Allah telah menurunkan kepada kita, pakaian untuk menutup aurat dan pakaian indah untuk perhiasan ... -------------------------------- Sehingga fungsi pakaian ada 2, yakni sebagai penutup aurat dan sebagai perhiasan / keindahan ... Kalau digabungkan dng pengertian pakaian takwa diatas, maka ... ------------------------ Pakaian yg dipakai manusia hendaknya: 1. Menutup aurat (laki2 dan perempuan berbeda dalam pengertian aurat) 2. Tidak memperlihatkan lekuk tubuh pemakai, karena ketatnya pakaian 3. Tidak memperlihatkan bentuk tubuh pemakainya, karena bahan yg transparan 4. Tidak terlalu panjang atau berlebih, sehingga menyulitkan pemakai bergerak dan sulit unt beribadah 5. Tidak memakai bahan yg mudah sobek / mudah robek 6. Pakaian hendaknya mudah kering apabila basah terkena air, mengingat seorang muslim dianjurkan selalu bersuci dng air (wudlu dll) 7. Tidak memakai bahan sutera bagi laki2 namun diperbolehkan bagi wanita 8. Tidak memakai perhiasan emas bagi laki2 namun diperbolehkan bagi wanita 9. Tidak memakai pakaian yg terlalu besar, sehingga menyulitkan unt bergerak dan tidak enak dipandang 10. Tidak memakai pakaian yg terlalu sempit, karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh 11. Tidak memakai pakaian yg memakai bahan seperti karet yg melekat tubuh, karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh --------------------------------

July 23, 2016 Edy Gojira 2

PAKAIAN adalah untuk MENUTUP AURAT {= kewajiban} ... dan ... [...]

... selfie itu kebanyakan berujung pada TAKABBUR, RIYA, sedikitnya UJUB ..........Allah TIDAK menyukai BANGGA diri dan SOMBONG .. An Nisaa:36 --------------------------------- KAMU/aku ... merasa CANTIK ... lalu SELFIE .... UJUB/bangga diri ... ? KAMU/aku ... merasa GANTENG ... lalu SELFIE .... UJUB/bangga diri ... ? ----------------------------------------------------------- kalau MERASA sudah punya amal baik yg BANYAK sekali .... ya gak perlu BUAT DAKWAH .. atau AMAL JARIYAH .. selfi saja .... dg KETAMPANANmu .. KECANTIKANmu ..... banyak HARTAmu ... dg KESUKSESANMU !!!!! ya .. selfi itu saja .................. BANGGA DIRI .. tampan.. cantik .. kaya ..... di di MEDIA SOSIAL ------------------------------------ selfie itu kebanyakan berujung pada TAKABBUR, RIYA, sedikitnya UJUB ------------------ buat cewek apalagi cowok, lebih baik hindari yang namanya foto selfie, nggak ada manfaatnya banyak mudharatnya --------------------------- bila kita berfoto selfie lalu takjub dengan hasil foto itu, bahkan mencari-cari pose terbaik dengan foto itu, lalu mengagumi hasilnya, mengagumi diri sendiri, maka khawatir itu termasuk UJUB ------------------- bila kita berfoto selfie lalu mengunggah di media sosial, lalu berharap ianya di-komen, di-like, di-view atau apalah, bahkan kita merasa senang ketika mendapatkan apresiasi, lalu ber-selfie ria dengan alasan ingin mengunggahnya sehingga jadi semisal seleb, maka kita masuk dalam perangkap RIYA ----------------------- bila kita berfoto selfie, lalu dengannya kita membanding-bandingkan dengan orang lainnya, merasa lebih baik dari yang lain karenanya, merasa lebih hebat karenanya, jatuhlah kita pada hal yang paling buruk yaitu TAKABBUR ------------------------- ketiganya mematikan hati, membakar habis amal, dan membuatnya layu bahkan sebelum ia mekar ------------------------ memang ini bahasan niat, dan tiada yang mengetahuinya kecuali hati sendiri dan Allah, dan kami pun tiada ingin menelisik maksud dalam hati, hanya sekedar bernasihat pada diri sendiri dan juga menggugurkan kewajiban ------------------------------ --------------- zaman sekarang malah terbalik, cewek-cewek Muslimah/ COWOK merasa tampan ...... tanpa ada malu memasang fotonya di media sosial, satu foto 9 frame, dengan pose wajah yang -innalillahi- segala macem, saat malu sudah ditinggal, dimana lagi kemuliaan wanita? >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> ﴾ An Nisaa:36 ﴿ Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, ۞ وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّـهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوٰلِدَيْنِ إِحْسٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتٰمَىٰ وَٱلْمَسٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّـهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا ﴿النساء:٣٦﴾ ------------------------ ﴾ Al Hadiid:23 ﴿ (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّـهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿الحديد:٢٣﴾ ---------------------------- ﴾ Luqman:18 ﴿ Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّـهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿لقمان:١٨﴾

July 23, 2016 Edy Gojira 1

... selfie itu kebanyakan berujung pada TAKABBUR, RIYA, sedikitnya UJUB [...]

Gaya hidup yang penuh foya-foya dan keMEWAHan tersebut berasal dari peradaban barat yang KAFIR .... LALU ... kamu/aku akan MENIRU/tasyabuh gaya hidup KAFIR ??? ---------------------------------------------------------- APAKAH Nabi dan SAHABAT Nabi .... mengikuti/tasyabuh perilaku dan gaya HIDUP seperti orang KAFIR ??? --------------------------------------------------------- Konsumerisme telah menjadi gaya hidup yang mempengaruhi kehidupan kaum muslimin. Gaya hidup yang penuh foya-foya dan kemewahan tersebut berasal dari peradaban barat yang kafir. Mereka mengukur kebahagiaan dengan ukuran materi dan bertujuan mempeturutkan hawa nafsu belaka. Kaum muslimin memiliki gaya hidup yang unik yang sangat berbeda dengan peradaban manapun. Gaya hidup ini akan menyelamatkan manusia dari kerusakan umat manusia. Kebahagiaan kaum muslimin diukur dari keridhaan Allah SWT. Kita bisa meneladaninya dari kehidupan rasul, sahabat, dan para pengikutnya. ----------------------------- Makna Gaya hidup Konsumtif ------------------------------ Konsumtif adalah keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Konsumen memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok. -------------------------------- Budaya konsumtivisme menimbulkan shopilimia.Dalam psikologi ini dikenal sebagai compulsive buying disorder (penyakit kecanduan belanja). Penderitanya tidak menyadari dirinya terjebak dalam kubangan metamorfosa antara keinginan dan kebutuhan. Ini bisa menyerang siapa saja, perempuan atau laki-laki. Susahnya, kita terjebak dalam kehidupan konsumeristik yang dibawa pasar kapitalisme. Jadi ritual itu dipaket begitu rupa oleh pasar kapitalisme menjadi lebih konsumtif dan menjadi bagian dari budaya populer. Kehidupan kaum muslimin saat ini berada di tengah arus kapitalisme. --------------------------- Membelanjakan harta (Infaq) ---------------------------- Menginfaqkan harta adalah memberikan harta dengan tanpa kompensasi apapun. Allah SWT berfirman : “Dan nafkahkanlah (harta kalian) di jalan Allah.” (QS. Al-Baqarah:195) ----------------------------- Membelanjakan harta (infaq) bisa berbentuk wajib, sunnnah, mubah, bahkan haram. Wajib dalam hal nafkah kepada anak- isteri, zakat, dll. Sunnah dalam hal shodaqoh, memberi hadiah, wasiat, dll. Mubah dalam hal rekreasi, dll. Haram jika bersifat israf, tabdzir dan taqtir. -------------------------------- Keharaman Israf dan tabdzir ------------------------------------- Pelaku israf disebut musrifin. Makna musrifin banyak. ------------------------- Pertama, mu’ridhin (orang-orang yang lalai) dari mengingat Allah. Maksudnya bisikan setan telah melalaikannya dari dzikir dan mengikuti syahwat, serta menganggapnya sebagai suatu kebaikan. Kedua, orang-orang yang banyak kejelekannya daripada kebaikannya (QS. Ghafir:43). Ketiga, dari Qathadah memaknainya sebagai musyrikin (orang-orang musyrik). Dari Mujahid, al-musrifin adalah orang-orang yang menumpahkan darah dengan cara tidak halal. Keempat, mufsidin (orang-orang yang membuat kerusakan) (QS. Asy-Syu’ara: 150-152). ---------------------------- Adapun kata tabdzir makna syara’nya adalah menafkahkan harta pada perkara-perkara yang haram. Allah SWT berfirman :“Janganlah kamu berbuat tabdzir. Sebab sesungguhnya orang yang melakukan tabdzir itu adalah saudaranya setan.” (QS. Al-Isra’: 27) --------------------------- Keharaman berbuat kikir ------------------------------ Islam melarang berbuat kikir (taqtir) terhadap diri sendiri, serta menahan diri dari kenikmatan yang diperbolehkan syara’(QS. Al-Furqan: 67). Sabda Nabi Muhammad SAW :“Apabila engkau telah dianugerahi harta oleh Allah, maka hendaknya tanda-tanda nikmat dan kemuliaan Allah yang diberikan kepadamu tersebut ditampakkan.” (H.r. Al-Hakim, dari ayah Abi Al-Ahwash). Apabila ada seseorang memiliki harta, sementara dia bertindak bakhil terhadap dirinya sendiri, maka menurut Allah tindakan semacam itu adalah dosa. Apabila orang tersebut bakhil terhadap orang-orang yang nafkahnya menjadi tanggungannya, maka dia berdosa dan harus dipaksa oleh Negara agar mau bertanggungjawab untuk keperluan keluarganya. Orang tersebut juga harus menjamin nafkah ini secara layak sehingga mencapai taraf hidup yang layak(QS. Ath-Thalaq : 7). --------------------------------------------------------- Teladan Rasul, Sahabat, dan Para Penerusnya ----------------------------------------------------------- Nabi sebagai kepala negara seharusnya bisa hidup dengan mewah. Tetapi ternyata nabi hidup dengan sederhana. Dalam sebuah hadits diketahui bahwa jika bangun tidur di punggung nabi terlihat bekas – bekas anyaman tikar yang menjadi alas tidurnya. Di pagi hari, jika nabi tidak menemukan makanan untuk sarapan maka nabi langsung berniat melaksanakan puasa sunat. Rumah nabi pun yang dibangun di samping masjid nabawi tidak memerlukan biaya yang mahal. Keluarga nabi terkenal sebagai keluarga yang dermawan. -------------------------- Para sahabat yang memiliki harta yang banyak tidak segan–segan untuk membantu dakwah dan jihad. Umar bin Khattab rela menyumbang setengah dari seluruh hartanya. Bahkan Abu Bakar Ash Shiddiq menyumbangkan seluruh hartanya. -------------------------- Abdurrahman bin Auf yang merupakan konglomerat di jamannya terkenal banyak memberikan hutang kepada hampir sseluruh penduduk madinah. ------------------- Para hartawan terdahulu, banyak yang mengeluarkan hartanya untuk mendirikan majelis-majelis ilmu, membangun perpustakaan, dan memberikan beasiswa sehingga bisa membantu program pemerintah dalam melakukan pendidikan bebas biaya bagi seluruh kaum muslimin. --------------------- orang BERIMAN .... BUKAN Orang Yang Gemar Bersenang-Senang ......................... عن معاذ ابن جبل أن رسول الله صلى الله عليه وسلم لما بعث به إلى اليمن قال له إياك والتنعم فإن عباد الله ليسوا بالمتنعمين Dari Mu’adz bin Jabal, ketika ia diutus ke Yaman, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berpesan kepadanya: “Tinggalkanlah sifat gemar berSENANG-SENANG (at tana’um). Karena hamba Allah yang sejati bukanlah orang yang gemar bersenang-senang” (HR. Ahmad 5/243, 244, Ath Thabrani dalam Musnad Asy Syamiyyin 279, Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya 5/155)-------------- JANGAN mati sebagai Kanzul Mal !!.. jangan meREMEHkan !!! ------------------- dicap Allah sbg PENIMBUN HARTA Siapa saja yang meninggalkan (mati dalam keadaan menyimpan) yang kuning (uang emas) dan yang putih (uang perak), maka dia diSETERIKA dengannya (di neraka kelak).” (HR. Bukhari), ............PENIMBUN HARTA = tidak menafkahkannya pada jalan Allah .. << apa itu JALAN Allah ??? ................................. Imam Thabrani meriwayatkan dari Abi Umamah bahwa seorang ahlus shuffah (yang tinggal di Masjid Nabawi) meninggal, lalu ditemukan di dalam selimut (sarungnya) sekeping uang dinar, lalu Rasulullah Saw menyebutnya “kayyah” (sepotong api neraka). Lalu ada orang lain yang meninggal dan ditemukan ditempat tidurnya dua keping dinar. Beliaupun mengomentari “kayyataan” (dua keping api neraka). ------------------------------ “Hai oang-orang yang beriman, sesungguhnya sebagaian besar orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan bathil, dan mereka menghalang-halangi manusia dari jalan. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak {= uang di BANK, perhiasan, investasi ....dst sekarang ini} dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka. ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan.” (QS. At Taubah 34-35) <<< “BerJIHADlah terhadap kaum MUSYRIKIN dengan HARTA benda kamu, dan diri-DIRI kamu {NYAWA} dan lidah-LIDAH kamu.” (HR. Abu Daud, dari Anas).>>> ------------------------ “Setan menjanjikan (menakut-nahkuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir) ; sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripadaNya dan karunia. Dan Allah Mahaluas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui” [Al-Baqarah/2: 268]

July 23, 2016 Edy Gojira 3

Gaya hidup yang penuh foya-foya dan keMEWAHan tersebut berasal dari [...]

PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!... dan PENGAKUAN IBLIS ------------------------------------------------------ hanya Allah saja yg MAHA mengetahui KEBENARAN yg … SEBENARnya --------------------------------- "Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. -------------------------- Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya. ------------------ Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119) Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al- Ahzab : 38) --------------------------- Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong”............ dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A

July 23, 2016 Edy Gojira 2

PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!... dan PENGAKUAN [...]

ISLAM adalah agama yang FITRAH ................................................................... artinya = orang yang memiliki jiwa yang bersih sebagaimana ketika ia diciptakan pasti akan menerima ajaran-ajaran Islam dengan lapang dada ............................................... Secara bahasa, fitrah artinya al khilqah yaitu keadaan asal ketika seorang manusia diciptakan oleh Allah (lihat Lisaanul Arab 5/56, Al Qamus Al Muhith 1/881). --------------------------- Dan ketahuilah, yang dimaksud dengan agama yang fitrah ialah Islam. Setiap manusia lahir dalam keadaan berislam, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam: كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ “Setiap manusia yang lahir, mereka lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi atau Nasrani” (HR. Bukhari-Muslim) ---------------------------- Allah Ta’ala berfirman: أَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. Ar Ruum: 30) ---------------------------- Seorang ulama pakar tafsir, Imam Ibnu Katsir, menjelaskan ayat ini: “Maksudnya adalah tegakkan wajahmu dan teruslah berpegang pada apa yang disyariatkan Allah kepadamu, yaitu berupa agama Nabi Ibrahim yang hanif, yang merupakan pedoman hidup bagimu. Yang Allah telah sempurnakan agama ini dengan puncak kesempurnaan. Dengan itu berarti engkau masih berada pada fitrahmu yang salimah (lurus dan benar). Sebagaimana ketika Allah ciptakan para makhluk dalam keadaan itu. Yaitu Allah menciptakan para makhluk dalam keaadan mengenal-Nya, mentauhidkan-Nya dan mengakui tidak ada yang berhak disembah selain Allah” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/313) -------------------------- Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Islam adalah agama yang fitrah yang pasti akan diterima oleh semua orang yang memiliki fitrah yang salimah”. Artinya orang yang memiliki jiwa yang bersih sebagaimana ketika ia diciptakan pasti akan menerima ajaran-ajaran Islam dengan lapang dada. ------------------------------ Setelah kita paham bahwa sesungguhnya agama yang sesuai dengan fitrah manusia itu adalah agama Islam dan manusia sesungguhnya terlahir dalam keadaan Islam yang murni, maka kini kita perlu ketahui apa itu Islam. ---------------- Makna Islam ------------------------------- Allah Ta’ala berfirman: إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلامُ “Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam” (QS. Al Imran: 19) --------------------- Ia juga berfirman: وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al Imran: 85) ----------------------------------- Islam artinya berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk kepada-Nya dalam ketaatan, serta berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya. Karena kesyirikan merupakan aqidah orang Arab sebelum berkembangnya dakwah Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. -------------------------------- Imam Al Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Raja’ Al ‘Atharidi, ia berkata: كنا نعبد الحجر فإذا وجدنا حجراً هو خير منه ألقيناه وأخذنا الآخر، فإذا لم نجد حجراً جمعنا حثوة من تراب ثم جئنا بالشاة فحلبنا عليه ثم طفنا به “Dahulu kami menyembah batu. Apabila kami mendapatkan batu yg lebih baik, maka kami melemparkannya dan mengambil yg lain. Apabila kami tidak menemukan batu, kami kumpulkan segenggam tanah, lalu kami bawakan seekor kambing kemudian kami peraskan susu untuknya. Lalu kami thawaf dengannya” ---------------------------- Keadaan Manusia Sebelum Datangnya Islam ----------------------------- Sedangkan keadaan umat secara umum, sebelum berkembangnya dakwah Islam, telah dijelaskan oleh banyak ayat-ayat Al Qur’an, diantaranya firman Allah Ta’ala: وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ “Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah”” (QS. Yunus: 18) -------------------------------------- Juga firman Allah Ta’ala: وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى “Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”” (QS. Az Zumar: 3) --------------------------

July 23, 2016 Edy Gojira 1

ISLAM adalah agama yang FITRAH ................................................................... artinya = orang yang [...]

1 7 8 9 10 11 13