Loading
Hasanah | EP Artikel-Edy Gojira

ketahuilah semua BID’AH ................ itu SESAT ------------------------------------------- MENAMBAH atau MENGURANGI ...... dalam URUSAN 'AGAMA' = BID'AH = SESAT ----------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Barang siapa yang mengada-adakan {BID'AH} sesuatu amalan dalam urusan AGAMA yang bukan datang dari kami (Allah dan Rasul-Nya), maka tertolaklah amalnya itu" (SHAHIH, riwayat Muslim Juz 5,133) --------------------------------------- Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan (bid’ah) dan setiap BID'AH adalah SESAT.” (HR. Muslim no. 867) ------------------------------------------ HUKUM BID’AH DALAM ISLAM ......... Hukum semua bid’ah adalah terlarang. Namun, hukum tersebut bertingkat-tingkat.---------------------------- Bid'ah itu perkara ibadah bukan alat/benda/urusan dunia...seperti sabda Rasul,"Dalam perkara ibadah lihatlah Aku,sedangkan urusan Dunia kamu lebih tahu." ................ Contohnya:Sholat,Zakat,puasa,haji....Lihatlah Dalil yg diperintahkan Allah dlm Alquran kemudian lihatlah bagaimana Rosul mempraktekkan perintah Allah... ............. Sedangkan Contoh urusan dunia : Fb,twitter,Tv,Mobil pesawat,kereta semua ini adalah alat / benda yang dapat digunakan untuk mempermudah Ibadah kita kepada Allah. ............... Manusia Diciptakan Allah semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah.... Dan Allah Maha pemurah sehingga memberikan fasilitas Dunia sebagai alat untuk mempermudah Ibadah kepada Allah... ========================= dalam AGAMA harus ITTIBA' RASUL ==================================== Pengertian Ittiba’ Ittiba’ secara bahasa berarti iqtifa’ (menelusuri jejak), qudwah (bersuri teladan) dan uswah (berpanutan). Ittiba’ terhadap Al-Qur’an berarti menjadikan Al-Qur’an sebagai imam dan mengamalkan isinya. Ittiba’ kepada Rasul berarti menjadikannya sebagai panutan yang patut diteladani dan ditelusuri langkahnya. (Mahabbatur Rasul, hal.101-102).----------------------- Kesempurnaan agama Islam ini diakui oleh orang-orang Yahudi. Bahawa agama Islam ini sudah sempurna, tidak boleh lagi ditambah-tambah atau dikurang-kurangi. Maka ketika ayat ini turun, Umar bin Khaththab menangis. Ketika beliau ditanya kenapa menangis, beliau menjawab: “Aku menangis, (kerana) tidak ada sesuatu yang sempurna melainkn pasti akan berkurang”. Berkurang yang beliau maksudkan adalah dengan wafatnya Rasulullah s.a.w.. kerana selang beberapa waktu antara turunnya ayat ini dengan wafatnya Rasulullah adalah 81 hari. ---------------. Tidak boleh sesiapa pun menambah sesuatu dalam agama ini. Agama Islam sudah sempurna, dan kewajiban kita adalah ittiba’.

June 22, 2016 Edy Gojira 4

ketahuilah  semua BID’AH ................ itu  SESAT ------------------------------------------- MENAMBAH atau MENGURANGI [...]

TIDAK ADA bid’ah hasanah ............................................ “Sejelek-jelek perkara ialah perkara yang diada-adakan (dalam agama), dan setiap BID'AH itu SESAT” HR Muslim --------------------------------- Dalam riwayat An Nasa’i, مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ ، إِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ “Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan yang disesatkan oleh Allah tidak ada yang bisa memberi petunjuk padanya. Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka” (HR. An Nasa’i no. 1578, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan An Nasa’i)

May 19, 2016 Edy Gojira 4

TIDAK ADA bid’ah hasanah ............................................ “Sejelek-jelek perkara ialah perkara yang [...]