Loading
Belakangnya | EP Artikel-Edy Gojira

apakah KHALIFAH/Khilafah belum muncul ? ——- HANYA orang BUTA QALBUnya saja yang BUTA!!! …. hanya BUIH dan AL WAHN saja …. yg TIDAK MELIHAT/BUTA !!! … —————————– <<<<<< KHILAFAH/Khalifah …lalu … KIAMAT {malapetaka, bencana besar, catastrophe, extinction, doom day} akan terjadi ...... time = setelah BINTANG BEREKOR RAKSASA muncul <<<< -------------- orang KAFIR, MUNAFIK, FASIK, saja MELIHAT!!! ... lalu ... PASUKAN koalisi KAFIR, MUNAFIK, FASIK menyerang PASUKAN KHALIFAH !!! ........ --------------------------- apakah PASUKAN orang BERIMAN akan MUSNAH dari MUKA BUMI ..ya Allah???? --------------- yang ada di BUMI ....HANYA.. MANUSIA-MANUSIA KAFIR, MUNAFIK, FASIK ... SAJA,???------- ,,,, di BUMI hanya PARA DAJJAL dan BUIH saja ??? ------------------------------------- Wahai Rasulullah, apakah itu perang di jalan Allah --------------------------- ‘Utsman bercerita kepada kami, ia berkata: Jarir bin Manshur memberitakan kepada kami dari Abu Wa’il dari Abu Musa, ia berkata: “Seseorang mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata: ‘Wahai Rasulullah, apakah itu perang di jalan Allah? Sesungguhnya ada seseorang dari kami yang berperang karena marah, dan ada yang berperang karena membela orang lain.’ Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kepalanya -(Abu Musa) berkata: Tidaklah Rasulullah mengangkat kepalanya melainkan karena orang yang bertanya dalam keadaan berdiri- dan menjawab: ‘Siapa saja yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah, maka ia berada di jalan Allah.’” HR. al-Bukhari. ------------------------------ Hanya satu yang menyatukan mereka yaitu akidah Islam dan permusuhan terhadap thaghut. ------------------------------ Dari Hudzaifah bin al Yaman radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah mengenai kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau mengenai keburukan.” Hudzaifah melanjutkan, “Wahai Rasulullah, apakah setelah kebaikan yang Allah berikan kepada kita ini, akan muncul keburukan setelahnya seperti masa-masa sebelumnya?” Rasul menjawab, “Benar!” Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu bagaimana caranya selamat dari hal tersebut?” Beliau menegaskan, “Dengan pedang!” Hudzaifah melayangkan pertanyaan kembali, “Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan terjadi?” ..... Rasul menjelaskan, “Jika Allah mempunyai —KHALIFAH— di muka bumi, lalu dia memukul punggung dan mengambil hartamu, maka taatilah dia. Jika tidak begitu, maka matilah engkau dalam keadaan menggigit akar pohon (tidak taat dan pergi menyepi).” Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu apa yang akan terjadi?”........ Rasul menjawab, “Akan muncul Dajjal dengan membawa sungai dan api. Siapa yang jatuh ke dalam apinya, maka ia akan mendapatkan pahala dan akan dihapus dosanya. Dan siapa yang jatuh ke dalam sungainya, maka ia akan mendapat dosa dan digugurkan pahalanya.” Hudzaifah bertanya kembali, “Lalu apa lagi?”............ Rasul menyebutkan, “KIAMAT akan terjadi.” hujan batu balasan m >>>>>> KHILAFAH (terlihat) … lalu … KIAMAT/”malapetaka” terjadi <<<<<<< -------------------- „Abdullah ibnu Hawalah berkata, “Rasulullah (shallāllāhu „alaihi wasallam) bersabda, „Kalian akan menaklukkan Syam, Romawi, dan Persia, hingga salah seorang dari kalian akan memiliki unta sebanyak ini dan ini, sapi sebanyak ini dan ini, dan domba sebanyak ini dan ini, sampai salah seorang diberi seratus di-nar merasa tidak senang dengannya.‟ Kemudian beliau meletakkan tangan be-liau di atas kepalaku dan berkata, „Wahai Ibnu Hawalah, jika kamu melihat KHILAFAH telah datang ke Negeri Al-Quds (Syam), lalu gempa bumi, MALAPETAKA, dan perkara-perkara besar telah mendekat, maka Hari Kiamat pada waktu itu lebih dekat daripada jarak antara tanganku ini dari kepalamu.” [Shahih: HR. Imam Ahmad, Abu Daud, dan Al-Hakim]. ------------------------ “KEDATANGAN AL MAHDI akan di DAHULUI oleh kemunculan BINTANG YANG EKORNYA “menakjubkan” {= bintang BEREKOR/ komet/ comet}, BUKAN seperti bintang yang kamu lihat muncul setiap dua pertiga pada satu dekade (sepuluh tahun) dan bukan juga bintang yang muncul pada dua pertiga abad dan bukan juga bintang yang muncul setiap abad. Tetapi ia adalah BINTANG BERABAD-ABAD , yang diliputi API, SALJU, UDARA DAN TANAH. >> = BINTANG BEREKOR dengan lintasan sangat jauh = comet CENTURY (lintasan ribuan tahun)… {= sangat terbukti/ sudah terjadi} —- EKORNYA MEMANJANG, kelajuannya seperti KELAJUAN CAHAYA matahari ketika menyonsong fajar. >> = bintang berekor menDEKATI matahari, lebih CEPAT (more faster), mendekati kecepatan CAHAYA. … {= sangat terbukti/ sudah terjadi}———- Hujung depannya BERTEMU DENGAN HUJUNG BELAKANGNYA seperti LINGKARAN RAKSASA memancarkan sinar terang dalam langit yang gelap seperti matahari yang terbit. >> = berBELOK ketika dekat matahari, bersinar sangat terang (more Brightly), membentuk LINGKARAN RAKSASA = pasti komet RAKSASA = ISON COMET saja…. {= sangat terbukti/ sudah terjadi}———- Kemudian bintang itu akan kembali beredar pada orbitnya. >> orbit berubah/ sedikit bergeser dari trajectory, …. sebagian BESAR menjadi ribuan/ JUTAAN meteor di langit. …. Sebagian kecil menjadi KOMET yang masih beredar pada orbitnya. … {= sangat terbukti/ sudah terjadi}——— ………………………………….. “SETELAH ITU” {= ——PERISTIWA yang AKAN TERJADI …. Setelah peristiwa SEBELUMnya SUDAH terjadi—–} akan datang banyak —-MALAPETAKA—- dan KEMATIAN yang merupakan keuntungan bagi orang-orang yang baik, dan ia merupakan kerugian bagi orang -orang yang jahat”. HR Ali ————————————- =========================== Manuskrip Handza (efek Hujan batu dari langit {Api Tuhan membakar} dan bencana… Gempa, banjir Besar) ….. Hingga datang perintah Kami dan terjadi BANJIR, dan Tuhan Bait yang besar MURKA ketika orang KAFIR datang ke Bait orang Arab Jazirah, lalu Tuhan memerintahkan agar PEMUDA-Nya bangkit di Ka’bah Tuhan sebagaimana dulu Yusa’ibn Nun tampil di daratan Sinain (Mesir-pen) dan terjadilah GEMPA BUMI Tuhan. Kemudian tibalah perang, PEMUDA yang mengumpulkan negeri-negeri Arab dalam Ikatan yang satu {= … MUJAHIDIN Syam -Irak, Suriah, Yaman, Lybia, Mesir etc -pen…}. Akan tetapi, orang-orang Yahudi dan orang-orang KAFIR bumi {= …. Israel, US, PBB, negara munafik, koalisi dan syiah dst-pen…. }, sebagaimana orang-orang kafir Nuh, dihancurkan oleh BANJIR BESAR Tuhan.—- Mereka mengumumkan PERANG Pemuda Tuhan di Bukit Balsat. Dan esok Bait Tuhan di Palestina menangis karena TAWANAN. Bukit yang terpuji mengobarkan API. Dan SELURUH DUNIA Tuhan, membentuk —MALAPETAKA— dan KEHANCURAN bumi Tuhan. API Tuhan MEMBAKAR di SELURUH daratan, lautan, dan langit. Inilah ke-MURKA-an Tuhan yang sangat besar, yakni hari ke-BURUK-an bagi semua musuh umat Ahmad. Kemurkaan Tuhan adalah BENCANA. Semuanya ‘BESI’(mujahidin – seperti “besi”, bukan lemah bukan buih … seperti pasukan zaman nabi saw dan zaman sahabatnya -pen)yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh orang-orang yang melihat sejak masa Nuh. Nuh berdoa kepada Tuhan agar tidak ada lagi orang kafir yang tersisa di bumi Tuhan atau penyembah berhala. Berhala adalah NAJIS dan orang KAFIR adalah najis. ………………………………………………….. <<<<<<<<<<<<<… HR Abu Hurairah …>>>>>>>>>>>>>>> Pada dekade-dekade hijriah setelah 1400 tahun hijriah hitunglah dekade itu dua {1420) dan tiga {1430} ………, akan muncul Al Mahdi,ia memerangi seluruh dunia,bersatu padu memeranginya orang-orang yg tersesat{{ket= * “sudah terjadi” afghanistan war, Yaman war, Irak war, Syam war – sampai sekarang {2014}}= Nasrani), orang-orang yg dimurkai {{ket= * “sudah terjadi” Gaza War- 2015}=Yahudi) serta orang-orang yg keterlaluan keMUNAFIKannya di negeri Isra’ Mi’raj {=SYIAH dan negara-negara munafik } di dekat Gunung Magedon.Akan keluar menghadapinya RATU DUNIA dan tipu muslihat,pezina namanya amirika {=America}. Ia MERAYU DUNIA pada hari itu dalam KESESATAN DAN KEKAFIRAN.{ket= * “sudah terjadi” 2014-2015} } Yahudi dunia ketika itu berada di puncak ketinggian,menguasai AL QUDS dan KOTA SUCI. {ket= * “sudah terjadi” 2014}—- —-SELURUH NEGERI datang dari LAUT,DAN UDARA—– kecuali negeri-negeri salju yg sangat dingin dan negeri-negeri panas yg sangat panas {ket= * “sudah terjadi” -koalisi- 2015} .—– Al Mahdi melihat bahwa seluruh dunia sedang membuat tipu muslihat jahat terhadapnya dan meyakini bahwa Allah bisa membuat tipu muslihat yg lebih lihai. Ia yakin bahwa seluruh alam adalah pohon baginya,akan dikuasainya sejak ranting hingga akarnya….., MAKA Allah MELEMPARI {waktu = ” … TAK Mungkin lama dari peristiwa SEBELUMnya yang SUDAH terjadi”} mereka dg anak panah yg “paling DAHSYAT”, yg membakar bumi,laut dan langit mereka. Langitpun menurunkan hujan yg buruk dan seluruh penduduk bumi mengutuk semua orang kafir di bumi dan Allah mengizinkan hilangnya semua kekufuran” … HR ABu Hurairah =================== ———– Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan sentiasa ada satu kelompok di tengah umatku yang UNGGUL melawan musuh-musuhnya, Allah SESATKAN hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rezeki dari mereka (berupa ghanimah) sehingga DATANG KEPUTUSAN ALLAH (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang dipasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya “kiamat”. “(Riwayat Imam Ahmad) —— Dan dari Jabir bin Samurah, dari Nabi Saw., bahwasanya beliau bersabda:”Agama ini senantiasa akan tegak, berperang membelanya sekelompok kaum muslimin sampai KIAMAT tiba”—— Abdullah bin Syuraikh berkata, “Bersama-sama munculnya Al-Mahdi adalah panji-panji Rasulullah SAW, lengkap dengan CAP-capnya sekali.” Kata Sayidina Ali KMW, “Apabila Panji-panji Hitam menghala ke arah As-Sufyani, dan para pengikut Syuaib bin Saleh mencari-cari Al-Mahdi, dia akan muncul dari Makkah dan bersama-sama dengannya adalah Panji-panji Rasulullah SAW. Dia akan membahagi dua pasukannya mengerjakan sembahyang, setelah orang ramai meletakkan harapan kepadanya selain berpanjangan bala yang menimpa mereka. Setelah selesai sembahyang, dia mendapatkan mereka dan berkhutbah, “Wahai manusia, ujian-ujian yang berterusan menimpa umat Muhammad SAW, terutamanya kepada Ahlulbait, (antaranya) adalah (kerana) kamu dikuasai dan dipersalahkan.”———– Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Masih tetap sekelompok dari umatku berPERANG di atas kebenaran. Mereka unggul sampai hari KIAMAT, lalu turun ‘Isa putra Maryam. Maka pemimpin mereka mengatakan: ‘Kemari, jadilah imam kami.’ Ia menjawab: ‘Tidak, sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai kemuliaan dari Allah untuk umat ini’.” (Shahih, HR. Muslim dalam Kitabul Iman Bab La Tazal Tha`ifah min Ummati, 2/370, no. 393)

September 2, 2016 Edy Gojira 1

apakah KHALIFAH/Khilafah belum muncul ? ——- HANYA orang BUTA QALBUnya […]

apa itu MILLAH IBRAHIM ?…. keBODOHan; Islam Nusantara …. ajaran PLURALISME … mengaku MILAH IBRAHIM ? ———————— Secara terminologis (arti lughowy), “millah” itu identik dengan “Thorieqoh” atau “Syarie’ah”, yang artinya JALAN yang dibentang (dirumuskan/ditata) mengarah ke tujuan yang ingin dicapai. ———— Dengan demikian, millah atau syarie’ah itu maknanya lebih mengarah kepada implementasi dari suatu cita-cita/tujuan perjuangan (ideologi), semacam visi dan misi. Bukan berarti “agama” dan bukan pula “rumusan perundang-undangan” sebagaimana pemahaman dari hampir semua orang. —————- Allah menetapkan “syari’ah” dari Agama-Nya itu sama bagi semua Rosul-Nya, sebagaimana ditegaskan pada Kalam-Nya. — شَرَعَ لَكُم مِّنَ ٱلدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِۦ نُوحً۬ا وَٱلَّذِىٓ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ وَمَا وَصَّيۡنَا بِهِۦۤ إِبۡرَٲهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰٓ‌ۖ أَنۡ أَقِيمُواْ ٱلدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُواْ فِيهِ‌ۚ “Dia telah mensyariatkan untuk kalian dari Agama (dien) ini, sesuatu yang telah Aku wasiatkan kepada Nuh, dan yang Kami wahyukan kepadamu, dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, agar kalian dirikanlah Ad Dien, dengan kalian terpecah belah padanya … “(Asy Syuro : 13) ———— Sedangkan yang namanya aturan perundang-undanngan, tentu berbeda dan berubah-ubah sesuai perkembangan kehidupan manusia sepanjang zaman. ————- Baiklah, kita coba telusuri arti atau pengertian “Millah” dengan menelusuri petunjuk Allah dalam Al Quran. ———— Dilihat dari susunan (tartib) surat dan ayat dalam Al Quran, kata “Millah” itu mulai Allah gunakan pada Al Baqoroh 130. وَمَن يَرۡغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبۡرَٲهِـۧمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفۡسَهُ ۥ‌ۚ وَلَقَدِ ٱصۡطَفَيۡنَـٰهُ فِى ٱلدُّنۡيَا‌ۖ وَإِنَّهُ ۥ فِى ٱلۡأَخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ Lalu siapa yang tidak suka akan MILLAH Ibrahim, selain orang yang membodohkan dirinya sendiri … (Al Baqoroh : 130) ———– Ayat tersebut merupakan penutup (conclusion) dari apa yang Allah ungkapkan sebagai harapan dan cita-cita Ibrahim pada Al Baqoroh : 126 – 129. ———— Kemudian harapan dan cita-cita Ibrahim itu terungkap lagi pada Surah Ibrahim : 35 – 41. ———– Maka tentunya, berbagai hal yang terungkap pada ayat-ayat tersebut itulah, yang Allah sebut sebagai “Millah Ibrahim” pada Al Baqoroh 130 tersebut di atas, sebagai penutup (kesimpulan) dari apa yang diwacanakan pada ayat-ayat sebelumnya. ———— Dari kedua gugusan ayat-ayat tersebut di atas, yakni Al Baqoroh : 126-129 digabung dengan paparan pada Ibrahim : 35-41 diperoleh gambaran yang cukup jelas bahwa falsafah hidup dan cita-cita Ibrahim itu, dapat dirumuskan sebagai berikut : ——- 1) Mendambakan agar negerinya menjadi negeri yang makmur dan aman sentosa. (Al Baqoroh : 126) “Al Balad” yang disebut pada ayat tersebut artinya “negeri” yakni bagian dari bumi yang dihuni oleh satu komunitas manusia. Bukan merupakan institusi kekuasaan atau kelembagaan apapun. Bersama siapapun Muslimin berkomunitas di suatu “negeri”, mereka akan berkontribusi untuk kemakmuran dan keamanan negerinya. — Bukan sebaliknya, malah membuat masalah, kerusuhan, kekacauan bahkan menebar bencana sepanjang zaman. ————— 2) Memiliki semangat untuk membangun dan meningkatkan peradaban yang diwarisi dari pendahulunya (sebagai prestasi mereka), itulah pengabdian (ibadah) kepada Allah. (Al Baqoroh : 127)—– Amal pengabdian/Ibadah kepada Allah adalah aktivitas yang dilakukan dengan berorientasi kepada ridho Allah, selaras dengan program Allah. Bukan berbagai suguhan kebaktian/ritus, sedangkan aktivitas hidup malah merusak peradaban, menghambat kemajuan dan juga membuat kekumuhan dan kejumudan kultural. ———- 3) Segenap keluarga dan keturunannya (genarasi penerusnya) diharapkan tetap konsisten sebagai Ummat Muslimin yang sepenuh jiwanya tunduk patuh kepada Allah. (Al Baqoroh : 128) ————- 4) Menjaga, memuliakan dan melestarikan amalan ritual (nusukiyah) yang benar, bermakna dan legal berdasarkan ketetapan dan petunjuk Allah. (Al Baqoroh : 128) ———– Bukan berbagai bentuk ritual yang diada-adakan dan diatur sendiri (bid’ah/iftiro) apalagi beraroma mistis, hayali dan hampa makna. ——- 5) Berharap agar senantiasa dimunculkan seorang Rosul di kalangan generasi penerusnya, yang mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Hikmah serta memimpin dan menjaga mereka untuk tetap dalam kesucian, dan kebersihan jiwa (Al Baqo-roh : 129) ——— 6) Seluruh keturunannya diharapkan untuk selalu dijauhkan dari pengabdian kepada “berhala”. Dengan menjaga kejelasan eksistensi Komunitas Robbani (Rosul dan pengikut-pengikutnya) yang tetap menjaga sikap hubungan baik dengan semua manusia (Ibrahim : 35-36) ——- 7) Siap menempati belahan bumi manapun, meskipun gersang dan tandus, demi menjaga tegaknya Sholat (kelembagaan Dienullah). (Ibrahim : 37) —— 8) Menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, membangun simpati semua orang dalam hablun minannas dan sebagai salah satu akses menuju kesejahteraan ekonomi. (Ibrahim : 37) ——– 9) Berpegang teguh pada “Sitem Kendali Samawi” dengan senantiasa menyadari bahwa seluruh perilaku lahir dan batin berada di bawah pengawasan Allah. ( Ibrahim : 38 ) —— Kesucian jiwa dan perilaku adalah pilar utama ketentraman dan kebersihan sosial. Sebagus apapun sistem yang diterapkan, tidak berarti apa-apa jika jiwa-jiwanya kotor, tanpa kesadaran akan adanya “pengawasan samawi”. ———– 10) Senantiasa menjaga “hubungan vertikal” dengan Allah, dalam rangka mensyukuri segala nikmat dan karunia-Nya, mengkomunikasikan segala aktivitas amaliyah kepada Allah melalui do’a dan ritual sholat, untuk senantiasa memohon pertolongan, keridhoan dan maghfiroh-Nya. (Ibrahim : 39-41) ———– Demikianlah sepuluh pasal deskripsi Millah Ibrahim yang dirumuskan dari rangkaian doa-doa Nabi Ibrahim yang Allah abadikan dalam Al Quran. Jelas sekali bahwa semua itu merupakan falsafah hidup, arah dan cita-cita perjuangan Nabi Ibrahim. Benar-benar tergambar secara jelas suatu visi dan cita-cita perjuangan yang suci dan mulia, dan sangat manusiawi (sesuai fithrah manusia). ———- Sangat logis dan pantas sekali bahwa Allah menegaskan, betapa bodohnya orang-orang yang enggan atau tidak menyukai Millah Ibrahim, ——— sebagaimana Kalam-Nya mengomentari doa-doa Nabi Ibrahim itu, sebagai berikut: وَمَن يَرۡغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبۡرَٲهِـۧمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفۡسَهُ ۥ‌ۚ وَلَقَدِ ٱصۡطَفَيۡنَـٰهُ فِى ٱلدُّنۡيَا‌ۖ وَإِنَّهُ ۥ فِى ٱلۡأَخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ Lalu siapa yang tidak suka akan Millah Ibrahim, selain orang yang membodohi dirinya sendiri … (Al Baqoroh : 130) ———— Dan sangat pantas pula jika Allah menetapkan Nabi Ibrahim sebagai IMAM (pelopor) bagi seluruh manusia sesudahnya. وَإِذِ ٱبۡتَلَىٰٓ إِبۡرَٲهِـۧمَ رَبُّهُ ۥ بِكَلِمَـٰتٍ۬ فَأَتَمَّهُنَّ‌ۖ قَالَ إِنِّى جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامً۬ا‌ۖ قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِى‌ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهۡدِى ٱلظَّـٰلِمِينَ Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Robbnya dengan beberapa kalimah (batu ujian), lalu Ibrahim menuntaskannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya aku menjadikanmu sebagai Imam bagi seluruh manusia”… (Al Baqoroh : 124) ——— Pandangan dan falsafah hidup Nabi Ibrahim serta dambaan dan cita-cita untuk masa depan dirinya dan semua keturunannya, diabadikan Allah dalam kemasan doa-doa Nabi Ibrahim, dan disebut-Nya sebagai “MILLAH IBRAHIM”, yang kemudian Allah mengarahkan para Nabi dan Rosul sesudahnya agar menjadikan Millah Ibrahim itu sebagai arah perjuangan mereka. ————— Demikianlah, dihubungkan dengan pengertian yang sebenarnya tentang “mengikuti Rosul” yaitu “berjalan di belakangnya” atau “berjalan mengikuti jejak langkahnya”, maka ketika Rosul sudah tiada, jejak langkahnya pun telah berlalu ditelan waktu, dan Allah menyatakan bahwa hal yang sudah berlalu itu termasuk pekara gaib yang hanya Allah saja yang mengetahuinya, maka yang harus dicari tahu itu adalah: “Kemana Rosul menuju?”. ———- Jawabannya jelas sekali bahwa Rosulullah itu diperintah Allah untuk mengikuti Millah Ibrahim. Ini berarti bahwa siapapun yang ingin mengkuti Rosulullah, berarti merekapun harus mengikuti Millah Ibrahim itu, bukan malah menentangnya. ——– إِنَّ إِبۡرَٲهِيمَ كَانَ أُمَّةً۬ قَانِتً۬ا لِّلَّهِ حَنِيفً۬ا وَلَمۡ يَكُ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ (١٢٠) شَاڪِرً۬ا لِّأَنۡعُمِهِ‌ۚ ٱجۡتَبَٮٰهُ وَهَدَٮٰهُ إِلَىٰ صِرَٲطٍ۬ مُّسۡتَقِيمٍ۬ (١٢١) وَءَاتَيۡنَـٰهُ فِى ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةً۬‌ۖ وَإِنَّهُ ۥ فِى ٱلۡأَخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ (١٢٢) ثُمَّ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ أَنِ ٱتَّبِعۡ مِلَّةَ إِبۡرَٲهِيمَ حَنِيفً۬ا‌ۖ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِڪِينَ Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang ummat yang konsisten di pihak Allah dengan lurus dan konsekuen (hanif), dan ia bukan yang termasuk kaum penyekutu Allah (Musyrikin) Ia sangat mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Allah telah menyeleksinya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami telah berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya di akhirat ia benar-benar termasuk orang-orang yang sholeh. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah Millah Ibrahim, secara hanief (lurus/konsekuen) dan dia itu bukan termasuk golongan Musyrikin”. (An Nahl : 120-123) ———– Demikian jelasnya perintah Allah kepada Rosul-Nya agar mengikuti Millah Ibrahim, berikut alasan atau latar belakang mengapa diperintahkan begitu, yang kemudian Allah mendeskripsikan pula secara terperinci apa yang menjadi falsafah hidup (visi dan misi) dan cita-cita perjuangannya itu, sehingga dipandang layak untuk dijadikan falsafah perjuangan para Rosul sesudahnya. ———

August 29, 2016 Edy Gojira 1

apa itu MILLAH IBRAHIM ?…. keBODOHan; Islam Nusantara …. ajaran […]