Loading
Air | EP Artikel-Edy Gojira - Part 6

AL-QUR’AN MENJAWAB: Dan Kami telah menjadikan setiap sesuatu yang hidup dari air (Q.S. al-Anbiya : 30) ——————– JIN diciptakan oleh Allah dari API …. bukankah API = BUKAN AIR ??? ———————- Allah telah menjadikan jin dari nyala api (Q.S. ar-Rahman : 15) —————————————————- Dua ayat tsb adalah: Surat Al Anbiyaa’ ayat 30 : وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ : Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup Surat Ar Rahman ayat 15: وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ ٥٥:١٥ : dan Dia menciptakan jin dari nyala api. ———————————- Dari dua ayat di atas kita semua boleh menyimpulkan begini: a. Allah menciptakan segala yang hidup dari air b. Jin adalah makhluk hidup c. Berarti Allah menciptakan jin dari air ————————————————- Kesimpulan ini jika dibenturkan pada QS. Ar-Rahman:15 di atas pasti kontradiktif: Allah menciptakan jin dari NYALA API, sementara kita semua berkesimpulan bahwa Allah menciptakah segala makhluk hidup, termasuk tentu saja Jin, dari AIR. ————————— Benarkah dua ayat di atas saling kontradiksi? ————————————- PEMBUKTIAN dengan METODE logika ELEKTROLISIS ….. AIR {H2O} menjadi unsur H dan O …. JIN diciptakan dari API yang sangat PANAS ….. <<< Hydrogen akan berubah menjadi ledakan api (yang sangat panas) pada suhu di atas 550 °C. Atau lima kali lebih panas dari api yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari ———————————— WALLAHUA’LAM ————– Ujian kebenaran Quran .

June 2, 2016 Edy Gojira 2

AL-QUR’AN MENJAWAB: Dan Kami telah menjadikan setiap sesuatu yang hidup […]

perBANDINGan/ compare ….. nikmat DUNIA dan …. di SURGA ……………………………………………………………………….. 1. Apa yang ada di dunia hanya sedikit, sangat berbeda jauh dengan apa yang ada di surga. …………………………………………………. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: { قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَى } (1) Artinya: “Katakanlah: ‘Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa.’!” (QS An-Nisa’ : 77) Allah subhanahu wa ta’ala mengabarkan bahwa kesenangan dunia ini hanya sedikit saja. Buat apa kita mengejar yang sedikit ini dan melalaikan yang lebih baik nanti. Disebutkan pula di dalam hadits berikut: عن مُسْتَوْرِد يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: (( وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِى الآخِرَةِ إِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ – وَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ – فِى الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يَرْجِعُ )). ———————————— (2) Diriwayatkan dari Mustaurid radhiallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah! Perbandingan dunia dengan akhirat adalah seperti seseorang dari kalian yang memasukkah satu jarinya ke laut, hendaknya dia melihat, seperti apa jari itu kembali.”[1] (Berapa banyak air yang berada di jarinya bila dibanding dengan air laut-pen) Tidak terbayangkan bukan perbandingan tetesan air yang sedikit di satu jari kita dengan lautan yang sangat luas. Begitulah kenikmatan surga kita tidak bisa membandingkannya dengan kenikmatan dunia ……………………………………………………………………………………………… 2. Kenikmatan di surga tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan dunia ………………………………………………………………………………………………… Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan di dalam hadits–nya: عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : (( مَوْضِعُ سَوْطٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا )). (3) Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’d As-Sa’idi bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu tempat di surga yang sebesar cambuk lebih baik dari dunia dan seisinya.”[2] Tidak bisa dibayangkan bukan berapa besar dan nikmatnya surga. Di dalam hadits yang lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan: عن أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- لَرَوْحَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ غَدْوَةٌ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا …وَلَوْ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اطَّلَعَتْ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ لَأَضَاءَتْ مَا بَيْنَهُمَا وَلَمَلَأَتْهُ رِيحًا وَلَنَصِيفُهَا عَلَى رَأْسِهَا خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا —————————————– (4) Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (beliau bersabda), “Pergi berjihad di jalan Allah lebih baik dari dunia dan seisinya. Seandainya ada seorang wanita penghuni surga mengintip penduduk bumi, niscaya akan menerangi antara keduanya dan akan terpenuhi dengan anginnya (yang harum). Kerudung yang ada di kepalanya lebih baik dari dunia dan seisinya.”[3] Adakah wanita dunia yang seperti itu? Subhanahu wa ta’ala, sungguh lalai orang yang tidak mengharapkannya. ……………………………………………………………………….. 3. Surga tidak memiliki hal-hal yang jelek sebagaimana di dunia ………………………………………………………………………………. Surga tidak memiliki hal-hal yang jelek. Ketika penduduk bumi makan atau minum, maka pasti akan mengeluarkan kotoran, air seni dan bau yang tidak sedap. Wanita di dunia mengalami haid dan juga melahirkan. Haid tersebut adalah kotoran yang dibuang oleh wanita, sedangkan di surga tidak akan didapatkan hal-hal seperti itu. { قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ } ——————– dst

May 31, 2016 Edy Gojira 2

perBANDINGan/ compare ….. nikmat DUNIA dan …. di SURGA ……………………..……………………..……………………..….. […]

1 4 5 6