MATI …. PASTI DATANG

ajal tiba 1

MATI …. PASTI DATANG
————————-
MATI pasti DATANG … segera { besok, seminggu lagi, sebulan lagi, beberapa BULAN lagi, setahun lagi …. WALLAHUA’LAM }
……………
MATI adalah dua kata yang paling dihindari dan ditakuti oleh semua orang.
Seberani apapun dia, sekuat apapun dia, se sakti apapun dia , pasti ingin menghindari MATI.

Padahal,Mati itu pasti akan datang,sesuai dengan dalil nya:

1.Firman Alloh di surat Ali Imron 185 dan al anbiya’ 35::
“Kullu nafsin dha ikotul maut”

Artinya:
“Setiap diri (termasuk manusia) pasti akan mati”

Jadi meskipun kita membikin pengawal,bikin benteng,bikin team dokter spesialist,tetap saja kita tidak bisa menghindari Mati.

2.Firman Alloh di Annisa 78:
“Ainama takunu yud rik kumul mautu walau kuntum fi burujim musayyadah”

Artinya:
“Dimanapun engkau berada ,mati akan datang juga,meskipun kamu bersembunyi didalam benteng yang kuat”

Di sebuah Hadis,meriwayatkan:

Di saat ada pertemuan di kerajaan nya Nabi Sulaiman, ada seorang pegawai nya Sulaiman yang saat pertemuan selesai,bertanya kepada Nabi Sulaiman:
“Baginda,tadi ada seorang laki-laki didepan hamba yang terus melihat ke saya.siapakah dia? ”

Sulaiman menjawab:”dia adalah Malaikat Isroil”

Alangkah kagetnya si pegawai tadi:”lalu kenapakah dia terus melihat hamba?”

Sulaiman:”mungkin dia akan mencabut nyawamu”

Si pegawai semakin pucat:”tolong lah hamba,hamba belum ingin mati..!”

Sulaiman:”kalau begitu larilah sejauh mungkin dari isroil”

Singkat kata,akhirnya Sulaiman meminjamkan kendaraan angin nya kepada si pegawai tersebut.

Akhirnya si pegawai tadi melarikan diri dengan kendaraan angin yang bisa menempuh perjalanan ribuan mil hanya dalam hitungan detik. Saat dia berlari kekutub utara, sang malaikat Isroil tiba-tiba sudah dibelakang nya. Dia lari ke kutub selatan,tapi sang Malaikat masih bisa mengikutinya.kemanapun dia berlari, Malaikat terus mengejarnya sehingga akhirnya dia menyerah,dan matilah dia.

Nah, apakah masih ada kendaraan yang bisa berlari lebih cepat dibanding kendaraan angin nya Nabi Sulaiman???

Atau bisakah Mati itu di tunda atau di mundurkan??

Mari kita perhatikan firman Alloh di Al arof 34:

“Walikulli ummatin ajal.Faidha ja-a -ajaluhum la yas ta’khiruna sa-atan wala yas taq’dimun”

Artinya:
“Setiap umat manusia itu ada ajalnya.ketika mati itu datang,maka tidak bisa dimundurkan dan tidak bisa di majukan”

Masalahnya sebenarnya bukan MATI atau TIDAK MATI, tapi ada apakah setelah kita MATI ???

wallahua’lam
————————

Jika AJAL datang, ….. maka tidak bisa ditunda

ajal datang 1

Jika ajal datang, maka tidak bisa ditunda
————————–—————–
AJAL pasti DATANG … segera { besok, seminggu lagi, sebulan lagi, beberapa BULAN lagi, setahun lagi …. WALLAHUA’LAM }
————————–————————–————
QS. Al-‘A`raf [7] : 34
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.

QS. Yunus [10] : 49 `

قُل لَّآ أَمْلِكُ لِنَفْسِى ضَرًّا وَلَا نَفْعًا إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۗ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۚ إِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَـْٔخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah”. Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).

QS. Al-Hijr [15] : 5 `

مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ

Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).

QS. An-Nahl [16] : 61 `

وَلَوْ يُؤَاخِذُ ٱللَّهُ ٱلنَّاسَ بِظُلْمِهِم مَّا تَرَكَ عَلَيْهَا مِن دَآبَّةٍ وَلَٰكِن يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَـْٔخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya.

QS. Al-Mu’minun [23] : 43 `

مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ

Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu).

QS. Al-Munafiqun [63] : 11

وَلَن يُؤَخِّرَ ٱللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا ۚ وَٱللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.