Loading
PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!… dan PENGAKUAN IBLIS —————————————————— hanya Allah saja yg MAHA mengetahui KEBENARAN yg … SEBENARnya ——————————— “Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. ————————– Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya. —————— Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119) Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al- Ahzab : 38) ————————— Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong”………… dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A | EP Artikel-Edy Gojira

PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!… dan PENGAKUAN IBLIS —————————————————— hanya Allah saja yg MAHA mengetahui KEBENARAN yg … SEBENARnya ——————————— “Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. ————————– Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya. —————— Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119) Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al- Ahzab : 38) ————————— Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong”………… dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A

PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!… dan PENGAKUAN IBLIS
————————–————————–
hanya Allah saja yg MAHA mengetahui KEBENARAN yg … SEBENARnya

———————————
“Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun,
engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh
memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau
hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan
sengsara.
————————–
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di
perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis
sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
——————
Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih
kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-
Ahzab : 38)
—————————
Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena
takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para
nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan
aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk
neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan
kepadamu. Dan aku tak berbohong”…………

dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A
——————————
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang
sahabat Anshar, tiba – tiba terdengar panggilan seseorang dari luar
rumah:
“Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan
memerlukanku. ”
Rasulullah bersabda : “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab : “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai
Rasulullah”
Nabi menahannya :” Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa
Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan
pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, fahamilah apa
yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: Pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang
tua yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut
seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya
seperti bibir sapi..
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad…. Salam untukmu para
hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab : “Salam hanya milik Allah SWT,
sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu? ”
Iblis menjawab : “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas
kemahuanku, namun kerana terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu? ”
“Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil
menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam
menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya.
Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah
akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh kerana itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang
hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap
musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku
daripada cacian musuh.”

ORANG YANG DIBENCI IBLIS
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur,
siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: ” Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah
mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya? ”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada
Allah SWT.”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang Alim dan wara’”
” Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya
kepada orang lain.”
“Apa tanda kesabarannya? ”
” Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada
orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang – orang
yang sabar.”
“Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya ?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga
dari tempatnya .”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur. ”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya .”
“Ali bin Abi Thalib?”
” Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia
melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mahu
melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

AMALAN YANG DAPAT MENYAKITI HATI IBLIS
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak
solat?”
“Aku merasa panas dingin dan gementar. ”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah
mengangkatnya 1 darjat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka .”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila. ”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa jadi begitu? ”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya… Iaitu keberkahan
dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab
antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan
terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam. ”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Solat fajar(subuh).”
“Apa yang dapat memukul kepalamu? ”
“Solat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu? ”
“Orang yang pergi mengaji ketempat majelis ta’lim para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”

MANUSIA YANG MENJADI TEMAN IBLIS
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Penzina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk..”
“Siapa tetamumu? ”
“Pencuri Korupsi.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu? ”
“Orang yang meninggalkan solat jum’at”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? ”
“Orang yang meninggalkan solatnya dengan sengaja.”
Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah
membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu. ”
Iblis segera menimpali :” Tidak , tidak.. Tak akan ada kebahagiaan
selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau boleh berbahagia
dengan umatmu, sementara aku boleh masuk ke dalam aliran darah
mereka dan mereka tak boleh melihatku.
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga
hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh,
atau yang pintar, yang boleh membaca dan tidak boleh membaca, yang
durjana dan yang soleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahawa barang siapa yang
menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat
seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan
sanjungan, aku boleh pastikan bahawa ia orang yang ikhlas, maka aku
meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan
sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia
sangat patuh padaku.”

IBLIS DIBANTU OLEH 70.000 ANAK-ANAKNYA
Tahukah kamu Muhammad, bahawa aku mempunyai 70.000 anak.. Dan
setiap anak memiliki 70.000 syaitan.
Sebahagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama.
Sebahagian untuk menggangu anak – anak muda, sebahagian untuk
menganggu orang – orang tua, sebahagian untuk menggangu wanita –
wanita tua, sebahagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para
Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia
tidur pada solat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk
pada waktu solat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang
sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan
pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang
melakukan kebajikan lalu ia khabarkan kepada manusia, maka 99%
pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk di
pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang
memandanginya.
Syaitan juga berkata, “Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan
tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya.
Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu tempat
ke tempat lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk
menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak
merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? Bahawa ada rahib yang telah beribadat
kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan
olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina,
membunuh dan kufur.

CARA IBLIS MENGGODA
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah makhluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta,
ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahawa
aku benar-benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan isterinya ia berada di pinggir
dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa
membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram
baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi
semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya kerana satu
kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka lalai semasa solat. Setiap
ia hendak berdiri untuk solat, aku bisikan padanya waktu masih lama,
kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan solat
di luar waktu, maka solat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia solat. Namun aku
bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’,
Dia pun menoleh. Pada masa itu aku usap dengan tanganku dan
kucium keningnya serta aku katakan ‘solatmu tidak sah’.
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam
solatnya akan dipukul.
Jika ia solat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Dia pun solat
seperti ayam yang mematuk beras.
Jika dia berhasil mengalahkanku dan dia solat berjamaah, aku ikat
lehernya dengan tali, hingga dia mengangkat kepalanya sebelum imam,
atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahawa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan
dirubah menjadi wajah keldai.
Jika dia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga dia
menguap dalam solat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap,
syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi
bertambah serakah dan gila dunia.
Dan diapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin
agar meninggalkan solat. Aku katakan padanya, ‘kamu tidak wajib solat,
solat hanya wajib untuk orang yang berkemampuan dan sihat. Orang
sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau solat.’
Dia pun mati dalam kekafiran. Jika dia mati sambil meninggalkan solat
maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu
padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?

10 PERMINTAAN IBLIS KEPADA ALLAH
“Berapa yang kau minta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak
manusia, Allah mengizinkan.
Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak.
Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji syaitan kecuali tipuan” (QS Al-
Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari
makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari
makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang
berhubungan dengan isterinya tanpa berlindung dengan Allah, maka
syaitan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh
kepada syaitan.
Aku minta agar boleh ikut bersama dengan orang yang menaiki
kenderaan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan bilik mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang
yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, “Orang – orang boros adalah saudara – saudara
syaitan.” (QS Al-Isra : 27)
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku boleh melihat
manusia sementara mereka tidak boleh melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir
dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “Silakan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari
kiamat. Sebahagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bolej menyesatkan orang
sedikitpun, aku hanya boleh membisikan dan menggoda. Jika aku boleh
menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun.”
Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun,
engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh
memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau
hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan
sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di
perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis
sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih
kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-
Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena
takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para
nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan
aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk
neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan
kepadamu. Dan aku tak berbohong”

dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A

wallahua’lam

Views All Time
Views All Time
331
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

2 Comments on PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW DENGAN IBLIS YANG MENGEJUTKAN!!… dan PENGAKUAN IBLIS —————————————————— hanya Allah saja yg MAHA mengetahui KEBENARAN yg … SEBENARnya ——————————— “Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. ————————– Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya. —————— Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119) Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al- Ahzab : 38) ————————— Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong”………… dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A

  1. PUNCAK AJARAN ISLAM ……… kemuliaan DUNIA dan AKHIRAT … SURGA
    ……………………………………………………………..JIHAD FISABILILLAH

    Jihad fi sabilillah (Bahasa Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) diartikan sebagai pengerahan kekuatan untuk memerangi musuh dalam rangka meninggikan kalimat Allah; dengan peperangan terus di medan pertempuran ataupun memberikan bantuan keuangan, logistik, bahkan pandangan dalam strategi dan taktik memenangkan pertempuran, termasuk memberikan pidato yang membakar semangat para mujahidin agar siap menyongsong kemenangan atau mati syahid.

    Hidup ini adalah perjuangan dan perjuanganlah yang membuat kita hidup. Jihad fi sabilillah merupakan puncak ajaran Islam. Sehingga umat Islam yang melaksanakannya akan mendapatkan kemuliaan dan kejayaan di dunia dan surga Allah di akhirat.

    Sebaliknya mereka yang meninggalkan jihad dan tidak terbersit sedikitpun dalam hatinya untuk berjihad akan hina dan menderita di dunia serta mendapatkan siksa Allah di neraka. Jihad adalah satu-satunya jalan bagi umat Islam untuk meraih kejayaan Islam, merdeka dari penjajahan dan meraih kembali tanah yang hilang.

    Ketika umat Islam lalai terhadap kewajiban, maka Allah akan menghinakan mereka. Rasulullah shalallahu alaihi wasalallam bersabda,” Jika kalian telah berdagang dengan ‘Inah (sistem riba’), mengikuti ekor-ekor sapi (sibuk beternak), rela bercocok tanam dan meninggalkan jihad, pasti Allah akan menimpakan kehinaan atas kalian. Allah tidak akan mencabut kehinaan itu hingga kalian kembali ke ajaran agama kalian.” (HR Ahmad, Abu Dawud dan al-Baihaqi).

  2. Sebagaimana dirimu, kamu tidak boleh memberi hidayah sedikitpun,
    engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau boleh
    memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.Kau
    hanya boleh menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan
    sengsara.
    Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di
    perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis
    sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
    Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih
    kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)
    Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-
    Ahzab : 38)
    Iblis lalu berkata : “Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena
    takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para
    nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan
    aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk
    neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan
    kepadamu. Dan aku tak berbohong”

    dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas R.A

Leave a Reply