Loading
Energi keBAIKan & Energi keBURUKan… tidak HILANG … akan berUBAH menjadi BENTUK LAIN …. >> menjadi MATERI LAIN ——————————– BARISAN manusia di negeri AKHIRAT : …… ada yg berbentuk: ….tanpa tangan kaki,…. jadi BABI, ….KELEDAI, ….darah di mulutnya, ….bau BANGKAI, …TANPA kepala, …mulut keluar NANAH dan darah, …KEPALA di bawah, …WAJAH hitam, …tubuh KUSTA, …BUTA mata, … dan… barisan ke 12. …wajah berSINAR… manusia ke surga ……………………………………………………. ﴾ Ali Imran:185 ﴿ Tiap-tiap yang berJIWA {Nafs/نَفْسٍ} akan merasakan MATI {MAUT/ٱلْمَوْتِ}. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ ٱلْغُرُورِ ﴿آل عمران:١٨٥﴾ ……………………………… ———————— Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (QS An-Naba’:18)” … Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris.”…. Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut….. ………….Barisan Pertama…. Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ……….Barisan Kedua…… Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………Barisan Ketiga….. Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………….Barisan Keempat…. Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………..Barisan Kelima………. Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………….Barisan Keenam…………….. Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” …………Barisan Ketujuh………………. Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ……….Barisan Kedelapan……………….. Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ……..Barisan Kesembilan………….. Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………….Barisan Kesepuluh…………….. Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ………Barisan Kesebelas………….. Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ……………..Barisan Kedua Belas……………….. Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…” ……………………..……………………. | EP Artikel-Edy Gojira

Energi keBAIKan & Energi keBURUKan... tidak HILANG ... akan berUBAH menjadi BENTUK LAIN .... >> menjadi MATERI LAIN -------------------------------- BARISAN manusia di negeri AKHIRAT : ...... ada yg berbentuk: ....tanpa tangan kaki,.... jadi BABI, ....KELEDAI, ....darah di mulutnya, ....bau BANGKAI, ...TANPA kepala, ...mulut keluar NANAH dan darah, ...KEPALA di bawah, ...WAJAH hitam, ...tubuh KUSTA, ...BUTA mata, … dan… barisan ke 12. ...wajah berSINAR… manusia ke surga ……………………………………………………. ﴾ Ali Imran:185 ﴿ Tiap-tiap yang berJIWA {Nafs/نَفْسٍ} akan merasakan MATI {MAUT/ٱلْمَوْتِ}. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ ٱلْغُرُورِ ﴿آل عمران:١٨٥﴾ ……………………………… ------------------------ Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (QS An-Naba’:18)” ... Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris.”.... Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut….. .............Barisan Pertama.... Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ..........Barisan Kedua...... Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .........Barisan Ketiga..... Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Keempat.... Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ...........Barisan Kelima.......... Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Keenam................. Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ............Barisan Ketujuh................... Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ..........Barisan Kedelapan.................... Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ........Barisan Kesembilan.............. Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Kesepuluh................. Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .........Barisan Kesebelas.............. Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .................Barisan Kedua Belas.................... Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…” ……………………..…………………….

 Energi keBAIKan & Energi keBURUKan... tidak HILANG ... akan berUBAH menjadi BENTUK LAIN .... >> menjadi MATERI LAIN
--------------------------------

BARISAN manusia di negeri AKHIRAT : ......

ada yg berbentuk: ....tanpa tangan kaki,.... jadi BABI, ....KELEDAI, ....darah di mulutnya, ....bau BANGKAI, ...TANPA kepala, ...mulut keluar NANAH dan darah, ...KEPALA di bawah, ...WAJAH hitam, ...tubuh KUSTA, ...BUTA mata, … danbarisan ke 12. ...wajah berSINARmanusia ke surga ……………………………………………………. ﴾ Ali Imran:185 ﴿ Tiap-tiap yang berJIWA {Nafs/نَفْسٍ} akan merasakan MATI {MAUT/ٱلْمَوْتِ}. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ ٱلْغُرُورِ ﴿آل عمران:١٨٥﴾ ………………………………
------------------------
manusia babi kera

Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (QS An-Naba’:18)” ...

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris.”....

Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut…..

.............Barisan Pertama....

Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

..........Barisan Kedua......

Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

.........Barisan Ketiga.....

Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

.............Barisan Keempat....

Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

...........Barisan Kelima..........

Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

hell paint dream

.............Barisan Keenam.................

Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

............Barisan Ketujuh...................

Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

..........Barisan Kedelapan....................

Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

........Barisan Kesembilan..............

Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

.............Barisan Kesepuluh.................

Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

.........Barisan Kesebelas..............

Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

.................Barisan Kedua Belas....................

Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…”
……………………..…………………….

atom sebagai partikel dasar yang menyusun jagat raya ini, dan energi  yang sudah tersedia di dalam atom. Dan berikutnya, kita akan membahas Hukum Kekekalan Energi & Massa.

Bahasa yang terkesan melawan kodrat dari Tuhan tentang makna  kekekalan.  Dan, tentu bukan itu yang akan kita bahas, karena energi akan ada hanya kalau ada materi, tanpa materi maka tidak ada energi. Dan ada Sang Pencipta materi. Dan istilah kekekalan energi hanya ada dalam terminologi ilmu fisika dan kimia.
Dalam ilmu fisika, setiap system fisik (materi) mengandung atau menyimpan energi. Dan untuk mengetahui besaran energinya, ada persamaan khusus, masing-masing persamaan di desain untuk mengukur energi yang tersimpan secara khusus. Secara umum, adanya energi diketahui oleh para peneliti atau pengamat melalui perubahan sifat objek atau system. Dan tidak ada cara seragam untuk mengungkap energi.

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) seorang ilmuwan fisika teoretis, keturunan Yahudi yang lahir di Jerman, membuat rumus yang paling terkenal :

E = mc2

Energi dalam persamaan di atas dikategorikan sebagai energi diam. Diamnya dimaknai tidak bergerak dalam kerangka acuan inersia.
Kerangka acuan inersia didefinisikan sebagai bergerak dengan kecepatan konstan, tidak bergerak dipercepat (tidak ada percepatan), tidak berotasi dan bergerak dalam garis lurus.

Rumus yang diungkap Einstein itu pada dasarnya masih sebuah teori atau formula yang didasarkan atas pengamatannya pada tahun 1905 atas kelakuan obyek yang bergerak dengan laju mendekati laju cahaya. Kesimpulan terkenal yang ditariknya dari pengamatan ini adalah bahwa massa sebuah benda adalah sebuah ukuran dari kandungan energi benda tersebut.
Pembuktian formula tersebut masih belum bisa dicapai sampai sekarang ini, karena manusia belum mampu membuat atau menciptakan alat yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya.

Beberapa kejadian di reaksi atom dianggap mewakili rumus itu, yaitu pada peristiwa peluruhan inti atom. Di mana pada saat peluruhan inti atom, ada partikel yang dipancarkan (radiasi elektromagnetik) yang menyebabkan massa atom berkurang. Massa yang hilang dianggap berubah menjadi energi.

Kecepatan cahaya dalam ruang vakum (hampa udara atau dalam keadaan kosong) :

299.792.458 meter per detik (m/s) = 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h)

Atau 1,079 milyar kilometer per jam.

Sangat cepat sehingga hanya dibutuhkan waktu 0,13 detik untuk mengelilingi bumi, atau  sekejapan mata. Diameter bumi 12.756 km, kelilingnya 40.054 km (bulat).

Namun, di dalam film digambarkan bahwa suatu saat akan ada pesawat yang mampu bergerak dengan kecepatan cahayaPesawat yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya akan berubah menjadi energi, sehingga bisa menembus ruang dan waktu.

Seandainya saja teori Einstein terbukti, di mana sudah ada teknologi yang mampu merubah benda padat  menjadi energi dan dari energi dikembalikan lagi menjadi benda padat. Maka akan banyak rekayasa teknologi yang tidak terbayangkan sekarang ini.

Misalnya akan ada sarana bagi kita untuk masuk ke dalam bumi tanpa harus mengebornya atau membuat lubang, dan membawa kita masuk ke bumi.
Tidak ada lagi tabrakan kendaraan bermotor atau kecelakaan lalu lintas, karena motor-motor sudah bisa berubah menjadi energi.
Kendaraan tidak lagi butuh jalan raya, karena sifat energi yang bisa menembus ruang dan waktu. Dan lain-lain
Jadi kita bisa menghilang dan menembus tembok seperti hantu. He he he ….

Hukum Kekekalan Energi

Hukum Kekekalan Energi (Hukum I termodinamika) berbunyi: “Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain tapi tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan (konversi energi)”.
Karena energi bersifat kekal, maka energi yang ada di alam semesta ini jumlahnya tidak pernah berubah, tidak bertambah dan berkurang. Yang ada hanyalah perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain.

Di dalam ilmu fisika yang dipakai sekarang ini, penghitungan besaran energi lebih pada perubahan-perubahan energi yang terjadi pada suatu benda/materi. Karena setiap materi memiliki energi. Bukan energi yang dibicarakan Einstein E= mc2 (miroskopis), tetapi energi pada skala makroskopis.

Energi dari sebuah materi bisa dihitung melalui proses-proses atau sebab-sebab tertentu, misalnya energi dari benda yang bergerak, energi hasil dari pembakaran, energi dari proses kimia, energi listrik, dan lain-lain.

Untuk memudahkan penghitungan  energi suatu materi, para ilmuwan ilmu fisika dan kimia sepakat untuk menggunakan rumus pendekatan Joule disingkat J. Nama joule diambil dari penemunya James Prescott Joule.
1 Joule = 1 kg

m2/s2 = 1 kg dikalikan kecepatan kuadrat.
1 joule = 1 newton meter (simbol: N.m).

Satu newton adalah besarnya gaya yang diperlukan untuk membuat benda bermassa satu kilogram mengalami percepatan sebesar satu meter per detik.

Definisi satu joule lainnya:

1 Joule mendekati sama dengan:

  • 6.241506363×1018 eV (elektron volt)
  • 0.239 kal (kalori). Kalori adalah satuan panas untuk menaikkan suhu temperatur air 1 derajat Celsius. Satuan ini sebesar 4,2 joule.
  • 2.7778×10-7 kwh (kilowatt-hour)
  • 2.7778×10-4 wh (watt-hour)
  • 9.8692×10-3 liter-atmosfer

Dengan adanya satuan untuk mengukur besaran energi ini, memudahkan manusia untuk mengembangkan peralatan dan tekonologi yang berhubungan dengan pemanfaatan energi.
Misalnya berapa joule energi yang dihasilkan dari seliter Bensin. Atau berapa joule, energi yang dihasilkan dari 1 kg TNT.
Termasuk kekuatan pukulan manusia juga bisa dihitung. Misalnya anda memukul sebuah dinding, maka bisa diketahui kekuatan pukulan anda. Juga kekuatan tendangan kaki kita, bahkan sampai kekuatan suara kita (suara diukur dengan satuan desibel)

Untuk memanfaatkan energi, manusia perlu usaha atau kerja untuk merubah satu bentuk energi menjadi bentuk energi lain. Dan untuk itu manusia membutuhkan alat bantu atau teknologi.

Kalau dipakai terus, energinya akan habis dong???
Kembali ke hukum kekekalan energi, bahwa energi tidak bisa diciptakan dan dimusnahkan. Jadi pada prinsipnya energi tidak pernah berkurang dan bertambah.
Bahwa kemudian ada istilah krisis energi, hal itu lebih pada krisis pada sumber energinya. Sumber energi seperti minyak, gas dan batu bara memang suatu saat akan habis, dan tentu akan menyulitkan dan menyusahkan banyak manusia yang terbiasa tergantung dengan sumber energi seperti minyak, gas dan batu bara. (baca lebih jauh artikelku yang lain terkait krisis energi)

Matahari juga bagian dari sumber energi, dan diprediksi suatu saat juga akan habis. Tetapi masih lamaaa sekali, milyaran tahun… jadi tenang saja.

Seperti yang telah kita pelajari di artikel sebelumnya bahwa alam semesta ini sesungguhnya terdiri dari atom. Dan di dalam setiap materi ada energi yang tersimpan di dalamnya. Sehingga seluruh alam semesta dipenuhi oleh energi dan atom.
Di dalam batu, di sebuah besi, dipepohonan, di dalam hewan, dilangit, di udara dan diseluruh alam semesta.

Setiap aktifitas manusia juga membutuhkan energi, misalnya berjalan, berbicara, melihat, mendengar, berlari, berolah raga, dan semua aktifitas lainnya.  Seperti mobil butuh bensin, manusia butuh makan dan minum, juga butuh istirahat karena kelelahan. Jadi tubuh manusia pada dasarnya adalah pabrik (produsen) energi, mengolah makanan dan minuman (sumber energi) dan merubahnya menjadi energi,  sebagaimana mesin mobil/motor adalah alat untuk mengubah energi.

Bedanya adalah kalau tubuh manusia ini produk alami karena ciptaan Tuhan, sedang mesin mobil adalah produk yang tidak alami karena ciptaan manusia. Hasil buangannya pun berbeda, di mana buangan manusia adalah kotoran yang bisa diurai kembal oleh alam, sedangkan buangan energi mobil/motor menjadi polusi bagi alam.

Kalau menciptakan mobil, televisi, HP, komputer dan lain-lain, manusia membutuhkan pabrik, membutuhkan banyak sumber daya manusia maupun bahan baku. Namun Tuhan menciptakan manusia tanpa itu semua. Dan hebatnya semua mahluk hidup seperi tumbuh-tumbuhan,hewan dan manusia terus berkembang tanpa adanya sebuah pabrik.
Coba kalau pabrik mobil bisa menciptakan mobil yang bisa beranak pinak, tentu manusia tidak akan menjadi repot. He he he

Jadi setiap aktifitas yang menjadikan adanya perubahan energi, akan menyebabkan energi berubah dalam bentuk lain dan mengubah atau mempengaruhi lingkungan.
Misalnya anda membakar korek api dari kayu. Maka ketika kayu korek api habis, apinya akan mati. Apakah energinya hilang? Sama sekali tidak, karena energi bersifat kekal, maka setiap energi yang habis dipakai, akan terbuang dan terurai oleh alam. Atau terjadi perpindahan energi dari satu materi ke materi yang lain.

Beberapa hal lain yang bisa kita rumuskan terkait dengan energi ini adalah:

Mungkin, selama ini kita hanya menyadari adanya energi kalau aktifitas dari perubahan energi ini bisa kita lihat atau dirasakan oleh indra maupun tubuh kita. Misalnya energi panas, energi dingin, energi listrik dan lain-lain. Sehingga sering lupa atau sering tidak sadar bahwa ada energi yang melimpah di dalam diri dan diluar diri kita.

Para ilmuan juga belum mampu menyentuh energi yang dimunculkan oleh adanya aktifitas organ seperti otak, hati atau mata kita. Padahal kalau kita merasakan, menghayati, memahami atau melihat sesuatu dalam waktu tertentu akan membuat kita lelah dan lapar. Mata kita juga memiliki kecepatan penglihatan, namun belum diketahui lebih cepat mana dengan kecepatan cahaya.

Untuk otak, para ilmuwan baru bisa mengukur gelombang otak manusia untuk mengetahui tingkat kerja otak manusia pada keadaan dan kondisi tertentu. Misalnya bedanya kerja otak ketika orang sedang bekerja dan sedang tidur. Tetapi belum menyentuh sampai besaran energi yang keluar dan masuk ke otak manusia……. Pembicaraan lebih lengkap tentang otak dan pikiran pada artikel lain. Insyaallah.

Dari dalam tubuh manusia juga mengeluarkan energi yang sampai sekarang ini belum mampu diilmiahkan. Di yakini bahwa dari dalam tubuh manusia mengeluarkan gelombang elektromagnetik, atau yang dikenal dengan istilah AURA, dan berubah terus-menerus sesuai dengan keadaan emosi dan jiwanya. Masih dianggap metafisik, karena ilmu fisika belum sampai ke sana. Namun seorang ilmuwan berkebangsaan Rusia bernama Kirlian, menciptakan Kamera Kirlian untuk menangkap fenomena ini. Kamera itu sekarang telah disempurnakan menjadi Aura Camera 6000. Dari kamera itu, kita bisa melihat selubung gelombang elektromagnetik yang menyelimuti manusia dengan perwujudan beragam spektrum warna dengan implikasi berdasarkan kondisi fisik dan psikisnya.

Hukum Kekekalan Massa

Massa diartikan sebagai sifat fisika dari suatu benda, yang secara umum dapat digunakan untuk mengukur banyaknya materi yang terdapat dalam suatu benda.
Dalam Sistem Internasional (SI), massa diukur dalam satuan kilogram (kg). Alat yang digunakan untuk mengukur massa biasanya adalah timbangan. Tetapi massa berbeda dengan berat, karena massa selalu sama disetiap tempat.

Misalnya: massa kita ketika di bumi sama dengan massa di bulan, akan tetapi berat kita di bumi dan di bulan berbeda.
Berat (F/force) = massa (m) dikalikan gaya grafitasi (g) atau F = mg
Gaya garfitasi bumi juga tidak merata disetiap permukaan bumi. Contohnya  berat suatu benda di atas permukaan laut akan lebih besar dari pada beratnya pada puncak gunung yang tinggi. Hal ini disebabkan karena percepatan gravitasi di kutub lebih besar daripada di katulistiwa, dan percepatan gravitasi di atas permukaan laut lebih besar dari pada di tempat yang lebih tinggi (karena jaraknya ke pusat bumi lebih jauh).

Hukum kekekalan Massa dikemukakan oleh Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794) yang berbunyi: ”Dalam suatu reaksi, massa zat  sebelum dan sesudah reaksi adalah  sama”, dengan kata lain massa tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Artinya selama reaksi terjadi tidak ada atom-atom pereaksi dan hasil reaksi yang hilang.

Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.
Hukum kekekalan massa digunakan secara luas dalam bidang-bidang seperti kimia, teknik kimia, mekanika, dan dinamika fluida.

Hukum kekekalan massa dapat terlihat pada reaksi pembentukan hidrogen dan oksigen dari air. Bila hidrogen dan oksigen dibentuk dari 36 g air, maka bila reaksi berlangsung hingga seluruh air habis, akan diperoleh massa campuran produk hidrogen dan oksigen sebesar 36 g. Bila reaksi masih menyisakan air, maka massa campuran hidrogen, oksigen dan air yang tidak bereaksi tetap sebesar 36 g.

Begitu juga kalau kita membakar kayu misalnya kayu korek api. Berlaku juga hukum kekekalan massa. Memang setelah kayu terbakar akan menjadi abu. Namun yang  perlu anda ketahui adalah bahwa selain abu, pada pembakaran kayu juga dihasilkan oksida karbon, asap dan uap air. Oksida carbon dan uap air tidak tampak oleh mata karena bermujud gas. Jika ditimbang ulang :
mk massa kayu + masa oksigen = masa abu + massa oksida karbon + massa uap air + massa asap.

Kalau hukum kekekalan massa memang benar, maka massa dari materi yang ada didunia ini berarti tidak pernah berubah.
Kalau begitu, maka ketika mahluk hidup, hewan, tumbuhan dan manusia, setiap kali tumbuh menjadi semakin besar, berarti ada penambahan massa yang diambilkan dari massa materi yang lain. Begitu juga setiap bayi yang lahir, berarti ada energi dan massa di alam semesta ini yang beralih ke dalam diri bayi.

Kalau kita makan, maka ada beberapa massa dari air dan makanan yang makan akan menjadi daging pada tubuh kita. Kalau manusia bertambah banyak, sesungguhnya tidak ada perubahan massa di alam semesta ini, karena jumlah massa tentu juga sama sebagaimana jumlah energi di alam semesti ini, berarti selalu sama. Ini masih kalau……

Hukum kekekalan massa dan energi ini,  menunjukkan bahwa dunia dan alam semesta ini merupakan system yang tertutup, di mana perubahan-perubahan di dalamnya tidak mempengaruhi jumlah energi dan massa. Perubahan jumlah manusia, hewan, tumbuhan, bumi dan planet-planet lainnya, hanyalah merupakan perpindahan bentuk energi dan massa dari bentuk satu ke bentuk yang lainnya.

Pengetahuan ini menunjukkan bahwa diri kita selalu terhubung ke semua bentuk energi dan massa yang ada dilingkungan kita sampai ke alam semesta. Tubuh kita merupakan bagian dari rangkaian system energi dan massa yang mengisi jagat raya ini. Tubuh kita adalah simpanan atau kandungan dari materi dan energi.

Apa yang kita lakukan, pikirkan dan ucapkan selalu mempengaruhi dan dipengaruhi system yang ada di dalam diri kita maupun diluar diri kita.
Energi dari kekuatan pikiran juga menimbulkan serangkaian energi yang belum mampu diurai secara ilmiah.

Ada fenomena seperti ini :
“Suatu saat saya pernah diajari teman saya tentang kekuatan fokus pikiran, kemudian saya praktekkan ketika saya berada pada sebuah perjalanan di pesawat, saya fokuskan pandangan saya pada sesorang, yang duduk beberapa baris di depan saya. Kemudian saya gunakan focus pikiran saya pada orang itu, agar orang itu menoleh kepada saya. Beberapa saat kemudian orang tersebut benar-benar menoleh pada saya dan tersenyum.”
Saya sempat tertegun dan takjub.
Kekuatan fokus pikiran tersebut relatif mudah dipraktekkan dan dibuktikan, namun meninggalkan pertanyaan tentang dasar ilmiahnya. Karena belum ada teori ilmiah yang menerangkan hal itu.
================================

Semuanya Adalah Energi
================

Mengapa penemuan Albert Einstein ini begitu penting? Untuk memahami ini, Anda perlu memiliki sedikit informasi tentang latar belakangnya. Sebelum Einstein, para ilmuwan percaya bahwa alam semesta dibuat dari dua unsur yang berbeda secara mendasar, yaitu materi (yang dianggap dibuat dari partikel yang tidak terbagi) dan energi (dianggap dibuat dari gelombang). Materi dan energi ini berinteraksi untuk membentuk jagad material, tetapi mereka tidak bercampur (yang satu tidak bisa diubah menjadi yang lain).

Diantara para ilmuwan tersebut, tiba-tiba muncul seorang petugas paten sederhana (Einstein) yang datang dengan rumus sederhana, E = mc2, yang membuat pandangan dunia sebelumnya menjadi usang. Bahkan, Einstein membuktikan bahwa dualisme materi/energi telah salah selama ini.

Formula Einstein (dan percobaan yang tak terhitung jumlahnya telah membuktikan rumus tersebut) bahwa materi dapat diubah menjadi energi dan sebaliknya.
Anda mungkin telah belajar bahwa reaksi nuklir mengkonversi materi (uranium) menjadi energi. Namun, pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Pada kenyataannya, reaksi nuklir hanya membebaskan energi yang sudah tersimpan dalam atom Uranium. Mengapa energi tersebut bisa tersimpan di dalam atom ? Karena atom itu terbuat dari energi!

Perjalanan ke Materi

Konsekuensi dari itu rumus Einstein adalah bahwa semua materi terbuat dari energi. Untuk mendapatkan ide visual fakta yang agak abstrak ini, bayangkan bahwa Anda memulai perjalanan ke dalam level yang lebih dalam dari materi. Anda mulai dari permukaan, dan pada tingkat ini besi tampak padat. Namun, Anda mengetahui bahwa materi tersusun dari blok bangunan yang lebih kecil, yang disebut molekul. Ketika Anda masuk ke tingkat molekuler, Anda melihat bahwa blok materi padat dibuat dari banyak potongan-potongan kecil dan ada ruang terbuka di antara molekul-molekul tersebut.

Namun, molekul bukanlah dasar blok bangunan atau akhir dari materi. Molekul terbuat dari kombinasi beberapa blok bangunan yang lebih kecil, yang disebut atom. Ketika Anda melompat ke tingkat atom, Anda menyadari bahwa ada banyak ruang kosong di antara atom-atom yang membentuk molekul. Selanjutnya, Anda menyadari bahwa atom tidak kokoh. Sebagian besar atom adalah ruang kosong. Memiliki inti, yang dari kejauhan tampak padat, dan kemudian sejumlah elektron yang mengorbit di sekitar inti, seperti planet mengelilingi matahari (atau setidaknya ini adalah bagaimana kebanyakan orang memvisualisasikan atom).

Sebelum Einstein, para ilmuwan percaya bahwa berbagai jenis atom (108 tepatnya) dibuat dari hanya tiga jenis partikel;. Partikel-partikel Dasar ini diduga akan membangun blok terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi. Hal ini justru adalah keyakinan yang dihancurkan Einstein!

Partikel atau gelombang

Formula Einstein membuktikan bahwa apa yang sebelumnya dianggap sebagai blok bangunan terkecil dari materi, partikel-partikel dasar, ternyata bisa dipecah lagi. Dengan kata lain, mereka tidak hanya sangat kecil, seperti bola biliar padat. Mereka bahkan bisa dipecah menjadi komponen yang lebih mendasar atau lebih kecil, dan ketika kita melakukannya, kita bergerak melampaui alam materi dan menjadi sebuah dunia di mana semuanya adalah energi!

Berdasarkan temuan Einstein, sekelompok ahli fisika yang berpikiran terbuka mengembangkan Mekanika kuantum. Cabang ilmu pengetahuan baru ini mengkaji tingkat yang paling mendasar dari materi, yaitu partikel subatom.

Fisika Quantum dengan cepat menemukan fenomena yang sangat menarik yang bertentangan total dengan pandangan dunia yang berbasis indera kita. Indra kita memang dirancang untuk mendeteksi kontras dan perbedaan. Dengan kata lain, indra kita melihat sesuatu sebagai bulat atau persegi, padat atau cair. Materi adalah padat, dan energi adalah cair, karena itu materi dan energi berbeda.

Fisika Quantum menemukan bahwa partikel subatomik bisa muncul baik sebagai partikel maupun sebagai gelombang. Dengan kata lain, mereka tampaknya memiliki sifat ganda, dan ini disebut dualitas gelombang/partikel. Fenomena ini ditemukan pada tahun 1920, dan memiliki beberapa implikasi yang sangat menarik.

Realitas tergantung pada pengamat

Fisikawan Quantum telah menunjukkan (melalui percobaan yang tak terhitung jumlahnya) bahwa apa yang kita sebut partikel subatomik dapat berperilaku baik sebagai gelombang maupun partikel. Apakah mereka berperilaku sebagai satu atau yang lain tampaknya tergantung pada bagaimana kita ingin mengamati mereka. Dengan kata lain, jika seorang fisikawan sedang mencari sebuah partikel, entitas subatomik berperilaku sebagai sebuah partikel. Jika fisikawan sedang mencari gelombang, entitas subatomik berperilaku sebagai gelombang.

Hal ini menyebabkan ahli fisika menyimpulkan bahwa pengamatan ilmiah adalah produk dari tiga faktor:

Ketiga faktor ini bergabung membentuk apa yang para ilmuwan sebutsituasi pengukuran keseluruhan.” Pengamatan adalah produk dari ketiga faktor, termasuk kesadaran pengamat.

Dengan kata lain, kesadaran dari ilmuwan mempengaruhi pengamatan! Kesimpulan ini telah diterima oleh sebagian besar fisikawan. Sayangnya, kebanyakan ilmuwan menghindari berpikir tentang konsekuensi filosofis dari fakta eksperimental yang divalidasi ini. Konsekuensi tersebut sangat menakjubkan, dan itu memaksa kita untuk memikirkan kembali setiap aspek dari pandangan dunia kita saat ini.

Pada bagian berikut, kita akan meneliti beberapa wilayah yang dipengaruhi oleh temuan ilmiah tersebut.

Tidak ada Dualisme

Orang mungkin mengatakan bahwa manusia selalu dipengaruhi oleh dua kondisi kesadaran. Ada tingkat kesadaran di permukaan yang didominasi oleh indera kita dan kesimpulan yang kita buat berdasarkan apa yang indra kita memberitahu kita tentang dunia. Ini adalah apa yang Yesus sebut sebagai pikiran bawah atau keinginan daging.

Keadaan kesadaran ini sesungguhnya didominasi oleh dualisme, relativitas, hambatan dan batas-batas. Dalam kondisi pikiran ini, kita menilai segala sesuatu (kebanyakan dari ide orang lain) dengan meletakkannya pada skala relatif, didominasi oleh dua ekstrim (benar dan salah, baik dan buruk dll). Kita berusaha untuk menilai segala sesuatu berdasarkan pada skala ini. Kita berusaha untuk memberi label terhadap segala sesuatu dan menaruhnya dalam kotak kecil sebagai benar atau salah, baik atau buruk. Sekali berada dalam kotak, ide atau manusia kelihatannya tidak ingin untuk keluar dari itu. Keadaan pikiran dualistik ini ingin menjaga segala sesuatu di bawah kendali mereka.

Namun, kita juga memiliki dorongan untuk pemahaman yang lebih dalam, dan ini menyebabkan kita untuk berusaha mencoba melihat melampaui indra, di luar tampilan permukaan dan di luar dunia material. Melalui keadaan kesadaran ini, kita sering melihat di luar dualisme dan relativitas dari kesadaran permukaan. Kita melihat koneksi dan kesatuan yang lebih dalam. Ini adalah apa yang Yesus katakan sebagai kesadaran Kristus.

Daripada menilai segala sesuatu berdasarkan skala relatif, orang-orang dalam keadaan kesadaran yang lebih tinggi berusaha tidak menghakimi. Mereka tidak memberi label apa pun, dan mereka tidak memiliki kotak dalam pikiran mereka;. Mereka tidak tertarik untuk menempatkan segala sesuatu di dalam kotak, mereka hanya ingin meningkatkan pemahaman mereka terhadap dunia. Mereka tidak ingin mengontrol, mereka ingin menemukan.

Sebelum Einstein, ilmu pengetahuan didominasi oleh kesadaran dualistik. Ilmu pengetahuan hanya berfokus pada memperpanjang jangkauan indra, misalnya melalui teleskop dan mikroskop, tetapi sedikit sekali yang dilakukan untuk menantang pandangan dualistik dunia.

Teori Relativitas adalah tantangan serius pertama terhadap dualisme, dan fisika kuantum telah berjalan lebih jauh daripada Teori Einstein. Jika semuanya adalah energi, maka dunia ini tidak dibuat dari dua unsur yang terpisah. Semua hanya dibuat dari satu elemen yang hanya muncul dalam bentuk yang berbeda.

Banyak ilmuwan menunjukkan bahwa materi adalah bentuk lain dari energi. Namun, fisika kuantum tampaknya menunjukkan bahwa ada sesuatu di luar dari apa yang biasanya kita sebut energi. Oleh karena itu, orang mungkin menduga bahwa materi dan energi hanyalah dua manifestasi yang berbeda dari suatu realitas yang lebih dalam. Dengan kata lain, ketika kita melampaui dualitas energi/materi, kita menemukan tingkat yang lebih dalam terhadap kesatuan.

Berdasarkan temuan tersebut, adalah perlu bagi kita untuk mengevaluasi kembali pandangan dunia kita dan menghancurkan rintangan buatan yang halus dan banyak yang berasal dari dualisme. Energi dapat muncul dalam berbagai bentuk, tetapi satu-satunya perbedaan antara berbagai bentuk energi adalah perbedaan dalam getaran. Tidak ada penghalang yang nyata antara materi dan energi, antara tubuh dan pikiran atau antara pikiran dan materi. Hambatan ini hanyalah konstruksi mental yang dihasilkan dari dualisme.

Mengapa melampaui dualisme?

Apa yang salah dengan kondisi kesadaran dualistik, mengapa perlu melampaui itu? Dalam kerangka pemikiran dualisme akan banyak timbul masalah dan konflik yang tampaknya tidak ada solusi. Jika ada perbedaan antara dua sistem keyakinan maka salah satu harus benar dan yang lainnya salah. Jika ada perbedaan antara dua kelompok, satu kelompok akan berusaha untuk memaksakan kelompok yang lain menjadi sesuai dengan yang diinginkan kelompok tersebut. Jika ini tidak dapat dilakukan, kelompok yang menentang harus dihilangkan. Sejarah menunjukkan bahwa hampir semua konflik manusia berasal dari kesadaran dualistik ini. Dengan melihat kekejaman yang dihasilkan, keadaan kesadaran ini akan dapat menyebabkan manusia menghancurkan dirinya sendiri.

Dengan meruntuhkan hambatan ini, kita dapat mengatasi beberapa masalah yang tampaknya tak terpecahkan yang berasal dari keadaan kesadaran dualistik. Sebagai contoh, kita dapat mulai melihat hubungan yang lebih dalam antara pikiran dan penyakit fisik yang mungkin dapat membuka jalan baru untuk mendeteksi dan menyembuhkan penyakit. Dengan mengakui bahwa segala sesuatu adalah energi, kita bisa membuka jalan baru untuk-teknik penyembuhan diri yang ditujukan untuk menangani energi mental dan emosional (psikis). Pada skala yang lebih besar, kita mungkin mulai mampu melihat di balik label buatan manusia, seperti ras, jenis kelamin, kebangsaan, status dll, yang sering menimbulkan konflik diantara kelompok-kelompok orang. Mungkin ini akhirnya bisa mengarah pada bentuk baru hidup berdampingan secara damai.

Meruntuhkan dualisme dapat memiliki implikasi besar bagi seluruh aspek atau kehidupan pribadi dan interpersonal kita. Hal ini dapat meningkatkan tren, yang telah berlangsung selama berabad-abad, yang berusaha memecah hambatan ini untuk kemajuan dan kerja sama. Sebagai contoh, beberapa abad yang lalu, sebagian besar masyarakat kita masih didasarkan pada beberapa bentuk perbudakan atau pembedaan penduduk. Ini jelas adalah pendekatan dualistik, dan sebagai hasilnya banyak konflik yang tampaknya tidak memiliki solusi. Jika kita tetap berpikiran terpisah dari yang laini, bagaimana kita bisa menyelesaikan konflik antara majikan dan budak atau antara ras?

Demokrasi adalah akibat langsung dari pemahaman yang lebih dalam ini, yaitu bahwa semua manusia diciptakan sama. Berdasarkan pemahaman ini, perbudakan tidak lagi dapat diterima, dan kita bisa menghilangkan konflik antara majikan dan budak dengan menciptakan sebuah masyarakat di mana orang tidak dapat lagi dimiliki seperti properti.

Apakah ilmu pengetahuan benar-benar obyektif?

Selama lebih dari empat abad, masyarakat Barat telah disandera oleh perang antara sains dan agama. Perang ini jelas adalah hasil dari pandangan dunia yang dualistik. Fisika modern kini telah membuktikan bahwa pandangan dunia dualistik adalah usang, dan oleh karena itu konflik antara sains dan agama seharusnya tidak ada lagi.

Kita perlu melihat di luar pemisahan buatan yang diciptakan oleh konflik ini dan mencari pemahaman yang lebih dalam terhadap realitas. Konflik antara ilmu pengetahuan dan agama muncul dari sebuah kondisi kesadaran dualistik yang melihat perbedaan sebagai sumber konflik. Jika agama dan ilmu pengetahuan bersikeras melihat semua berdasarkan doktrin mereka yang dianggap “sempurna” , maka salah satu harus benar dan yang lainnya salah.

Kondisi kesadaran yang lebih tinggi melihat dibalik tampilan permukaan tersebut. Mereka hanya melihat konflik ini sebagai bukti bahwa kita belum sampai pada pemahaman yang lebih tinggi terhadap dunia. Oleh karena itu, kita harus melihat melampaui doktrin-doktrin yang disajikan oleh kedua belah pihak. Alih-alih membuktikan satu sisi benar dan yang lain salah, kita harus mencari pemahaman yang lebih dalam yang bisa menghilangkan konflik tersebut.

Bagaimana kita bisa mulai menemukan pemahaman seperti itu? Satu tempat yang jelas untuk memulainya adalah temuan fisika. Karena fisika kuantum telah membuktikan bahwa pengamatan ilmiah dapat dipengaruhi oleh kesadaran dari ilmuwan, ilmu pengetahuan tidak bisa lagi bisa menjauhkan diri dari agama dengan mengklaim bahwa sains adalah objektif sementara semua ide-ide agama adalah subyektif. Kita harus mempertimbangkan fakta bahwa pengetahuan ilmiah juga dapat dipengaruhi oleh pikiran dari ilmuwan.

Sangat menarik untuk melihat bahwa ilmu pengetahuan modern berkembang sebagai reaksi terhadap gereja di abad pertengahan dan doktrin-doktrin sempurna-nya. Sains berusaha untuk mendirikan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang tidak dapat dipengaruhi oleh takhayul atau kepercayaan dari ilmuwan. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan materialistik kini mengklaim berada di posisi yang sama dengan posisi yang dimiliki oleh gereja di abad pertengahan. Gereja mengklaim kebenarannya karena otoritas Paus tidak dipengaruhi oleh kesadaran manusia. Sains mengklaim kebenarannya karena metode ilmiah mengarah pada pengetahuan yang tidak dipengaruhi oleh kesadaran manusia.

Sains membuktikan bahwa gereja bisa salah, dan sekarang fisika kuantum telah membuktikan bahwa ilmu pengetahuan ternyata belum sempurna. Mungkin pelajaran sebenarnya adalah bahwa tidak ada manusia atau institusi yang harus dilihat sebagai sempurna. Alih-alih menyatakan bahwa doktrin kita sekarang adalah doktrin paling benar, kita selalu harus mencari pemahaman yang lebih tinggi. Alih-alih membela kesempurnaan dari ide yang ada, kita mungkin harus menerima bahwa pemahaman kita sekarang adalah batu loncatan untuk pemahaman yang lebih baik.

Pada kenyataannya, kebutuhan akan suatu doktrin sempurna adalah produk dari kondisi dualistik atau kesadaran yang lebih rendah. Dengan mencapai keadaan di luar kesadaran tersebut, kita bisa membuka jalan baru baik bagi ilmu pengetahuan maupun agama. Alih-alih menjadi korban dari perjuangan untuk perebutan kekuasaan, ilmu pengetahuan dan agama bisa menjadi dua alat untuk mencari jawabannya. Mungkin satu-satunya cara untuk menemukan jawaban yang valid adalah untuk menjangkau di luar kondisi kesadaran dualistik.

Manusia selalu memiliki keinginan untuk pemahaman yang lebih tinggi. Mungkin keinginan untuk keadaan kesadaran yang lebih tinggi , yang berada di luar dualitas, adalah kekuatan pendorong sebenarnya di balik ilmu pengetahuan dan agama?

Sejarah manusia dapat dilihat sebagai sebuah perjuangan antara dua kekuatan. Satu kekuatan diwakili oleh kondisi dualistik kesadaran yang membuat segala sesuatu menjadi perebutan kekuasaan dan kontrol. Yang lainnya adalah usaha untuk persatuan dan pemahaman yang lebih tinggi yang diungkapkan melalui sisi positif dari sifat alami manusia.

Sejarah telah dengan jelas membuktikan bahwa baik sains maupun agama dapat digunakan dalam permainan ini untuk kontrol dan kekuasaan. Namun, baik sains maupun agama juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengembangkan pemahaman yang lebih tinggi. Mungkinkah pemahaman yang lebih tinggi adalah kunci untuk menyatukan ilmu pengetahuan dan agama?

Sains dan kesadaran

Sains telah berkembang sebagai upaya untuk melampaui kesadaran manusia yang lebih rendah yang didominasi oleh dualisme, relativitas dan konflik. Sains berusaha untuk mendirikan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang tidak dapat dipengaruhi oleh  keegoisan manusia, takhayul, dan dualisme. Jelas, ilmu pengetahuan telah mencapai banyak kemajuan dalam hal ini, dan itu akan menjadi tidak adil untuk mendiskreditkan kemajuan ini. Namun, karena keinginan untuk objektivitas, ilmu pengetahuan telah sering mengabaikan kesadaran. Para ilmuwan sering melihat kesadaran sebagai berada di luar bidang ilmu pengetahuan, terlalu subjektif untuk penelitian ilmiah atau dianggap tidak penting untuk hasil ilmiah dan kesimpulan. Berdasarkan temuan dari fisika kuantum, sudut pandang ini tidak berlaku lagi.

Sains tidak bisa terus mengabaikan kesadaran. Jika kesadaran dapat mempengaruhi pengamatan ilmiah dari aspek yang paling fundamental dari materi, maka ilmuwan tidak lagi bisa mengabaikan kesadaran. Jika semuanya adalah energi, maka berarti bahwa pikiran manusia terdiri dari energi. Oleh karena itu, tidak ada lagi penghalang yang nyata antara materi dan pikiran atau antara dunia dan kesadaran pengamat. Kita harus melihat melampaui hambatan-hambatan buatan ini dan mulai memahami bagaimana kesadaran mempengaruhi setiap aspek kehidupan kita.
==================

Proses dan Hasil Penemuan Relativitas Umum Albert Einstein
===============

Teori relativitas khusus diperluas sehingga mencakup benda-benda yang bergerak relatif dipercepat, seperti gravitasi (dimana objek yang jatuh meningkat kecepatannya). Untuk melakukan hal ini, Einstein pertama-tama harus mengesampingkan gagasan klasik Newton mengenai gravitasi yaitu gaya tarik-menarik antara dua benda. Sebaliknya, ia memandang gravitasi sebagai suatu medan energi yang berasal dari materi itu sendiri. Semakin besar jumlah materi, semakin besar pula pengaruh energi gravitasi yang dihantarkan.
Einstein mengemukakan mengenai awal fikiran mengenai relativitas umum yaitu “Suatu hari saya sedang duduk di atas sebuah kursi di Kantor Paten Swiss di Bern. Inilah saatnya sebuah ide cemerlang melintas di benak saya. "Seseorang yang jatuh bebas tidak akan mengetahui berat badannya." Ide sederhana ini memberi saya pemikiran yang mendalam. Emosi liar yang melanda saya saat itu mendorong saya ke arah teori gravitasi. Saya kembali berfikir, "Seseorang yang jatuh bebas memiliki percepatan." Pengamatan yang dilakukan oleh orang ini sebenarnya dilakukan pada sistem yang dipercepat. Saya memutuskan untuk memperluas prinsip relativitas dengan memasukkan percepatan. Saya juga berharap, dengan menggeneralisasi teori ini saya akan sekaligus memecahkan masalah gravitasi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa orang yang jatuh bebas tidak merasakan berat badannya akibat adanya medan gravitasi lain yang menghilangkan medan gravitasi bumi. Dengan kata lain, setiap benda yang dipercepat membutuhkan medan gravitasi baru. Meski demikian saya tidak dapat memecahkan masalah ini secara utuh. Delapan tahun saya habiskan untuk menurunkan relasi yang nyata. Sebelum itu, saya hanya mendapatkan potongan-potongan dasar teori tersebut”.

Sejak 1905, Einstein juga memperluas teorinya mengenai cahaya, mengembangkan gagasan bahwa cahaya itu harus dipandang sebagai partikel maupun sebagai gelombang. Namun apabila cahaya terdiri dari partikel-partikel, maka cahaya dapat berpengaruh ketika melintasi medan gravitasi. Dengan kata lain, apabila cahaya melintasi medan gravitasi yang kuat, maka cahaya pasti melengkung.
Seluruh gagasan kita mengenai garis lurus tergantung pada lintasan cahaya. Misalnya, jarak paling dekat antara dua titik dalam medan lengkung bukanlah sebuah garis lurus. seperti sebuah pesawat yang terbang pada jarak terdekat antara London dan Los Angeles akan membentuk lintasan lengkung.
Demikian pula seluruh gagasan kita tentang kecepatan tinggi –the ultimate speed- (dan juga ruang, serta waktu) tergantung pada kecepatan cahaya. Apabila sebuah sinar cahaya dilengkungkan ketika melintasi medan gravitasi, ini tidak berarti tidak ada yang bisa melintas lebih cepat di antara dua titik pada sinar yang dibelokkan itu selain yang melalui sinar lengkung itu (ruang lengkung).
Ruang dan waktu melengkung serta tidak bersifat absolut; tetapi semata-mata seperti dimensi keempat dalam sebuah kesatuan ruang-waktu. Apabila cahaya bergerak dalam sebuah lengkungan, maka waktu tidakbisa bergerak dalam garis lurus yang lebih cepat melainkan harus bergerak dalam sebuah lengkungan pula.
Einstein menerbitkan hasil penelitiannya pada bulan Maret 1916 dalam Annalen der Physik, dengan artikel berjudul “The Foundation of the General Theory of Relativity”.
Gagasannya sangat bagus, tetapi semuanya hanyalah teori. Ia mengklaim bahwa teorinya dapat menjelaskan alam semesta, tetapi semua yang disajikannya hanyalah perhitungan matematis, dimana tidak ada bukti-bukti nyata di dalamnya.
Einstein mengemukakan suatu pengujian nyata. Menurut teorinya, cahaya dari bintang yang jauh pasti dibelokkan pada saat melintasi medan gravitasi matahari yang kuat.
Medan ruang dan waktu adalah medan 4-dimensi, tiga dimensi berasal dari ruang dan satu dimensi berasal dari waktu. Bentuk susunan anyaman ruang dan waktu ini sangat dipengaruhi oleh distribusi massa atau energi yang berada di dalammedan 4-dimensi ini. Benda angkasa seperti matahari akan melekukkan medan ini. Efek lekukannya bisa dibayangkan seperti lekukkan permukaan kasur karet yang disebabkan oleh bola bowling di atasnya. Sebagai perhatian, gambaran lekukan kasur dua dimensi ini hanyalah untuk menyederhanakan gambaran lekukan 4-dimensi yang sulit dibayangkan. Fenomena ini lebih dikenal sebagai warped space time atau ruang-waktu yang terlekuk.
Dalam konsep ini, semakin besar massa benda semakin luas efek lekukan yang terjadi. Karena matahari memiliki massa yang cukup besar, maka efek lekukanmedan ruang dan waktu memiliki jangkauan yang jauh menjangkau planet, asteroid atau benda-benda angkasa yang bermassa lebih kecil lainnya. Gerakan planet-planet yang mengorbit matahari bisa dimengerti bukan sebagai efek gaya tarik matahari melainkan karena planet-planet ini bergerak mengikuti konturmedan ruang dan waktu yang terlekuk di sekitar matahari.
Pada bulan November 1919, Arthur Eddington, seorang ahli astrofisika Inggris berhasil memotret gerhana matahari. Foto itu menunjukkan bahwa ketika cahaya bintang-bintang melintas dekat matahari, cahaya tersebut dilengkungkan. Akibatnya,posisi bintang-bintang itu tampak berbeda dibandingkan ketika cahayanya tiddak melintas dekat matahari. Pengamatan itu sesuai dengan prediksi Einstein bahwa cahaya dari bintang yang jauh akan dilengkungkan oleh matahari. Teori relativitas umum pun terbukti kebenarannya.
Ketika mengajukan teorinya Einstein paham benar bahwa orang akan meminta bukti lapangan untuk bisa menerima teori relativitas umumnya. Oleh karena itu ia mengajukan tiga fenomena alam semesta yang bisa dijelaskan dengan menggunakan teori relativitas umum: melekuknya lintasan cahaya, gerak presisi perihelion planet Merkuri, dan pergeseran warna merah akibat gravitasi.
Premis utama relativitas umum adalah bahwa semua materi dan energi dipengaruhi oleh medan ruang dan waktu yang terlekuk. Lintasan cahaya termasuk ke dalam kategori ini, sehingga bisa berjalan dalam garis lengkung. Cahaya yang berasal dari bintang yang sangat jauh dan terdeteksi oleh teleskop di permukaan bumi mungkin mengalami fenomena ini. Apalagi ketika cahaya itu melintas berdekatan dengan matahari. Gravitasi matahari yang cukup besar oleh Einstein diprediksikan membelokkan cahaya sejauh 1,75 detik arc. Satu detik arc sama dengan satu per per tiga ribu enam ratus derajat.
Untuk mengamati fenomena ini, pengamatan harus dilakukan ketika sebuah bintang menempati lokasi yang dekat dengan matahari. Tetapi dalam kondisi seperti ini cahaya matahari akan menutupi cahaya bintang tersebut. Karenanya pengamatan harus dilakukan pada saat gerhana matahari total. Pada 29 Mei 1919 Sir Arthur Edington memimpin ekspedisi ke Afrika untuk pengamatan sinar bintang saat gerhana matahari total terjadi. Pada 6 November 1919, konfirmasi pembelokan lintasan cahaya yang diprediksikan Einstein dalam ketelitian sekitar 20 persen diumumkan ke dunia. Di antara tahun 1969 sampai 1975 sebanyak dua belas pengamatan dilakukan dengan menggunakan gelombang radio dan menghasilkan pengukuran dengan ketelitian satu persen dibanding dengan prediksi Einstein.
Sesuai dengan hukum gerak dan teori gravitasi universal Newton, setiap planet akan bergerak mengelilingi matahari dalam lintasan orbit elips. Posisi terdekat dan terjauh sebuah planet dari matahari dalam lintasan tersebut masing-masing dikenal sebagai perihelion dan apehelion. Jika hanya satu planet yang mengelilingi matahari maka lintasan elips tadi tidak akan berubah, namun karena ada lebih dari satu planet dalam tata surya, planet-planet lain juga memberikan pengaruh gravitasinya yang relatif kecil kepada salah satu planet. Akibatnya orbit sebuah planet dalam tata-surya kita tidaklah statis melainkan bergerak berputar (berpresisi) terhadap Matahari.
Dari pengamatan yang dilakukan bertahun-tahun, titik perihelion planet merkuri mengalami total presisi sejauh 574 arc detik setiap satu abad. Namun teori gravitasi Newton hanya memberikan 531 arc detik. Itu berarti masih ada perbedaan sebanyak 43 arc detik. Tidak sedikit alasan yang diajukan untuk menjelaskan angka 43 arc detik ini namun tidak ada yang berhasil menyempurnakan prediksi dengan teori gravitasi Newton ini. Namun dengan teori gravitasinya, Einstein sanggup menjelaskan perbedaan 43 arc detik dan dengan demikian menghasilkan angka yang sesuai dengan data astronomy lapangan.
Fenomena terakhir yang diajukan oleh Einstein berhubungan dengan hilangnya sebagian energi cahaya ketika sebuah berkas cahaya keluar darimedan gravitasi sebuah benda angkasa. Ketika sebuah berkas sinar kehilangan sebagian energi, panjang gelombangnya berubah menjadi lebih panjang mengakibatkan warna cahaya tersebut akan bergeser ke arah warna merah. Itulah sebabnya fenomena ini disebut sebagai pergeseran warna merah akibatmedan gravitasi.
Eksperimen terkenal untuk membuktikan prediksi ini dilakukan oleh R.V. Pound dan G.A. Rebka di universitas Harvard pada tahun 1959 dengan menggunakan teknik yang disebut sebagai efek Mossbauer. Sinar gamma yang dihasilkan oleh elemen radioaktif kobalt dipancarkan dari lantai dasar laboratorium fisika Jefferson di kampus itu. Melalui lubang yang didesain mencapai tingkat teratas laboratorium setinggi 22.5 meter menghasilkan konfirmasi perbedaan frekuensi cahaya yang dihasilkan.
Sebuah tes yang lebih akurat dari percobaan di atas adalah yang dilakukan oleh Gravity Probe A (GP A), percobaan yang menggunakan roket, di tahun 1976. Dalam percobaan ini, sebuah jam yang menggunakan cahaya maser-hidrogen dilepaskan dengan menggunakan roket Vessot-Levine. Frekuensi jam ini dibandingkan dengan frekuensi yang terdapat di bumi dan menunjukkan perbedaan yang sesuai dengan prediksi teori relativitas umum Eistein.

========================
Sejarah Bom Atom
E = MC2 Albert Einstein mengembangkan teori tentang hubungan massa dan energi. Rumus, E = mc², mungkin adalah hasil yang paling terkenal dari teori khusus relativitas Einstein. Rumus yang mengatakan energi (E) sama dengan massa (m) kali kecepatan cahaya (c) kuadrat. Pada dasarnya, itu berarti massa hanyalah salah satu bentuk energi. Karena kecepatan cahaya kuadrat adalah sejumlah besar (186.000 mil per detik)², sejumlah kecil massa dapat dikonversi ke jumlah energi yang fenomenal. Atau, jika ada banyak energi yang tersedia, energi sebagian dapat dikonversi menjadi massa dan partikel yang baru dapat dibuat. reaktor nuklir, misalnya, bekerja karena reaksi nuklir mengubah sejumlah kecil massa dalam jumlah besar energi


Rumus E=MC² memang sangat berpengaruh terhadap terciptanya Bom Atom. Tapi taukah Anda bahwa bahkan Albert Einstein pun ragu bahwa teorinya itu dapat dibuktikan. Bahkan Albert Einstein pernah mengibaratkan membuat bom berdasarkan rumus E=MC² sama saja seperti menembak burung dalam gelap di negara yang memiliki sedikit sekali burung. Lalu bagaimana bom atom dapat dibuat?

Pada jaman Perang Dunia I, para ilmuwan Jerman yang mendukung Nazi berusaha untuk membuat sebuah energi dari partikel - partikel atom. Namun usaha yang dilakukan untuk menciptakan energi tersebut terlalu besar, dan tidak sebanding dengan energi yang tercipta. Hal ini terjadi karena para ilmuwan berusaha untuk menabrakkan partikel Proton dan Neutron, hal ini sangat sulit, karena kedua partikel ini bersifat positif. Ibarat kedua kubu Magnet positif yang ketika didekatkan akan saling menolak. Oleh karena itulah usaha para ilmuwan Jerman selalu kandas.


Namun, seorang ilmuwan asal Hungaria, Leo Szilard, berhasil menemukan teori baru dimana dia berhasil menemukan teori bahwa energi dapat dihasilkan apabila Elektron yang bermuatan negatif bertabrakan dengan Neutron dan akan menghasilkan reaksi berantai dan akan menciptakan sebuah energi yang sangat besar. Hal ini kemudian membuat Leo Szilard menjadi takut, karena apabila dia berhasil menemukan teori ini, maka Ilmuwan Jerman dapat pula menemukan ini.


Dalam kekhawatirannya, Leo Szilard pergi mengunjungi Albert Einstein untuk meyakinkan Albert Einstein bahwa sebuah Bom Atom yang menghasilkan dampak besar dapat dibuat. Hal ini membuat gusar Einstein, karena dia merasa bertanggung jawab telah menemukan rumus tersebut. Akan tetapi idealisme Einstein untuk tidak menyatukan urusan Laboratorium dan Perang, sedikit menghalangi Szilard. Namun setelah beberapa pertemuan, Leo Szilard berhasil meyakinkan Albert Einstein untuk membuat surat kepada Presiden Amerika saat itu, Roosevelt.


Agustus 1939, surat tersebut akhirnya dibuat dan dikirimkan kepada Presiden Roosevelt. Surat itu kemudian memicu Amerika untuk membuat Bom Atom, proyek tersebut biasa dikenal dengan nama "The Manhattan Project" Leo Szilard pun ikut dalam proyek itu, namun Albert Einstein tetap dalam pendiriannya untuk tidak terlibat dalam urusan perang.


Ternyata tak begitu lama setelah surat tersebut dikirim, PD I berakhir dengan kekalahan Jerman. Hal itu berarti Jerman belum berhasil membuat bom atom. Albert Einstein pun meminta kepada Presiden Roosevelt supata "The Manhattan Project" dihentikan, namun hal itu tidak digubris. Bahkan setelah bom berhasil dibuat. Amerika menggunakan bom tersebut untuk mengakhiri PD II dengan menjatuhkan "Little Boy" dan "Fat Man" di kota Hiroshima dan Nagasaki. Kejadian ini membuat dunia berubah.


Pengeboman tersebut membuat Einstein menyesal telah mengirimkan surat tersebut kepada Roosevelt. Bahkan Einstein menyebutkan bahwa penyesalan terberatnya adalah mengirimkan surat itu.Rumus E=MC² adalah rumus yang menyebabkan kehancuran. Saat itu hanya Kehancuranlah yang diketahui Einstein tentang gunanya rumus yang berhasil dia ciptakan. Namun setelah Kematian Einstein, teori baru tentang "Penciptaan" lahir, teori yang juga didasari teori relativias Albert Einstein menjawab bagaimana Alam semesta ini lahir. Teori ini biasa disebut dengan "Big Bang Theory" dimana massa tercipta dari suatu energi yang sangat besar.
=======================
Beberapa kesimpulan para ahli Fisika Kuantum antara lain :

  1.   Segala yang ada di dunia ini bukan berasal dari benda padat tapi berasal dari ruang hampa, yang berupa energi yang tak tampak dan bergetar. Segalanya yang kita lihat bukanlah benda padat seperti yang terlihat.
  2.   Setiap benda padat terdiri dari molekul-molekul dan molekul-molekul itu terdiri dari atom-atom. Seluruh dunia fisik dimana kita berada termasuk diri kita sendiri adalah terdiri dari bukan apa-apa kecuali energi yang bergetar. Fenomena ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda padat itu merupakan kenyataan, padahal sebenarnya bukan.
  3.    Para ilmuwan menemukan bahwa realitas obyektif (kenyataan) sesungguhnya tidak lebih dan hanyalah merupakan ilusi.
  4.   Saat Roh menguasai tubuh fisik secara sempurna maka dalam diri manusia tersebut berlaku hukum Fisika Quantum. Dalam hukum fisika quantum tidak ada lagi jarak dan waktu. Dan alam semesta ini hanyalah vibrasi energi.
  5.    Ilmuwan telah membuktikan dalam “teori kuantum superposisi”, bahwa suatu benda bisa berada di dua dimensi yang berbeda pada waktu yang sama.
  6. Kesadaran kuantum adalah teori kesadaran yang mendasari keterhubungan semua orang dan segala sesuatu dan didasarkan pada fakta bahwa medan kuantum dapat menjangkau segala sesuatu bahkan yang jauh di ruang angkasa.
  7. Pada kecepatan cahaya, masa lalu, masa kini, dan masa depan semua bisa ada secara bersamaan. Jika seseorang bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya, mereka akan menjadi abadi.
  8. Manusia bergerak menuju suatu tingkatan kesadaran yang semakin tinggi dan pada akhirnya berada dalam posisi paralel / selaras dengan sumbernya. Manakala keselarasan itu terjadi, hal yang ada dalam alam pikirannya, bisa terwujud berupa materi.
  9. Waktu mengalir baik maju dan mundur secara simetris dan relatif – sebuah konsep yang membuat perjalanan waktu menjadi mungkin.
  10. Lanzaberpendapat bahwabeberapaalam semestadapat eksis secara bersamaan. Dalam satualam semesta, tubuh bisamati. Dandidimensi yang lain kesadaran terus ada, kemudian bermigrasike alam semestaini. Ini berarti bahwaorang matisaat bepergian melaluiterowonganyang samaberakhirtidakdi nerakaataudi surga, tetapi diduniayang samayang iapernahhuni (berreinkarnasi)
  11. Lanzajuga berpendapat bahwakehidupantidak berakhir ketikatubuh mati,
  12. Teori biocentrisme menyiratkanbahwa kematiankesadaransama sekali tidak ada., Umumnya orang mengidentifikasikan dirinya dengantubuh mereka, maka ketika tubuhnya mati, mereka mengira kesadarannya juga mati. Tubuh pasti akanbinasa, cepat atau lambat, tetapi kesadaran abadi
  13. Fisika quantum juga menegaskan bahwa setiap interaksi antara individu dengan semua makluk akan mempengaruhi segala sesuatu di alam semesta ini.

KUANTUM 1

Apa itu Fisika Kuantum

Didalam dunia fisika terdapat dua pandangan, fisika klasik (Newtonian), dan fisika modern (Fisika Quantum). Fisika Newtonian mengkonsentrasikan pikirannya kepada benda solid, atau yang bisa dilihat sehari-hari. Sedangkan fisika Quantum memulai observasinya pada benda-benda yang sangat kecil, yang lebih kecil dari atom, yang tidak bisa dilihat oleh mata. Dari berbagai macam penelitian, di temukan hal yang menarik yaitu ternyata segala yang ada di dunia ini bukan berasal dari benda padat tapi berasal dari ruang hampa, yang berupa energi yang tak tampak dan bergetar. Karena kita berasal dari quanta juga, kitapun mampu menciptakan realitas yang kita mau. sebab yang berlaku atas kesuksesan kita misalnya tidak hanya berasal dari teori atau kerja keras kita, tetapi juga berasal dari diri kita (tepatnya dari olah fikir, positif thinking, positif feeling, doa).

Fisika kuantum merupakan studi tentang perilaku materi dan energi pada molekul, atom, nuklir, dan tingkat mikroskopis bahkan lebih kecil. "Quantum" berasal dari bahasa Latin yang berarti "berapa banyak." Hal ini mengacu pada unit diskrit materi dan energi yang diprediksi oleh dan diamati dalam fisika kuantum. Fisika kuantum kadang-kadang disebut mekanika kuantum atau teori medan kuantum. Fisika Quantum mempelajari blok bangunan alam semesta; ilmu yang menjelaskan bagaimana keseluruhan di dunia ini hadir sebagai kenyataan. Hal ini menyangkut benda-benda sangat kecil yang membentuk dunia secara keseluruhan. Segalanya yang kita lihat bukanlah benda padat seperti yang terlihat. Setiap benda padat terdiri dari molekul-molekul dan molekul-molekul itu terdiri dari atom-atom. Jadi berarti lengan atau kursi yang diduduki sekarang adalah terdiri dari atom-atom yang sangat kecil yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang. Atom-atom yang dikatakan sebagai benda terkecil ternyata terdiri lagi dari partikel sub atom, yang tidak memiliki kepadatan sama sekali. Mereka pada hakekatnya, kumpulan atau gelombang-grelombang informasi dan konsentrasi energi. Jadi tangan atau kursi yang diduduki adalah energi dan informasi. Untuk itu, dapat dikatakan bahwa seluruh dunia fisik dimana kita berada termasuk diri kita sendiri adalah terdiri dari bukan apa-apa kecuali energi yang bergetar pada frekuensi yang berbeda. Fenomena ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda padat itu merupakan kenyataan, padahal sebenarnya bukan. Jadi apakah yang membedakan antara satu benda dengan benda yang lainnya ?. Yang membedakan adalah perbedaan frekuensi masing-masing yang bergetar. Hal ini sulit untuk diterima, tetapi bagaimanapun ini adalah kebenaran..

Fisika Kuantum adalah Ilmu Fisika yang membahas tentang Gelombang Elektromagnetik (GEM) dengan menghitung kecepatan cahaya 186,000 mil per detik. Methoda normal untuk menghitung kecepatan relativitas dengan mengambil gelombang suara sebagai contohnya. Gelombang suara bergerak pada kecepatan 1088 ft/per detik. Jika anda bergerak pada kecepatan 1000 ft. /detik dan sebuah gelombang suara juga bergerak dengan arah yang sama, anda akan mengamati gelombang itu begerak dengan kecepatan 88 ft/detik. Begitu juga, untuk seorang pengamat yang bergerak dengan kecepatan 1088 ft/detik, kecepatan gelombang suara itu yang teramati adalah nihil. Jika bergerak dengan arah berlawanan, anda akan menambahkan selisih kedua kecepatan itu jika menghitung dengan cara Fisika Newtonian klasik.
Hipotesis Max Planck : “radiant energi (energi gelombang cahaya) tidaklah mengalir dalam arus yang kontinyu, tetapi terdiri dari potongan-potongan yang disebut quanta”. Pada tahun 1900 Max Planck seorang ahli Fisika memperkenalkan teori Kuantum ang menjelaskan dalam teorinya bahwa pada materi, energi terjadi pada satu satuan materi dan terukur sehingga dipastikan pula bahwa semua bentuk materi akan memancarkan atau menyerap energi dalam satuan yang disebut Kuanta (Quantum). Albert Einstein menyatakan teorinya bahwa tidak hanya energi saja yang terukur tetapi radiasi juga terukur.

Pada tahun 1905, Albert Einstein menjelaskan efek fotoelektrik dengan menyimpulkan bahwa energi cahaya datang dalam bentuk kuanta yang disebut foton. Pada tahun 1913, Niels Bohr menjelaskan garis spektrum dari atom hidrogen, lagi dengan menggunakan kuantisasi. Pada tahun 1924, Louis de Broglie memberikan teorinya tentang gelombang benda. Teori-teori di atas, meskipun sukses, tetapi sangat fenomenologikal, tidak ada penjelasan yang gamblang untuk kuantisasi. Mereka dikenal sebagai teori kuantum lama. Istilah "Fisika kuantum" pertama kali digunakan oleh Johnston dalam tulisannya Planck's Universe in Light of Modern Physics (Alam Planck Dalam Cahaya Fisika Modern).

Views All Time
Views All Time
410
Views Today
Views Today
6
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

1 Comment on Energi keBAIKan & Energi keBURUKan... tidak HILANG ... akan berUBAH menjadi BENTUK LAIN .... >> menjadi MATERI LAIN -------------------------------- BARISAN manusia di negeri AKHIRAT : ...... ada yg berbentuk: ....tanpa tangan kaki,.... jadi BABI, ....KELEDAI, ....darah di mulutnya, ....bau BANGKAI, ...TANPA kepala, ...mulut keluar NANAH dan darah, ...KEPALA di bawah, ...WAJAH hitam, ...tubuh KUSTA, ...BUTA mata, … dan… barisan ke 12. ...wajah berSINAR… manusia ke surga ……………………………………………………. ﴾ Ali Imran:185 ﴿ Tiap-tiap yang berJIWA {Nafs/نَفْسٍ} akan merasakan MATI {MAUT/ٱلْمَوْتِ}. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ ٱلْغُرُورِ ﴿آل عمران:١٨٥﴾ ……………………………… ------------------------ Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (QS An-Naba’:18)” ... Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris.”.... Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut….. .............Barisan Pertama.... Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ..........Barisan Kedua...... Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .........Barisan Ketiga..... Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Keempat.... Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ...........Barisan Kelima.......... Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Keenam................. Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ............Barisan Ketujuh................... Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ..........Barisan Kedelapan.................... Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” ........Barisan Kesembilan.............. Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .............Barisan Kesepuluh................. Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .........Barisan Kesebelas.............. Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…” .................Barisan Kedua Belas.................... Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…” ……………………..…………………….

  1. Ketika Amal baik dan Amal Buruk di timbang oleh Allah … di AKHIRAT ———————————————– …. Muslim atau Umat Muhammad … = masuk NERAKA (jurang API/NAR/neraka yang sangat PANAS) … Al Qaari’ah:8-11 ———————— >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ———————— ﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿ Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿ maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. ﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿ Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? ﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿ (Yaitu) API YANG SANGAT PANAS. …………………………………………………………… …. Muslim atau Umat Muhammad … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7 >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ——————————- ﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿ Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿ maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan …………………………………………………………………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 } ————————————– Ayat ini adalah ayat untuk UMAT ISLAM … —“apakah pernah Allah menyuruh orang KAFIR”— utk BERJIHAD dan SABAR ???? >> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ?? ……………. Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. ——————————————— >>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ?? …………………………. Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. …………………………………………….. mereka menjawab “orang Islam jika … MASUK neraka …. Kan TIDAK LAMA …. Hanya beberapa HARI saja.. TIDAK LAMA di neraka … setelah itu dimasukkan ke SURGA ??? …. Allahpun sudah menjawabnya … ﴾ Al Baqarah:80) “…………. Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja ……” ???????

Leave a Reply