batu-batu SIJJIL ….. the PAST….. zaman DULU … —————————– Dalam Al-Qur’an surat Al-Fiil telah diceritakan oleh Allah SWT bahwa pada tahun kelahiran Nabi Muhammad saw (Tahun Gajah) pasukan Abrahah (Tentara bergajah) menyerang kota Mekah dan berniat menghancurkan Ka’bah, Tetapi digagalkan oleh Allah SWT dengan diutusnya burung Ababil (Thaiiran Ababiil) yang membawa batu dari tanah yang terbakar / Neraka (Sijjil) yang kemudian dilemparkanlah batu tersebut kepada para tentara bergajah “Abrahah” dan seketika itu pula mereka hancur seperti daun yang dimakan ulat. ———————– Kita semua tahu bahwa surat Al Fil bercerita tentang pasukan gajah Abrahah yang ingin menghancurkan Baitullah. Nah dalam hal ini, saya kira tidak ada salahnya bila kita coba lihat dari sisi Sains. Kebanyakan dari sisi SAINS, banyak yang mempertanyakan tentang hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hilangnya batu yang dibawa oleh burung Ababil jatuh ke Bumi dan belum ada penelitian tentang itu; Jumlah burung Ababil yang terbang.Batu yang dipakai untuk menghanguskan pasukan gajah berasal dari neraka atau luar angkasa? Seandainya dari Neraka pasti Bumi sudah berlubang karena panasnya. Seandainya dari luar angkasa ,dari mana asal muasalnya? ———————————– Apakah burung Ababil itu? Apakah ia burung yang nyata? Atau hanya sebuah kiasan untuk menunjukkan adanya penyakit yang menyerbu Pasukan Gajah Abrahah? ———————————- Pertama kita lihat kutipan artikel Ma’rufin (Maspri, Supriyono”supriyono, maspri). Yang mengatakan. Secara garis besar saja, peristiwa ababil kemungkinan besar disebabkan oleh jatuhnya asteroid/meteoroid Besi (diameter 10 m) yang dihentakkan keluar dari orbitnya semula oleh gravitasi Jupiter ketika melewati Kirkwood gap di Main Belt Asteroids. Ia jatuh ke Bumi dengan kecepatan 17,5 km/detik, dari azimuth 315º dan ketinggian 20º bila dilihat dari Wadi Muhassir. Asteroid ini berubah menjadi bolide yang sama terangnya dengan Bulan purnama, untuk kemudian terpecah belah di ketinggian 12-an km dan terfragmentasi secara serempak di ketinggian 8-an km sehingga melepaskan energi kinetiknya sebagai ledakan berkekuatan ‘hanya’ 0,06 kiloton TNT. Ledakan ini kecil (hanya setara 60 kg dinamit saja), sehingga tidak memproduksi radiasi panas ataupun gelombang kejut yang berdampak serius terhadap grund zero dibawahnya, ataupun terhadap Makkah. —————————————– Fragmentasi serempak ini memproduksi butiran2 kerikil, sedikitnya 3 juta butir, yang kemudian jatuh menghantam wadi Muhassir pada area seluas 1,4 km persegi berbentuk ellips. Dengan asumsi hanya 80 % anggota pasukan yang terkena kerikil (dari jumlah keseluruhan 60.000 orang), maka tiap orang (rata-rata) dihantam 62 butir kerikil berdiameter 2,5 cm yang melesat secepat 300 m/detik. Padahal 1 kerikil yang secepat peluru itu saja sudah mematikan. ———————————————— Pendapat lain yang menarik dikemukakan oleh Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI, seorang Dosen ITB yang merujuk pada tafsirMajmau’ul karya Ibnul Hasan At-Tabrisi yang menyebutkan bahwa burung Ababil itu datang berbondong-bondong dari laut, warnanya ada yang hitam, putih dan hijau. Dijelaskan bahwa setiap burung membawa tiga batu, satu digigit dengan paruhnya, dua digenggam dengan masing-masing kakinya. Mereka melempari pasukan gajah yang mau meruntuhkan Ka’bah. Yang terkena batu akan tertembus sampai kebelakangnya yang membuat tubuh gajah dan pasukan tersebut berlubang seperti daun yang dimakan ulat. Lubang itu bukankah mirip dengan luka-luka akibat tembakan peluru yang menembus dan membuat tubuh berlubang? ———————

gajah 1 brhaha

batu-batu SIJJIL ..... the PAST..... zaman DULU ...
-----------------------------
Dalam Al-Qur'an surat Al-Fiil telah diceritakan oleh Allah SWT bahwa pada tahun kelahiran Nabi Muhammad saw (Tahun Gajah) pasukan Abrahah (Tentara bergajah) menyerang kota Mekah dan berniat menghancurkan Ka'bah, Tetapi digagalkan oleh Allah SWT dengan diutusnya burung Ababil (Thaiiran Ababiil) yang membawa batu dari tanah yang terbakar / Sijjil yang kemudian dilemparkanlah batu tersebut kepada para tentara bergajah "Abrahah" dan seketika itu pula mereka hancur seperti daun yang dimakan ulat.
-----------------------
gajah baraha 2

Bagaimanakah sebenarnya kisah pasukan gajah yang menyerang Ka’bah? Akan kita lihat secara jelas dalam surat Al Fiil, yaitu ketika membahas tafsirnya. Juga kita akan dapat pelajaran bahwa tahun gajah itulah tahun kelahiran beliau. Namun untuk tanggal pasti kelahiran Nabishallallahualaihi wa sallam-, tidak dijelaskan dalam surat tersebut.

Allah Ta’ala berfirman,

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ (1) أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ (2) وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ (3) تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ (4) فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ (5)

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (QS. Al Fiil: 1-5).

Kisah Pasukan Gajah yang Ingin Menyerang Ka’bah

Kisah di atas menjelaskan tentang ashabul fiil (pasukan gajah) yang ingin menghancurkan rumah Allah (Ka’bah). Mereka sudah mempersiapkan diri untuk menghancurkan Ka’bah tersebut. Mereka pun mempersiapkan gajah untuk menghancurkannya. Tatkala mereka datang mendekati Makkah, orang-orang Arab tidak punya persiapan apa-apa untuk menghadang mereka. Penduduk Makkah malah takut keluar, takut dari serangan ashabul fiil tersebut. Lantas Allah menurunkan burung yang terpencar-pencar, artinya datang kelompok demi kelompok. Itulah yang dimaksudthoiron ababilsebagaimana kata Ibnu Taimiyah. Burung-burung tersebut membawa batu untuk mempertahankan Ka’bah. Batu itu berasal dari lumpur (thin) yang dibentuk jadi batu, seperti tafsiran IbnuAbbas. Ada juga yang menafsirkan bahwa batu tersebut adalah batu yang dibakar (matbukh). Batu tersebut digunakan untuk melempar pasukan gajah tersebut. Lantas mereka hancur seperti daun-daun yang dimakan dan diinjak-injak oleh hewan. Allah memberi pertolongan dari kejahatan pasukan gajah tersebut. Tipu daya mereka pun akhirnya sirna.

Dijelaskan oleh Ibnu Taimiyah, “Kisah ini adalah dari kisah raja Abrahah yang membangun kanisah (gereja) di negeri Yaman. Ia ingin agar haji yang ada di Arab dipindahkan ke sana. Abrahah ini adalah raja dari negeri Habasyah (berpenduduk Nashrani kala itu) yang telah menguasai Yaman. Kala itu diceritakan ada orang Arab yang menjelek-jelekkan kanisah (gereja) orang Nashrani sehingga membuat raja Abrahah marah. Lalu ia pun berniat menghancurkan Ka’bah.” (Lihat Majmu’atul Fatawa karya Ibnu Taimiyah, 27: 355-356).

Kisah ini mengingatkan orang Quraisy akan pertolongan Allah yang telah menghancurkan pasukan gajah dan juga menunjukkan bagaimana Allah mengatur makhluk dan membinasakan musuh-musuh-Nya.

Tahun Kelahiran Nabi shallallahualaihi wa sallam

Pada tahun penyerangan gajah tersebut, lahirlah Nabi shallallahualaihi wa sallam. Kisah itu adalah titik awal yang menunjukkan akan datangnya risalah beliau atau itulah tanda kenabian beliau. Falillahil hamdu wasy syukru.

Ada hadits yang menunjukkan bahwa Rasulshallallahu ‘alaihi wa sallamdilahirkan pada tahun gajar yaitu hadits dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

ولد النبي صلى الله عليه و سلم عام الفيل

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan pada tahun gajah.” (HR. Ath Thohawi dalam Musykilul Atsar no. 5211, Ath Thobroni dalam Al Kabir no. 12432, Al Hakim dalam mustadroknya no. 4180. Al Hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim, tetapi keduanya tidak mengeluarkannya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini sesuai syarat Muslim. Juga dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah no. 5 dari jalur Ibnu ‘Abbas. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah pada hadits no. 3152).

Bahkan ada ijmaatau kesepakatan para ulama yang mendukung bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallamdilahirkan pada tahun gajah seperti dikatakan oleh Ibnul Mundzir, di mana ia berkata, “Tidak ragu lagi dari seorang ulama kita bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan pada tahun gajah. Lalu beliau diangkat jadi Rasul setelah 40 tahun dari tahun gajah.” Lihat As Silsilah Ash Shahihah pada hadits no. 3152, 7: 434.

Ketika penyerangan Makkah tersebut, di sana ada orang-orang musyrik yang beribadah pada berhala. Dan agama Nashrani lebih baik daripada agama orang musyrik. Kisah ini menunjukkan bahwa perlindungan Allah pada Ka’bah bukan karena adanya orang-orang musyrik yang ada di sekeliling Ka’bah, namun karena untuk melindungi Ka’bah itu sendiri, atau dikarenakan pada tahun gajah tersebut akan lahir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di Makkah, atau karena alasan dua-duanya sehingga Ka’bah dilindungi oleh Allah. Ini penjelasan Ibnu Taimiyah dalam kitab beliau Al Jawabush Shohih, 6: 55-57 dinukil dari Tafsir Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

--------------------
bati sijil 3

batu "Sijjil" adalah batu dari Tanah yang mengeras. Dan ada pula yang menafsirkan batu "Sijjil" adalah batu yang jatuh dari langit (Meteor). Semua itu hanyalah Allah SWT yang tahu, karena Dia-lah yang Maha Mengetahui segala sesuatu baik yang di langit maupun yang di bumi, dan baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

Akhir-akhir ini sedang heboh diberitakan bahwa batu "Sijjil" dari burung Ababil tersebut telah ditemukan oleh seorang pria. Pria bernama Shalih Masfar al-Ghamidi mengaku menemukan batu yang sudah
berumur 1442 tahun tersebut di sebuah kawasan di Saudi Arabia. Sebuah
lembaga di Mesir sudah menawar batu bersejarah itu seharga 4 juta US
Dollar, tapi Shalih menolaknya. Ia hanya bersedia memperlihatkan
Shalih mengatakan kepada harian Sabq: “Saya menemukan batu Sijjil ini
yang berbobot 131 gram. Pada batu tersebut terlihat ada semacam gambar
kawanan burung dan gajah”.

Shalih menambahkan: “Saya menemukan batu ini pada tahun 1431 H yang lalu
di sebuah kawasan lembah bernama Wadi Jarab yang terletak di Provinsi
al-Aqiq (Saudi Arabia). Di lembah inilah dulunya Abrahah dan tentaranya
pernah menetap beberapa lama”.

Pengakuan Shalih ini tentu saja mengundang penasaran banyak orang. Tapi tak sedikit juga yang tak percaya. Wallahu A’lam
================================

Kita semua tahu bahwa surat Al Fil bercerita tentang pasukan gajah Abrahah yang ingin menghancurkan Baitullah. Nah dalam hal ini, saya kira tidak ada salahnya bila kita coba lihat dari sisi Sains. Kebanyakan dari sisi SAINS, banyak yang mempertanyakan tentang hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hilangnya batu yang dibawa oleh burung Ababil jatuh ke Bumi dan belum ada penelitian tentang itu;  Jumlah burung Ababil yang terbang.Batu yang dipakai untuk menghanguskan pasukan gajah berasal dari neraka atau luar angkasa? Seandainya dari Neraka pasti Bumi sudah berlubang karena panasnya. Seandainya dari luar angkasa ,dari mana asal muasalnya?
-----------------------------------
comet pecah 1

Apakah burung Ababil itu? Apakah ia burung yang nyata? Atau hanya sebuah kiasan untuk menunjukkan adanya penyakit yang menyerbu Pasukan Gajah Abrahah?
----------------------------------

Pertama kita lihat kutipan artikel Ma’rufin (Maspri, Supriyono”supriyono, maspri). Yang mengatakan. Secara garis besar saja, peristiwa ababil kemungkinan besar disebabkan oleh jatuhnya asteroid/meteoroid Besi (diameter 10 m) yang dihentakkan keluar dari orbitnya semula oleh gravitasi Jupiter ketika melewati Kirkwood gap di Main Belt Asteroids. Ia  jatuh ke Bumi dengan kecepatan 17,5 km/detik, dari azimuth 315º dan ketinggian 20º bila dilihat dari Wadi Muhassir. Asteroid ini berubah menjadi bolide yang sama terangnya dengan Bulan purnama, untuk kemudian terpecah belah di ketinggian 12-an km dan terfragmentasi secara serempak di ketinggian 8-an km sehingga melepaskan energi kinetiknya sebagai ledakan berkekuatan ‘hanya’ 0,06 kiloton TNT. Ledakan ini kecil (hanya setara 60 kg dinamit saja), sehingga tidak memproduksi radiasi panas ataupun gelombang kejut yang berdampak serius terhadap grund zero dibawahnya, ataupun terhadap Makkah.
-----------------------------------------

Fragmentasi serempak ini memproduksi butiran2 kerikil, sedikitnya 3 juta butir, yang kemudian jatuh menghantam wadi Muhassir pada area seluas 1,4 km persegi berbentuk ellips. Dengan asumsi hanya 80 % anggota pasukan yang terkena kerikil (dari jumlah keseluruhan 60.000 orang), maka tiap orang (rata-rata) dihantam 62 butir kerikil berdiameter 2,5 cm yang melesat secepat 300 m/detik. Padahal 1 kerikil yang secepat peluru itu saja sudah mematikan.
------------------------------------------------

Pendapat lain yang menarik dikemukakan oleh Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI, seorang Dosen ITB yang merujuk pada tafsirMajmau’ul karya Ibnul Hasan At-Tabrisi yang menyebutkan bahwa burung Ababil itu datang berbondong-bondong dari laut, warnanya ada yang hitam, putih dan hijau. Dijelaskan bahwa setiap burung membawa tiga batu, satu digigit dengan paruhnya, dua digenggam dengan masing-masing kakinya. Mereka melempari pasukan gajah yang mau meruntuhkan Ka’bah. Yang terkena batu akan tertembus sampai kebelakangnya yang membuat tubuh gajah dan pasukan tersebut berlubang seperti daun yang dimakan ulat. Lubang itu bukankah mirip dengan luka-luka akibat tembakan peluru yang menembus dan membuat tubuh berlubang?
-------------------------------------
ref batu SIJJIL dan BURUNG API ..... firebird /phoenix bird
===========================================
>>> Manuskrip Vatikan, Dari Janadah Bin Umayyah, dari Ali katanya: “Pada masa munculnya Imam MAHDI, muncul API yang SANGAT BESAR yang menghancurkan, Apiserangan Tuhan Pemilik BaitBuruk. Mereka melakukan makar paling buruk kepada orang-orang yang berkuasa, dan BURUNG MENGUTUK orang-orang yang berbuat zalim dan orang-orang … maka merekapun DIBAKAR, dan HANCUR LEBUR. … bersama Tuhan, pasukan itu di segenap hamparan luas padang pasir. … “ Ket (…) terhapus / rusak
——————————–
ref: batu-batu dari SIJJIL (batu-batu/meteor dari komet yang meledak)
BATU-BATU dari komet lebih keras, mengalamai proses pemadatan (dwarf) yang lebih besar. Mempunyai kemagnetan/ gaya tarik yang tinggi …. Sehingga mempunyai lintasan tersendiri. Dan BISA di BAWA ke bumi mendekati/ menjauhi bumi krn punya lintasan/trajectory sendiri.
BERBEDA dg meteor-meteor biasa {meteor yang bukan dari KOMET, … dari planet/ bulan meledak (contoh)) http://www.jpl.nasa.gov/asteroidwatch/asteroids-comets.cfm
—————–

Wallaahu a’lam bissawab.

berbagai sumber

Views All Time
Views All Time
752
Views Today
Views Today
1

One thought on “batu-batu SIJJIL ….. the PAST….. zaman DULU … —————————– Dalam Al-Qur’an surat Al-Fiil telah diceritakan oleh Allah SWT bahwa pada tahun kelahiran Nabi Muhammad saw (Tahun Gajah) pasukan Abrahah (Tentara bergajah) menyerang kota Mekah dan berniat menghancurkan Ka’bah, Tetapi digagalkan oleh Allah SWT dengan diutusnya burung Ababil (Thaiiran Ababiil) yang membawa batu dari tanah yang terbakar / Neraka (Sijjil) yang kemudian dilemparkanlah batu tersebut kepada para tentara bergajah “Abrahah” dan seketika itu pula mereka hancur seperti daun yang dimakan ulat. ———————– Kita semua tahu bahwa surat Al Fil bercerita tentang pasukan gajah Abrahah yang ingin menghancurkan Baitullah. Nah dalam hal ini, saya kira tidak ada salahnya bila kita coba lihat dari sisi Sains. Kebanyakan dari sisi SAINS, banyak yang mempertanyakan tentang hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hilangnya batu yang dibawa oleh burung Ababil jatuh ke Bumi dan belum ada penelitian tentang itu; Jumlah burung Ababil yang terbang.Batu yang dipakai untuk menghanguskan pasukan gajah berasal dari neraka atau luar angkasa? Seandainya dari Neraka pasti Bumi sudah berlubang karena panasnya. Seandainya dari luar angkasa ,dari mana asal muasalnya? ———————————– Apakah burung Ababil itu? Apakah ia burung yang nyata? Atau hanya sebuah kiasan untuk menunjukkan adanya penyakit yang menyerbu Pasukan Gajah Abrahah? ———————————- Pertama kita lihat kutipan artikel Ma’rufin (Maspri, Supriyono”supriyono, maspri). Yang mengatakan. Secara garis besar saja, peristiwa ababil kemungkinan besar disebabkan oleh jatuhnya asteroid/meteoroid Besi (diameter 10 m) yang dihentakkan keluar dari orbitnya semula oleh gravitasi Jupiter ketika melewati Kirkwood gap di Main Belt Asteroids. Ia jatuh ke Bumi dengan kecepatan 17,5 km/detik, dari azimuth 315º dan ketinggian 20º bila dilihat dari Wadi Muhassir. Asteroid ini berubah menjadi bolide yang sama terangnya dengan Bulan purnama, untuk kemudian terpecah belah di ketinggian 12-an km dan terfragmentasi secara serempak di ketinggian 8-an km sehingga melepaskan energi kinetiknya sebagai ledakan berkekuatan ‘hanya’ 0,06 kiloton TNT. Ledakan ini kecil (hanya setara 60 kg dinamit saja), sehingga tidak memproduksi radiasi panas ataupun gelombang kejut yang berdampak serius terhadap grund zero dibawahnya, ataupun terhadap Makkah. —————————————– Fragmentasi serempak ini memproduksi butiran2 kerikil, sedikitnya 3 juta butir, yang kemudian jatuh menghantam wadi Muhassir pada area seluas 1,4 km persegi berbentuk ellips. Dengan asumsi hanya 80 % anggota pasukan yang terkena kerikil (dari jumlah keseluruhan 60.000 orang), maka tiap orang (rata-rata) dihantam 62 butir kerikil berdiameter 2,5 cm yang melesat secepat 300 m/detik. Padahal 1 kerikil yang secepat peluru itu saja sudah mematikan. ———————————————— Pendapat lain yang menarik dikemukakan oleh Ir. H. Bambang Pranggono, MBA, IAI, seorang Dosen ITB yang merujuk pada tafsirMajmau’ul karya Ibnul Hasan At-Tabrisi yang menyebutkan bahwa burung Ababil itu datang berbondong-bondong dari laut, warnanya ada yang hitam, putih dan hijau. Dijelaskan bahwa setiap burung membawa tiga batu, satu digigit dengan paruhnya, dua digenggam dengan masing-masing kakinya. Mereka melempari pasukan gajah yang mau meruntuhkan Ka’bah. Yang terkena batu akan tertembus sampai kebelakangnya yang membuat tubuh gajah dan pasukan tersebut berlubang seperti daun yang dimakan ulat. Lubang itu bukankah mirip dengan luka-luka akibat tembakan peluru yang menembus dan membuat tubuh berlubang? ———————

  1. BATU-BATU SIJJIL … future /closed time…. Wallahua’lam
    ———————
    Kejadian DULU terulang lagi …… FAAHISYAH { homo seksual) … lalu …. HUJAN batu,,,, Huud:82
    ——————————
    BURUNG MENGUTUK orang-orang yang berbuat zalim dan orang-orang … maka merekapun DIBAKAR, dan HANCUR LEBUR. … bersama Tuhan, pasukan itu di segenap hamparan luas padang pasir. …….. Manuskrip Vatikan, Dari Janadah Bin Umayyah,
    ——————————–
    ref: batu-batu dari SIJJIL (batu-batu/meteor dari komet yang meledak)
    BATU-BATU dari komet lebih keras, mengalamai proses pemadatan (dwarf) yang lebih besar. Mempunyai kemagnetan/ gaya tarik yang tinggi …. Sehingga mempunyai lintasan tersendiri. Dan BISA di BAWA ke bumi mendekati/ menjauhi bumi krn punya lintasan/trajectory sendiri.
    BERBEDA dg meteor-meteor biasa {meteor yang bukan dari KOMET, … dari planet/ bulan meledak (contoh)) http://www.jpl.nasa.gov/asteroidwatch/asteroids-comets.cfm
    —————–
    meteor shower on a dark blue background
    meteor shower on a dark blue background

    ﴾ Huud:82 ﴿
    Maka tatkala فَلَمَّا datang جَآءَ KEPUTUSAN Kami أَمْرُنَا, Kami jadikan جَعَلْنَا di ATASnya عٰلِيَهَا ke BAWAHnya سَافِلَهَا (POLESHIFT), dan Kami hujani وَأَمْطَرْنَا ATASnya عَلَيْهَا BATU حِجَارَةً dari مِّن sijjil (batu MASSIVE/TANAH yang DWARF/ mengkerut menjadi SANGAT PADAT/ dari BESAR menjadi kecil krn sangat KERAS/massive) سِجِّيلٍ dengan bertubi-tubi مَّنضُودٍ

    ……..————————

    POLESHIFT = matahari terbit dari barat … HUJAN batu yang banyak (bertubi-tubi) …… (bukan yang lain) al qur’an MENGATAKAN itu

    ———————————
    >>> Manuskrip Vatikan, Dari Janadah Bin Umayyah, dari Ali katanya: “Pada masa munculnya Imam MAHDI, muncul API yang SANGAT BESAR yang menghancurkan, Api … serangan Tuhan Pemilik Bait … Buruk. Mereka melakukan makar paling buruk kepada orang-orang yang berkuasa, dan BURUNG MENGUTUK orang-orang yang berbuat zalim dan orang-orang … maka merekapun DIBAKAR, dan HANCUR LEBUR. … bersama Tuhan, pasukan itu di segenap hamparan luas padang pasir. … “ Ket (…) terhapus / rusak
    …………
    “Kedatangan Al Mahdi akan di dahului oleh kemunculan bintang yang ekornya menakjubkan, BUKAN seperti bintang yang kamu lihat muncul setiap dua pertiga pada satu dekade (sepuluh tahun) dan bukan juga bintang yang muncul pada dua pertiga abad dan bukan juga bintang yang muncul setiap abad. Tetapi ia adalah bintang berabad-abad , yang diliputi api, salju, udara dan tanah. Ekornya memanjang, kelajuannya seperti kelajuan cahaya matahari ketika menyonsong fajar. Hujung depannya bertemu dengan hujung belakangnya seperti lingkaran raksasa memancarkan sinar terang dalam langit yang gelap seperti matahari yang terbit. Kemudian bintang itu akan kembali beredar pada orbitnya. SETELAH ITU akan datang banyak MALAPETAKA (CATASTROPHE) dan KEMATIAN yang merupakan keuntungan bagi orang-orang yang baik, dan ia merupakan kerugian bagi orang -orang yang jahat”. HR Ali
    ———————

    === HUJAN BATU = KEWAJIBAN Allah … karena janji Allah SENDIRI ===

    >>> jika DIA (“laki-laki itu”) ….. dari sisi ENGKAU … HUJANilah BATU dari LANGIT (BATSYAH)
    ,,,, huwa = هُوَ dia laki-laki…..

    dan ketika وَإِذْ mereka berkata قَالُو ya Allah ا۟ ٱللَّـهُمَّ jika إِن adalah كَانَ ini هٰذَا DIA هُوَ (“LAKI-LAKI itu”) benar ٱلْحَقَّ dari مِنْ sisi Engkau عِندِكَ HUJANILAH فَأَمْطِرْ atas kami عَلَيْنَا BATU حِجَارَةً dari مِّنَ LANGIT ٱلسَّمَآءِ atau أَوِ datangkan kepada KAMI ٱئْتِنَا dengan ADZAB بِعَذَابٍ sangat PEDIH أَلِيمٍ ﴾ Al Anfaal:32 ﴿
    ……………..
    meteor hit earth 1

    PERANG DI SYAM (perang DAJJAL /Suriah /PERSIA (Syiah dan Iran) ….. SUDAH TERJADI)= setelah INI => adalah LEMPARAN Allah …

    Al Mahdi melihat bahwa siksa Allah sangat mengerikan dan bahwa JANJI Allah benar-benar telah DATANG dan tidak diAKHIRkan lagi. Kemudian Allah MELEMPARI mereka dengan lemparan yang dahsyat. Bumi, lautan dan langit terbakar, untuk mereka, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di Perang DAJJAL, dan perangnya terjadi di NEGERI SYAM (=negara SURIAH/Syiria) dan kejahatan………”. HR Abu Hurairah (WAKTU = closed time) …… >>

    ================================
    bendera pelabgni fasiahah

    PENYEBAB “Hujan (buruk)” [Al A’raf:84] = HUJAN BATU/ Sijjil [Huud:82]…. Dan ….. POLESHIFT earth = sun rises from west [Huud:82] …. (kejadian DULU terulang lagi)

    (DOSA-dosa …. seperti kaum LUTH (FAAHISYAH, homo seksual)) … kaum PAEDOFILIA/ sesama JENIS/ homoseksual/lesbian (present time …. Anjing/Hewan saja TIDAK seperti itu))
    APAKAH sudah diTAKDIRkan ??
    //////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
    KEY : poleshift …. Batu-batu dari Sijjil {{batu-batu/meteorit keras dan terbakar di atas bumi, ruang angkasa dan atmosfir = batu-batu dari “komet” (terbakar)) …. Suara keras
    ………………………………………………………… ref 1.
    ﴾ Huud:82 ﴿
    Maka tatkala {فَلَمَّا}datang {جَآءَ}keputusan Kami {أَمْرُنَا}, Kami jadikan { جَعَلْنَا} diatasnya { عٰلِيَهَا} ke bawahnya { سَافِلَهَا} smile emoticon pleshift bumi 180 degree, KUTUB UTARA menjadi KUTUB SELATAN dan SEBALIKnya), dan Kami hujani { وَأَمْطَرْنَا} atasnya { عَلَيْهَا} batu { حِجَارَةً} dari { مِّن} sijjil/ tanah yang terbakar { سِجِّيلٍ} dengan bertubi-tubi/banyak { مَّنضُودٍ} smile emoticon METEOR SHOWER/ HUJAN BATU),
    ………………………………………………………… ref 2.
    ﴾ Al Hijr:73 ﴿
    Maka membinasakan mereka {فَأَخَذَتْهُمُ} suara keras {BATSYAH/ hantaman/ meteor/komet menabrak bumi){ٱلصَّيْحَةُ}, pada waktu matahari terbit {مُشْرِقِينَ}.
    ………………………………………………………… ref 3
    ﴾ Al Hijr:74 ﴿
    Maka Kami jadikan {فَجَعَلْنَا} bahagian atasnya {عٰلِيَهَا} bagian bawahnya {سَافِلَهَا} dan Kami hujani {وَأَمْطَرْنَا} atas mereka {عَلَيْهِمْ} batu-batu {حِجَارَةً } dari {مِّن} sijjil {سِجِّيلٍ}(= benda/tanah keras (dwarf/ mengkerut/ memadat …. Dan terbakar, = batu-batu dari KOMET).
    /////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
    Kejadian DULU terulang lagi (ref)………………………
    ﴾ Ali Imran:11 ﴿
    seperti keadaan { كَدَأْبِ}kaum Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya smile emoticon keadaan SEKARANG/ setelah mereka) ; mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras siksa-Nya.
    ﴾ At Taubah:69 ﴿
    seperti keadaan (كَٱلَّذِينَ) orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.
    ﴾ Al Ghaafir:31 ﴿
    seperti مِثْلَ keadaan دَأْبِ kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.
    ﴾ Huud:24 ﴿
    Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu)?
    …………………………… ref 1 FAAHISYAH { homo seksual) … HUJAN (batu)
    symbol homo1

    ﴾ Al A’raf:80 ﴿
    Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan FAAHISYAH smile emoticon homo seksual) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?”
    ﴾ Al A’raf:81 ﴿
    Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.
    ﴾ Al A’raf:82 ﴿
    Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri”.
    ﴾ Al A’raf:83 ﴿
    Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
    ﴾ Al A’raf:84 ﴿
    Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.
    ………………… ref PERBUATAN YANG KEJI/ homo seksual … poleshift … hujan batu
    ﴾ Huud:77 ﴿
    Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”.
    ﴾ Huud:78 ﴿
    Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-PERBUATAN YANG KEJI smile emoticon homo seksual= FAAHISYAH). Luth berkata: “Hai kaumku, “INILAH PUTERI-PUTERIKU”, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?”
    ﴾ Huud:79 ﴿
    Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa “KAMI TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN TERHADAP PUTERI-PUTERIMU”; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki”.
    ﴾ Huud:80 ﴿
    Luth berkata: “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)”.
    ﴾ Huud:81 ﴿
    Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”.
    ﴾ Huud:82 ﴿
    Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah smile emoticon pleshift bumi 180 degree, KUTUB UTARA menjadi KUTUB SELATAN dan SEBALIKnya), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi {METEOR SHOWER/ HUJAN BATU),

    hujan batu haghis 4

    ﴾ Huud:83 ﴿
    Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.

    ……………… ref malaikat jadi laki-laki ke kaum Luth … poleshift dan HUJAN BATU
    ﴾ Al Hijr:58 ﴿
    Mereka menjawab: “Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa,
    ﴾ Al Hijr:59 ﴿
    kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya,
    ﴾ Al Hijr:60 ﴿
    kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)”.
    ﴾ Al Hijr:61 ﴿
    Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut pengikutnya,
    ﴾ Al Hijr:62 ﴿
    ia berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal”.
    ﴾ Al Hijr:63 ﴿
    Para utusan menjawab: “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan.
    ﴾ Al Hijr:64 ﴿
    Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar.
    ﴾ Al Hijr:65 ﴿
    Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu”.
    ﴾ Al Hijr:66 ﴿
    Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh.
    ﴾ Al Hijr:67 ﴿
    Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
    ﴾ Al Hijr:68 ﴿
    Luth berkata: “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku),
    ﴾ Al Hijr:69 ﴿
    dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina”.
    ﴾ Al Hijr:70 ﴿
    Mereka berkata: “Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?”
    ﴾ Al Hijr:71 ﴿
    Luth berkata: “Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)”.
    ﴾ Al Hijr:72 ﴿
    (Allah berfirman): “Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)”.
    ﴾ Al Hijr:73 ﴿
    Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.
    ﴾ Al Hijr:74 ﴿
    Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.
    ﴾ Al Hijr:75 ﴿
    Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.

Leave a Reply