Loading
SURGA = utk orang BERIMAN …… dan ….beramal SALEH ————————–————————–—————- orang-orang yang dianugerahi NIKMAT oleh Allah/SURGA, (1) yaitu: NABI-nabi, (2) para SHIDDIIQIIN, (3) orang-orang yang mati SYAHID, dan (4) ——orang-orang SALEH ——–…. {An Nisaa:69} ……………………………………….. Secara bahasa “amal” berasal dari bahasa Arab yang berarti perbuatan atau tindakan, sedangkan saleh berarti yang baik atau yang patut. Menurut istilah, amal saleh ialah perbuatan baik yang memberikan manfaat kepada pelakunya di dunia dan balasan pahala yang berlipat di akhirat. Islam memandang bahwa amal saleh merupakan manifestasi keimanan kepada Allah SWT. Islam bukan sekadar keyakinan, melainkan amalan saleh yang mengejawantahkan keyakinan tersebut. Amal saleh menegaskan prinsip-prinsip keimanan dalam serangkaian aturan-aturan Allah SWT. Sedangkan amal saleh yang tanpa keimanan akan menjadi perbuatan yang tidak ada nilainya di hadapan Allah. Sebagai contoh orang yang dalam kesehariannya suka memberi bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan tetapi tidak dilandasi dengan keimanan kepada Allah, maka perbuatan tersebut tidak mendapat nilai atau balasan dari Allah. ———————– Syarat sahnya sebuah perbuatan kebaikan seseorang antara lain : a. Amal saleh harus dilandasi niat karena Allah semata b. Amal saleh hendaknya dikerjakan sesuai dengan Qur’an dan Hadits c. Amal saleh juga harus dilakukan dengan mengetahui ilmunya ——————————- ﴾ Al Baqarah:277 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصّٰلِحٰتِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿البقرة:٢٧٧﴾ ﴾ An Nisaa:124 ﴿ Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun. وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصّٰلِحٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُو۟لٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا ﴿النساء:١٢٤ ————————–———— | EP Artikel-Edy Gojira

SURGA = utk orang BERIMAN …… dan ….beramal SALEH ————————–————————–—————- orang-orang yang dianugerahi NIKMAT oleh Allah/SURGA, (1) yaitu: NABI-nabi, (2) para SHIDDIIQIIN, (3) orang-orang yang mati SYAHID, dan (4) ——orang-orang SALEH ——–…. {An Nisaa:69} ……………………………………….. Secara bahasa “amal” berasal dari bahasa Arab yang berarti perbuatan atau tindakan, sedangkan saleh berarti yang baik atau yang patut. Menurut istilah, amal saleh ialah perbuatan baik yang memberikan manfaat kepada pelakunya di dunia dan balasan pahala yang berlipat di akhirat. Islam memandang bahwa amal saleh merupakan manifestasi keimanan kepada Allah SWT. Islam bukan sekadar keyakinan, melainkan amalan saleh yang mengejawantahkan keyakinan tersebut. Amal saleh menegaskan prinsip-prinsip keimanan dalam serangkaian aturan-aturan Allah SWT. Sedangkan amal saleh yang tanpa keimanan akan menjadi perbuatan yang tidak ada nilainya di hadapan Allah. Sebagai contoh orang yang dalam kesehariannya suka memberi bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan tetapi tidak dilandasi dengan keimanan kepada Allah, maka perbuatan tersebut tidak mendapat nilai atau balasan dari Allah. ----------------------- Syarat sahnya sebuah perbuatan kebaikan seseorang antara lain : a. Amal saleh harus dilandasi niat karena Allah semata b. Amal saleh hendaknya dikerjakan sesuai dengan Qur’an dan Hadits c. Amal saleh juga harus dilakukan dengan mengetahui ilmunya ------------------------------- ﴾ Al Baqarah:277 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصّٰلِحٰتِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿البقرة:٢٧٧﴾ ﴾ An Nisaa:124 ﴿ Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun. وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصّٰلِحٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُو۟لٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا ﴿النساء:١٢٤ ————————–————

SURGA = utk orang BERIMAN …… dan ….beramal SALEH
————————–————————–—————-
orang-orang yang dianugerahi NIKMAT oleh Allah/SURGA, (1) yaitu: NABI-nabi, (2) para SHIDDIIQIIN, (3) orang-orang yang mati SYAHID, dan (4) ——orang-orang SALEH ——–…. {An Nisaa:69}
………………………………………..
Secara bahasaamalberasal dari bahasa Arab yang berarti perbuatan atau tindakan, sedangkan saleh berarti yang baik atau yang patut. Menurut istilah, amal saleh ialah perbuatan baik yang memberikan manfaat kepada pelakunya di dunia dan balasan pahala yang berlipat di akhirat. Islam memandang bahwa amal saleh merupakan manifestasi keimanan kepada Allah SWT. Islam bukan sekadar keyakinan, melainkan amalan saleh yang mengejawantahkan keyakinan tersebut. Amal saleh menegaskan prinsip-prinsip keimanan dalam serangkaian aturan-aturan Allah SWT.
Sedangkan amal saleh yang tanpa keimanan akan menjadi perbuatan yang tidak ada nilainya di hadapan Allah. Sebagai contoh orang yang dalam kesehariannya suka memberi bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan tetapi tidak dilandasi dengan keimanan kepada Allah, maka perbuatan tersebut tidak mendapat nilai atau balasan dari Allah.
-----------------------
ilmu iman amal 1
Syarat sahnya sebuah perbuatan kebaikan seseorang antara lain :

a. Amal saleh harus dilandasi niat karena Allah semata
b. Amal saleh hendaknya dikerjakan sesuai dengan Qur’an dan Hadits
c. Amal saleh juga harus dilakukan dengan mengetahui ilmunya
-------------------------------
﴾ Al Baqarah:277 ﴿
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصّٰلِحٰتِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿البقرة:٢٧٧﴾
﴾ An Nisaa:124 ﴿
Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.
وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصّٰلِحٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُو۟لٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا ﴿النساء:١٢٤
————————–————
﴾ An Nisaa:122 ﴿
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah?
﴾ An Nisaa:124 ﴿
Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.
Yunus:9 ﴿
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan.
﴾ Ar Ra’du:23 ﴿
(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;
Ibrahim:23 ﴿
Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah “salaam”.
_____________________________________
ahli surga 23LAKI-LAKI Sholeh …. banyak SYARATnya …. SURGA tidak semudah kita KIRA
……………………..……………………..……………………
Lelaki soleh menurut Abu Mohd Jibril Abdul Rahman sesuai dengan yang dimaksudkan di dalam Al Qur’an dan Al Hadis.

1. Senantiasa taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan Rasullulah Shallallahu `Alaihi Wasallam
2. Jihad Fisabilillah adalah matlamat dan program hidupnya.
3. Mati syahid adalah cita cita hidup yang tertinggi.
4. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu Wa Ta’aala
5. Ikhlas dalam beramal.
6. Akhirat manjadi tujuan utama hidupnya.
7. Sangat takut kepada ujian Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan ancamannya.
8. Selalu memohon ampun atas segala dosa-dosanya.
9. Zuhud dengan dunia tetapi tidak meninggalkannya.
10. Sholat malam menjadi kebiasaannya.
11. Tawakal penuh kepada Allah taala dan tidak mengeluh kecuali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala
12. Selalu berinfaq dalam keadaan lapang maupun sempit.
13. Menerapkan nilai kasih sayang sesama mukmin dan ukhwah diantara mereka.
14. Sangat kuat amar maaruf dan nahi munkarnya.
15. Sangat kuat memegang amanah, janji dan kerahasiaan.
16. Pemaaf dan lapang dada dalam menghadapi kebodohan manusia, senantiasa saling koreksi sesama ikhwan dan tawadhu penuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala
17. kasih sayang dan penuh pengertian kepada keluarga.

Selain daripada ciri-ciri diatas, orang orang yang soleh juga merupakan insan insan yang senantiasa mendapat ujian dan cobaan daripada Allah swt. Para nabi nabi dan orang orang yang mulia Mereka menghadapi segala ujian tersebut dengan hati yang tabah dan tetap teguh dalam keimanan serta pendirian. Mereka tidak mudah menyerah kalah dari keganasan dan tekanan musuh.

Tugas tugas dan kewajiban Lelaki Soleh :
1. Mencari nafkah ( belanja hidup)
2. Berjihad Fisabilillah.
3. Melindungi dan membela kaum yang lemah dan tertindas.
4. Memimpin, mendidik dan berlaku adil terhadap isteri.

Berdasarkan kriteria di atas maka jelaslah bahwa laki-laki yang sholeh tidak dapat memberikan sebagian besar dari kehendak duniawi isteri. Isteri tidak perlu mengeluh sebaliknya bersyukur karena doa untuk mendapat suami yang soleh mungkin sudah dikabulkan Allah. Ingatlah, Isteri-isteri Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam sendiri pernah ditawarkan kesenangan dunia atau akhirat. Maka akhirnya isteri baginda memilih AKHIRAT.
----------------------

a. Muslimat: wanita-wanita yang ikhlas (kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala), tunduk kepada perintah Allah ta'ala dan perintah Rasul-Nya.
b. Mukminat: wanita-wanita yang membenarkan perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta'ala
c. Qanitat: wanita-wanita yang taat
d. Taibat: wanita-wanita yang selalu bertaubat dari dosa-dosa mereka, selalu kembali kepada perintah (perkara yang ditetapkan) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam walaupun harus meninggalkan apa yang disenangi oleh hawa nafsu mereka.
e. 'Abidat: wanita-wanita yang banyak melakukan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala (dengan mentauhidkannya karena semua yang dimaksud dengan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala di dalam Al-Qur'an adalah tauhid, kata Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma).
f. Shoimat: wanita-wanita yang berpuasa. (Al-Jami' li Ahkamil Qur'an, 18/126-127, Tafsir Ibnu Katsir, 8/132)


Semoga Bermanfaat utk kita semua terutama untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allaah Subhanahu Wa Ta’aala.

wallahua’lam

Views All Time
Views All Time
647
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

3 Comments on SURGA = utk orang BERIMAN …… dan ….beramal SALEH ————————–————————–—————- orang-orang yang dianugerahi NIKMAT oleh Allah/SURGA, (1) yaitu: NABI-nabi, (2) para SHIDDIIQIIN, (3) orang-orang yang mati SYAHID, dan (4) ——orang-orang SALEH ——–…. {An Nisaa:69} ……………………………………….. Secara bahasa “amal” berasal dari bahasa Arab yang berarti perbuatan atau tindakan, sedangkan saleh berarti yang baik atau yang patut. Menurut istilah, amal saleh ialah perbuatan baik yang memberikan manfaat kepada pelakunya di dunia dan balasan pahala yang berlipat di akhirat. Islam memandang bahwa amal saleh merupakan manifestasi keimanan kepada Allah SWT. Islam bukan sekadar keyakinan, melainkan amalan saleh yang mengejawantahkan keyakinan tersebut. Amal saleh menegaskan prinsip-prinsip keimanan dalam serangkaian aturan-aturan Allah SWT. Sedangkan amal saleh yang tanpa keimanan akan menjadi perbuatan yang tidak ada nilainya di hadapan Allah. Sebagai contoh orang yang dalam kesehariannya suka memberi bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan tetapi tidak dilandasi dengan keimanan kepada Allah, maka perbuatan tersebut tidak mendapat nilai atau balasan dari Allah. ----------------------- Syarat sahnya sebuah perbuatan kebaikan seseorang antara lain : a. Amal saleh harus dilandasi niat karena Allah semata b. Amal saleh hendaknya dikerjakan sesuai dengan Qur’an dan Hadits c. Amal saleh juga harus dilakukan dengan mengetahui ilmunya ------------------------------- ﴾ Al Baqarah:277 ﴿ Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصّٰلِحٰتِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿البقرة:٢٧٧﴾ ﴾ An Nisaa:124 ﴿ Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun. وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصّٰلِحٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُو۟لٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا ﴿النساء:١٢٤ ————————–————

  1. Lelaki soleh menurut Abu Mohd Jibril Abdul Rahman sesuai dengan yang dimaksudkan di dalam Al Qur’an dan Al Hadis.

    1. Senantiasa taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan Rasullulah Shallallahu `Alaihi Wasallam
    2. Jihad Fisabilillah adalah matlamat dan program hidupnya.
    3. Mati syahid adalah cita cita hidup yang tertinggi.
    4. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu Wa Ta’aala
    5. Ikhlas dalam beramal.
    6. Akhirat manjadi tujuan utama hidupnya.
    7. Sangat takut kepada ujian Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan ancamannya.
    8. Selalu memohon ampun atas segala dosa-dosanya.
    9. Zuhud dengan dunia tetapi tidak meninggalkannya.
    10. Sholat malam menjadi kebiasaannya.
    11. Tawakal penuh kepada Allah taala dan tidak mengeluh kecuali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala
    12. Selalu berinfaq dalam keadaan lapang maupun sempit.
    13. Menerapkan nilai kasih sayang sesama mukmin dan ukhwah diantara mereka.
    14. Sangat kuat amar maaruf dan nahi munkarnya.
    15. Sangat kuat memegang amanah, janji dan kerahasiaan.
    16. Pemaaf dan lapang dada dalam menghadapi kebodohan manusia, senantiasa saling koreksi sesama ikhwan dan tawadhu penuh kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala
    17. kasih sayang dan penuh pengertian kepada keluarga.

    Selain daripada ciri-ciri diatas, orang orang yang soleh juga merupakan insan insan yang senantiasa mendapat ujian dan cobaan daripada Allah swt. Para nabi nabi dan orang orang yang mulia Mereka menghadapi segala ujian tersebut dengan hati yang tabah dan tetap teguh dalam keimanan serta pendirian. Mereka tidak mudah menyerah kalah dari keganasan dan tekanan musuh.

  2. Tugas tugas dan kewajiban Lelaki Soleh :
    1. Mencari nafkah ( belanja hidup)
    2. Berjihad Fisabilillah.
    3. Melindungi dan membela kaum yang lemah dan tertindas.
    4. Memimpin, mendidik dan berlaku adil terhadap isteri.

    Berdasarkan kriteria di atas maka jelaslah bahwa laki-laki yang sholeh tidak dapat memberikan sebagian besar dari kehendak duniawi isteri. Isteri tidak perlu mengeluh sebaliknya bersyukur karena doa untuk mendapat suami yang soleh mungkin sudah dikabulkan Allah. Ingatlah, Isteri-isteri Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam sendiri pernah ditawarkan kesenangan dunia atau akhirat. Maka akhirnya isteri baginda memilih AKHIRAT.

  3. beberapa sifat istri/wanita/perempuan yang shalihah yaitu:
    a. Muslimat: wanita-wanita yang ikhlas (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala), tunduk kepada perintah Allah ta’ala dan perintah Rasul-Nya.
    b. Mukminat: wanita-wanita yang membenarkan perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala
    c. Qanitat: wanita-wanita yang taat
    d. Taibat: wanita-wanita yang selalu bertaubat dari dosa-dosa mereka, selalu kembali kepada perintah (perkara yang ditetapkan) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam walaupun harus meninggalkan apa yang disenangi oleh hawa nafsu mereka.
    e. ‘Abidat: wanita-wanita yang banyak melakukan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (dengan mentauhidkannya karena semua yang dimaksud dengan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an adalah tauhid, kata Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma).
    f. Shoimat: wanita-wanita yang berpuasa. (Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, 18/126-127, Tafsir Ibnu Katsir, 8/132)

Leave a Reply