Mengapa Tuhan tidak hanya menciptakan SATU agama?—- Mengapa Dia tidak hanya menciptakan satu agama sehingga tidak ada kebingungan, tidak ada pertengkaran. ————– Dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran [3]: 19 Allah berfirman: “Satu-satunya agama yang diterima di sisi Allah adalah Islam.” ————- Semua nabi yang datang kepada mereka tidak mengajarkan apapun kecuali menundukkan kehendak pada Tuhan. Dan pesan dasar yang diajarkan semua nabi adalah keesaan Tuhan, bahwa Dia tidak beranak, tidak mempunyai ayah, tidak mempunyai ibu, Dia hanya satu, dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Tetapi seiring berjalannya waktu, semua yang diajarkan para nabi menjadi rusak.—— Jadi semua nabi yang datang mengajarkan bahwa kita harus tunduk kepada Tuhan. Mereka semua mengajarkan monoteisme. Semuanya mengajarkan tauhid. Tapi seiring berjalannya waktu, kitab-kitab pun diubah-ubah. Dan itulah alasan Tuhan mengutus nabi terakhir dan penutup, Nabi Muhammad /shallallahu ‘alaihi wa sallam/, dan menurunkan wahyu terakhir dan penutup Al-Qur’an.

Mengapa Tuhan tidak hanya menciptakan SATU agama?—- Mengapa Dia tidak

hanya menciptakan satu agama sehingga tidak ada kebingungan, tidak ada

pertengkaran.

————————————

Dr. Zakir Naik <https://www.youtube.com/watch?v=580kMd0j6QM>:

—————————————————

Dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran [3]: 19 Allah berfirman: “Satu-satunya

agama yang diterima di sisi Allah adalah Islam.”

—————————————–

Islam berarti tunduk kepada Tuhan. Jadi Tuhan mengutus semua nabi hanya

untuk mengajarkan satu agama. Semua nabi yang datang, mulai dari Adam

a.s, sampai ke Nuh, Musa, Yesus, Muhammad, semoga Allah merahmati mereka.

——————————

Nabi /shallallahu ‘alaihi wa sallam/ bersabda bahwa ada 124.000 nabi

yang diutus di muka bumi. Dan disebutkan dalam Al-Quran surat Faatir

[35]: 24 : “Tidak ada satu kaum pun yang tidak diutus nabi kepadanya.”

 

Allah berfirman dalam surat Ar-Ra’d [13]: 7 Allah berfirman: “dan bagi

tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk..”

————————

Semua nabi yang datang kepada mereka tidak mengajarkan apapun kecuali

menundukkan kehendak pada Tuhan. Dan pesan dasar yang diajarkan semua

nabi adalah keesaan Tuhan, bahwa Dia tidak beranak, tidak mempunyai

ayah, tidak mempunyai ibu, Dia hanya satu, dan tidak ada yang

menyerupai-Nya. Tetapi seiring berjalannya waktu, semua yang diajarkan

para nabi menjadi rusak.

————————–

Jika Anda mendengarkan ceramah saya, saya menyebutkan bahwa hampir semua

kitab yang ada sebelum Al-Qur’an telah diubah-ubah. Pada beberapa tempat

dalam Al-Qur’an Allah berfirman bahwa jika Dia mau, Dia bisa membuat

semua manusia tunduk kepada-Nya, semua orang dijadikan Muslim. Islam

bukan hanya sebuah agama, makna sebenarnya dari Islam adalah /din

/(jalan hidup), menundukkan diri kepada Tuhan.

 

Dan Muslim bukan berarti seseorang yang bernama Zakir, Abdullah, atau

Sultan, Muslim berarti seseorang yang tunduk kepada Tuhan. Jika Anda

tunduk kepada Tuhan, dalam bahasa Arab Anda disebut Muslim. Jadi jangan

melihat hanya pada nama Sultan, Zakir, Abdullah. Muslim dalam bahasa

Arab berarti seseorang yang tunduk kepada Tuhan. Siapapun yang tunduk

kepada Tuhan maka disebut sebagai Muslim.

————————–

Jadi semua nabi yang datang mengajarkan bahwa kita harus tunduk kepada

Tuhan. Mereka semua mengajarkan monoteisme. Semuanya mengajarkan tauhid.

Tapi seiring berjalannya waktu, kitab-kitab pun diubah-ubah. Dan itulah

alasan Tuhan mengutus nabi terakhir dan penutup, Nabi Muhammad

/shallallahu ‘alaihi wa sallam/, dan menurunkan wahyu terakhir dan

penutup Al-Qur’an.

————————————

Semua nabi yang datang sebelum Nabi Muhammad /shallallahu ‘alaihi wa

sallam/, semua wahyu yang datang sebelum Al-Qur’an hanya diperuntukkan

untuk kaum tertentu dan masa tertentu. Di antaranya 4 kitab yang

disebutkan dalam Al-Qur’an, Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an.

 

Taurat adalah wahyu yang diturunkan kepada Musa /a.s/. Zabur adalah

wahyu yang diturunkan kepada Daud /a.s/. Injil adalah wahyu yang

diturunkan kepada Yesus Kristus /a.s/. Dan Al-Qur’an, wahyu terakhir dan

penutup yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul penutup, Nabi Muhammad

/shallallahu ‘alaihi wa sallam/.

 

Dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’d [13]: 38 Allah berfirman: “Bagi tiap-tiap

masa telah Kami turunkan wahyu.” Ada beberapa wahyu yang diturunkan,

tetapi semua wahyu yang diturunkan sebelum Al-Qur’an, dan semua nabi

yang ada sebelum Nabi Muhammad, hanya diperuntukkan bagi kaum dan pada

masa tertentu. Itulah alasan Tuhan tidak menjaganya.

 

Tetapi karena Al-Qur’an adalah wahyu terakhir dan penutup, maka

Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk Muslim atau orang Arab. Al-Qur’an

diturunkan untuk seluruh umat manusia. Dan Nabi Muhammad /shallallahu

‘alaihi wa sallam/ tidak hanya diutus untuk Muslim atau orang Arab,

beliau diutus untuk seluruh manusia. Itulah mengapa kedatangannya sudah

dinubuatkan di semua kitab agama besar di dunia.

 

Dalam Al-Qur’an surat Hijr [15]: 9 Allah berfirman: “Kami telah

menurunkan Al-Qur’an dan Kami akan menjaganya dari kerusakan.” Jadi apa

yang sadari bahwa Tuhan mengutus para nabi hanya untuk menyebarkan satu

agama, yaitu berserah diri kepada Tuhan. Dalam bahasa Arab, inilah Islam.

 

Yesus Kristus tidak pernah mengajarkan Kekristenan. Kata ‘Kristen’ tidak

ada dalam Bibel. Dalam keseluruhan Bibel, tidak adak kata ‘Kristen’. Dia

tidak mengajarkan Kekristenan. Kata ‘Kristen’ adalah julukan yang

diberikan kepada para pengikut Yesus dari Antioch. Ini disebutkan dalam

Kisah Para Rasul 11:26.

 

Jadi Yesus Kristus mengajarkan Islam. Disebutkan dalam Gospel Yohanes

5:30 bahwa Yesus Kristus a.s berkata: “Bukan kehendakku melainkan

kehendak Bapa” atau kehendak Tuhan. Dalam bahasa Arab, ini artinya dia

mengajarkan Islam.

 

Begitu juga dalam Bhagavad Gita, Shri Khrisna berkata bahwa Anda harus

tunduk kepada Tuhan (Bhagavad Gita 18:66). Dalam bahasa Arab, ini

artinya Anda harus menerima Islam.

 

Jadi semua nabi tidak mengajarkan apapun kecuali menundukkan diri kepada

Tuhan. Itulah alasan mengapa dalam Al-Qur’an dalam surat Ali-Imran [3]:

19 Allah berfirman: “Satu-satunya jalan hidup yang diterima di sisi

Tuhan adalah menundukkan diri kepada Tuhan”

 

Jadi kita harus kembali kepada kitab aslinya, kembali kepada perintah

Tuhan, dan menundukkan diri kepada perintah Tuhan, maka kita akan

mengikuti jalan yang lurus.

About Edy Gojira 743 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

1 Comment

  1. Semua nabi yang datang kepada mereka tidak mengajarkan apapun kecuali

    menundukkan kehendak pada Tuhan. Dan pesan dasar yang diajarkan semua

    nabi adalah keesaan Tuhan, bahwa Dia tidak beranak, tidak mempunyai

    ayah, tidak mempunyai ibu, Dia hanya satu, dan tidak ada yang

    menyerupai-Nya. Tetapi seiring berjalannya waktu, semua yang diajarkan

    para nabi menjadi rusak.

    ————————–

    Jika Anda mendengarkan ceramah saya, saya menyebutkan bahwa hampir semua

    kitab yang ada sebelum Al-Qur’an telah diubah-ubah. Pada beberapa tempat

    dalam Al-Qur’an Allah berfirman bahwa jika Dia mau, Dia bisa membuat

    semua manusia tunduk kepada-Nya, semua orang dijadikan Muslim. Islam

    bukan hanya sebuah agama, makna sebenarnya dari Islam adalah /din

    /(jalan hidup), menundukkan diri kepada Tuhan.

Leave a Reply