Loading
HIKMAH Turunnya Nabi ISA di Akhir Zaman ….. adalah utk MEMBELA PASUKAN Al Mahdi – orang BERIMAN di SYAM …. melawan …..PASUKAN “DAJJAL Ka Fa Ra” di dahinya …………………………………. Pertama: Sebagai bantahan bagi Yahudi yang mengklaim bahwa mereka telah membunuh Isa bin Marya. Sungguh Allah akan mengungkap kedustaan mereka. Isa nantinya yang akan membunuh mereka dan membunuh pemimpin mereka, yaitu Dajjal. ————————— Kedua: Isa bin Maryam telah menemukan dalam Injil mengenai keutamaan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam firman Allah, وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ “Dan sifat-sifat mereka (para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya” (QS. Al Fath: 29). Dari sini, Nabi Isa memohon kepada Allah agar menjadi bagian dari mereka (para sahabat). Allah pun mengabulkan do’anya. Allah membiarkan beliau hidup hingga akhir zaman. Beliau pun akan menjadi pengikut Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Dajjal muncul, beliau pun yang menumpasnya. ————————————— Ketiga: Turunnya Isa dari langit semakin dekat dengan ajal beliau. Beliau pun akan dimakamkan di muka bumi. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa tidak ada makhluk yang terbuat dari tanah yang mati di tempat lain selain bumi. ——————————– Keempat: Turunnya Nabi Isa juga adalah untuk membungkam Nashoro. Sungguh Allah akan membinasakan berbagai agama di masa Isa turun kecuali satu agama saja yang tersisa yaitu Islam. Isa pun akan menghancurkan salib-salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah (artinya tidak ada pilihan jizyah, yang ada hanyalah pilihan untuk masuk Islam). ——————————- Kelima: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، وَالأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ ، أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى ، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ “Aku orang yang paling dekat dengan ‘Isa bin Maryam ‘alaihis salam di dunia dan akhirat, dan para Nabi adalah bersaudara (dari keturunan) satu ayah dengan ibu yang berbeda, sedangkan agama mereka satu” (HR. Bukhari no. 3443 dan Muslim no. 2365, dari Abu Hurairah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang terspesial dan yang paling dekat dengan beliau. Isa bin Maryam sendiri telah memberi kabar gembira bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan datang setelah beliau. Beliau pun mengajak umatnya untuk membenarkan dan beriman terhadap hal itu. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ —————- “Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS. Ash Shaff: 6) >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> | EP Artikel-Edy Gojira

HIKMAH Turunnya Nabi ISA di Akhir Zaman ..... adalah utk MEMBELA PASUKAN Al Mahdi - orang BERIMAN di SYAM .... melawan .....PASUKAN "DAJJAL Ka Fa Ra" di dahinya ........................................ Pertama: Sebagai bantahan bagi Yahudi yang mengklaim bahwa mereka telah membunuh Isa bin Marya. Sungguh Allah akan mengungkap kedustaan mereka. Isa nantinya yang akan membunuh mereka dan membunuh pemimpin mereka, yaitu Dajjal. --------------------------- Kedua: Isa bin Maryam telah menemukan dalam Injil mengenai keutamaan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam firman Allah, وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ “Dan sifat-sifat mereka (para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya” (QS. Al Fath: 29). Dari sini, Nabi Isa memohon kepada Allah agar menjadi bagian dari mereka (para sahabat). Allah pun mengabulkan do’anya. Allah membiarkan beliau hidup hingga akhir zaman. Beliau pun akan menjadi pengikut Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Dajjal muncul, beliau pun yang menumpasnya. --------------------------------------- Ketiga: Turunnya Isa dari langit semakin dekat dengan ajal beliau. Beliau pun akan dimakamkan di muka bumi. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa tidak ada makhluk yang terbuat dari tanah yang mati di tempat lain selain bumi. -------------------------------- Keempat: Turunnya Nabi Isa juga adalah untuk membungkam Nashoro. Sungguh Allah akan membinasakan berbagai agama di masa Isa turun kecuali satu agama saja yang tersisa yaitu Islam. Isa pun akan menghancurkan salib-salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah (artinya tidak ada pilihan jizyah, yang ada hanyalah pilihan untuk masuk Islam). ------------------------------- Kelima: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، وَالأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ ، أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى ، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ “Aku orang yang paling dekat dengan ‘Isa bin Maryam ‘alaihis salam di dunia dan akhirat, dan para Nabi adalah bersaudara (dari keturunan) satu ayah dengan ibu yang berbeda, sedangkan agama mereka satu” (HR. Bukhari no. 3443 dan Muslim no. 2365, dari Abu Hurairah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang terspesial dan yang paling dekat dengan beliau. Isa bin Maryam sendiri telah memberi kabar gembira bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan datang setelah beliau. Beliau pun mengajak umatnya untuk membenarkan dan beriman terhadap hal itu. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ---------------- “Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS. Ash Shaff: 6) >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

HIKMAH Turunnya Nabi ISA di Akhir Zaman ..... adalah utk MEMBELA PASUKAN Al Mahdi - orang BERIMAN di SYAM .... melawan .....PASUKAN "DAJJAL Ka Fa Ra" di dahinya
........................................
Pertama: Sebagai bantahan bagi Yahudi yang mengklaim bahwa mereka telah membunuh Isa bin Marya. Sungguh Allah akan mengungkap kedustaan mereka. Isa nantinya yang akan membunuh mereka dan membunuh pemimpin mereka, yaitu Dajjal.
---------------------------
Kedua: Isa bin Maryam telah menemukan dalam Injil mengenai keutamaan umat Muhammad shallallahualaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,

وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ

Dan sifat-sifat mereka (para sahabat Nabi shallallahualaihi wa sallam) dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya” (QS. Al Fath: 29). Dari sini, Nabi Isa memohon kepada Allah agar menjadi bagian dari mereka (para sahabat). Allah pun mengabulkan do’anya. Allah membiarkan beliau hidup hingga akhir zaman. Beliau pun akan menjadi pengikut Muhammad shallallahualaihi wa sallam. Ketika Dajjal muncul, beliau pun yang menumpasnya.
---------------------------------------
Ketiga: Turunnya Isa dari langit semakin dekat dengan ajal beliau. Beliau pun akan dimakamkan di muka bumi. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa tidak ada makhluk yang terbuat dari tanah yang mati di tempat lain selain bumi.
--------------------------------
Keempat: Turunnya Nabi Isa juga adalah untuk membungkam Nashoro. Sungguh Allah akan membinasakan berbagai agama di masa Isa turun kecuali satu agama saja yang tersisa yaitu Islam. Isa pun akan menghancurkan salib-salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah (artinya tidak ada pilihan jizyah, yang ada hanyalah pilihan untuk masuk Islam).
-------------------------------
Kelima: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، وَالأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ ، أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى ، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ

Aku orang yang paling dekat dengan ‘Isa bin Maryamalaihis salam di dunia dan akhirat, dan para Nabi adalah bersaudara (dari keturunan) satu ayah dengan ibu yang berbeda, sedangkan agama mereka satu” (HR. Bukhari no. 3443 dan Muslim no. 2365, dari Abu Hurairah).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang terspesial dan yang paling dekat dengan beliau. Isa bin Maryam sendiri telah memberi kabar gembira bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan datang setelah beliau. Beliau pun mengajak umatnya untuk membenarkan dan beriman terhadap hal itu. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ
----------------
“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS. Ash Shaff: 6)
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
..............
Bagaimanapun dahsyatnya fitnah Dajjal nanti di dunia ini, namun Allah
tidak menciptakannya untuk menjadi makhluk yang hidup abadi. Allah telah
mentaqdirkan jadwal dan cara kematian Dajjal.

Dan sebelum Dajjal mati terbunuh, Allah telah memilih hamba-hambaNya
yang mempunyai keistimewaan iman dan keteguhan tauhid sehingga mereka
berani melawan dan memerangi fitnah Dajjal. Inilah yang disebut thaifah
manshurah (kelompok yang selalu menang).

Rasulullah SAW bersabda: "Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku
yang berperang di atas kebenaran. Mereka menang terhadap siapa saja yang menentang mereka, sampai yang terakhir dari mereka memerangi Al-Masih
Ad-Dajjal." (HR Abu DawudShahih)

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلَ
آخِرُهُمْ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ

Bukan sembarang muslim yang bisa bergabung ke dalam kelompok tersebut.
Sebab kelompok itu terdiri dari muslim-mu’min - muwahhid yang telah
berhasil lulus menghadapi berbagai ujian fitnah sebelum keluarnya fitnah
Dajjal. Sehingga merekalah yang pantas berhadapan dengan fitnah paling
dahsyat tersebut saat Dajjal akhirnya keluar. Thaifah manshurah inilah
yang bakal memperoleh kehormatan mendampingi Nabi Isa bin Maryam
berperang bahu-mambahu melawan Dajjal dan kaum yahudi yang menjadi
pasukan inti pendukung Dajjal.

Nabi Muhammad SAW memang mengeluarkan larangan bagi kaum muslimin pada
umumnya untuk mendekati Dajjal ketika fitnah paling dahsyat itu sudah
keluar di tengah umat manusia. Namun bagi hamba-hamba Allah tertentu
yang dipilih menjadi bagian dari thoifah manshurah, maka mereka justru
akan maju untuk melawan dan memerangi Dajjal beserta pasukannya.
Termasuk di antara yang mungkin akan memperoleh pengecualian dari
larangan tersebut adalah Bani Tamim yang Nabi sebut memiliki sifat
khusus dalam kaitan menghadapi fitnah Dajjal. Wallahu a’lam.

لَا أَزَالُ أُحِبُّ بَنِي تَمِيمٍ بَعْدَ ثَلَاثٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَقُولُهَا فِيهِمْ هُمْ أَشَدُّ أُمَّتِي عَلَى الدَّجَّالِ وَكَانَتْ فِيهِمْ سَبِيَّةٌ عِنْدَ عَائِشَةَ فَقَالَ
أَعْتِقِيهَا فَإِنَّهَا مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَجَاءَتْ صَدَقَاتُهُمْ فَقَالَ هَذِهِ صَدَقَاتُ قَوْمٍ أَوْ قَوْمِي

Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: Saya akan senantiasa mencintai
Bani Tamim, karena tiga hal yang pernah saya dengar dari Rasulullah صلى
الله عليه و سلم tentang mereka: Pertama, saya pernah mendengar
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: 'Mereka (Bani Tamim) adalah
umatku yang paling gigih melawan Dajjal.' Kedua, ada seorang tawanan
perempuan dari Bani Tamim di rumah Aisyah. Kemudian Rasulullah bersabda:
'Hai Aisyah, bebaskanlah ia! Karena ia adalah keturunan Ismail.' Ketiga,
Rasulullah صلى الله عليه و سلم pernah bersabda ketika ada zakat dari
Bani Tamim: 'Ini adalah zakat kaum kami.' (HR BukhariShahih)

Dan sangat boleh jadi bahwa seorang lelaki mu’min -yang Dajjal
perintahkan untuk digergaji dari ujung kepala sehingga berpisah antara
kedua kakinya- termasuk bagian dari hamba Allah yang khusus dipilih
Allah untuk secara aktif mendatangi Dajjal dalam rangka membuka mata
manusia bahwa Dajjal sebenarnya tidaklah sedahsyat yang mereka kira.
Pantaslah bila mu’min tersebut akhirnya dipuji Nabi Muhammad dengan
sabdanya:

هَذَا أَعْظَمُ النَّاسِ شَهَادَةً عِنْدَ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: "Ini (mu’min) adalah manusia
yang paling mulia (mati) syahidnya di sisi (Allah) Rabb seluruh alam
semesta." (HR Muslim –Shahih)

Al-Masih Dajjal -laknatullahu ‘alaihi- merupakan makhluk Allah yang
sangat buruk dan akan mati dibunuh oleh makhluk Allah yang sangat mulia
yaitu Al-Masih ‘Isa ‘alaihis-salam.

إِذْ بَعَثَ اللَّهُ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ فَيَنْزِلُ عِنْدَ الْمَنَارَةِ الْبَيْضَاءِ شَرْقِيَّ دِمَشْقَ بَيْنَ
مَهْرُودَتَيْنِ وَاضِعًا كَفَّيْهِ عَلَى أَجْنِحَةِ مَلَكَيْنِ إِذَا طَأْطَأَ رَأْسَهُ قَطَرَ وَإِذَا رَفَعَهُ تَحَدَّرَ مِنْهُ
جُمَانٌ كَاللُّؤْلُؤِ فَلَا يَحِلُّ لِكَافِرٍ يَجِدُ رِيحَ نَفَسِهِ إِلَّا مَاتَ وَنَفَسُهُ يَنْتَهِي حَيْثُ يَنْتَهِي
طَرْفُهُ فَيَطْلُبُهُ حَتَّى يُدْرِكَهُ بِبَابِ لُدٍّ فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يَأْتِي عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ قَوْمٌ قَدْ عَصَمَهُمْ
اللَّهُ مِنْهُ فَيَمْسَحُ عَنْ وُجُوهِهِمْ وَيُحَدِّثُهُمْ بِدَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Ketika Allah mengutus Al-Masih
bin Maryam, maka dia (Isa) turun di dekat menara putih di wilayah
sebelah timur Damaskus dengan mengenakan dua kain yang dicelup za'faran
(warna kuning), dia (‘Isa) meletakkan kedua telapak tangannya pada
sayap-sayap dua malaikat. Ketika dia (‘Isa) menundukkan kepalanya, maka
kepalanya menetaskan air. Ketika dia (‘Isa) mengangkat kepalanya
tercucurlah air bagaikan mutiara yang jernih. Tidak halal bagi seorang
kafirpun yang mencium aromanya (‘Isa) kecuali si kafir itu pasti mati.
Dan aroma nafasnya (‘Isa) dapat tercium sejauh pandangan matanya. ‘Isa
bin Maryam mengejar Dajjal hingga dia (‘Isa) berhasil menangkapnya
(Dajjal) di pintu Ludd, lalu dia (‘Isa) membunuhnya (Dajjal).
Selanjutnya Isa bin Maryam mendatangi suatu kaum yang dilindungi Allah
dari Dajjal. Kemudian dia (‘Isa) mengusap wajah-wajah mereka dan
menceritakan kepada mereka tingkatan-tingkatan mereka di surga.” (HR
Muslim –Shahih)

Dalam hadits yang lain Nabi Muhammad menceritakan bahwa sepertiga
pasukan Imam Mahdi yang tersisa dari pasukan Islam yang berperang di
dalam al-malhamah (perang besar) melawan pasukan Ruum (Romawi) akan
membebaskan kota Konstantinopel (Istambul). Dan ketika pasukan itu
sedang mengumpulkan ghanimah (harta rampasan perang) tiba-tiba terdengar
hoax (kabar bohong) bahwa fitnah Dajjal telah menimbulkan kekacauan di
tengah keluarga-keluarga mujahidin itu. Maka merekapun bergegas
mengkonsolidasi diri untuk pulang ke basis pertahanan sekaligus negeri
asal mereka yaitu Syam. Dan sesudah mereka tiba di Syam, barulah Dajjal
keluar. Selanjutnya ikutilah kelengkapan ceritanya di dalam hadits berikut:

وَيَفْتَتِحُ الثُّلُثُ لَا يُفْتَنُونَ أَبَدًا فَيَفْتَتِحُونَ قُسْطَنْطِينِيَّةَ فَبَيْنَمَا هُمْ يَقْتَسِمُونَ الْغَنَائِمَ
قَدْ عَلَّقُوا سُيُوفَهُمْ بِالزَّيْتُونِ إِذْ صَاحَ فِيهِمْ الشَّيْطَانُ إِنَّ الْمَسِيحَ قَدْ خَلَفَكُمْ فِي
أَهْلِيكُمْ فَيَخْرُجُونَ وَذَلِكَ بَاطِلٌ فَإِذَا جَاءُوا الشَّأْمَ خَرَجَ فَبَيْنَمَا هُمْ يُعِدُّونَ لِلْقِتَالِ
يُسَوُّونَ الصُّفُوفَ إِذْ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَأَمَّهُمْ فَإِذَا رَآهُ عَدُوُّ اللَّهِ ذَابَ كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ فَلَوْ تَرَكَهُ لَانْذَابَ حَتَّى
يَهْلِكَ وَلَكِنْ يَقْتُلُهُ اللَّهُ بِيَدِهِ فَيُرِيهِمْ دَمَهُ فِي حَرْبَتِهِ

“… Dan sepertiga lagi (dari pasukan Imam Mahdi) Allah memberikan
kemenangan kepada mereka. Mereka tidak akan ditimpa sebuah fitnah untuk
selamanya, lalu selanjutnya mereka menaklukkan kostantinopel. Dan ketika
mereka (pasukan ImamMahdi) sedang membagi-bagi harta rampasan perang dan
tengah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba
syetan meneriaki mereka 'Sesungguhnya Al-Masih (Dajjal) telah muncul di
tengah-tengah keluarga kalian, ' merekapun berhamburan keluar, dan
ternyata itu hanyalah kebohongan belaka. Ketika mereka (pasukan
Al-Mahdi) mendatangi Syam, barulah dia (Dajjal) muncul. Dan ketika
mereka (pasukan Al-Mahdi) sedang mempersiapkan peperangan dan sedang
merapihkan barisan, tiba-tiba datanglah waktu shalat, dan turunlah Nabi
Isa bin Maryam صلى الله عليه و سلم, lalu dia (Al-Mahdi) mengimami
mereka. Dan apabila musuh Allah (Dajjal) melihatnya (‘Isa bin Maryam),
niscaya ia akan meleleh sebagaimana garam yang mencair di dalam air,
meskipun seandainya saja dia (‘Isa bin Maryam) membiarkannya nantinya
dia (Dajjal) juga akan meleleh lalu binasa, akan tetapi Allah
menginginkan dia (‘Isa bin Maryam) membunuhnya (Dajjal) dengan tangannya
(‘Isa bin Maryam) lalu (‘Isa bin Maryam) memperlihatkan kepada mereka
darahnya (Dajjal) yang berada di ujung tombaknya (‘Isa bin Maryam)."(HR
Muslim –Shahih)

من المسلمين فيقول لهم الذين عليهم ما تنتظرون بهذا الطاغية أن تقاتلوه حتى
تلحقوا بالله أو يفتح لكم؟ فيأتمرون أن يقاتلوه إذا أصبحوا فيصبحون ومعهم
عيسى ابن مريم فيقتل الدجال ويهزم أصحابه حتى أن الشجر والحجر والمدر يقول
يا مؤمن هذا يهودي عندي فاقتله

Berkatalah seseorang di antara kaum muslimin yang dikepung oleh pasukan
Dajjal: ‘Apa yang kalian tunggu dari thaghut (Dajjal) ini? Hendaknya
kalian membunuhnya (Dajjal) sehingga kalian bertemu Allah (mati syahid)
atau Allah memberikan kemenangan kepada kalian?’ Kemudian mereka
bersepakat untuk membunuh Dajjal di waktu pagi dan bersama mereka ada
‘Isa bin Maryam. Dia (‘Isa bin Maryam) dapat membunuh Dajjal dan
menghabisi balatentaranya, sampai-sampai pohon, batu dan tanah berkata:
Hai orang beriman, ini ada orang yahudi di sisiku, bunuhlah dia!’” (HR
Al-Hakim – Shahih)

‘Isa bin Maryam membunuh Dajjal. Sementara itu pasukan Islam dipimpin
Imam Mahdi memerangi pasukan inti pendukung Dajjal, yaitu 70.000 kaum
yahudi. Perang itu benar-benar merepresentasikan perang antara pasukan
kebenaran (pasukan Islam pimpinan Imam Mahdi beserta Isa bin Maryam)
melawan pasukan kebatilan (pasukan yahudi pimpinan Dajjal) sehingga
pohon, batu dan tanahpun ikut berfihak kepada pasukan Islam memberitahu
persembunyian tentara yahudi yang ada di sisinya dan di belakangnya,
kecuali pohon Gharqad yang Nabi sebut sebagai pohon kaum yahudi.

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ
الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ
هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

Dari Abu Hurairah, Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: "Kiamat
tidak akan terjadi hingga kaum muslimin memerangi kaum yahudi. Maka kaum
muslimin membunuh mereka hingga orang yahudi bersembunyi di balik batu
dan pohon. Batu atau pohon berkata, ‘Hai Muslim, hai hamba Allah, ini
ada orang yahudi di belakangku. Kemarilah, bunuhlah dia,’ kecuali pohon
gharqad, karena sungguh dia adalah pohon yahudi'." (HR Muslim – Shahih)

Views All Time
Views All Time
868
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

2 Comments on HIKMAH Turunnya Nabi ISA di Akhir Zaman ..... adalah utk MEMBELA PASUKAN Al Mahdi - orang BERIMAN di SYAM .... melawan .....PASUKAN "DAJJAL Ka Fa Ra" di dahinya ........................................ Pertama: Sebagai bantahan bagi Yahudi yang mengklaim bahwa mereka telah membunuh Isa bin Marya. Sungguh Allah akan mengungkap kedustaan mereka. Isa nantinya yang akan membunuh mereka dan membunuh pemimpin mereka, yaitu Dajjal. --------------------------- Kedua: Isa bin Maryam telah menemukan dalam Injil mengenai keutamaan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam firman Allah, وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ “Dan sifat-sifat mereka (para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya” (QS. Al Fath: 29). Dari sini, Nabi Isa memohon kepada Allah agar menjadi bagian dari mereka (para sahabat). Allah pun mengabulkan do’anya. Allah membiarkan beliau hidup hingga akhir zaman. Beliau pun akan menjadi pengikut Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Dajjal muncul, beliau pun yang menumpasnya. --------------------------------------- Ketiga: Turunnya Isa dari langit semakin dekat dengan ajal beliau. Beliau pun akan dimakamkan di muka bumi. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa tidak ada makhluk yang terbuat dari tanah yang mati di tempat lain selain bumi. -------------------------------- Keempat: Turunnya Nabi Isa juga adalah untuk membungkam Nashoro. Sungguh Allah akan membinasakan berbagai agama di masa Isa turun kecuali satu agama saja yang tersisa yaitu Islam. Isa pun akan menghancurkan salib-salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah (artinya tidak ada pilihan jizyah, yang ada hanyalah pilihan untuk masuk Islam). ------------------------------- Kelima: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، وَالأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ ، أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى ، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ “Aku orang yang paling dekat dengan ‘Isa bin Maryam ‘alaihis salam di dunia dan akhirat, dan para Nabi adalah bersaudara (dari keturunan) satu ayah dengan ibu yang berbeda, sedangkan agama mereka satu” (HR. Bukhari no. 3443 dan Muslim no. 2365, dari Abu Hurairah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang terspesial dan yang paling dekat dengan beliau. Isa bin Maryam sendiri telah memberi kabar gembira bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan datang setelah beliau. Beliau pun mengajak umatnya untuk membenarkan dan beriman terhadap hal itu. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman, وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ---------------- “Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS. Ash Shaff: 6) >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

  1. Intinya, misi Isa bin Maryam ketika turun ke muka bumi sebagaimana diterangkan dalam berbagai hadits adalah:

    (1) membunuh Dajjal,

    (2) menghancurkan salib-salib,

    (3) membunuh babi,

    (4) menghapuskan jizyah atau upeti (cuma ada satu pilihan yaitu masuk Islam),

    (5) menghancurkan agama selain Islam dan yang tersisa di muka bumi hanyalah Islam,

    (6) memusnahkan Ya’juj dan Ma’juj, serta

    (7) menjadi imam dan hakim yang adil dengan menegakkan syari’at Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

  2. Misi Isa bin Maryam Lainnya, Memusnahkan Ya’juj dan Ma’juj

    Sebagaimana nanti dijelaskan tersendiri bahwa di antara misi Nabi Isa ‘alaihis salam ketika turun di muka bumi adalah memusnahkan Ya’juj dan Ma’juj. Beliau bersama sahabatnya akan memusnahkan Ya’juj dan Ma’juj, kaum yang jumlahnya amat banyak dan terkenal amat rakus. Disebutkan dalam hadits Nawwas bin Sam’an yang amat panjang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    وَيَبْعَثُ اللَّهُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ فَيَمُرُّ أَوَائِلُهُمْ عَلَى بُحَيْرَةِ طَبَرِيَّةَ فَيَشْرَبُونَ مَا فِيهَا وَيَمُرُّ آخِرُهُمْ فَيَقُولُونَ لَقَدْ كَانَ بِهَذِهِ مَرَّةً مَاءٌ. وَيُحْصَرُ نَبِىُّ اللَّهُ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ الثَّوْرِ لأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ فَيَرْغَبُ نَبِىُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ فَيُرْسِلُ اللَّهُ عَلَيْهُمُ النَّغَفَ فِى رِقَابِهِمْ فَيُصْبِحُونَ فَرْسَى كَمَوْتِ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ يَهْبِطُ نَبِىُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى الأَرْضِ فَلاَ يَجِدُونَ فِى الأَرْضِ مَوْضِعَ شِبْرٍ إِلاَّ مَلأَهُ زَهَمُهُمْ وَنَتْنُهُمْ فَيَرْغَبُ نَبِىُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى اللَّهِ فَيُرْسِلُ اللَّهُ طَيْرًا كَأَعْنَاقِ الْبُخْتِ فَتَحْمِلُهُمْ فَتَطْرَحُهُمْ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ مَطَرًا لاَ يَكُنُّ مِنْهُ بَيْتُ مَدَرٍ وَلاَ وَبَرٍ فَيَغْسِلُ الأَرْضَ حَتَّى يَتْرُكَهَا كَالزَّلَفَةِ ثُمَّ يُقَالُ لِلأَرْضِ أَنْبِتِى ثَمَرَتَكِ وَرُدِّى بَرَكَتَكِ.
    فَيَوْمَئِذٍ تَأْكُلُ الْعِصَابَةُ مِنَ الرُّمَّانَةِ وَيَسْتَظِلُّونَ بِقِحْفِهَا وَيُبَارَكُ فِى الرِّسْلِ حَتَّى أَنَّ اللِّقْحَةَ مِنَ الإِبِلِ لَتَكْفِى الْفِئَامَ مِنَ النَّاسِ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْبَقَرِ لَتَكْفِى الْقَبِيلَةَ مِنَ النَّاسِ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْغَنَمِ لَتَكْفِى الْفَخِذَ مِنَ النَّاسِ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ رِيحًا طَيِّبَةً فَتَأْخُذُهُمْ تَحْتَ آبَاطِهِمْ فَتَقْبِضُ رُوحَ كُلِّ مُؤْمِنٍ وَكُلِّ مُسْلِمٍ وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ يَتَهَارَجُونَ فِيهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ فَعَلَيْهِمْ تَقُومُ السَّاعَةُ ».

    “Allah mengirim Ya’juj dan Ma’juj, ‘Dari segala penjuru mereka datang dengan cepat.’ (Al Anbiyaa`: 96) Lalu yang terdepan melintasi danau Thabari dan minum kemudian yang belakang melintasi, mereka berkata: ‘Tadi disini ada airnya.’ nabi Allah Isa dan para sahabatnya dikepung hingga kepala kerbau milik salah seorang dari mereka lebih baik dari seratus dinar milik salah seorang dari kalian saat ini, lalu nabi Allah Isa dan para sahabatnya menginginkan Allah mengirimkan cacing di leher mereka lalu mereka mati seperti matinya satu jiwa, lalu ‘Isa dan para sahabatnya datang, tidak ada satu sejengkal tempat pun melainkan telah dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk darah mereka. Lalu Isa dan para sahabatnya berdoa kepada Allah lalu Allah mengirim burung seperti leher unta. Burung itu membawa mereka dan melemparkan mereka seperti yang dikehendaki Allah, lalu Allah mengirim hujan kepada mereka, tidak ada rumah dari bulu atau rumah dari tanah yang menghalangi turunnya hujan, hujan itu membasahi bumi hingga dan meninggalkan genangan dimana-mana. Allah memberkahi kesuburannya hingga hingga sekelompok manusia cukup dengan unta perahan, satu kabilah cukup dengan sapi perahan dan beberapa kerabat mencukupkan diri dengan kambing perahan. Saat mereka seperti itu, tiba-tiba Allah mengirim angin sepoi-sepoi lalu mencabut nyawa setiap orang mu`min dan muslim di bawah ketiak mereka, dan orang-orang yang tersisa adalah manusia-manusia buruk, mereka melakukan hubungan badan secara tenang-terangan seperti keledai kawin. Maka atas mereka itulah kiamat terjadi.” (HR. Muslim no. 2937)

Leave a Reply