Loading
…. Muslim … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7……………………… >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿ Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿ maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan >>> …………………………………………………………………… JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT……………………………………. ﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿ Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿ maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. ﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿ Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? ﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿ (Yaitu) API YANG SANGAT PANAS. ……………… SYAFAAT di AKHIRAT = KEHENDAK Allah saja .. HARUS dg IJIN Allah ……………….. “.. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?……. Al Baqarah:255 …………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 } | EP Artikel-Edy Gojira

…. Muslim … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7……………………… >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿ Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿ maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan >>> ……………………………………………………………………<<< …. Muslim … = masuk NERAKA (jurang API/NAR/neraka yang sangat PANAS) … Al Qaari’ah:8-11 >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT……………………………………. ﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿ Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿ maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. ﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿ Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? ﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿ (Yaitu) API YANG SANGAT PANAS. ……………… SYAFAAT di AKHIRAT = KEHENDAK Allah saja .. HARUS dg IJIN Allah ……………….. “.. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?……. Al Baqarah:255 …………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 }

…. Muslim … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7………………………
>> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT

﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿
Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿
maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan

>>> ……………………………………………………………………<<<
…. Muslim … = masuk NERAKA (jurang API/NAR/neraka yang sangat PANAS) … Al Qaari’ah:8-11
>> JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT…………………………………….

﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿
Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya,
﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿
Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?
﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿
(Yaitu) API YANG SANGAT PANAS.
………………
SYAFAAT di AKHIRAT = KEHENDAK Allah saja .. HARUS dg IJIN Allah
……………….. “.. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?……. Al Baqarah:255
…………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 }

Ayat ini adalah ayat untuk UMAT ISLAM … —“apakah pernah Allah menyuruh orang KAFIR”— utk BERJIHAD dan SABAR ????

>> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

>>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

…………………………………………………..
mereka menjawab “orang Islam jika … MASUK neraka …. Kan TIDAK LAMA …. Hanya beberapa HARI saja.. TIDAK LAMA di neraka … setelah itu dimasukkan ke SURGA ??? …. Allahpun sudah menjawabnya … ﴾ Al Baqarah:80)

“…………. Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja ……” ???????

﴾ Al Baqarah:80 ﴿
Dan mereka berkata: “KAMI SEKALI-KALI TIDAK AKAN DISENTUH OLEH API NERAKA, KECUALI SELAMA BEBERAPA HARI SAJA”. Katakanlah: —–“Sudahkah kamu menerima janji dari Allah—– sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”

“……Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung….” ??????

﴾ Ali Imran:24 ﴿
Hal itu adalah karena mereka mengaku: “KAMI TIDAK AKAN DISENTUH OLEH API NERAKA KECUALI BEBERAPA HARI YANG DAPAT DIHITUNG”. Mereka diperdayakan {DAN MEMPERDAYAKAN MEREKA/kesalahan memahami agama/tidak kaffah dalam memahami agama/tidak melihat secara keseluruhan/وَغَرَّهُمْ} dalam agama mereka oleh apa yang selalu MEREKA ADA-ADAKAN.
……………………....
TIDAK memenuhi SERUAN Tuhan = neraka JAHANAM ….

seruan AllaH = takwa = menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah …. apa perintah Allah ?? sudah dijelaskan di Al qur’an dan hadits ….. apa larangan Allah ??? sudah dijelaskan di Al qur’an dan hadit

﴾ Ar Ra’du:18 ﴿
Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang YANG TIDAK MEMENUHI SERUAN TUHAN, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah JAHANAM dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
yang memenuhi semua SERUAN Allah dan RASUL-Nya = hanya orang-orang BERIMAN saja
dijanjikan Allah PASTI = akan masuk surga

>>﴾ Al Anfaal:24 ﴿
Hai ORANG-ORANG YANG BERIMAN, penuhilah SERUAN ALLAH dan SERUAN RASUL apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi KEHIDUPAN KEPADA KAMU, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.
﴾ Al Anfaal:25 ﴿
Dan peliharalah dirimu dari pada SIKSAAN yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
﴾ Al Anfaal:26 ﴿
Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi, kamu takut orang-orang akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap dan DIJADIKAN-NYA KAMU KUAT DENGAN PERTOLONGAN-NYA dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
nasib masa depan manusia baik (baik yang dirobah atau tidak … oleh manusia sendiri) ….. semuanya sudah tertulis dalam kitab sebelum diciptakan manusia atau bumi atau alam semesta ini ……. HAK ALLAH bukan hak manusia (ALLAH MAHA TAHU….. dalam Maha Kekuasaan ALLAH)

ini menjelaskan tentang segala musibah akibat PERBUATAN kita sendiri …… seakan Allah MENGATAKAN : ….. mengapa KAMU TIDAK menggunakan POTENSI yang telah diberikan untuk MENGUBAHNYA ?????? untuk apa akalmu, tanganmu, kakimu, … dst

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ (30) وَمَا أَنْتُمْ بِمُعْجِزِينَ فِي الأرْضِ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ (31)

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah. ” Syuro/42:30-31

wajib berusaha …. ALLAH menilai hanya “USAHA” kita saja. { HASIL / takdir kita baik atau buruk (menurut pengamatan kita) merupakan kumpulan peristiwa yang telah “tertulis”}

30:23. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.

2:134. Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.

KITa diNILAI dari usaha kita …. dan hasil USAHA kita akan “dibalas”

3:25. Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).

*} ingin HIDUP lama/ umur panjang/ “NIKMAH dunia” …. sampai 1000 tahun (jika bisa)
“untuk APA” ….. jika AKHIR-nya diSIKSA di NERAKA ??? {Al Baqarah:96}

*} Allah Maha Pengasih dan maha Penyayang, … Allah maha Pengampun {Al Baqarah:218}?? ….”tetapi” Allah JUGA sangat KERAS SIKSAan-Nya (al anfaal:25). …. hanya mengandalkan AMAL BAIK yg “seberat SAYAP nyamuk” (HR Abu Hurairah)

*} Allah MAHA pengampun dan MAHA penyayang …. “HANYA” … kepada ORANG BERIMAN …. (“di Akhirat”) {Al Baqarah:218}

﴾ Al Baqarah:96 ﴿
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling LOBA {=SERAKAH/ أَحْرَصَ} kepada keHIDUPan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi UMUR seribu tahun, padahal umur PANJANG itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada SIKSA. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

﴾ Al Baqarah:218 ﴿
Sesungguhnya orang-orang yang BERIMAN, orang-orang yang berHIJRAH dan berJIHAD di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha PENGAMPUN lagi Maha PENYAYANG.

﴾ Al Anfaal:25 ﴿
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa ALLAH sangat KERAS SIKSAan-Nya.

Views All Time
Views All Time
628
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

5 Comments on …. Muslim … = masuk SURGA … Al Qaari’ah:6-7……………………… >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih BERAT daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT ﴾ Al Qaari’ah:6 ﴿ Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:7 ﴿ maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan >>> ……………………………………………………………………<<< …. Muslim … = masuk NERAKA (jurang API/NAR/neraka yang sangat PANAS) … Al Qaari’ah:8-11 >> JIKA …. Amal BAIKnya lebih RINGAN (sedikit) daripada amal buruknya … ketika diTIMBANG Allah di AKHIRAT……………………………………. ﴾ Al Qaari’ah:8 ﴿ Dan adapun orang-orang yang RINGAN TIMBANGAN (kebaikan)nya, ﴾ Al Qaari’ah:9 ﴿ maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. ﴾ Al Qaari’ah:10 ﴿ Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? ﴾ Al Qaari’ah:11 ﴿ (Yaitu) API YANG SANGAT PANAS. ……………… SYAFAAT di AKHIRAT = KEHENDAK Allah saja .. HARUS dg IJIN Allah ……………….. “.. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?……. Al Baqarah:255 …………………… Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 }

  1. .. Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 }

    Ayat ini adalah ayat untuk UMAT ISLAM … —“apakah pernah Allah menyuruh orang KAFIR”— utk BERJIHAD dan SABAR ????

    >> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

    Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

    >>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

    Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

  2. JANGAN sampai diCAP/dianggap .. ALLAH sebagai ORANG CELAKA ….
    …………………………………………………
    >> membaca Al qur’an HANYA ….. sampai di KERONGKONGANnya saja …. tidak MEMAHAMI/merenungkan ISI … dari yang diBACA = orang CELAKA

    >> orang CELAKA = manusia/orang yg dilempar Allah ke NERAKA JAHANAM

    < <<<< kita diperintah untuk MEMBACA al qur’an ,,, lalu .. memahami al qur’an dg qalbu kita .. lalu .. mengamalkan al qur’an >>>>>>>>>
    …………………………………
    Dari Buraidah beliau berkata, “Nabi bersabda,
    “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya serta mempraktekkannya {=mengamalkan}; dipakaikan kepada kedua orang tuanya kelak di hari kiamat mahkota dari cahaya, sinarnya seperti cahaya matahari, dan dipakaikan untuk kedua orang tuanya dua jubbah yang dunia tidak bisa menyamainya. Lalu kedua orang tuanya itu berkata, ‘Karena apa kami diberi pakaian seperti ini?’ Maka dikatakan kepada keduanya, ‘Karena anak kalian menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.’” [HR. Al-Hakim, beliau menilai hadist ini shahih sesuai dengan syarat Imam Muslim (At-Targhib Wat-Tarhib no. 2085)]

    Nabi tidak hanya mengatakan ‘siapa yang membaca’, akan tetapi juga mengatakan ‘siapa yang mempelajari’ bahkan mengatakan ‘siapa yang mengamalkannya (mempraktikkannya)’. Ini adalah isyarat bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca huruf-hurufnya akan tetapi juga dipelajari isinya dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
    …………………………………………………….
    Rasulullah SAW bersabda:
    “Akan ada sebagian orang diantara kalian yang shalatnya mengalahkan shalatmu, dan yang puasanya mengalahkan puasamu, dan ibadahnya mengalahkan ibadahmu. Mereka akan memBACA AL-QUR’AN tetapi tidak melebihi KERONGKONGAN mereka. Mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah dari busurnya…’
    (Al Bukhari, Kitab Fadilah Al-Qur’an Bab 3g Hadits no 5058)
    ………………………………………………………………….
    < << celaka bagi orang yang memBACA AL-QUR’AN tapi tidak merenungkan kandungannya … TIDAK memahami ISI dan perintah Al qur’an” >>
    ………………………………………………………………
    Ubaid bin Umar berkata kepada sayyidah Aisyah ra, “Kabarilah kami , apa yang paling mengagumkan bagimu dari Rasulullah saw?’ Aisyah ra terdiam, lalu berkata”Pada suartu malam Rasulullah berkata padaku, wahai Aisyah biarkanlah aku beribadah pada Tuhanku pada malam ini”
    Aku (Aisyah) berkata “Demi Allah, aku lebih suka berada disampingmu, dan aku lebih suka membahagiakanmu”. Kemudian Rasulullah saw berdiri dan berwudhu lalu mengerjakan shalat . Aisyah berkata, “Rasulullah saw menangis sepanjang shalatnya, hingga pipinya yang mulia basah karenanya. Aisyah berkata, “Rasulullah duduk sambil menangis hingga janggutnya yang lembut basah “ . Aisyah berkata”Kemudian Rasulullah saw menangis , hingga air mata beliau memmabasahi tanah”. Bilal datang untuk mengumandangkan azan. Ketika melihat Rasulullah saw sedang menangis, Bilal bertanya,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau menangis, bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”.

    Rasulullah saw berkata”Tidakkah aku menjhadi seorang hamba yang bersyukur, aku telah menerima wahyu dari Allah pada malam ini, CELAKA bagi orang yang membacanya tapi tidak merenungkan kandungannya”
    ……………………………………………………………………
    oleh NABI .. mereka diCAP = sebagai orang CELAKA… artinya apa?… = dilempar ke NERAKA
    ……………………………………………………………
    ﴾ Huud:106 ﴿ Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
    فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ﴿هود:١۰٦﴾

  3. SYAFAAT AL QUR’AN di AKHIRAT …….. MELEWATI TITIAN SHIRAT seperti KILAT

    BARISAN ke 12 ….. wajah BERSINAR … berCAHAYA …. berjalan seperti KILAT/ kecepatan cahaya/kecepatan malaikat …. karena syafaat dari FIRMAN Allah …. Al qur’an … karena AL QUR’AN = CAHAYA Allah

    Barisan Kedua Belas

    Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…”

    sumber cahaya ..agar besok manusia beriman .. diberi CAHAYA .. to the light …. dg AL QUR’AN … memahami dan mengamalkan isi Al QUR’AN

    karena AL QUR’AN/ firman Allah { ٱلْكِتٰبُ} = CAHAYA {NUR/ نُورًا}
    sumber cahaya… bagi MANUSIA.. dalam meniti JALAN ALLAH di DUNIA dan AKHIRAT

    ﴾ Asy Syuura:52 ﴿ AL QUR’AN = CAHAYA
    Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
    وَكَذٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتٰبُ وَلَا ٱلْإِيمٰنُ وَلٰكِن جَعَلْنٰهُ نُورًا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿الشورى:٥٢﴾

  4. < kita diperintah untuk MEMBACA al qur’an ,,, lalu .. memahami al qur’an dg qalbu kita .. lalu .. mengamalkan al qur’an >>>>>>>>>
    ………………………………… jangan seperti orang YAHUDI …. yg tergolong PENDUSTA Ayat-ayat Allah .. tegolong MUNAFIK .. tergolong FASIk ….
    ……………………….
    Dari Buraidah beliau berkata, “Nabi bersabda,
    “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya serta mempraktekkannya {=mengamalkan}; dipakaikan kepada kedua orang tuanya kelak di hari kiamat mahkota dari cahaya, sinarnya seperti cahaya matahari, dan dipakaikan untuk kedua orang tuanya dua jubbah yang dunia tidak bisa menyamainya. Lalu kedua orang tuanya itu berkata, ‘Karena apa kami diberi pakaian seperti ini?’ Maka dikatakan kepada keduanya, ‘Karena anak kalian menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.’” [HR. Al-Hakim, beliau menilai hadist ini shahih sesuai dengan syarat Imam Muslim (At-Targhib Wat-Tarhib no. 2085)]

    Nabi tidak hanya mengatakan ‘siapa yang membaca’, akan tetapi juga mengatakan ‘siapa yang mempelajari’ bahkan mengatakan ‘siapa yang mengamalkannya (mempraktikkannya)’. Ini adalah isyarat bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca huruf-hurufnya akan tetapi juga dipelajari isinya dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

    AL-QUR’AN DITURUNKAN
    BUKAN HANYA UNTUK DIBACA HURUF-HURUFNYA

    Al-Qur’an Allah turunkan kepada Nabi Muhammad untuk diajarkan kepada umat manusia bukan hanya supaya umat manusia bisa membaca huruf-hurufnya. Akan tetapi lebih dari itu Al-Qur’an diturunkan supaya dipelajari isinya kemudian diamalkan;

    Ayat-ayat yang berkenaan dengan khabar-khabar dibenarkan tanpa ragu sedikitpun. Ayat-ayat yang berkenaan dengan larangan-larangan diimani kemudian larangan yang disebutkan ditinggalkan. Begitu juga ayat-ayat yang berkenaan dengan perintah-perintah diimani kemudian perintah yang disebutkan dilaksanakan sesuai dengan kemampuan.

    Diantara bukti yang menunjukkan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca huruf-hurufnya adalah firman Allah berikut ini,

    “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al-‘Ankabut, 45]

    Pada ayat ini Allah tidak hanya memerintah untuk membaca Al-Qur’an akan tetapi juga memerintah untuk mendirikan shalat.

    Ini bukti yang paling jelas bahwa tugas kita sebagai muslim bukan hanya membaca huruf-huruf Al-Qur’an akan tetapi juga mempraktikkan isi Al-Qur’an. Dan shalat adalah salah satu perintah diantara banyak perintah yang ada di Al-Qur’an. Maka dari itu Allah memerintah untuk membaca Al-Qur’an sekaligus memerintah untuk shalat, sebagai salah satu contoh bentuk praktik (amal) terhadap isi Al-Qur’an.

    Oleh karena itu ketika Allah memuji orang-orang yang pantas dipuji karena kebaikan mereka, Allah tidak menyebutkan bahwa mereka ini terpuji hanya karena membaca huruf-huruf Al-Qur’an akan tetapi Allah juga menyebutkan bahwa mereka yang berhak mendapatkan pujian ini selain membaca huruf-hurufnya juga mempraktikkan isi Al-Qur’an.

    Diantara contohnya adalah firman Allah,
    “Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).” [Ali-‘Imran, 113]

    Perhatikan dengan baik ternyata Allah tidak hanya menyebutkan bahwa mereka membaca ayat-ayat Allah akan tetapi juga menyebutkan bahwa mereka mempraktikkan ayat-ayat Allah yaitu dengan melakukan ibadah.

    Begitu juga firman Allah,
    “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” [Faathir, 29]

    Sekali lagi Allah tidak hanya menyebutkan ‘membaca kitab Allah’ akan tetapi juga menyebutkan bahwa mereka mendirikan shalat dan mengeluarkan shadaqah.

    Sehingga tugas kita sebagai hamba yang dianugerahi karunia yang sangat besar seperti Al-Qur’an adalah menjadikannya pedoman hidup, mengimani apa yang dikhabarkan Allah, menjauhi semua yang dilarang Allah dan melaksanakan apa yang diperintah Allah sesuai kemampuan.

    Celaan Bagi Yang Tidak Mempraktikkan Isi Al-Qur’an

    Jika orang yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup terpuji di hadapan Allah maka orang yang tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup tercela di hadapan Nya.

    Allah berfirman,
    “Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” [Al-Jum’ah, 5]

    Tentang ayat ini Imam Ibnu Katsir di dalam kitab tafsirnya berkata,

    “Allah Ta’ala berfirman (melalui ayat ini) dalam rangka mencela orang-orang yahudi yang diberi kitab Taurat dan dipikulkan kepada mereka supaya diamalkan (dijadikan pedoman hidup), mereka justru tidak mengamalkannya.
    Permisalan mereka (yahudi) dalam hal ini adalah seperti keledai yang membawa ‘kitab-kitab tebal’ yaitu seperti keledai ketika membawa satu kitab dia tidak mengetahui apa yang ada di dalam kitab tersebut, dia hanya membawanya secara lahiriah, tidak mengetahui apa yang ada di atasnya.
    Begitu juga mereka (yahudi) yang memikul kitab yang diberikan kepada mereka, mereka menghafal lafadz-lafadznya akan tetapi tidak memahaminya, dan tidak mempraktikkan isinya, bahkan mereka merubah makna ayat-ayat Taurat, menyelewengkannya, dan menggantinya, mereka ini keadaannya lebih jelek dari keledai; karena keledai tidak memilliki akal sama sekali (untuk memahami), sedangkan mereka (yahudi) mereka memiliki akal-akal akan tetapi tidak menggunakannya; olehkarena itu Allah berfirman di ayat yang lain,
    “Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” [Al-A’raaf, 179]
    Dan di sini (yaitu surat Al-Jum’ah) Allah berfirman,
    “Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” [Al-Jum’ah, 5].”

    Jika tidak ingin tercela seperti orang-orang yahudi jangan ikuti kesalahan mereka yaitu tidak menjadikan kitab suci yang Allah beri sebagai pedoman hidup.

    Sehingga benarlah bahwa tugas seorang muslim terhadap Al-Qur’an adalah menjadikannya sebagai pedoman hidup, bukan hanya puas dengan membaca huruf-hurufnya atau hanya menghafal saja.

  5. KAFIR /musyrik/menyekutukan Allah …. tidak perlu ditimbang oleh Allah … langsung diLEMPAR ke NERAKA
    —————– …. KEKAL di NERAKA wallahua’lam
    ﴾ Al Israa’:39 ﴿
    Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).
    ذٰلِكَ مِمَّآ أَوْحَىٰٓ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ ٱلْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّـهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ فَتُلْقَىٰ فِى جَهَنَّمَ مَلُومًا مَّدْحُورًا ﴿الإسراء:٣٩﴾﴾ Al Fushilat:40 ﴿
    Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
    إِنَّ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ ءَايٰتِنَا لَا يَخْفَوْنَ عَلَيْنَآ ۗ أَفَمَن يُلْقَىٰ فِى ٱلنَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِىٓ ءَامِنًا يَوْمَ ٱلْقِيٰمَةِ ۚ ٱعْمَلُوا۟ مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿فصلت:٤۰﴾

    ——————
    ﴾ At Taubah:17 ﴿
    Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَن يَعْمُرُوا۟ مَسٰجِدَ ٱللَّـهِ شٰهِدِينَ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِم بِٱلْكُفْرِ ۚ أُو۟لٰٓئِكَ حَبِطَتْ أَعْمٰلُهُمْ وَفِى ٱلنَّارِ هُمْ خٰلِدُونَ ﴿التوبة:١٧﴾
    ﴾ An Nisaa:14 ﴿
    Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. وَمَن يَعْصِ ٱللَّـهَ وَرَسُولَهُۥ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُۥ يُدْخِلْهُ نَارًا خٰلِدًا فِيهَا وَلَهُۥ عَذَابٌ مُّهِينٌ ﴿النساء:١٤﴾
    ﴾ At Taubah:68 ﴿
    Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. وَعَدَ ٱللَّـهُ ٱلْمُنٰفِقِينَ وَٱلْمُنٰفِقٰتِ وَٱلْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خٰلِدِينَ فِيهَا ۚ هِىَ حَسْبُهُمْ ۚ وَلَعَنَهُمُ ٱللَّـهُ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيمٌ ﴿التوبة:٦٨﴾
    ﴾ Ar Ra’du:5 ﴿
    Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka: “Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?” Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. ۞ وَإِن تَعْجَبْ فَعَجَبٌ قَوْلُهُمْ أَءِذَا كُنَّا تُرٰبًا أَءِنَّا لَفِى خَلْقٍ جَدِيدٍ ۗ أُو۟لٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِرَبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لٰٓئِكَ ٱلْأَغْلٰلُ فِىٓ أَعْنَاقِهِمْ ۖ وَأُو۟لٰٓئِكَ أَصْحٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خٰلِدُونَ ﴿الرعد:٥

Leave a Reply