Loading
TANPA TAKDIR BURUK-Mu .. ya Allah {jika hanya TAKDIR BAIk}…… aku/kamu terjebak dalam BISIKAN dan PERANGKAP SYAITAN …. —————– Jika semua {“kebaikan”/takdir baik Allah} diberikan Allah …. the biggest possibility is HELL ——————- Bentuk KASIH SAYANG (Rahman-Rahim Allah) pada hamba-Nya ………………………………… BUKTI Allah masih menyayangi Hamba-Nya, … Tidak memBIARkan hamba-Nya …. Masuk JURANG API (Nar) …. MENYIKSA hamba-Nya, … pada Tubuh, Pikiran (Mind), HARAPAN dan angan-angan DUNIA-wi, …………………………………………. UJUB/bangga diri hati dan keSOMBONGan HATI … telah disembelih Allah ….. dengan siksaan-Nya di dunia ….. karena KASIH SAYANG Allah kepada hamba-Nya {pada orang BERIMAN… dicap ALlah orang BERIMAN } . ……………………………………………………………. عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “TIDAK akan masuk kedalam SYURGA orang yang diHATInya ada keSOMBONGan meskipun SEBERAT BIJI SAWI. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim. | EP Artikel-Edy Gojira

TANPA TAKDIR BURUK-Mu .. ya Allah {jika hanya TAKDIR BAIk}…… aku/kamu terjebak dalam BISIKAN dan PERANGKAP SYAITAN …. —————– Jika semua {“kebaikan”/takdir baik Allah} diberikan Allah …. the biggest possibility is HELL ——————- Bentuk KASIH SAYANG (Rahman-Rahim Allah) pada hamba-Nya ………………………………… BUKTI Allah masih menyayangi Hamba-Nya, … Tidak memBIARkan hamba-Nya …. Masuk JURANG API (Nar) …. MENYIKSA hamba-Nya, … pada Tubuh, Pikiran (Mind), HARAPAN dan angan-angan DUNIA-wi, …………………………………………. UJUB/bangga diri hati dan keSOMBONGan HATI … telah disembelih Allah ….. dengan siksaan-Nya di dunia ….. karena KASIH SAYANG Allah kepada hamba-Nya {pada orang BERIMAN… dicap ALlah orang BERIMAN } . ……………………………………………………………. عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “TIDAK akan masuk kedalam SYURGA orang yang diHATInya ada keSOMBONGan meskipun SEBERAT BIJI SAWI. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim.

TANPA TAKDIR BURUK-Mu .. ya Allah {jika hanya TAKDIR BAIk}……
aku/kamu terjebak dalam BISIKAN dan PERANGKAP SYAITAN ….
—————–
Jika semua {“kebaikan”/takdir baik Allah} diberikan Allah …. the biggest possibility is HELL
——————-
Bentuk KASIH SAYANG (Rahman-Rahim Allah) pada hamba-Nya
…………………………………
BUKTI Allah masih menyayangi Hamba-Nya, … Tidak memBIARkan hamba-Nya …. Masuk JURANG API (Nar) …. MENYIKSA hamba-Nya, … pada Tubuh, Pikiran (Mind), HARAPAN dan angan-angan DUNIA-wi,
………………………………………….
UJUB/bangga diri hati dan keSOMBONGan HATI … telah disembelih Allah ….. dengan siksaan-Nya di dunia ….. karena KASIH SAYANG Allah kepada hamba-Nya {pada orang BERIMAN… dicap ALlah orang BERIMAN } .
…………………………………………………………….
عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم

Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “TIDAK akan masuk kedalam SYURGA orang yang diHATInya ada keSOMBONGan meskipun SEBERAT BIJI SAWI. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim.
………………………………………………………

﴾ Luqman:18 ﴿
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya ALLAH TIDAK MENYUKAI orang-orang yang SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI.
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّـهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿لقمان:١٨﴾
……………………………………………………………….

﴾ Al Hadiid:23 ﴿
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan ALLAH TIDAK MENYUKAI setiap orang YANG SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI,
لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّـهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿الحديد:٢٣﴾ —

———————————
>> UJUB … sombong DIRI …. pasti MENYELIMUTI HATI
>> BERAMAL akhirat utk DUNIA …. pasti SELAMAnya dilakukan
>>meremehkan JIHAD … lebih MENYIBUKKAN … kesenangan DUNIA
>> BUTA mata QALBU …. ingin hidup lama …. menikmati DUNIA
>> MENGIRA diri … dpt NIKMAT Akhirat …. di dunia SAJA diberi BAIK
>> merasa CUKUP …. agamanya … AMALANnya … REZEKI … bangga diri
>> LUPA Kewajiban BESAR …. yg BELUM/TIDAK dilakukan …. fasik
>> BERKACA … melihat ke ATAS pada manusia LAIN … tidak TUNDUK
>> IQRO’ … KORAN, TV, MUSIK, VIDEO … keMEWAHan dunia
>> INTERNET … tidak MENYAMPAIKAN … takut dianggap “SOK SUCI”
>> RIYA’ .. pada manusia .. TAKUT hanya pada CEMOOHAN manusia
>> INTERNET … hanya utk GHIBAH … tak INGAT “DOSA” yg akan diHISAB
>> AKHIRAT adalah … BESOK …. syaitan memBISIKi tiap saat
>> MATI adalah TUA … masih MUDA .. masih SEHAT .. apa yg diTAKUTkan
>> saya kan ISLAM … ya PASTI dapat… SYAFAAT ….masuk SURGA pasti
>> Allah kan MAHA PENGAMPUN … aku ISLAM pasti “diampuni”
>> aku sudah Shalat ….. aku sudah puasa … ya pasti dapat SURGA
>> aku sudah SYAHADAT … api NERAKA .. tak mempan pd KULITku
>> BIDADARI – BIDADARI … sudah siap MENYAMBUTku …. di akhirat
>> NAUNGAN … pohon dan nikmat SURGA … sudah TERBAYANG
>> aku kan ISLAM … aku kan orang BERIMAN …..
>> ……………………………………………………………….. dst

mimpi-mimpi para BUIH .. para AL WAHN …. para MUSLIM 72 golongan
selalu BERMIMPI …. dapat BAIk/nikmat/ SURGA ……. janji Allah {katanya}
————————–—–
keSOMBONGan dan BANGGA diri ini …. diHANCURkan oleh …. PAINs {“penderitaan”}, SICKness {“kesakitan”}, dan … NIGHTMARE {mimpi “SIKSAAN malaikat”} …. ﴾ Al A’raf:94)

>> Allah TIDAK MENYUKAI ….. orang yg SOMBONG dan memBANGGAkan DIRI { Al Hadiid:23, An Nisaa:36, Luqman:18 } = cukuplah ….. NERAKA JAHANAM … padanya { An Nahl:29 , Az Zumar:60, Az Zumar:72, Al Ghaafir:47}

﴾ Al Hadiid:23 ﴿
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu JANGAN BERDUKA CITA TERHADAP apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu JANGAN TERLALU GEMBIRA terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan —ALLAH TIDAK MENYUKAI– setiap orang yang SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI,
﴾ An Nisaa:36 ﴿
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya —ALLAH TIDAK MENYUKAI— orang-orang yang SOMBONG dan MEMBANGGA-BANGGAKAN DIRI,
﴾ Luqman:18 ﴿
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya —ALLAH TIDAK MENYUKAI— orang-orang yang SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI.

…………..
﴾ Al A’raf:94 ﴿
Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, melainkan Kami timpakan kepada penduduknya —KESEMPITAN dan PENDERITAAN— supaya mereka TUNDUK dengan MERENDAHKAN DIRI.
………..
﴾ Al An’am:42 ﴿
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) —KESENGSARAAN DAN KEMELARATAN—, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan TUNDUK MERENDAHKAN DIRI.
………………….
﴾ Al An’am:43 ﴿
Maka MENGAPA MEREKA TIDAK MEMOHON (kepada Allah) dengan TUNDUK MERENDAHKAN DIRI ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka KEBAGUSAN apa yang selalu MEREKA KERJAKAN.
………………………
﴾ Al Baqarah:206 ﴿
Dan apabila dikatakan kepadanya: “Bertakwalah kepada Allah”, bangkitlah —KESOMBONGAN—nya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) —NERAKA JAHANNAM—. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.

<<<<< SOMBONG + BANGGA diri = tidak disukai Allah = NERAKA >>>

﴾ An Nahl:29 ﴿
Maka masukilah pintu-pintu NERAKA JAHANNAM, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang MENYOMBONGKAN DIRI itu.
﴾ Az Zumar:60 ﴿
Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam NERAKA JAHANNAM itu ada tempat bagi orang-orang yang MENYOMBONGKAN DIRI?
﴾ Az Zumar:72 ﴿
Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya” Maka NERAKA JAHANNAM itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.
﴾ Al Ghaafir:47 ﴿
Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam NERAKA, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang MENYOMBONGKAN DIRI: “Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”
﴾ Al Ghaafir:48 ﴿
Orang-orang yang MENYOMBONGKAN DIRI menjawab: “Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam NERAKA karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)”.
﴾ Al Ghaafir:60 ﴿
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang MENYOMBONGKAN DIRI dari menyembah-Ku akan masuk NERAKA JAHANNAM dalam keadaan hina dina”.
﴾ Al Ahqaaf:20 ﴿
Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke NERAKA (kepada mereka dikatakan): “Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah MENYOMBONGKAN DIRI di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik”.
﴾ Al Baqarah:206 ﴿
Dan apabila dikatakan kepadanya: “Bertakwalah kepada Allah”, bangkitlah KESOMBONGANNYA yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) NERAKA JAHANNAM. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.

Views All Time
Views All Time
205
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

5 Comments on TANPA TAKDIR BURUK-Mu .. ya Allah {jika hanya TAKDIR BAIk}…… aku/kamu terjebak dalam BISIKAN dan PERANGKAP SYAITAN …. —————– Jika semua {“kebaikan”/takdir baik Allah} diberikan Allah …. the biggest possibility is HELL ——————- Bentuk KASIH SAYANG (Rahman-Rahim Allah) pada hamba-Nya ………………………………… BUKTI Allah masih menyayangi Hamba-Nya, … Tidak memBIARkan hamba-Nya …. Masuk JURANG API (Nar) …. MENYIKSA hamba-Nya, … pada Tubuh, Pikiran (Mind), HARAPAN dan angan-angan DUNIA-wi, …………………………………………. UJUB/bangga diri hati dan keSOMBONGan HATI … telah disembelih Allah ….. dengan siksaan-Nya di dunia ….. karena KASIH SAYANG Allah kepada hamba-Nya {pada orang BERIMAN… dicap ALlah orang BERIMAN } . ……………………………………………………………. عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “TIDAK akan masuk kedalam SYURGA orang yang diHATInya ada keSOMBONGan meskipun SEBERAT BIJI SAWI. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim.

  1. Bentuk KASIH SAYANG (Rahman-Rahim Allah) pada hamba-Nya

    BUKTI Allah masih menyayangi Hamba-Nya, … Tidak memBIARkan hamba-Nya …. Masuk JURANG API (Nar) …. MENYIKSA hamba-Nya, … pada Tubuh, Pikiran (Mind), HARAPAN dan angan-angan DUNIA-wi,

    UJUB/bangga diri hati dan keSOMBONGan HATI … telah disembelih Allah ….. dengan siksaan-Nya ….. karena KASIH SAYANG Allah kepada hamba-Nya.
    …………………………………………………………….
    عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم

    Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “TIDAK akan masuk kedalam SYURGA orang yang diHATInya ada keSOMBONGan meskipun SEBERAT BIJI SAWI. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim.
    ………………………………………………………

    ﴾ Luqman:18 ﴿
    Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya ALLAH TIDAK MENYUKAI orang-orang yang SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI.
    وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّـهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿لقمان:١٨﴾
    ……………………………………………………………….

    ﴾ Al Hadiid:23 ﴿
    (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan ALLAH TIDAK MENYUKAI setiap orang YANG SOMBONG lagi MEMBANGGAKAN DIRI,
    لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّـهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿الحديد:٢٣﴾ —

  2. SURGA – NERAKA SESEORANG …. sudah Ditetapkan Allah
    ……………………………….
    < << Pertanyaan : Lalu apa gunanya kita beramal? >>>>
    ” ….. Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA…………………………..”

    < << Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni surga dan orang yang akan menjadi penghuni neraka? Rasulullah saw. menjawab: Ya. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi UNTUK APA ORANG-ORANG HARUS BERAMAL? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang AKAN DIMUDAHKAN untuk melakukan APA YANG TELAH MENJADI TAKDIRNYA. (Shahih Muslim No.4789) >>>

  3. TANDA manusia AKAN …. ke SURGA atau ke NERAKA… terlihat JELAS
    —————————————————————-
    >> …. orang-orang yang bahagia {ke SURGA} , maka mereka akan mudah utk ….mengamalkan amalan yang menyebabkan menjadi orang bahagia
    ——————————————
    >> …. mereka yang celaka {ke NERAKA}, akan mudah ….. mengamalkan amalan yang menyebabkannya menjadi orang yang celaka”
    ————————————–cara mudah memahami TAKDIR Allah …. pada manusia ke SURGA atau ke NERAKA
    ————————————————————
    Dari Ali radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam & beliau sedang membawa tongkat sambil digores-goreskan ke tanah seraya bersabda,

    ‘Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari & Muslim)
    —————————————–
    Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ ، أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ ، وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ .ثُمَّ قَرَأَ ( فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ). الآية

    Beramallah kalian! Sebab semuanya telah dimudahkan terhadap apa yang diciptakan untuknya. Adapun orang-orang yang bahagia, maka mereka akan mudah utk mengamalkan amalan yang menyebabkan menjadi orang bahagia. Dan mereka yang celaka, akan mudah mengamalkan amalan yang menyebabkannya menjadi orang yang celaka” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah & bertakwa, & membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (HR. Bukhari, kitab at-Tafsir & Muslim, kitab al-Qadar)

  4. HARTA = FITNAH ….. UJIAN KAYA= banyak HARTA = PENYEBAB BANYAK MUSLIM ….. diLEMPAR ke NERAKA

    < <<< Penduduk Surga Kebanyakan Orang Miskin >>>>>
    ……………….jangan ditanyakan takdir/nasib orang KAFIR/ MUSYRIK …. langsung di seret dan dilempar ke NERAKA…………………

    Harta merupakan salah satu bentuk fitnah, yaitu ujian dan godaan yang sangat dikhawatirkan bisa menjerumuskan orang-orang beriman ke dalam kemaksiatan dan hal yang haram. Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang shahih,

    عَنْ كَعْبِ بْنِ عِيَاضٍ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” إِنَّ لكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَإِنَّ فِتْنَةَ أُمَّتِي الْمَالُ “

    Dari Ka’ab bin Iyadh radhiyallahu ‘anhu berkata: Saya telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Setiap umat memiliki godaan yang menjerumuskan tersendiri dan godaan yang menjerumuskan umatku adalah godaan harta kekayaan.” (HR. Tirmidzi no. 2336, An-Nasai dalam AS-Sunan Al-Kubra no. 11795, Ahmad no. 17471, Al-Hakim no. 7896 dan Ibnu Hibban no. 3223. Hadits shahih)

    Rasulullah saw melihat bahwa di SURGA itu kebanyakan orang orang MISKIN, sedangkan dalam neraka kebanyakan wanita. HR Muslim-Bukhary.

    Rasulullah berdoa kepada Allah swt,” Yaa Allah jadikanlah aku seorang miskin dan matikanlah aku dalam kemiskinan”HR Muslim.

    “Orang – orang miskin akan masuk surga 500 tahun lebih dahulu daripada orang – orang kaya” (HR. Tirmidzi, dia berkata, “Hadits shahih”, dari Abu Hurarah}

    Dari Haritsah bin Wahb radhiallahu ‘anhu bhwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    ألا أخبركم بأهل الجنة؟ قالوا: بلي، قال: كل ضعيف متضعف، لو أقسم على الله لأبره

    “Maukah kusampaikan kepada kalian tentang ahli surga?” Para sahabat menjawab. “Tentu.” Beliau bersabda, “Orang-orang yang lemah dan diremehkan. Andaikan orang ini bersumpah atas nama Allah (berdoa), pasti Allah kabulkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    An-Nawawi dalam syarah hadis ini menyatakan:

    ومعناه يستضعفه الناس، ويحتقرونه، ويتجبرون عليه، لضعف حاله في الدنيا، والمراد أن أغلب أهل الجنة هؤلاء … وليس المراد الاستيعاب

    Makna hadis: “Dia diremehkan masyarakat, dianggap hina, suka disuruh-suruh. Karena dia lemah dari sisi dunianya. Maksud hadis ini adalah umumnya penduduk surga orangnya semacam itu, bukan maksudnya seluruh penduduk surga.” (Syarh Muslim An-Nawawi, 17:187)
    ……………………………
    Oleh sebab itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam mengajarkan kepada umatnya untuk biasa berlindung dari keburukan godaan kekayaan dan kemiskinan. Kekayaan dan kemiskinan adalah ujian yang harus dihadapi dengan keimanan dan kesabaran. Ada orang yang jatuh karena ujian kemiskinan, sebagaimana ada orang yang jatu karena ujian kekayaan.

    Dari Aisiyah radhiyallahu ‘anha berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam biasa membaca doa:

    عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَفِتْنَةِ القَبْرِ وَعَذَابِ القَبْرِ، وَشَرِّ فِتْنَةِ الغِنَى وَشَرِّ فِتْنَةِ الفَقْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ قَلْبِي بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ، وَالمَأْثَمِ وَالمَغْرَمِ»

    “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan siksaan neraka; dari fitnah kubur dan siksaan kubur; keburukan fitnah kekayaan dan keburukan fitnah kemiskinan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebutkan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.

    Ya Allah, basuhlah hatiku dengan es dan embun…bersihkanlah hatiku dari dosa-dosa sebagaimana Engkau membersihkan kain putih dari kotoran…jauhkanlah aku dari dosa-dosaku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat.

    Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, perbuatan dosa dan jeratan hutang.” (HR. Bukhari no. 6377 dan Muslim no. 589)

    Kekayaan bisa membuat orang kaya tak bersyukur, sehingga ia menghambur-hamburkan hartanya untuk hidup mewah, kikir, rakus, tidak peduli kepada penderitaan sesama, tidak mengeluarkan zakat dan hak-hak orang lain dalam hartanya. Adapun kemiskinan bisa membuat orang tak sabar, sehingga ia mengeluh, mendengki, dan melakukan perbuatan haram atau dosa guna mengejar harta. Semoga Allah melindungi kita dari keburukan godaan kemiskinan dan kekayaan.

    Dari Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    قمت على باب الجنة، فكان عامة من دخلها المساكين، وأصحاب الجد محبوسون غير أن أصحاب النار قد أمر بهم إلى النار

    “Saya pernah berdiri di pintu surga, ternyata umumnya orang yang memasukinya adalah orang miskin. Sementara orang kaya tertahan dulu (masuk surga). Hanya saja, penduduk neraka sudah dimasukkan ke dalam neraka.” (HR. Ahmad, Bukhari, dan Muslim)

  5. Mereka menjawab “kan … semua MUSLIM = masuk SURGA” … mendapat Syafaat Nabi-Nya … mendapat Ampunan-Nya (Allah SWT)…. Allah pun sudah MENJAWAB …. { Ali Imran:142, … Al Baqarah:214 }

    Ayat ini adalah ayat untuk UMAT ISLAM … —“apakah pernah Allah menyuruh orang KAFIR”— utk BERJIHAD dan SABAR ????

    >> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

    Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

    >>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??

    Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

Leave a Reply