Loading
Mengapa ORANG “harus” MATI …. Mati itu “menyakitkan”? … mengapa Allah TIDAK membuat manusia KEKAL …. TIDAK mati … tidak MENDERITA …. Hidup selama-lamanya … sehingga bisa MENIKMATI HIDUP selamanya? … katanya Allah Maha PENGASIH dan PENYAYANG >>>> ﴾ Al Fatihah:1 ﴿ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah {RAHMAN/ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {rahim/ٱلرَّحِيمِ }. ﴾ Al Fatihah:3 ﴿ Maha Pemurah {ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {ٱلرَّحِيمِ}. >>>> >>> ﴾ Al Mulk:2 ﴿ Yang menjadikan MATI dan HIDUP, supaya Dia meng-UJI kamu, SIAPA di antara kamu yang —-LEBIH BAIK AMALNYA—. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun | EP Artikel-Edy Gojira

Mengapa ORANG “harus” MATI …. Mati itu “menyakitkan”? … mengapa Allah TIDAK membuat manusia KEKAL …. TIDAK mati … tidak MENDERITA …. Hidup selama-lamanya … sehingga bisa MENIKMATI HIDUP selamanya? … katanya Allah Maha PENGASIH dan PENYAYANG >>>> ﴾ Al Fatihah:1 ﴿ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah {RAHMAN/ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {rahim/ٱلرَّحِيمِ }. ﴾ Al Fatihah:3 ﴿ Maha Pemurah {ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {ٱلرَّحِيمِ}. >>>> >>> ﴾ Al Mulk:2 ﴿ Yang menjadikan MATI dan HIDUP, supaya Dia meng-UJI kamu, SIAPA di antara kamu yang —-LEBIH BAIK AMALNYA—. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun

Mengapa ORANGharusMATI …. Mati itu “menyakitkan”? … mengapa Allah TIDAK membuat manusia KEKAL …. TIDAK matitidak MENDERITA …. Hidup selama-lamanyasehingga bisa MENIKMATI HIDUP selamanya? … katanya Allah Maha PENGASIH dan PENYAYANG >>>> ﴾ Al Fatihah:1 ﴿ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah {RAHMAN/ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {rahim/ٱلرَّحِيمِ }. ﴾ Al Fatihah:3 ﴿ Maha Pemurah {ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {ٱلرَّحِيمِ}. >>>>

>>> ﴾ Al Mulk:2 ﴿ Yang menjadikan MATI dan HIDUP, supaya Dia meng-UJI kamu, SIAPA di antara kamu yang —-LEBIH BAIK AMALNYA—. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun

………..……….…. RAHMAN dan RAHIM …………… ….
“—Ar-RAHMANartinya Yang memiliki rahmat, kasih sayang yang luas, karena wazan (bentuk kata) fa’lan dalam bahasa Arab menunjukkan makna luas dan penuh. Semisal dengan kataSeorang lelaki ghadhbaan,’ artinya penuh kemarahan.
>> “Ar-Rahman artinya Yang Maha Pengasih terhadap seluruh makhluk, sedangkan Ar-Rahim artinya Yang Maha Pengasih terhadap kaum mukminin.” (Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Basmalah)

Sementara, —AR-RAHIIM— adalah nama Allah l yang memiliki makna kata kerja dari rahmat (yakni Yang merahmati, Yang mengasihi), karena wazan fa’iil ( ٌﻞِْﻴﻌَﻓ ) bermakna faa’il (2 ٌ( ﻞِﻋﺎَﻓ pelaksana, sehingga kata tersebut menunjukkan perbuatan (merahmati, mengasihi). Oleh karena itu, paduan antara nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim bermakna rahmat Allah l itu luas dan kasih sayang-Nya akan sampai kepada makhluk-Nya.”
>> Ibnul Qayyim memandang bahwa Ar-Rahman menunjukkan sifat kasih sayang pada Dzat Allah l (yakni Allah l memiliki sifat kasih sayang), sedangkan Ar-Rahim menunjukkan bahwa sifat kasih sayang-Nya terkait dengan makhluk yang dikasihi-Nya.
…………………
keBAIKan menurut manusia—- ….. bisa jadi = keBURUKan menurut Allah .. Al Jin:10
…………………………………………….
parameter BAIK dan BURUK adalah PETUNJUK Allah (Al qur’an) .. Al Jin:13
………………………………………………………………………..

﴾ Al Jin:10 ﴿Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

﴾ Al Jin:11 ﴿
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
﴾ Al Jin:12 ﴿
Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari.
﴾ Al Jin:13 ﴿
Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Quran), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.
﴾ Al Jin:14 ﴿
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.
﴾ Al Jin:15 ﴿
Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.
﴾ Al Jin:16 ﴿
Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak)

Views All Time
Views All Time
352
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

2 Comments on Mengapa ORANG “harus” MATI …. Mati itu “menyakitkan”? … mengapa Allah TIDAK membuat manusia KEKAL …. TIDAK mati … tidak MENDERITA …. Hidup selama-lamanya … sehingga bisa MENIKMATI HIDUP selamanya? … katanya Allah Maha PENGASIH dan PENYAYANG >>>> ﴾ Al Fatihah:1 ﴿ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah {RAHMAN/ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {rahim/ٱلرَّحِيمِ }. ﴾ Al Fatihah:3 ﴿ Maha Pemurah {ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {ٱلرَّحِيمِ}. >>>> >>> ﴾ Al Mulk:2 ﴿ Yang menjadikan MATI dan HIDUP, supaya Dia meng-UJI kamu, SIAPA di antara kamu yang —-LEBIH BAIK AMALNYA—. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun

  1. …….…. RAHMAN dan RAHIM …………… ….
    “—Ar-RAHMAN— artinya Yang memiliki rahmat, kasih sayang yang luas, karena wazan (bentuk kata) fa’lan dalam bahasa Arab menunjukkan makna luas dan penuh. Semisal dengan kata ‘Seorang lelaki ghadhbaan,’ artinya penuh kemarahan.
    >> “Ar-Rahman artinya Yang Maha Pengasih terhadap seluruh makhluk, sedangkan Ar-Rahim artinya Yang Maha Pengasih terhadap kaum mukminin.” (Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Basmalah)

    Sementara, —AR-RAHIIM— adalah nama Allah l yang memiliki makna kata kerja dari rahmat (yakni Yang merahmati, Yang mengasihi), karena wazan fa’iil ( ٌﻞِْﻴﻌَﻓ ) bermakna faa’il (2 ٌ( ﻞِﻋﺎَﻓ pelaksana, sehingga kata tersebut menunjukkan perbuatan (merahmati, mengasihi). Oleh karena itu, paduan antara nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim bermakna rahmat Allah l itu luas dan kasih sayang-Nya akan sampai kepada makhluk-Nya.”
    >> Ibnul Qayyim memandang bahwa Ar-Rahman menunjukkan sifat kasih sayang pada Dzat Allah l (yakni Allah l memiliki sifat kasih sayang), sedangkan Ar-Rahim menunjukkan bahwa sifat kasih sayang-Nya terkait dengan makhluk yang dikasihi-Nya.
    …………………
    —keBAIKan menurut manusia—- ….. bisa jadi = keBURUKan menurut Allah .. Al Jin:10
    …………………………………………….
    parameter BAIK dan BURUK adalah PETUNJUK Allah (Al qur’an) .. Al Jin:13
    ………………………………………………………………………..

    ﴾ Al Jin:10 ﴿Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

    ﴾ Al Jin:11 ﴿
    Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
    ﴾ Al Jin:12 ﴿
    Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari.
    ﴾ Al Jin:13 ﴿
    Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Quran), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.
    ﴾ Al Jin:14 ﴿
    Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.
    ﴾ Al Jin:15 ﴿
    Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.
    ﴾ Al Jin:16 ﴿
    Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).

Leave a Reply