Loading
cinta karena Allah saja, >>>> TIDAK BOLEH MENCINTAI atau MENYENANGI MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “CINTA-NYA” kepada Allah ——————————————————- >> takut kepada Allah saja >>>> TIDAK BOLEH TAKUT …. kepada MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “TAKUT-NYA” kepada Allah —————————————————— “Mereka TAKUT kepada RABB mereka yang berada di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” (QS. An Nahl: 50). >>> Nabi kita Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling TAKUT kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim). | EP Artikel-Edy Gojira

cinta karena Allah saja, >>>> TIDAK BOLEH MENCINTAI atau MENYENANGI MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “CINTA-NYA” kepada Allah ------------------------------------------------------- >> takut kepada Allah saja >>>> TIDAK BOLEH TAKUT …. kepada MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “TAKUT-NYA” kepada Allah ------------------------------------------------------ “Mereka TAKUT kepada RABB mereka yang berada di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” (QS. An Nahl: 50). >>> Nabi kita Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling TAKUT kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim).

>> cinta karena Allah saja, >>>> TIDAK BOLEH MENCINTAI atau MENYENANGI MAKHLUK-Nya …. MELEBIHICINTA-NYAkepada Allah
-------------------------------------------------------
>> takut kepada Allah saja >>>> TIDAK BOLEH TAKUT …. kepada MAKHLUK-Nya …. MELEBIHITAKUT-NYA” kepada Allah
------------------------------------------------------
Mereka TAKUT kepada RABB mereka yang berada di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” (QS. An Nahl: 50).

>>> Nabi kita Shallallahualaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling TAKUT kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim).
-------------------------------------------
>>> makhuk ciptaan Allah (NERAKA, thaghut, Dajjal,dsb)… LEBIH diTAKUTi daripada Allah = MUSYRIK
>>> makhluk ciptaan Allah (SURGA, nikmat dunia, harta db) … LEBIH diSENANGi daripada ALlah = MUSYRIK ….
---------------------------------------------
Sesungguhnya yang TAKUT kepada ALLAH di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (QS. Fathir: 28)

Nabi Shallallahu’alahi Wasallam bersabda kepada para sahabat beliau: “Demi Allah, andai kalian tahu apa yang aku ketahui, sungguh kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Kalian pun akan enggan berlezat-lezat dengan istri kalian di ranjang. Dan akan kalian keluar menuju tanah datang tinggi, mengiba-iba berdoa kepada Allah” (HR. Tirmidzi 2234, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

sahabat Umar bin Khattab radhiallahuanhu, sahabat Nabi yang alim lagi mulia dan stempel surga sudah diraihnya, beliau tetap berkata: “Andai terdengar suara dari langit yang berkata: ‘Wahai manusia, kalian semua sudah dijamin pasti masuk surga kecuali satu orang saja’. Sungguh aku khawatir satu orang itu adalah aku” (HR. Abu Nu’aim dalam Al Hilyah, 138)

Orang yang paling banyak meriwayatkan hadits dari Nabi Shallallahu’alahi Wasallam, Abu Hurairah Radhiallahuanhu, beliau ulama di kalangan para sahabat, yang tidak perlu kita ragukan lagi keutamaannya, beliau pun menangis ketika sekarat menghadapi ajalnya dan berkata: “Aku tidak menangis karena urusan dunia kalian. Aku menangis karena telah jauh perjalananku, namun betapa sedikit bekalku. Sungguh kelak aku akan berakhir di surga atau neraka, dan aku tidak mengetahi mana yang diberikan padaku diantara keduanya” (HR Nu’aim bin Hammad dalam Az Zuhd, 159)

……………………..
﴾ Al Anfaal:48 ﴿ “…..; sesungguhnya saya TAKUT kepada Allah”. Dan Allah sangat keras SIKSA-Nya. ……
…………………………………………………………………
Dan mereka yang tidak patuh dinilai sebagai orang-orang yang menuhankan hawa nafsunya (al-Jasiyah: 23).
-----------------------------------
“TAKUT hanya kepada ALLAH” …. saja. BUKAN kepada Makhluk ciptaan-Nya
……………………………………..
>> TAKUT kepada ALLAH …. sehingga menyebabkan TAKWA, ….. bukan takut kepada NERAKA melebihi TAKUT kepada ALLAH …. inilah bentuk syirik/keMUSYRIKan, …. Al Anfaal:48, … yg ditakuti pertama = Allah, … HANYA ALLAH saja yang DITAKUTI .. inilah TAUHID
……………………………………..
<<< Tauhid dalam sikap hidup secara keseluruhan, yaitu bahwa tidak ada yang patut ditakuti kecuali hanya Allah (at-Taubah: 18, al-Baqarah: 150). Tidak ada yang patut dicintai (secara absolut) kecuali hanya Allah (at-Taubah: 24) >>>>
-----------------------------------------------

Views All Time
Views All Time
529
Views Today
Views Today
2
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

3 Comments on cinta karena Allah saja, >>>> TIDAK BOLEH MENCINTAI atau MENYENANGI MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “CINTA-NYA” kepada Allah ------------------------------------------------------- >> takut kepada Allah saja >>>> TIDAK BOLEH TAKUT …. kepada MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “TAKUT-NYA” kepada Allah ------------------------------------------------------ “Mereka TAKUT kepada RABB mereka yang berada di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” (QS. An Nahl: 50). >>> Nabi kita Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling TAKUT kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim).

  1. >> cinta karena Allah saja, >>>> TIDAK BOLEH MENCINTAI atau MENYENANGI MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “CINTA-NYA” kepada Allah
    -------------------------------------------------------
    >> takut kepada Allah saja >>>> TIDAK BOLEH TAKUT …. kepada MAKHLUK-Nya …. MELEBIHI “TAKUT-NYA” kepada Allah

  2. Tauhid dalam sikap hidup secara keseluruhan, yaitu bahwa tidak ada yang patut ditakuti kecuali hanya Allah (at-Taubah: 18, al-Baqarah: 150).

    Tidak ada yang patut dicintai (secara absolut) kecuali hanya Allah (at-Taubah: 24).

    Tidak ada yang dapat menghilangkan kemudharatan kecuali hanya Allah (Yunus:107).

    Tidak ada yang memberi karunia kecuali hanya Allah (Ali Imran: 145).

    Bahkan yang menentukan hidup dan mati seseorang hanyalah Allah SWT (Ali Imran: 145)
    < <<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

    “Aku tidaklah menyembahNya karena takut neraka, dan tidak pula karena berharap surgaNya sehingga aku seperti pekerja yang buruk. Akan tetapi aku menyembahNya karena kecintaan dan kerinduan kepadaNya” (Ihyaa’ Uluum ad-Diin 4/310)
    مَا عَبَدْتُهُ خَوْفًا مِنْ نَارِهِ وَلاَ حُبًّا فِي جَنَّتِهِ فَأَكُوْنَ كَأَجِيْرِ السُّوْءِ، بَلْ عَبَدْتُهُ حُبًّا لَهُ وَشَوْقًا إِلَيهِ

    Al-Gozali mensifati orang yang seperti ini dengan orang yang adalah (dungu). Ia barkata,

    “Seseorang yang beramal karena surga maka ia adalah seorang yang beramal karena perut dan kemaluannya, seperti pekerja yang buruk. Dan derajatnya adalah derajat al-balah (orang dungu), dan sesungguhnya ia meraih surga dengan amalannya, karena kebanyakan penduduk surga adalah orang dungu. Adapun ibadah orang-orang ulil albab (yang cerdas) maka tidaklah melewati dzikir kepada Allah dan memikirkan tentang keindahanNya….maka mereka lebih tinggi derajatnya dari pada derajatnya orang-orang yang mengharapkan bidadari dan makanan di surga” (Ihyaa Uluumid Diin 3/375)
    فَالْعَامِلُ ِلأَجْلِ الْجَنَّةِ عَامِلٌ لِبَطْنِهِ وَفَرْجِهِ كَالْأَجِيْرِ السُّوْءِ وَدَرَجَتُهُ دَرَجَةُ الْبَلَهِ وَإِنَّهُ لَيَنَالُهَا بِعَمَلِهِ إِذْ أَكْثَرُ أَهْلِ الْجَنَّةِ الْبَلَهُ وَأَمَّا عِبَادَةُ ذَوِي الْأَلْبَابِ فَإِنَّهَا لاَ تُجَاوِزُ ذِكْرَ اللهِ تَعَالَى وَالْفِكْرِ فِيْهِ لِجَمَالِهِ … وَهَؤُلاَءِ أَرْفَعُ دَرَجَةً مِنَ الْاِلْتِفَاتِ إِلَى الْمَنْكُوْحِ وَالْمَطْعُوْمِ فِي الْجَنَّةِ
    ………………………………………………………..
    “TAKUT hanya kepada ALLAH” …. saja. BUKAN kepada Makhluk ciptaan-Nya
    ……………………………………..
    >> TAKUT kepada ALLAH …. sehingga menyebabkan TAKWA, ….. bukan takut kepada NERAKA melebihi TAKUT kepada ALLAH …. inilah bentuk syirik/keMUSYRIKan, …. Al Anfaal:48, … yg ditakuti pertama = Allah, … HANYA ALLAH saja yang DITAKUTI .. inilah TAUHID

Leave a Reply