Loading
apa itu …. MUKMIN…??… muslim & mukmin apakah SAmA ??? | EP Artikel-Edy Gojira

apa itu .... MUKMIN...??... muslim & mukmin apakah SAmA ???

apa itu .... MUKMIN...??... muslim & mukmin apakah SAmA ???
----------------------------
MUKMIN juga merupakan shighot isim fa’il (kata benda pelaku), dari kata : “AAMANA – YUKMINU – IIMAANUN”, yang artinya “TASHDIQ atau MEMBENARKAN”. Dan di dalam Bahasa Indonesia Iman itu biasanya diartikanPERCAYA”, karena orang yang percaya kepada sesuatu itu biasanya cenderung membenarkan, walaupun tidak semua orang yang percaya itu pasti membenarkan. Oleh sebab itulah kami lebih cenderung memaknai kata Iman itu dengan arti “Membenarkan”.

Dan untuk mengetahui perbedaan dan persamaan antara muslim dengan mukmin, maka perhatikanlah beberapa contoh ayat-ayat berikut ini :

Alloh Ta’ala berfirman :

قَالَتِ اْلأَعْرَابُ آَمَنَّا قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ اْلإِيْمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ وَإِنْ تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لاَ يَلِتْكُمْ مِنْ أَعْمَالِكُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ. (الحجرات : ١٤
“A’robiy (Orang Arab kampung) berkata : kami telah beriman, katakanlah oleh-mu (Muhammad) : kalian belum beriman, akan tetapi katakanlah oleh kalian ASLAMNAA (kami telah masuk Islam), karena iman itu belum masuk di dalam hati kalian, dan jika kalian ta’at kepada Alloh dan rasul-Nya, maka Dia (Alloh) tidak akan mengurangi pada kalian dari ama-amal kalian pada sesuatu pun , sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Q.S. [49] Al-Hujurat : 14).

Penjelasan :
Di dalam ayat ini dijelaskan bahwa setiap orang yang telah masuk Islam dan menjadi muslim itu belum tentu beriman dan menjadi mukmin, sehingga seolah-olah menunjukkan bahwa derajat muslim itu lebih rendah dari pada derajat mukmin. Padahal belum tentu demikian, karena di dalam ayat yang lain justru Alloh Ta’ala memerintahkan kepada orang yang telah beriman agar masuk ke dalam Islam secara keseluruhan. Alloh Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً. (البقرة : ٢٠٨
Wahai orang-orang yang telah beriman, masuklah kalian di dalam Islam secara keseluruhan”. (Q.S. [2] Al-Baqoroh : 208).

Dan untuk memahami maksud dari kedua ayat yang kelihatannya agak membingungkan tersebut, maka kita harus dapat memahami maksud dari lanjutan ayat pada surat al-Hujurat : 14 di atas. Alloh Ta’ala berfirman :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آَمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ. (الحجرات : ١٥
Sesungguhnya orang-orang mukmin itu hanyalah mereka yang telah beriman kepada Alloh dan kepada rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta mereka dan dengan jiwa mereka di jalan Alloh, mereka itulah orang-orang yang benar”. (Q.S. [49] Al-Hujurat : 15)

Di dalam surat al-Hujurat pada ayat yang ke-lima belas ini telah jelas diakhiri dengan lafadz AS-SHOODIQUUN, oleh sebab itulah yang dimaksud dengan mukmin pada ayat yang ke-empat belas itu adalah mukin yang benar, bukan hanya sekedar mukmin yang cuma pengakuan saja tanpa bukti. Dan Alloh Ta’ala juga telah menyebutkan beberapa syarat agar dapat menjadi mukmin yang benar, yaitu dengan beriman kepada Alloh, lalu beriman kepada Rasululloh SAW (dan karena lafadz RASUULIHI ini berbentuk mufrod atau tunggal yang pada ayat sebelumnya telah menyebutkan kisah tentang orang Arab kampung, maka lafadz tersebut tidak dapat diartikan rasul yang lain selain Nabi Muhammad SAW), kemudian syarat menjadi mukmin yang benar itu harus berjihad di jalan Alloh dengan menggunakan harta bendanya dan juga dengan jiwa raganya.

Views All Time
Views All Time
231
Views Today
Views Today
1
About Edy Gojira 722 Articles
sampaikanlah .... kebenaran ayat-ayat Allah

Be the first to comment

Leave a Reply